Tak Ada Unsur Pidana Polres Jakbar Pulangkan 18 Pelajar Yang Tawuran

dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek jajaran memulangkan para pelajar yang diamankan hendak melakukan tawuran di sejumlah wilayah di Jakarta Barat beberapa waktu lalu

“Sebanyak 18 pelajar yang dipulangkan tidak memenuhi adanya unsur pidana, kita lakukan pendataan dan pembinaan selanjutnya kami pulangkan kepada orangtua masing-masing,” ujar Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Fernando Saharta Saragi saat dikonfirmasi, Rabu, 16/11/2022.

Kami melakukan pemulangan langsung secara door to door kami dampingi kerumah masing-masing

“Setibanya dirumah masing-masing para pelajar, kami berkordinasi dengan perangkat RT dan RW serta orang tua untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali,” terangnya

Selain itu kami meminta peran aktif kepada keluarga untuk tidak pernah bosan mengingatkan dan memberikan edukasi secara masif kepada anak-anak tentang bahaya tawuran maupun kenakalan remaja lainnya

Karena peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda agar menaati peraturan yang berlaku

“Fokus lah pada kegiatan belajar mengajar dan gapai lah cita-cita untuk masa depan yang cemerlang,” pintanya. (Tim)

Kejari Banyuwangi Musnahkan Barbuk Narkotika Hingga Perkara Tindak Pidana Umum

dutainfo.com-Jatim: Di pertengahan Bulan November 2022, ini Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, kembali melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana narkotika, kesehatan, dan perkara tindak pidana umum, serta tindak pidana ringan, yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Inkracht).

Pelaksanaan pemusnahan barang bukti ini dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Jl Jaksa Agung Suprapto Nomor 63 Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (16/11/2022).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi M Rawi yang diwakili Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan M Bimo P Nugroho, yang juga dihadiri para Kasi di Kejari Banyuwangi.

“Pemusnahan barang bukti ini adalah kegiatan rutin yang merupakan bagian dari penegakan hukum seusai dengan salah satu tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang pidana sebagai eksekutor yang melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap,” ujar Kajari Banyuwangi M Rawi.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari, sabu 243,34 gram, obat-obatan trihexyphenidil 1440 butir dan pakaian, hp, dompet, timbangan digital, domino, dan 18 botol miras.

Sementara Kasi PB3R Kejari Banyuwangi M Bimo P Nugroho, menambahkan pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika, obat-obatan, tindak pidana umum, serta tipiring, ini telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau sudah Inkracht. (Tim)

Polsek Tanjung Duren Bentuk Grup Wa Terdiri Dari Citra Bhayangkara Dan Mitra Jaya Cegah Guanharkamtibmas

dutainfo.com-Jakarta: Guna mencegah tawuran maupun guanharkamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat, Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharram Wibisono Adi P., SH., S.IK., MH. melaksanakan sambang ke seluruh Rw dan Warga di Kec. Grogol Petamburan, guna mendengarkan keluh kesah masyarakat terkait Harkamtibmas.

Dalam sambang tersebut Kompol Muharram menjelaskan bahwa Polsek Tanjung Duren telah membentuk grup percakapan via aplikasi WhatsApp bersama yang didalamnya terdapat 3 Pilar, Para Ketua Rw Se Kec.Grogol Petamburan, Para Ketua LMK dan FKDM. maupun Citra Bhayangkara serta Mitra Babinsa,

Dimana grup WhatsApp ini oleh Kapolsek Tanjung Duren, sudah disosialisasikan ke seluruh tingkat kelurahan, adapun jumlah keseluruhan Rw di kec. Grogol Petamburan sebanyak 7 kelurahan, 75 RW dan 878 RT (data tahun 2021)

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharram Wibisono Adi P., SH., S.IK., MH., mengatakan, bahwa cara tersebut efektif membantu Kepolisian mencegah terjadinya guanharkamtibmas diwilayahnya.

Sambang ini bertujuan agar warga merasa dekat dengan Polri dan merasa memiliki, serta dapat memberikan informasi se kecil apapun apabila ada sesuatu yang membutuhkan penanganan maupun pelayanan Polri dengan menghubungi Polsek Tanjung Duren di No telepon pengaduan Kapolsek Tanjung Duren yakni 081325562010

Kapolsek juga menyampaikan bahwasannya dengan melakukan Sambang ini warga masyarakat dapat ikut berperan aktif membantu aparat keamanan dalam rangka menciptakan kondusifitas Kamtibmas.

“Saya yakin kalau Polisi kerja sendiri mungkin akan sulit. Tapi kalau dibantu warga, saya yakin hasilnya lebih baik dan tawuran maupun kriminalitas lainnya di Jakarta Barat khususnya Kec. Grogol Petamburan bisa berkurang,”.

Muharram menyebutkan, wilayah rawan tawuran biasanya terletak di area yang berbatasan dengan wilayah lain.

“Kalau kami lihat, dimana Polsek Tanjung Duren ini berbatasan dengan wilayah Penjaringan – Tambora – Gambir – Palmerah – Kebon Jeruk serta Cengkareng. (Tim)

Lima Pelajar Diamankan Tim Patroli Polres Jakbar Hendak Tawuran

dutainfo.com-Jakarta: Berkat Kesigapan personel tim patroli perintis presisi Polres Metro Jakarta Barat bersama anggota Patroli polsek Cengkareng berhasil mengamankan 5 Pelajar diduga hendak akan melakukan aksi tawuran, Senin, 14/11/2022.

Ke lima pelajar tersebut berhasil diamankan di Jalan Daan Mogot Jembatan Gantung Cengkareng Jakarta Barat

Petugas turut mengamankan beberapa senjata baik sajam maupun senjata tumpul yang diduga akan dipergunakan dalam aksi tawuran

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat Kompol Arief Budiharso mengatakan, Berkat Kesigapan anggota kami dilapangan dibawah pimpinan Ipda Bahrudin berhasil menggagalkan sejumlah pelajar yang diduga hendak akan melakukan aksi tawuran

“Ke lima pelajar tersebut saat diamankan kami juga berhasil menyita 2 buah stick golf, 1 buah gagang besi mirip celurit dan 1 buah penggaris besi,” ujar Kompol Arief Budiharso saat dikonfirmasi, Selasa, 15/11/2022.

Kecepatan anggota tim patroli perintis presisi Polres Metro Jakarta Barat dalam bergerak cepat hingga mencegah aksi tawuran tersebut patut diapresiasi

Saya selaku kasat Samapta Polres metro jakarta barat memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada anggota yang telah bergerak cepat sehingga tawuran tersebut bisa segera dicegah

“Bayangkan jika kejadian tersebut terjadi, bisa saja akibat tawuran itu akan menimbulkan korban jiwa bahkan hingga meninggal dunia, oleh sebab itu saya sangat mengapresiasinya bisa dilakukan pencegahan,” terangnya

Selanjutnya para pelaku berikut barang bukti dibawa kepolsek Cengkareng guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut tutupnya. (Tim)

Kapolsek Tanjung Duren Sambangi RW/RT Guna Dengar Keluhan Masyarakat

dutainfo.com-Jakarta: Guna mencegah tawuran maupun guanharkamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat, Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharram Wibisono Adi P., SH., S.IK., MH. melaksanakan sambang ke seluruh Rw dan Warga di Kec.Grogol Petamburan, guna mendengarkan keluh kesah masyarakat terkait Harkamtibmas.

Dalam sambang tersebut Kompol Muharram menjelaskan bahwa Polsek Tanjung Duren telah membentuk grup percakapan via aplikasi Whatsapp bersama yang didalamnya terdapat 3 Pilar, Para Ketua Rw Se Kec.Grogol Petamburan, Para Ketua LMK dan FKDM. maupun Citra Bhayangkara serta Mitra Babinsa,

Dimana grup WhatsApp ini oleh Kapolsek Tanjung Duren, sudah disosialisasikan ke seluruh tingkat kelurahan, adapun jumlah keseluruhan Rw di kec.Grogol Petamburan sebanyak 7 kelurahan, 75 rw dan 878 rt ( data tahun 2021 )

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharram Wibisono Adi P., SH., S.IK., MH., mengatakan, bahwa cara tersebut efektif membantu Kepolisian mencegah terjadinya guanharkamtibmas diwilayahnya.

Sambang ini bertujuan agar warga merasa dekat dengan Polri dan merasa memiliki, serta dapat memberikan informasi se kecil apapun apabila ada sesuatu yang membutuhkan penanganan maupun pelayanan Polri dengan menghubungi Polsek Tanjung Duren di No telepon pengaduan Kapolsek Tanjung Duren yakni 081325562010

Kapolsek juga menyampaikan bahwasannya dengan melakukan Sambang ini warga masyarakat dapat ikut berperan aktif membantu aparat keamanan dalam rangka menciptakan kondusifitas Kamtibmas.

“Saya yakin kalau polisi kerja sendiri mungkin akan sulit. Tapi kalau dibantu warga, saya yakin hasilnya lebih baik dan tawuran maupun kriminalitas lainnya di Jakarta Barat khususnya Kec.Grogol Petamburan bisa berkurang,”.

Muharram menyebutkan, wilayah rawan tawuran biasanya terletak di area yang berbatasan dengan wilayah lain.

“Kalau kami lihat, dimana Polsek Tanjung Duren ini berbatasan dengan wilayah Penjaringan – Tambora – Gambir – Palmerah – Kebon Jeruk serta Cengkareng. (Tim)