Empat Remaja Ini Tenteng Sajam Di Grogol Diamankan Polres Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 4 (empat)  remaja diamankan oleh tim patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat di Jalan Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Jumat (24/5/2024) sekitar pukul 03.40 WIB.

Selain mengamankan para remaja, petugas juga berhasil menyita empat buah celurit dan 1 buah stick golf yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M. Hari Agung Julianto, menjelaskan bahwa penangkapan ini dilakukan saat tim patroli perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat sedang bertugas pada jam-jam rawan terjadinya aksi kriminalitas.

“Kami menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya beberapa remaja yang terindikasi akan melakukan aksi tawuran. Kami segera melakukan pengecekan dan menemukan beberapa remaja yang sedang konvoi sambil menenteng senjata tajam jenis celurit,” kata AKBP M. Hari Agung Julianto saat dikonfirmasi, Jumat, 24/5/2024

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas patroli segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan empat remaja beserta empat buah senjata tajam jenis celurit yang mereka bawa.

Para remaja tersebut kemudian dibawa ke Polsek Grogol Petamburan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami akan melakukan proses hukum lebih lanjut terhadap para remaja ini. Mereka beserta barang bukti berupa celurit telah kami bawa ke Polsek Grogol Petamburan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Agung

Tindakan ini menunjukkan kesigapan Polres Metro Jakarta Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada jam-jam rawan yang sering digunakan oleh para pelaku kriminalitas untuk melakukan aksi mereka.

Kerja sama antara masyarakat dan pihak kepolisian sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Dengan adanya patroli rutin dan respons cepat terhadap laporan masyarakat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir dan memberikan rasa aman bagi warga Jakarta Barat. (Tim)

Ini Sketsa Pelaku Penusukan Ustadz Di Kebon Jeruk Jakbar

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat  mengantongi identitas pelaku penusukan tragis yang menewaskan seorang ustaz di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.


Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Andri Kurniawan, mengatakan bahwa pelaku saat ini sedang dalam pengejaran intensif oleh pihak kepolisian.

“Identitas pelaku telah kita kantongi. Saat ini masih dalam pengejaran oleh anggota,” ujar AKBP Andri Kurniawan saat dikonfirmasi, Kamis, 23/5/2024.

Ia menambahkan bahwa pelaku memiliki ciri-ciri khusus, yakni memakai kalung dan berkumis agak panjang.

Saat kejadian, pelaku diketahui mengenakan pakaian berkerah.

Seperti diketahui kejadian ini terjadi pada Kamis, 16 Mei 2024, ketika ustaz Saidi, seorang sesepuh di kawasan Pesing Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, dan juga imam musola di lingkungan tersebut, tewas ditikam saat hendak melaksanakan solat subuh.

Menurut saksi mata, Supriyadi, yang juga merupakan jemaah musola, kejadian berlangsung cepat dan mendadak.

“Pak Ustad sempat teriak ‘maling-maling’, maka saya dan jemaah turun, ngeliat pak ustaz sudah berdarah di bajunya,” kata Supriyadi.

Dalam kondisi berlumuran darah, ustaz Saidi tidak langsung merasakan kesakitan dan bahkan mengira bahwa dirinya hanya dipukul oleh pelaku yang tak dikenal.

“Enggak pingsan, malah pak ustaz sempat bilang kirain ditonjok ternyata ditusuk,” tambah Supriyadi.

Pada saat kejadian, para jemaah lebih fokus menolong ustaz Saidi yang terluka parah akibat tikaman di bagian pinggang. Hal ini menyebabkan mereka tidak dapat mengejar terduga pelaku yang melarikan diri dan terekam oleh kamera pengawas. Ustaz Saidi yang sempat kembali ke rumah kemudian dilarikan ke RS Graha Kedoya. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Rekaman CCTV yang beredar hanya memperlihatkan sosok terduga pelaku yang berlari meninggalkan lokasi kejadian setelah melakukan penikaman terhadap ustaz Saidi.

Pihak kepolisian saat ini berupaya maksimal untuk menangkap pelaku dan memastikan bahwa kasus ini segera terungkap.

Polres Metro Jakarta Barat mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai pelaku untuk segera melapor. (Tim)

Polres Jakbar Terjunkan 90 Personel Amankan Hari Raya Waisak 2568 BE


Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban perayaan Hari Raya Waisak 2568 BE, Polres Metro Jakarta Barat menempatkan sebanyak 90 personel untuk melakukan pengamanan di berbagai lokasi di Jakarta Barat.

Sebanyak 14 Vihara yang tersebar di wilayah ini akan melaksanakan rangkaian ibadah dan perayaan Waisak, Kamis, 23/5/2024.

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Randi Ariana, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan perayaan Waisak dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Dalam pengamanan ini, terdapat sebanyak 90 personel baik dari Polres maupun Polsek jajaran yang kami tempatkan untuk pengamanan ibadah Hari Raya Waisak 2568 BE tahun 2024,” jelas AKBP Randi Ariana saat dikonfirmasi, Kamis, 23/5/2024.

Penempatan personel tersebut diatur dalam surat perintah Kapolres Metro Jakarta Barat

Surat perintah ini menegaskan komitmen Polres Metro Jakarta Barat dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merayakan Waisak.

Perayaan Waisak, yang merupakan salah satu hari besar dalam agama Buddha, diharapkan dapat berlangsung dengan penuh khidmat dan kedamaian.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pengurus vihara untuk memastikan pelaksanaan ibadah sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan.

Polres Metro Jakarta Barat mengimbau kepada seluruh masyarakat yang terlibat dalam perayaan ini untuk mematuhi aturan dan bekerja sama dengan petugas keamanan.

Dengan sinergi antara pihak kepolisian dan masyarakat, diharapkan perayaan Hari Raya Waisak tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (Tim)

Satgas Tabur Kejagung Tangkap Buronan Kasus Penipuan

dutainfo.com-Jakarta: Tim Tangkap Buronan Kejaksaan Agung RI (Tabur Kejagung RI), menangkap Jumiati Febriani yang masuk dalam daftar DPO asal Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Buronan Jumliati Febriani diamankan tim Tabur Kejaksaan Agung RI, di Jl Poros Pattallassang, Sunggumanai, Kabupaten Gowa, Sulsel.

“Ya benar tim Tabur Kejagung berhasil mengamankan terpidana Jumaliati Febriani yang masuk dalam daftar pencarian orang asal Kejati Sulsel,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Ketut Sumedana, Rabu (22/5/2024).

Masih kata Ketut, terpidana Jumaliati saat diamankan tidak melakukan perlawanan atau bersikap koperatif.

“Selanjutnya terpidana diserahkan kepada tim Jaksa Eksekutor pada Kejati Sulsel,” ungkapnya.

Terpidana Jumaliati, ditetapkan sebagai buronan dan masuk dalam daftar DPO karena tidak memenuhi panggilan Tim Jaksa Eksekutor pada Kejati Sulsel setelah divonis bersalah oleh Mahkamah Agung RI.

Mahkamah Agung memutuskan terdakwa Jumaliati Febriani, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dan diancam Pasal 378 KUHP dengan Pidana Penjara selama 1 tahun.

“Hal ini berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1221 K/PID/2022 tanggal 5 Juli 2022, menyatakan terpidana Jumaliati bersalah,” kata Ketut.

Kejaksaan Agung RI, menghimbau kepada seluruh buronan agar segera menyerahkan diri, karena tak ada tempat yang aman untuk bersembunyi.
(Tim)

Polisi Sahabat Anak, Aiptu Sumarno Bangun Hubungan Erat Dengan Anak-Anak

dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya membangun hubungan yang erat dan kedekatan antara anak-anak dan polisi, program “Polisi Sahabat Anak” hadir untuk memastikan anak-anak merasa nyaman dan aman berinteraksi dengan polisi.

Program ini bertujuan untuk menciptakan hubungan emosional yang positif, sehingga komunikasi dan edukasi bisa berjalan dengan baik.

Salah satu contoh nyata dari program ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Maphar Polsek Metro Tamansari, Aiptu Sumarno. Pada hari Senin, 20 Mei 2024, Aiptu Sumarno melaksanakan monitoring bersama dengan 3 Pilar dalam kegiatan pelaksanaan posyandu balita di RW 04 dan 05 Kelurahan Maphar.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai.

Aiptu Sumarno terlihat aktif mendekati anak-anak yang hadir dalam kegiatan posyandu balita.

Dengan memberikan snack makanan ringan, ia berusaha menciptakan hubungan emosional yang erat dan keakraban.

” Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak, sehingga mereka merasa nyaman dan terbuka untuk menerima edukasi dari polisi,” Ujar Aiptu Suparno saat dikonfirmasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, Selasa, 21/5/2024.

Kegiatan Posyandu Balita sendiri merupakan bagian dari program pengecekan dan pembekalan yang dilakukan oleh dokter Puskesmas.

Tujuannya adalah untuk memastikan anak-anak balita di wilayah tersebut tumbuh dengan sehat dan terpantau perkembangan fisiknya.

” Masa balita adalah masa emas pertumbuhan anak yang menentukan perkembangan fisik dan otaknya. Oleh karena itu, pengecekan rutin dan penanganan segera jika ditemukan gangguan pertumbuhan sangat penting,” Terang Suparno

Adapun dalam pelaksanaan Posyandu Balita ini, dilakukan pengecekan tinggi badan dan berat badan anak-anak.

Selain itu, anak-anak juga diberikan makanan tambahan berupa pisang, roti, dan susu untuk mendukung asupan gizi mereka.

Kegiatan Posyandu Balita yang dilakukan pada hari itu dilaksanakan di dua lokasi, yaitu, Posyandu RW 04 yang berlokasi di Jl. Kebun Jeruk 6 RT 08 RW 04, Kelurahan Maphar dan Sekretariat RW 05 yang berlokasi di Jl. Masjid Kebun Jeruk RT 08 RW 05, Kelurahan Maphar, Kecamatan Tamansari.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Adhi Wananda mengatakan, Dengan adanya program “Polisi Sahabat Anak”,

” Diharapkan anak-anak dapat merasakan kehadiran polisi sebagai sahabat yang selalu siap melindungi dan memberikan rasa aman,” Ujar Adhi Wananda

Kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian polisi terhadap tumbuh kembang anak-anak di wilayahnya, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Polsek Metro Tamansari terus berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan positif yang dapat memberikan dampak baik bagi anak-anak dan masyarakat secara keseluruhan. (Tim)