Polsek Cengkareng Ungkap Kasus Curanmor, Lima Orang Diamankan Dan Motor Korban Berhasil Ditemukan

dutainfo.com-Jakarta: Jajaran Polsek Cengkareng, Polres Metro Jakarta Barat, berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berikut rangkaian penjualan motor curian (penadah).

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam rangkaian peristiwa pencurian hingga transaksi penjualan sepeda motor hasil kejahatan.

Di antaranya berinisial, MR (pelaku curanmor), berikut para penadah nya diantaranya SN, MK, SA dan SM

Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhlillah, S.I.K., M.H., mengatakan, Pengungkapan ini bermula dari laporan seorang warga bernama Euis Nurlela yang kehilangan sepeda motor Yamaha Mio warna hijau dengan nomor polisi B-3137-BEY, tahun 2010.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Jumat, 30 Oktober 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, terduga pelaku berinisial MR diduga berangkat dari Terminal Kalideres menuju lokasi kejadian dengan menggunakan angkutan umum sambil membawa kunci palsu.

Setibanya di lokasi, pelaku melihat sepeda motor korban terparkir di pinggir jalan.

Pelaku kemudian mencoba menggunakan kunci palsu tersebut pada kontak sepeda motor korban.

Setelah berhasil menyalakan kendaraan, pelaku langsung membawa sepeda motor tersebut meninggalkan lokasi.

Perkara kemudian berkembang ketika sepeda motor hasil curian itu diduga berpindah tangan melalui beberapa orang.

Awalnya, pelaku pertama berinisial MR menawarkan kendaraan tersebut kepada pelaku kedua berinisial SN dengan harga Rp1 juta, setelah sebelumnya memiliki utang sebesar Rp300 ribu.

Selanjutnya, sepeda motor tersebut dibawa kepada pelaku ketiga berinisial MK untuk dijual kembali.

Dalam prosesnya, pelaku ketiga bertemu dengan pelaku keempat berinisial SA yang kemudian mempertemukannya dengan pelaku kelima berinisial SM, yang akhirnya membeli sepeda motor tersebut dengan harga Rp1 juta.

Dari transaksi tersebut, uang hasil penjualan dibagi kepada sejumlah pihak. Rangkaian perpindahan kendaraan inilah yang kemudian menjadi bagian dari pengembangan penyelidikan kepolisian.

Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhlillah, S.I.K., M.H., melalui jajaran Unit Reskrim menjelaskan bahwa pengungkapan kasus berawal dari laporan korban yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan, termasuk menelusuri petunjuk rekaman kamera pengawas atau CCTV.

Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Ali Barokah, S.H., bersama Panit Reskrim IPDA Naek Parlindungan, S.H., melakukan serangkaian penyelidikan hingga memperoleh informasi keberadaan terduga pelaku pertama.

Pada Selasa, 3 November 2026, sekitar pukul 21.00 WIB, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku pertama. Penyelidikan kemudian dikembangkan untuk menelusuri keberadaan sepeda motor korban sekaligus mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penjualan kendaraan tersebut.

Hasil pengembangan membawa petugas kepada empat orang lainnya.

Polisi juga berhasil menemukan dan mengamankan sepeda motor milik korban dari pihak yang diduga sebagai pembeli terakhir.

Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna hijau, nomor polisi B-3137-BEY, tahun 2010.

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya pelaku MR dijerat dengan Pasal 477 KUHP sedangkan untuk SN, MK, SA dan SM dijerat dengan Pasal 591 KUHP

( Hdr/Ril )

Berawal Dari Patroli Siber, Polsek Kalideres Ungkap Pencurian Tabung Gas 3 Kg

dutainfo.com-Jakarta: Respons cepat Unit Reskrim Polsek Kalideres, Polres Metro Jakarta Barat, dalam menindaklanjuti informasi yang viral di media sosial membuahkan hasil.

Seorang pria berinisial AA berhasil diamankan setelah diduga melakukan pencurian tiga tabung gas LPG ukuran 3 kilogram milik sebuah warung Madura di kawasan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.

Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, S.Kom., S.I.K., M.H., didampingi Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo, S.H., M.H.,mengatakan kasus pencurian tersebut terjadi pada Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Semanan Raya, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Kasus ini bermula ketika Tim Opsnal Polsek Kalideres yang sedang melaksanakan patroli siber menemukan unggahan video di media sosial Facebook yang memperlihatkan dugaan aksi pencurian tabung gas di sebuah warung.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Rachmad Wibowo, S.H., M.H., bersama Panit Reskrim 1 IPDA Muhar Mukhsin, S.H., dan Panit Reskrim 2 IPDA Fahrullah Yudha, S.H., segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika korban sedang beristirahat dan istrinya, Dewi, menjaga warung.

Saat hendak pergi ke kamar kecil, Dewi meminta korban untuk kembali menjaga warung.

Namun, tidak lama kemudian, Dewi melihat seorang pria yang mengendarai sepeda motor mengambil tiga tabung gas LPG ukuran 3 kilogram tanpa izin, kemudian membawa kabur barang tersebut.

Berbekal rekaman CCTV yang diperoleh dari lokasi, petugas melakukan analisis dan penyelidikan untuk mengidentifikasi serta mengetahui keberadaan orang yang diduga melakukan pencurian.

Hasil penyelidikan kemudian mengarah ke sebuah rumah di kawasan Perumahan Taman Semanan Indah, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Pada Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, tim yang dipimpin AKP Rachmad Wibowo bersama anggota melakukan koordinasi dengan petugas keamanan perumahan dan ketua RT setempat sebelum mendatangi lokasi.

Kemudian petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial AA.

Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Polsek Kalideres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, S.Kom., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan perkara ini berawal dari kepekaan anggota dalam memantau informasi masyarakat melalui media sosial.

Menurutnya, rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting bagi petugas dalam melakukan penyelidikan hingga mengetahui keberadaan terduga pelaku.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu kaos merah dan celana pendek hitam yang diduga dikenakan saat kejadian, satu buah kacamata, satu unit telepon genggam milik terduga pelaku, serta rekaman CCTV dan tautan unggahan video yang viral di Facebook.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa tiga tabung gas LPG ukuran 3 kilogram.

Atas perbuatannya, terduga pelaku dipersangkakan dengan Pasal 476 KUHP tentang pencurian biasa.

( Hdr/Ril )

Salat Jumat Di Masjid Al Kautsar PMJ, Kapolres Jakbar Kombes Pol Nasriadi Sampaikan Pesan Tentang Keteladanan Dan Pengabdian

dutainfo.com-Jakarta: Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Al Kautsar Polda Metro Jaya, Jumat (6/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., bertindak sebagai khatib, sementara Ustaz Muhammad Faiz Naim bertindak sebagai imam.

Melalui khutbah yang disampaikan, Kombes Pol. Nasriadi mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap amanah, pekerjaan, dan tanggung jawab yang dijalankan hendaknya dilandasi niat ibadah serta dilakukan dengan penuh keikhlasan.

Menurutnya, ibadah tidak hanya terbatas pada pelaksanaan salat, puasa, dan amalan pribadi lainnya.

Lebih dari itu, ibadah juga tercermin melalui perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari, seperti membantu sesama, menjaga ketertiban, menegakkan keadilan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Dalam konteks tugas kepolisian, ia menegaskan bahwa setiap anggota Polri mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kewenangan yang diberikan negara bukanlah sesuatu yang dapat digunakan secara sewenang-wenang, melainkan harus dijalankan dengan bijaksana, adil, dan sesuai ketentuan hukum.

Menegakkan hukum, lanjutnya, bukan sekadar menjalankan kewenangan, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian dan ibadah apabila dilakukan dengan benar serta memberikan manfaat dan rasa keadilan bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian.

Dibutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan penuh kebaikan.

Pesan penuh makna juga disampaikan Nasriadi mengenai tanggung jawab dalam keluarga. Mengutip hadis Rasulullah SAW, “Kullukum ra’in wa kullukum mas’ulun ‘an ra’iyyatihi,” yang berarti setiap orang adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya, ia mengajak jamaah untuk tidak melupakan amanah dalam membimbing keluarga, mendidik anak, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini.

Dalam khutbahnya, Nasriadi turut mengingatkan pentingnya berbuat baik kepada siapa pun tanpa membedakan latar belakang.

Keteladanan Rasulullah SAW yang senantiasa menunjukkan kasih sayang dan kepedulian kepada sesama, menurutnya, harus menjadi inspirasi dalam kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap perbuatan, sekecil apa pun, akan mendapatkan balasan dari Allah SWT.

Sebagaimana firman Allah dalam Surah Az-Zalzalah ayat 7–8, setiap kebaikan maupun keburukan seberat zarah akan diperlihatkan balasannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi setiap anggota Polri agar senantiasa menjaga integritas, nama baik institusi, serta mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Mengakhiri khutbahnya, Nasriadi mengajak seluruh jamaah untuk menyadari bahwa setiap amanah dan perbuatan kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Ia mengutip Surah Yasin ayat 65 tentang bagaimana tangan dan kaki manusia akan menjadi saksi atas segala perbuatan yang telah dilakukan.

Melalui pesan keagamaan tersebut, ia berharap setiap anggota Polri dapat menjadikan tugas dan pengabdiannya sebagai ladang amal ibadah, dengan senantiasa memberikan pelayanan terbaik, menjunjung tinggi keadilan, serta menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.

Sebab, kehadiran Polri sejatinya bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk memberikan perlindungan, menghadirkan rasa keadilan, serta menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat.

( Hdr/Ril )

Berawal Dari Cekcok Di Jalan Benda Raya, Pria Di Kalideres Diduga Aniaya Pengendara

dutainfo.com-Jakarta: Respons cepat Unit Reskrim Polsek Kalideres dalam menindaklanjuti laporan masyarakat membuahkan hasil.

Kurang dari 24 jam pelaku pelaku penganiayaan berhasil di Tangkap Polsek Kalideres Jakarta Barat

Seorang pria berinisial S alias B, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penganiayaan terhadap seorang pengendara sepeda motor

Kapolsek Kalideres Kompol Rihold, S.Kom., S.I.K., M.H, didampingi Kanit Reskrim AKP Rachmad Wibowo, S.H., M.H mengatakan, Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Benda Raya, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat dirinya sedang mengendarai sepeda motor setelah menukar uang di sebuah pom bensin.

” Ketika melintas di lokasi, korban diduga dihadang oleh seorang pria yang dikenal dengan panggilan Badong dan membawa sebatang kayu panjang” ujar Rihold, Kamis, 5/11/2026

Korban sempat menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki persoalan dengan pria tersebut.

Namun, situasi kemudian memanas hingga terjadi cekcok mulut.

Terduga pelaku diduga memukul korban sebanyak tiga kali menggunakan benda keras yang dibawanya.

Pukulan pertama mengenai bagian punggung, pukulan kedua mengenai tangan saat korban berusaha menangkis, sedangkan pukulan ketiga mengenai bagian dahi.

Akibat kejadian tersebut, korban terjatuh dari sepeda motornya dan mengalami luka pada bagian dahi.

Peristiwa itu kemudian dilerai oleh seseorang yang melintas di sekitar lokasi.

Usai kejadian, korban pulang dan menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada pihak keluarga.

Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan menjalani pemeriksaan medis di RSUD Kalideres.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim 2 Opsnal Unit Reskrim Polsek Kalideres yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Rachmad Wibowo, S.H., M.H., bersama Panit 1 Reskrim IPDA Muhar Mukhsin Lubis, S.H., dan Panit 3 Reskrim IPDA Fahrullah Yudha, S.H., M.H., segera melakukan pengecekan tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari korban dan para saksi.

Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.

Pada Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, petugas berhasil menemukan dan menangkap pria berinisial S alias B di kawasan Pasar Kamal, Jakarta Barat berikut menyita barang bukti berupa bambu yang dipergunakan untuk melakukan pemukulan atau penganiayaan

Saat dilakukan pemeriksaan awal, yang bersangkutan mengakui telah memukul korban menggunakan sebatang bambu hingga mengakibatkan luka pada bagian dahi.

Kapolsek Kalideres Kompol Rihold, S.Kom., S.I.K., M.H, menyampaikan melalui jajaran Unit Reskrim bahwa langkah cepat tersebut merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam merespons setiap laporan masyarakat dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 466 KUHP

Polsek Kalideres mengimbau masyarakat agar menghindari tindakan main hakim sendiri dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur yang baik serta sesuai hukum.

Apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana, masyarakat dapat segera melapor kepada kepolisian melalui layanan darurat 110.

(Hdr/Ril)

Modus Berpura-pura Membeli Handphone, Pria Di Tamansari Ancam Korban Dengan Parang

dutainfo.com-Jakarta: Niat seorang pemuda untuk menjual telepon genggam miliknya melalui media sosial justru berujung pada peristiwa pencurian dengan kekerasan.

Dalam transaksi yang awalnya disepakati senilai Rp5,8 juta tersebut, calon pembeli diduga mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis parang sebelum membawa kabur handphone miliknya.

Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Bobby M. Zulfikar, S.I.K., M.Si mengatakan, Peristiwa itu terjadi pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Jalan Krukut Pasar, Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

Korban berinisial K.B. sebelumnya menawarkan handphone Samsung Z Flip 5 melalui Facebook dengan mencantumkan nomor WhatsApp untuk komunikasi.

Tidak lama kemudian, seorang pria berinisial M.R. menghubungi korban dan mengajak bertemu untuk melakukan transaksi.

Setelah bertemu di lokasi, terduga pelaku memeriksa kondisi handphone dan keduanya sempat menyepakati harga sebesar Rp5,8 juta.

” Namun, ketika calon pembeli menyampaikan akan melakukan pembayaran melalui setor tunai di mesin ATM, korban mulai merasa curiga dan memutuskan membatalkan transaksi,” ujar Kompol Bobby M Zulfikar saat dikonfirmasi, Rabu, 4/11/2026

Lanjut Bobby menjelaskan, Korban kemudian meminta handphone miliknya dikembalikan.

Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi.

Terduga pelaku justru mengeluarkan sebilah parang dari balik pakaiannya dan mengacungkannya ke arah korban serta seorang saksi.

Situasi semakin memanas ketika saksi berusaha melawan dan mengejar terduga pelaku hingga terjadi perkelahian.

Dalam kejadian tersebut, terduga pelaku akhirnya melarikan diri dengan membawa handphone milik korban.

Mendapatkan informasi mengenai peristiwa tersebut, Unit Reskrim Polsek Metro Tamansari bergerak melakukan penyelidikan.

Dipimpin Kanit Reskrim AKP M. Fauzan Yonnadi, S.Tr.K., S.I.K., bersama Kasubnit IV Reskrim IPTU Umbu Landu Paranggi, S.I.Kom., M.H., petugas mendatangi tempat kejadian perkara, meminta keterangan korban dan saksi, serta menelusuri ciri-ciri terduga pelaku.

Dari hasil penyelidikan di lapangan, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial M.R. beserta barang bukti berupa satu bilah parang bergagang kayu berwarna cokelat dan satu unit handphone Samsung Z Flip 5 warna hitam berikut kardusnya.

Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mencari seorang pria berinisial D yang diduga berada bersama terduga pelaku saat peristiwa tersebut terjadi.

Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Metro Tamansari untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatan pelaku dijerat dengan Pasal 479 KUHP

Polsek Metro Tamansari mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan transaksi jual beli secara daring, khususnya apabila harus bertemu langsung dengan calon pembeli.

Pilih lokasi transaksi yang ramai dan aman, hindari membawa barang berharga tanpa pendamping, serta segera laporkan kepada kepolisian apabila menemukan tindakan mencurigakan atau mengalami tindak kejahatan.

(Hdr/Ril)