Penyidik Pidsus Kejagung Periksa Dirut PT Surveyor Indonesia

dutainfo.com-Jakarta: Direktur Utama PT Surveyor Indonesia MWH, diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pada kegiatan Skema Kredit Ekspor Berbasis Perdagangan (SKEPB), daging sapi, oleh penyidik pada Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI.

“Ya benar para saksi yang diperiksa diantaranya MWH selaku Dirut PT Surveyor Indonesia,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana, kepada awak media, Senin (14/11/2022).

Masih kata Ketut, MWH selaku Dirut PT Surveyor Indonesia diperiksa penyidik pada Jampidsus Kejagung RI, terkait perkara dugaan korupsi kegiatan SKEBP daging sapi pada PT Surveyor Indonesia.

Adapun saksi lainya yang turut diperiksa penyidik yakni, General Manager (Ka Sektor Bisnis) unit Sektor Bisnis PIK PT Surveyor Indonesia dengan inisial AN, dan Dirut Keuangan PT Surveyor Indonesia inisial RZ.

Selain memeriksa ke tiga petinggi PT Surveyor Indonesia, penyidik juga memeriksa dua saksi dari perusahaan berbeda.

Keduanya adakah Dirut PT Synergi Tata Internasional inisial LHL dan Direktur PT Suri Nusantara Jaya dengan inisial DW.

“Pemeriksaan para saksi ini guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara ini,” ungkap Ketut.

Sebelumya penyidik pada Pidsus Kejagung RI, telah menaikan status penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan Skema Kredit Ekspor Berbasis Perdagangan (SKEPB), rajungan dan daging sapi pada PT Surveyor Indonesia, dari penyelidikan ke penyidikan. (Tim.)

Tim Patroli Perintis Polres Jakbar Amankan Pelaku Tawuran Di Kebon Jeruk

dutainfo.com-Jakarta: Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat kembali mengamankan sekelompok pemuda kedapatan diduga hendak melakukan tawuran

Saat diamankan sebanyak 5 remaja kedapatan membawa senjata tajam saat mereka sedang nongkrong di Green Garden Kebon Jeruk Jakarta Barat, Minggu pagi, 13/11/2022 sekira pukul 04. 30 WIB

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat Kompol Arief Budiharso mengatakan, saat tim 1 patroli perintis presisi Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan Ipda Bahrudin melakukan patroli kewilayahan menjumpai sekelompok remaja sedang nongkrong

Kemudian tim langsung bertindak melakukan pemeriksaan terhadap para remaja tersebut

“Alhasil kami berhasil mengamankan 2 buah senjata tajam jenis celurit,” ujar Kompol Arief Budiharso saat dikonfirmasi, Minggu, 13/11/2022.

Lanjut Arief menjelaskan, kami akan terus melakukan upaya pencegahan terlebih pada jam jam rawan terjadinya aksi kriminalitas

Kegiatan tersebut kami lakukan secara berkelanjutan sebagaimana menindaklanjuti arahan dari bapak Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes pol Pasma Royce untuk menciptakan Jakarta Barat yang aman dan kondusif

Selanjutnya ke 5 remaja tersebut yang telah di amankan kami bawa ke Polsek Kebon Jeruk guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

“Ke lima remaja tersebut berikut 2 buah senjata tajam berupa celurit kami serahkan ke polsek Kebon Jeruk guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya. (Tim)

Kapolres Jakbar Berikan Batuan Sembako Ke Ojol Yang Bantu Evakuasi Pelaku Penganiayaan

dutainfo.com-Jakarta: Kapolres Metro Jakarta Barat memberikan bantuan sembako kepada para komunitas driver ojek online yang telah berpartisipasi dalam membantu mengevakuasi pelaku penganiayaan yang terjadi di kawasan Tamansari Jakarta Barat pada pada rabu, 9/11/2022 sekira pukul 21.40 wib

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce mengatakan, ini sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi Polri kepada para komunitas Ojek Online yang telah sigap membantu Polri dalam mengamankan dan membantu kelancaran evakuasi pelaku penganiayaan beberapa hari lalu

“Kami dari Polres metro jakarta barat dan jajaran mengucapkan terima kasih atas partisipasi sehingga proses evakuasi pelaku berjalan lancar,” ujar Kombes pol Pasma Royce saat dikonfirmasi, Sabtu, 12/11/2022.

Pasma menjelaskan, kami dari Polres metro jakarta barat memberikan bantuan paket sembako kepada para komunitas Ojek Online (ojol)

“Ada 5 komunitas Ojek Online yang kami berikan sembako atas partisipasinya telah membantu Polri,” terang Pasma

Bantuan yang diberikan sebanyak 20 paket sembako, adapun sembako yang diberikan berupa Tepung Terigu 1 kg, Gula 1 kg, Mie Instan 3 bungkus, Kecap 1 plastik, Beras 5 kg, Teh Celup dan Minyak goreng 1 liter

Selain kami memberikan sembako, kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi kami (Polres Metro Jakarta Barat) kepada para komunitas Ojek Online

“Ini bentuk silaturahmi dan kedekatan kami dengan para komunitas Ojek Online,” ucapnya

Pasma berharap, peran para komunitas Ojek Online ini bersinergi dan berperan aktif dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif khususnya diwilayah Jakarta barat

“Mari sama sama jaga kondusifitas wilayah Jakarta Barat yang aman dan damai,” tutupnya (Tim)

Walikota Jakbar Terkait Penemuan Jenazah Di Kader Masyarakat Diminta Tak Terjebak Narasi Kelaparan

dutainfo.com-Jakarta: Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko meminta masyarakat tidak berasumsi terkait penyebab kematian satu keluarga di dalam rumah Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis 10 November 2022.

“Kita ini jangan sampai terjebak oleh diksi tentang kelaparan ya,” kata Wahyu, Sabtu (12/11/2022).

Wali Kota Jakarta Barat bersama dengan Kapolsek Kalideres kembali mendatangi kediaman para korban hari ini, Sabtu (12/11/2022). Yani mengatakan, hasil pemeriksaan autopsi salah satu cara untuk mengungkap penyebab kematian para korban. Namun, bukan hanya dilihat dari sisi sari-sari makanan.

“Tapi juga zat-zat yang ada di dalam kandungan,” ujar dia.

Yani membeberkan kembali hasil penyelidikan diantaranya tidak ditemukan bahan pangan di area rumah.

“Galon-galon air tidak ada. Dan di dalam kulkas yang ada juga kosong,” ujar dia.

Tapi, kata dia bukan berarti korban tidak memiliki pangan. “Karena sebelahnya juga tetangganya jualan dan rumahnya juga kita lihat seperti ini ya,” tandas dia.

Yani menjelaskan, waktu kematian para korban berbeda-beda. Artinya, korban tidak serta-merta empat korban meninggal secara bersamaan. Menurut informasi, yang meninggal bapak, kemudian ibu, disusul paman dan anak.

“Ada proses ya. Bapaknya meninggal informasi yang saya dapat hanya disikapi dengan hanya ditaburi kapur barus. Kemudian berikutnya yang meninggal adalah ibunya, itu juga disikapi seperti itu. Yang ketiga adalah pamannya, baru yang terakhir anaknya,” ujar dia.

Karenanya, Yani mengaku masih menunggu proses penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian. Menurut dia, motif kematian korban masih menjadi tanda tanya dibenaknya.

“Nah inikan ada sesuatu gituyah yang memang apa motif, sebab sebab kematiannya tentu ini masih dalam penyelidikan pihak Polri,” ujar dia. (Tim)

Ini Kata Keluarga Dan Polisi Terkait Penemuan 4 Jenazah Di Kalideres Jakbar

Ini Penjelasan Keluarga dan Polisi Terkait Penemuan 4 Mayat Dikalideres Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta : Kerabat beri penjelasan terkait kematian empat keluarga nya dikalideres Jakarta Barat

Jasad empat orang tersebut ditemukan di salah satu perumahan citra ext 1 Kalideres Jakarta Barat. Polisi telah memeriksa dua orang perwakilan dari kerabat pada Sabtu (12/11/2022).

Handoyo menerangkan, kondisi perekenomian keempat korban tidak tergolong sulit.

“Keluarga saya itu tidak terlalu sulit, jadi bukan kelaparan, kemungkinan karena dia terlalu tertutup saja tidak berinteraksi kepada siapapun, kalau memang dia kelaparan pasti dong bisa menghubungi keluarga,” ujar bapak Handoyo selaku ipar dari istrinya korban ibu RM saat dikonfirmasi, Sabtu, 12/11/2022.

Sementara Sementara Ibu Ris Astuti selaku adik dari korban RM menjelaskan, dimana dirinya terakhir komunikasi itu sekitar 5 tahun yang lalu yah

” Saya selaku adik korban saja jarang komunikasi apalagi sama orang lain, korban terlalu tertutup,” ucapnya

Kami berhubungan paling hanya sekedar memberikan ucapan ulang tahun saja

Ya saya sama adik saya (korban) RM ini tidak ada masalah

“Kami sering guyon lah ibarat layaknya seperti kakak dan adik,”

Sementara dikesempatan yang sama Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Akp Syafri Wasdar menerangkan, perlu kami sampaikan tidak ada sisa atau bekas makanan itu keterangan sementara tapi belum tentu menjadi penyebab kematian

Menurut dokter bahwa jenazah yang dilakukan pemeriksaan dalam keadaan begitu memang tidak ada masuk makanan dua hari atau lebih sebelum meninggal

Keterangan keluarganya mengatakan dia tidak pernah berkomunikasi dengan keluarga inti karena dia yang perempuan itu tujuh bersaudara

” kemudian kemarin disampaikan bahwa tidak ditemukan sisa atau bekas makanan di lambung, itu keterangan sementara, ” Ucapnya

Hal tersebut belum tentu menjadi penyebab kematian.

Menurut dokter, bahwa jenazah yg dilakukan pemeriksaan dalam keadaan begitu memang tidak ada masuk makanan dua hari atau lebih sebelum meninggal

“tidak ditemukan ada makanan bukan berarti kelaparan, bisa saja orang tersebut tidak mau makan atau tidak berusaha mencari makanan, tapi keluarga itu memang tertutup dan tidak bersosialisasi ,” tutupnya. (Tim)