Dutainfo.com-Jakarta: Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1 Kostrad Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, pimpin serah terima jabatan Komandan Batalyon Kavaleri 1/Badak Ceta Cakti (Yonkav 1/BCC) upacara sertijba tersebut berlangsung di Markas Yonkav 1, Cijantung, Jakarta Timur.
Sertijab tersebut jabatan Danyonkav 1/BCC resmi diserahterimakan dari Letkol Kav Ramdani Akbar kepada Letkol Kav Tegar IIma Noor.
Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar mengapresiasi kepada pejabat lama atas loyalitas dan pengabdian selama bertugas di lingkungan Divif 1 Kostrad, kepada pejabat baru pentingnya kepemimpinan yang profesional adaptif dan berorientasi pada kesiapan operasional satuan guna mendukung tugas pokok TNI AD, seperti dikutip SindoNews, Selasa (2/6/2026).
Selain itu Pangdivif 1 Kostrad menerima Brevet kehormatan Kavaleri berkuda sebagai simbol kehormatan dan kebanggan korps Kavaleri. (**)
Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat bersama dengan 3 Pilar Jakarta Barat kembali menggelar kegiatan razia kejahatan jalanan dan patroli mobile dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Jakarta Barat, Selasa dini hari (2/6/2026).
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang berlangsung pada pukul 00.10 WIB dan dipimpin oleh Ka SPKT Polres Metro Jakarta Barat Kompol Risris Supriyanta, S.H., M.H., selaku Perwira Pengawas (Pamenwas), didampingi IPTU Dr. Bayu Sasongko, S.H., M.H., selaku Perwira Pendamping (Paping).
Sebanyak 44 personel Polri didukung 6 personel TNI dan 9 personel Satpol PP diterjunkan dalam kegiatan tersebut.
Personel dibagi ke dalam tim razia dan patroli skala sedang untuk menyisir sejumlah titik rawan kejahatan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat.
Usai pelaksanaan apel, personel bergerak melaksanakan razia dan patroli mobile sebagai bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi berbagai tindak kriminalitas seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tawuran, penyalahgunaan narkotika, kepemilikan senjata tajam, serta gangguan kamtibmas lainnya.
Dalam pelaksanaannya, seluruh personel tetap berpedoman pada prosedur operasional yang berlaku dengan menerapkan sistem body system guna menjamin keamanan personel selama bertugas di lapangan.
Kegiatan patroli dan razia ini merupakan bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Barat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari yang menjadi waktu rawan terjadinya gangguan keamanan.
Melalui kehadiran personel secara langsung di lapangan, diharapkan dapat mencegah niat dan kesempatan pelaku kejahatan serta meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun beristirahat.
Polres Metro Jakarta Barat juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di wilayahnya. (Tim)
Dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana persetubuhan dan/atau perbuatan cabul terhadap anak yang terjadi di wilayah Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.
Kasat Reserse PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat Kompol Nunu Suparmi menjelaskan Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan seorang ibu yang mencurigai adanya perubahan perilaku pada anaknya.
“Kecurigaan tersebut semakin menguat setelah seorang asisten rumah tangga menemukan dompet milik seorang pria berinisial FR (18) di dalam kamar korban sebut bunga 14 thn (bukan nama asli),” Ujar Nunu saat dikonfirmasi, Senin, 1/6/2026.
Dari hasil penelusuran lebih lanjut, keluarga menemukan percakapan melalui media sosial yang mengarah pada dugaan terjadinya tindak pidana persetubuhan terhadap korban.
Atas temuan tersebut, pihak keluarga melaporkan kejadian itu kepada kepolisian.
Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 473 ayat (2) huruf b dan Pasal 415 huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Selain proses penegakan hukum, Polres Metro Jakarta Barat juga memastikan korban mendapatkan pendampingan dan penanganan sesuai dengan prinsip perlindungan anak.
Pendampingan psikologis diberikan guna membantu proses pemulihan korban pascakejadian. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” di Lapangan Hijau Mapolres Metro Jakarta Barat, Jalan Daan Mogot raya Km 2, Jakarta Barat, Senin (1/6/2026).
Upacara berlangsung khidmat dengan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H. bertindak sebagai inspektur upacara.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K., para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, personel Polri, ASN, serta unsur pendukung lainnya.
Sebanyak 252 peserta mengikuti upacara yang terdiri dari perwira menengah, perwira pertama, personel satuan fungsi, Bhabinkamtibmas jajaran, hingga pegawai negeri sipil Polri.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat.
Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, seluruh peserta diajak untuk kembali memaknai nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara sekaligus perekat keberagaman bangsa Indonesia.
Pancasila tidak hanya menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga menjadi pedoman moral dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia.
Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Disebutkan bahwa tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga memiliki peran penting sebagai kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Pancasila disebut sebagai “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya dalam mempersatukan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan suku bangsa dalam satu identitas kebangsaan Indonesia.
Di tengah berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik, Pancasila tetap menjadi jangkar moral bangsa dalam menjaga persatuan dan kesatuan.
Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk turut menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945.
Melalui politik luar negeri yang bebas aktif, Indonesia terus berkontribusi dalam mendorong perdamaian, menyelesaikan konflik secara damai, serta memperjuangkan keadilan bagi seluruh bangsa di dunia.
Selain itu, generasi muda diharapkan mampu menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti sebagai slogan atau simbol semata, melainkan harus diwujudkan dalam sikap toleransi, gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap sesama.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan bahwa semangat Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, profesionalisme, serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
“Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, kita semakin memperkuat komitmen untuk menjaga persatuan, merawat keberagaman, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi.
Peringatan Hari Lahir Pancasila di Polres Metro Jakarta Barat menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, meneguhkan komitmen kebangsaan, serta mengingatkan seluruh personel bahwa Pancasila akan selalu menjadi pedoman dalam menjaga persatuan bangsa dan mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.
dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polres Metro Jakarta Barat kembali menggelar kegiatan razia kejahatan jalanan serta patroli mobile pada Senin dini hari (1/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 00.30 WIB hingga 03.30 WIB tersebut dipimpin oleh Wakasatsamapta Polres Metro Jakarta Barat Kompol Julianto selaku Pamenwas, didampingi KBO Satresnarkoba AKP Amirul, S.H., selaku Paping.
Sebanyak 46 personel gabungan dari berbagai fungsi kepolisian serta unsur TNI diterjunkan dalam kegiatan tersebut.
Patroli mobile menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas dan aksi kejahatan jalanan, mulai dari kawasan Daan Mogot, Grogol, Tomang, Slipi, Kembangan, Cengkareng, Tubagus Angke hingga kawasan Hayam Wuruk dan Gajah Mada.
Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan razia stasioner di kawasan Jalan Kemanggisan Raya, Palmerah, Jakarta Barat.
Razia dilakukan secara selektif dan humanis dengan sasaran pelaku kejahatan jalanan, kepemilikan senjata tajam, penyalahgunaan narkotika, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.
Dari hasil kegiatan tersebut, petugas menemukan seorang pria yang diduga membawa narkotika jenis sabu saat pelaksanaan razia.
Yang bersangkutan kemudian diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik guna mendalami dugaan tindak pidana narkotika tersebut.
Kabagops Polres Metro Jakarta Barat AKBP Tri Bayu Nugroho mengatakan bahwa kegiatan patroli dan razia akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif dalam mencegah berbagai bentuk kejahatan jalanan.
“Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Barat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Patroli dan razia akan terus kami tingkatkan pada jam-jam rawan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.