Kejaksaan Agung Periksa Don Ritto Dan Nurman Herin

Dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung kembali periksa Don Ritto dan Nurman Herin terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tindak pidana asal dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

“Tim penyidik telah memeriksa 4 orang saksi dari pihak swasta yakni ES, R, RMA, dan JS selain empat orang tersebut, tim penyidik juga memeriksa dua orang tersangka yakni DR (Don Ritto) dan NH (Nurman Herin),” ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, Rabu (12/8/2026).

Masih kata Anang, pemeriksaan saksi dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku sebagai bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti.

“Proses penyidikan akan terus dilaksanakan secara profesional, independen, dan akuntabel dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” ungkapnya.

Tim penyidik akan terus menyampaikan perkembangan penanganan perkara kepada publik sesuai kebutuhan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(Tim)

Kejaksaan Agung Angkat Bicara Mengenai Rinaldi Umar Batal Dilantik Jadi Dirdik Jampidsus

Dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung angkat bicara mengenai batalnya Rinaldi Umar menjadi Direktur Penyidikan Jampidsus, dimana posisi itu dijabat Saiful Bahri Siregar.

Pergantian pejabat tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 831 Tahun 2026. Yang ditetapkan pada 22 Juli 2026.

“Setelah di evaluasi sosok Saiful Bahri Siregar dinilai lebih berpengalaman terutama dalam ranah penyidikan “Kebetulan yang diangkat Pak Saiful Bahri ini kan mantan Kajati, pernah di penyidikan dan sedangkan Pak Rinaldi sendiri lebih banyak diluar,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, Rabu (12/8/2026).

Setelah batal dilantik sebagai Dirdik Jampidsus Rinaldi Umar akan ditempatkan sebagai Wakil Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.
(Tim)

Polri Hadir Di Tengah Kesulitan Warga, Bhabinkamtibmas Aiptu Suyatno Sambangi Lansia Sakit Menahun

dutainfo.com-Jakarta: Di tengah kesibukan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kepedulian terhadap sesama menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas kepolisian.

Hal itu ditunjukkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Selatan saat menyambangi seorang warga lanjut usia yang tengah berjuang menghadapi sakit menahun, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Dengan penuh kehangatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Selatan Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Aiptu Suyatno mendatangi kediaman Ibu Sias di Kampung Duri Dalam, RT 010/RW 005, Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Kunjungan tersebut turut didampingi Ketua RT setempat, Bapak Misno, serta perwakilan FKDM, Bapak Totok Wahono.

Ibu Sias merupakan warga kelahiran Ciseeng, 12 Maret 1933. Di usianya yang telah lebih dari 93 tahun, beliau kini harus lebih banyak menghabiskan waktu di tempat berbaring karena gangguan kesehatan pada bagian kaki yang telah lama dideritanya.

Sehari-hari, Ibu Sias tinggal bersama putranya, Otong.

Kondisi tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi Bhabinkamtibmas.

Kehadirannya bukan sekadar kunjungan formal, melainkan sebuah upaya untuk memberikan dukungan moril sekaligus memastikan bahwa warga yang sedang berada dalam kondisi sulit tidak merasa berjalan seorang diri.

Di hadapan Ibu Sias dan keluarga, Bhabinkamtibmas menyampaikan rasa prihatin serta doa agar di usia senjanya, Ibu Sias senantiasa diberikan kesabaran, kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan.

“Kami hadir bukan hanya sebagai petugas, melainkan sebagai saudara dan bagian dari warga. Perhatian kecil ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban dan menghibur hati Ibu Sias serta keluarga,” ujar Aiptu Suyatno, Rabu (12/8/2026),

Senyum dan perhatian sederhana yang diberikan menjadi bentuk nyata bahwa kehadiran polisi tidak selalu tentang penegakan hukum ataupun menjaga keamanan.

Ada sisi kemanusiaan yang juga harus terus dirawat, terutama kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan di tengah keterbatasan.

Bagi Ibu Sias yang telah melewati perjalanan hidup selama lebih dari sembilan dekade, kunjungan tersebut menjadi sebuah bentuk penghormatan sekaligus pengingat bahwa dirinya dan keluarganya tetap menjadi bagian penting dari lingkungan masyarakat.

Ketua RT Bapak Misno dan perwakilan FKDM Bapak Totok Wahono pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan Bhabinkamtibmas.

Menurut mereka, perhatian tersebut menjadi teladan dalam membangun kepedulian serta mempererat hubungan antara kepolisian, pengurus lingkungan dan masyarakat.

” Kegiatan tersebut sekaligus menjadi cerminan nyata penerapan Pemolisian Masyarakat, bahwa polisi hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan perlindungan dari gangguan keamanan, tetapi juga ketika warga sedang menghadapi kesulitan dan membutuhkan uluran kepedulian, ” Terang Kapolsek Tambora Akp Wahyu Hidayat

Sebab bagi masyarakat, terkadang kehadiran seseorang yang mau datang, menyapa, mendengarkan dan mendoakan memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar bantuan.

Dari sebuah kunjungan sederhana, tumbuh rasa bahwa polisi bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga sahabat yang hadir ketika masyarakat membutuhkan.

( Hdr/Ril )

Dukung Program Kapolda Metro Jaya, Polsek Kalideres Sambangi Petugas Parkir Hari Hari Swalayan Melalui Program ” Jaga Jakarta On The Spot

dutainfo.com-Jakarta: Jajaran Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat kembali menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Spot guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kali ini, sasaran edukasi ditujukan kepada para petugas parkir di Hari Hari Swalayan, Perumahan Kalideres Permai, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, pada Selasa Sore, (11/8/2026) .

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.15 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolsek Kalideres AKP Aep Haryaman, S.H., M.H., didampingi oleh Kasihumas Polsek Kalideres Aipda Dwi Winardi dan Banit Provos Aiptu Welly Ferdian.

Mewakili Kapolsek Kalideres Kompol Rihold, S.Kom., S.I.K., M.H., AKP Aep Haryaman secara langsung menemui para juru parkir setempat, yakni Abdul, Royani, dan Andri. Dalam pertemuan ini, personel memberikan arahan serta edukasi terkait pentingnya peran aktif juru parkir dalam mendukung program Kapolda Metro Jaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Adapun pesan dan imbauan Kamtibmas yang disampaikan meliputi:

Pencegahan Kriminalitas 3C: Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Curat (Pencurian dengan Berat), Curas (Pencurian dengan Kekerasan), dan Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor) di area parkir.

Pencegahan Bahaya Narkoba: Mendorong juru parkir untuk aktif menjaga lingkungannya dari peredaran maupun penyalahgunakan narkotika.

Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas: Segera berkoordinasi dan melaporkan ke Polsek Kalideres apabila menemukan hal-hal atau orang yang mencurigakan.

“Para petugas parkir memiliki peran strategis sebagai mitra kepolisian di lapangan. Dengan kewaspadaan yang tinggi dari juru parkir, kita dapat mengantisipasi tindak kejahatan kendaraan bermotor sejak dini,” ujar AKP Aep Haryaman.

Seluruh rangkaian kegiatan Jaga Jakarta On The Spot tersebut berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Polsek Kalideres berkomitmen untuk terus mengintensifkan patroli serta dialog Kamtibmas di pusat-pusat keramaian warga.

( Hdr/Ril )

Road Show Jakarta Damai, Kapolres Jakbar Ajak Pelajar Bersatu Dan Jauhi Tawuran

dutainfo.com-Jakarta: Upaya mencegah tawuran pelajar tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penindakan, tetapi juga dengan membangun komunikasi serta memberikan edukasi langsung kepada generasi muda.

Semangat tersebut diwujudkan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H. melalui kegiatan Police Goes To School dalam rangka Road Show Jakarta Damai: Pelajar Bersatu dan Tawuran Berlalu di SMP-SMK Bhara Trikora, Jelambar, Jakarta Barat, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti para siswa dan siswi, guru, serta jajaran kepolisian.

Kehadiran Kapolres disambut dengan antusias oleh para pelajar dan pihak sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres tidak hanya memberikan arahan di hadapan para siswa, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan pelajar di ruang praktik bengkel otomotif.

Ia melihat proses pembelajaran sekaligus berdialog mengenai kegiatan dan keterampilan yang dipelajari para siswa.

Suasana berlangsung santai dan komunikatif.

Para pelajar mendapatkan pesan bahwa sekolah bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, mengembangkan keterampilan dan mempersiapkan masa depan.

Di hadapan para siswa, Kombes Pol Nasriadi mengingatkan agar tidak ada yang terlibat dalam aksi tawuran maupun penyalahgunaan narkoba.

“Jangan sampai terlibat tawuran dan narkoba. Jaga nama baik diri kalian, keluarga dan sekolah. Fokuslah belajar dan tingkatkan prestasi,” pesan Kapolres, Selasa, 11/8/2026

Kapolres juga mengingatkan para pelajar mengenai penggunaan telepon seluler secara bijak.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan mendukung proses belajar.

Para siswa diminta tidak menggunakan media sosial untuk menyebarkan berita bohong atau hoaks, melakukan bullying, maupun mengakses konten yang tidak pantas.

Kapolres juga mendorong pihak sekolah untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan, termasuk melalui pemeriksaan penggunaan telepon seluler secara berkala sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan aman.

Lebih jauh, Kapolres mengajak para pelajar untuk saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Perbedaan pertemanan maupun latar belakang tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan.

“Jauhi perbuatan yang tidak baik. Saling menghargai dan menghormati sesama. Jadilah pelajar yang membanggakan orang tua dan sekolah dengan prestasi,” ujarnya.

Melalui Road Show Jakarta Damai, Polres Metro Jakarta Barat ingin menanamkan kesadaran kepada pelajar bahwa masa depan mereka jauh lebih berharga daripada terlibat dalam tawuran atau perilaku negatif lainnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah lingkungan pendidikan, dengan pendekatan yang dialogis dan humanis untuk mengajak pelajar menjadi bagian dari solusi dalam menjaga keamanan Jakarta.

Pelajar bersatu, sekolah aman, tawuran berlalu.

Bersama Polri, mari wujudkan generasi muda Jakarta yang berprestasi, berkarakter dan menjadi kebanggaan keluarga serta bangsa.

( Hdr/Ril )