Kepsek SMAN 65 Indramojo: Saya Bisa Sukseskan Anak Saya Maka Anak Didik Harus Sukses Juga

dutainfo.com-Jakarta: Pasca ujian para siswa-siswi SMAN 65 Jakarta Barat diisi dengan kegiatan positif diantaranya menggelar kegiatan Pekan olahraga, sastra, seni dan budaya (Possbud).

Indramojo selaku Kepala Sekolah SMAN 65 mengapresiasi kegiatan para anak didiknya pasca ujian dan untuk guru mempersiapkan nilai rapot mereka.

“Untuk kegiatan Possbud sendiri diikuti oleh kelas 10 dan 11, kegiatannya sendiri antara lain masak, voli, catur dan futsal, sedangkan untuk kelas 12 sudah lulus,” ucap Indra di sela kegiatan Possbud SMAN 65, Jakarta, Kamis (13/6/2024).

Prinsipnya, sambung Indra, dengan diselenggarakannya Possbud harapannya dengan tubuh yang sehat terdapat juga jiwa yang kuat.

“Jiwa yang kuat menurut saya itu menegakkan kebenaran dan konsisten, jiwa yang kuat juga artinya siap bersaing dalam menempuh perguruan tinggi yang memiliki saingan yang berat,” harapnya.

Dirinya juga berpendapat, jadi kebugaran-kebugaran ini juga diperlukan untuk mendorong belajar mereka.

“Kita juga memiliki program kakak adik asuh dalam bentuk olahraga juga belajar. Jadi apabila ada kesulitan bisa langsung meminta solusi kepada kakak kelasnya,” pungkasnya.

Selain itu, tambah Indra, setiap hari Rabu kami juga rutin melakukan jalan sehat yang dimana dibagi dalam beberapa kelompok dari kelas 10,11 dan 12 disatukan, setiap kelompok berjumlah 12 siswa.

Menurutnya, itu adalah upaya menciptakan kakak adik secara nyata dalam sekolah agar bisa saling asah, asih dan asuh. Dalam kegiatan tersebut juga mereka inisiatif membersihkan/memungut sampah agar terciptanya lingkungan yang bersih.

“Dengan kegiatan itu juga akan melahirkan jiwa sportifitas kepada mereka dan akan memenangkan yang benar, mengalahkan yang salah,” tegasnya.

Indra juga sangat kagum dengan para siswa-siswi SMAN 65 yang mudah diatur. “Jadi saya melihat kultur budaya di Kebon Jeruk ini memang sangat agamis. Saya juga menganggap mereka seperti anak kandung sendiri, jadi kalau saya bisa sukseskan anak saya maka mereka juga harus sukses,” kata Indra.

Sementara diwaktu yang sama, Nara sebagai Ketua Osis kelas 11 menyatakan, kegiatan hari ini adalah rangkaian kegiatan selama 3 hari dan hari ini penutupan.

“Tadi juga sudah dilaksanakan final dari voli dan futsal. Kemudian perbedaan Possbud sekarang dengan tahun sebelumnya ialah sekarang diadakan voli putra dan setiap tahunnya pasti ada kegiatan yang berbeda dan tergantung dari panitianya,” imbuh Nara yang didampingi Fahri selaku Majelis Perwakilan Kelas (MPK).

Dirinya juga berharap kepada teman-teman dengan kegiatan Possbud ini dapat lebih aktif berolahraga guna menjaga kesehatan dan bagian dari refreshing, karena kegiatan Possbud sendiri selalu dilaksanakan setelah ujian.

Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan beragam jajanan yang diinisiasi oleh para pelajar dengan mencari sponsor secara mandiri. (Tim)

Kepala Sekolah SMAN 65 Apresiasi Anak Didiknya Sukses Giat Possbud

Foto: Kepsek SMAN 65 Jakbar Indramojo bersama Ketua Osis dan MPK SMAN 65 (Foto dok Indic)

dutainfo.com-Jakarta: Pasca ujian para siswa-siswi SMAN 65 Jakarta Barat diisi dengan kegiatan positif diantaranya menggelar kegiatan Pekan olahraga, sastra, seni dan budaya (Possbud).

Indramojo selaku Kepala Sekolah SMAN 65 mengapresiasi kegiatan para anak didiknya pasca ujian dan untuk guru mempersiapkan nilai rapot mereka.

“Untuk kegiatan Possbud sendiri diikuti oleh kelas 10 dan 11, kegiatannya sendiri antara lain masak, voli, catur dan futsal, sedangkan untuk kelas 12 sudah lulus,” ucap Indra di sela kegiatan Possbud SMAN 65, Jakarta, Kamis (13/6/2024).

Prinsipnya, sambung Indra, dengan diselenggarakannya Possbud harapannya dengan tubuh yang sehat terdapat juga jiwa yang kuat.

“Jiwa yang kuat menurut saya itu menegakkan kebenaran dan konsisten, jiwa yang kuat juga artinya siap bersaing dalam menempuh perguruan tinggi yang memiliki saingan yang berat,” harapnya.

Dirinya juga berpendapat, jadi kebugaran-kebugaran ini juga diperlukan untuk mendorong belajar mereka.

“Kita juga memiliki program kakak adik asuh dalam bentuk olahraga juga belajar. Jadi apabila ada kesulitan bisa langsung meminta solusi kepada kakak kelasnya,” pungkasnya.

Selain itu, tambah Indra, setiap hari Rabu kami juga rutin melakukan jalan sehat yang dimana dibagi dalam beberapa kelompok dari kelas 10,11 dan 12 disatukan, setiap kelompok berjumlah 12 siswa.

Menurutnya, itu adalah upaya menciptakan kakak adik secara nyata dalam sekolah agar bisa saling asah, asih dan asuh. Dalam kegiatan tersebut juga mereka inisiatif membersihkan/memungut sampah agar terciptanya lingkungan yang bersih.

“Dengan kegiatan itu juga akan melahirkan jiwa sportifitas kepada mereka dan akan memenangkan yang benar, mengalahkan yang salah,” tegasnya.

Indra juga sangat kagum dengan para siswa-siswi SMAN 65 yang mudah diatur. “Jadi saya melihat kultur budaya di Kebon Jeruk ini memang sangat agamis. Saya juga menganggap mereka seperti anak kandung sendiri, jadi kalau saya bisa sukseskan anak saya maka mereka juga harus sukses,” kata Indra.

Sementara diwaktu yang sama, Nara sebagai Ketua Osis kelas 11 menyatakan, kegiatan hari ini adalah rangkaian kegiatan selama 3 hari dan hari ini penutupan.

“Tadi juga sudah dilaksanakan final dari voli dan futsal. Kemudian perbedaan Possbud sekarang dengan tahun sebelumnya ialah sekarang diadakan voli putra dan setiap tahunnya pasti ada kegiatan yang berbeda dan tergantung dari panitianya,” imbuh Nara yang didampingi Fahri selaku Majelis Perwakilan Kelas (MPK).

Dirinya juga berharap kepada teman-teman dengan kegiatan Possbud ini dapat lebih aktif berolahraga guna menjaga kesehatan dan bagian dari refreshing, karena kegiatan Possbud sendiri selalu dilaksanakan setelah ujian.

Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan beragam jajanan yang diinisiasi oleh para pelajar dengan mencari sponsor secara mandiri. (Tim)

Pj Gubernur Jabar Akan Ganti Kerusakan Rumah Warga Terkait Kebakaran Gudang Munisi

Foto: Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kerusakan rumah warga di sekitar gudang munisi milik Paldam Jaya Kodam Jaya/Jayakarta, yang terbakar di Ciangsana Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih dilakukan pendataan oleh Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.

Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memastikan akan mengganti apabila terdapat kerusakan rumah warga sekitar.

“Ya pada intinya kami akan mengganti kalau ada kerusakan dari masyarakat, jadi tak usah khawatir kalau terdapat kerusakan,” ujar Bey Machmudin kepada awak media, Minggu (31/3/2024), dinihari.

Masih kata Bey, pihaknya bersama Kodam Jaya dan BPBD masih melakukan pengecekan dan pendataan.

“Kami bersama Kodam Jaya maupun BPBD masih melakukan pendataan,” ungkapnya.

Masih sambung Bey, kami bersama Pangdam Jaya, dan Pj Bupati Bogor sudah ke lokasi sebelah sana di Desa Ciangsana, dan memastikan warga aman.

“Selain itu kami juga menyiapkan dapur umum yang akan digunakan untuk sahur warga,” tutupnya.
(Tim)

Waspada Kasus DBD Di Jakarta Barat Terbanyak

Foto: Kadinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), paling banyak ditemukan di wilayah Jakarta Barat.

“Ada terdapat 1.729 kasus DBD di Jakarta hingga 18 Maret 2024,” ujar Kadinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati, Sabtu (23/3/2024).

Dari jumlah tersebut sambung Ani, sebanyak 562 kasus DBD diantaranya ditemukan di wilayah Jakarta Barat.

“Total DBD di DKI Jakarta per 18 Maret 1.729 kasus wilayah Jakarta Barat 562 kasus dan di Jakarta Selatan 450 kasus,” ungkapnya.

Masih kata Ani, untuk wilayah Jakarta Timur ada 194 kasus, di Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat 115 kasus, selanjutnya 13 kasus di Kepulauan Seribu.

Kami memperkirakan kenaikan kasus DBD berdasarkan iklim,diperkirakan masih akan naik hingga Mei 2024, tutupnya.
(Tim)

Ketua KOI Sambut Kedatangan Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia

dutainfo.com-Jakarta: Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Boling Indonesia (PBI), Agus Muhammad Bahron menyambangi Komite Oliampiade Indonesia (KOI) di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (07/03/2024).

Saat kunjungan tersebut Agus Muhammad Bahron mendapatkan sambutan hangat oleh Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari.

Dalam kunjungan tersebut, Agus Muhammad Bahron, mengatakan bahwa pihaknya akan langsung bergerak cepat untuk menuntaskan pekerjaan yang belum terselesaikan.

“Kami langsung geber (kerja), jadi kami menghadiri ke Menteri Olahraga 2 hari yang lalu dan kami dapat petunjuk banyak dari beliau. Hari ini kami telah melakukan kunjungan ke Ketua KOI,” kata Baron sapaan akrabnya LBY, Ketua Umum yang terpilih melalui Munas PBI pada 27 Januari 2024 lalu.

Setelah mendapatkan arahan dari Menteri Olahraga dan KOI, Baron akan menjalankan dengan maksimal agar dapat mengembalikan popularitas olaraga boling di Indonesia.

“Kami banyak diberikan penjelasan tentang KOI itu sendiri dan beliau berharap boling nantinya bisa lebih giat lagi dan memperbaiki atlet-atlet untuk bertanding di multi event internasional,” jelasnya.

Baron pun sangat berharap untuk bisa lebih aktif dalam menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai pihak dan melahirkan atlet di taraf internasional.

Selain itu, Baron juga akan berjuang untuk kembali membuka Boling Center di berbagai daerah melalui kerja sama bersama pengusaha yang ada di Tanah Air.

“Karena memang dulunya Boling Center ini banyak di Mall Indonesia, tapi sekarang ini banyak berkurang, ini tantangan buat kami karena disitu atlet kita akan bisa berkembang dan kita merekrut dari situ,” ujarnya.

Bahkan tanpa adanya boling center, dia menambahkan, atlet tidak memiliki fasilitas untuk berlatih meningkatkan keahliannya.

“Tanpa boling center kita kurang banyak latihan prestasi yang kita harapkan. Itu arahan dari Ketua KOI,” katanya.

Kendati demikian, Ketua KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan, boling bukanlah olahraga yang mudah dan memiliki banyak tantangan.

“Kira-kira tantangan pertama tempat, olahraga ini kan olahraga komersil dan komunitas tapi untuk profesionalnya seperti di seagames juta cukup sulit. Kedua pelatih, ketiga wasit, keempat event, kelima vanue, keenam organisasi,” kata Raja Sapta Oktohari kepada wartawan, di Jakarta.

Menurut Raja, saat ini banyak orang terbalik dalam mengurusi bidang olahraga. Pasalnya, terlalu sibuk mengurus organisasi dan mulai melupakan aspek lainnya.

“Untuk organisasi sendiri kalau internal saya pikir semua sudah khatam semua, cuman kadang-kadang kita terlalu sibuk sama urusan internal. Masalah dari semua cabang olahraga,” jelasnya.

Dalam dunia boling, kejuaraan tertinggi adalah Piala Dunia Bowling QubicaAMF yang diikuti oleh sejumlah negara yang pertama kali digelar sejak 1965.

Namun Raja pun berpesan kepada PBI untuk turut aktif dalam ajang boling internasional agar dapat mengembangkan sumber daya manusia (SDM).

“Kita ini sekarang dalam olahraga khususnya multi event itu harus menjadi etalase. Jadi etalase keberhasilan kita membangun SDM, ini lagi kita dorong melalui rapat anggota tahunan (KOI) supaya kita punya nasional pride,” ujarnya. (Tim)