Polisi Tangkap Pencuri Motor Teknisi Wi-Fi Di Tambora, Motor Dijual Rp 2,5 Juta

dutainfo.com-Jakarta: Polisi menangkap seorang pria berinisial SN usai diduga mencuri sepeda motor milik seorang teknisi pemasangan Wi-Fi di kawasan Jalan Tambora 3, RT 03/RW 03, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wahyu Hidayat mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari laporan korban berinisial AZ, yang kehilangan sepeda motornya saat sedang memasang jaringan internet pada Jumat, 1 Mei 2026 sekira pukul 11.00 WIB.

“Setibanya di lokasi, motor yang dikendarai korban diparkir tidak jauh dari tempat pemasangan. Beberapa menit kemudian, rekan korban memberitahukan bahwa sepeda motor Honda Vario warna putih merah milik korban telah hilang dari lokasi parkir,” kata Wahyu, Minggu, 19 Juli 2026.

Menyadari motornya raib, korban bersama rekannya langsung meminta bantuan warga sekitar untuk memeriksa rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian.

“Dari hasil penyelidikan, petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Jumat, 17 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIB,” katanya.

Wahyu menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan diketahui korban lupa mencabut kunci kontak sepeda motornya saat mulai bekerja.

Setelah memperoleh bukti dari rekaman CCTV, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Tambora.

“Pada saat Unit Reskrim Polsek Tambora melaksanakan patroli rutin dan melintas di Jalan Jembatan 2, petugas melihat seorang laki-laki yang ciri-cirinya mirip dengan pelaku yang terekam CCTV,” jelasnya.

“Pelaku kemudian diamankan dan setelah diinterogasi mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor di Jalan Tambora 3,” tambahnya.

Kepada penyidik pelaku mengaku telah menjual sepeda motor curian itu di kawasan Angke seharga Rp2.500.000. Hasilnya pun digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Keberadaan sepeda motor korban masih dalam pengembangan. Dari pengakuan pelaku, motor dijual di daerah Angke dengan harga Rp2,5 juta untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Wahyu.

Menurut Wahyu, aksi pencurian ini dilakukan secara spontan saat pelaku tengah melintas di lokasi dan melihat sepeda motor korban masih terparkir dengan kunci kontak yang masih menempel.

“Pelaku bukan residivis. Dia mengaku tidak berniat mencuri sebelumnya. Namun saat melihat ada sepeda motor dengan kunci yang masih nyantol, pelaku langsung mengambil kendaraan tersebut,” ucapnya.

Atas perbuatannya, SN dijerat Pasal 476 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

“Saya mengimbau kepada warga Tambora, setiap memarkir sepeda motor jangan lupa mencabut kunci kontak meskipun hanya ditinggalkan sebentar. Sebisa mungkin gunakan kunci pengaman tambahan dan parkirkan kendaraan di lokasi yang mudah dipantau untuk mencegah terjadinya pencurian,” tutupnya.

(Hdr/Ril)

Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kembali Membongkar Gudang Pemasok Bahan Baku Clandestine Lab Karisoprodol

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat terus mengembangkan pengungkapan kasus laboratorium gelap (clandestine laboratory) pembuatan narkotika jenis tablet karisoprodol yang sebelumnya dibongkar di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Setelah sebelumnya mengungkap lokasi produksi dan menyita 308.000 butir tablet karisoprodol siap edar, hampir dua ton bahan baku produksi. Kini penyidik kembali berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial MH dan VW sebagai Pemasok bahan baku Karisoprodol.

Kedua pelaku ditangkap di kawasan Metland Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis (30/4/2026), hasil pengembangan dari penyelidikan kasus sebelumnya.

Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Avrilendy, didampingi Kanit 3 Satresnarkoba AKP Hamdan Agus, menjelaskan bahwa MH dan VW diduga memiliki peran penting sebagai pemasok bahan baku yang digunakan untuk memproduksi narkotika jenis tablet karisoprodol di laboratorium gelap tersebut.

“Penangkapan MH dan VW merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan clandestine laboratory di Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Keduanya diduga sebagai pihak yang memasok bahan baku untuk proses produksi tablet karisoprodol,” ujar Kompol Avrilendy saat dikonfirmasi, Minggu, 19/7/2026

Dari lokasi penangkapan, petugas menyita bahan baku dalam jumlah besar yang diduga akan digunakan untuk memproduksi narkotika, yakni 30 drum karisoprodol dengan berat masing-masing 25 kilogram atau total 750 kilogram, 5 drum lidokain seberat 125 kilogram, serta 26 drum sildenafil citrate dengan total berat 650 kilogram.

Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan mencapai lebih dari 1,5 ton bahan baku yang diduga menjadi bagian dari rantai produksi narkotika.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua tersangka mengaku memperoleh bahan baku tersebut diduga dari salah satu negara dikawasan asia

Informasi tersebut saat ini masih terus didalami oleh penyidik guna mengungkap jaringan pemasok, jalur distribusi, serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam peredaran bahan baku narkotika tersebut.

“Kasus ini masih terus kami kembangkan. Kami mendalami keterkaitan para tersangka dengan jaringan internasional serta kemungkinan adanya pelaku lain yang berperan dalam rantai pasok maupun produksi narkotika ini,” tambah Kompol Avrilendy.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 610 ayat (2) huruf a dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, jo Pasal 132 ayat (1) jo Pasal 137 huruf b Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terkait percobaan atau permufakatan jahat tindak pidana narkotika, Serta jo Pasal 435 jo 138 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

(Hdr/Ril)

Sinergi Tiga Pilar Dan Pemda, Grebek Lumpur Di Kapuk Wujud Nyata Kepedulian Untuk Lingkungan

dutainfo com-Jakarta: Sebanyak 348 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, hingga berbagai instansi terkait mengikuti Apel Grebek Lumpur di Halaman Kantor Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Barat tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Apel dihadiri oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, Dandim 0503/Jakarta Barat, Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhilillah, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Danramil, Lurah Kapuk, Kasat Pol PP, serta jajaran lintas instansi yang bersama-sama menyatukan langkah untuk membersihkan saluran air dan endapan lumpur di wilayah Kapuk.

Dalam kegiatan tersebut diterjunkan sebanyak 348 personel yang terdiri dari 18 personel Polri, 17 personel TNI, 7 personel Damkar, 17 personel Satpol PP, 14 personel Dinas Perhubungan, 25 personel Dinas Bina Marga, 150 personel Dinas Lingkungan Hidup, serta 90 personel Dinas Sumber Daya Air.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat sinergi bersama seluruh elemen masyarakat.

“Grebek Lumpur bukan hanya kegiatan membersihkan saluran air, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian seluruh unsur terhadap lingkungan. Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan demi mencegah banjir dan menciptakan lingkungan yang sehat,” ujar AKP Rahis Fadhilillah.

Dalam arahannya saat apel, pimpinan kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah hadir dan mengajak seluruh peserta melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, keikhlasan, serta semangat melayani masyarakat.

Kegiatan Grebek Lumpur ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi berkelanjutan antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, aman, dan nyaman bagi warga Jakarta Barat. Dengan semangat gotong royong, diharapkan budaya peduli lingkungan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

(Hdr/Ril)

Dedikasi Berbuah Prestasi, Dandim 0503/Jakarta Barat Letkol Inf Saputra Hakki Berikan Penghargaan kepada Perwira, Bintara dan Mitra Media Terbaik

dutainfo.com-Jakarta: Komandan Kodim 0503/Jakarta Barat, Letkol Inf Saputra Hakki, S.H., M.P.M., memberikan penghargaan kepada Personel Berprestasi dan Mitra Media Kodim 0503/JB Terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas satuan.
Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis usai pelaksanaan Upacara Bendera 17-an dan Jam Komandan yang berlangsung di Aula Makodim 0503/Jakarta Barat, Jalan Letjen S. Parman No. 3, Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/7/2026).

Adapun penerima penghargaan meliputi:

  1. Danramil Terbaik : Mayor Inf Manatap Rajagukguk, S.E., M.H., M.M. (Danramil 01/Taman Sari).
  2. Perwira Staf Terbaik : Kapten Inf Sudarsono (Pasiren Kodim 0503/JB)
  3. Bintara Staf Terbaik: Peltu Mulyana (Bati Komsos Ster Kodim 0503/JB).
  4. Babinsa Koramil Terbaik: Sertu Eko Very (Babinsa Koramil 06/Kalideres Kodim 0503/JB).
  5. Mitra Media Kodim 0503/JB Terbaik: Mochamad Solichin.

Dalam sambutannya, Dandim 0503/Jakarta Barat Letkol Inf Saputra Hakki, S.H., M.P.M. menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan kepada personel maupun mitra yang telah menunjukkan dedikasi, profesionalisme, serta semangat pengabdian dalam mendukung keberhasilan tugas Kodim 0503/Jakarta Barat.
“Penghargaan ini bukan hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi agar seluruh prajurit dan mitra terus meningkatkan kualitas pengabdian, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi satuan, masyarakat, bangsa, dan negara. Prestasi yang diraih hari ini hendaknya menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujar Letkol Inf Saputra Hakki.

Sementara itu, Danramil 01/Taman Sari Mayor Inf Manatap Rajagukguk, S.E., M.H., M.M., mengungkapkan,”Penghargaan ini saya terima dengan penuh rasa syukur, saya merasa surprise dan saya persembahkan untuk seluruh anggota Koramil 01/Taman Sari. Prestasi ini bukan hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kebersamaan, disiplin, loyalitas, dan dedikasi seluruh prajurit dalam menjalankan setiap tugas yang diamanahkan.”

“Penghargaan sebagai Danramil Terbaik menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, serta seluruh elemen masyarakat. Kami akan terus berupaya menghadirkan Koramil yang responsif, humanis, dan selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi seluruh personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara”, ujar Perwira menengah yang pernah menjabat sebelumnya sebagai Danramil 03/GP dan Pasiops Kodim 0503/JB.

Masih di tempat yang sama, Mochamad Solichin (49), penerima penghargaan Mitra Media Kodim 0503/Jakarta Barat Terbaik, mengaku bersyukur dan bangga atas apresiasi yang diberikan oleh Dandim 0503/Jakarta Barat. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya meraih Juara Pertama Lomba Karya Jurnalistik Pembangunan Jembatan Garuda dan Program Air Bersih TNI AD TA 2026 pada kategori Video 20 Detik Ucapan Terima Kasih Program Air Bersih, dalam Acara Rapat Evaluasi Teritorial TNI AD di Jakarta Pusat, tanggal 12 Juni 2026 yang lalu.

Mochamad Solichin merupakan wartawan media online yang telah menjalin kemitraan dengan Kodim 0503/Jakarta Barat sejak tahun 2017 dan secara konsisten berperan aktif dalam mendukung publikasi berbagai kegiatan TNI AD khususnya Satuan Kodim 0503/JB kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Komandan Kodim 0503/Jakarta Barat Letkol Inf Saputra Hakki, S.H., M.P.M., beserta seluruh jajaran atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus menghadirkan karya jurnalistik yang profesional, edukatif, dan membangun, serta memperkuat sinergi antara insan pers dengan TNI dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Mochamad Solichin.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh para Pasi Kodim 0503/Jakarta Barat, para Danramil jajaran Kodim 0503/Jakarta Barat, para Babinsa jajaran Kodim 0503/Jakarta Barat, para Perwira, Bintara, Tamtama, PNS, serta staf Kodim 0503/Jakarta Barat.
Melalui pemberian penghargaan tersebut, Kodim 0503/Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang profesional, berprestasi, serta memperkuat sinergi bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk insan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi positif kepada publik.

(Hdr/Ril)

Reskrim Polsek Kebon Jeruk Ringkus Pelaku Penusukan Di Kedoya Selatan, Dipicu Rasa Cemburu

dutainfo.com-Jakarta: Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk berhasil mengungkap kasus penusukan yang terjadi di wilayah Kedoya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Pelaku berinisial S E alias MBOT berhasil diamankan di kediamannya pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB setelah sempat melarikan diri usai kejadian.

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol Nur Aqsha Ferdianto, didampingi Kanit Reskrim AKP Ganda Sibarani, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa tersebut dipicu kesalahpahaman yang dilandasi rasa cemburu.

“Motif pelaku berawal dari kesalahpahaman. Korban merasa tidak terima dan cemburu karena mengira pelaku telah menyebarkan video pacar korban berinisial GI melalui media sosial Instagram. Perselisihan tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan,” ujar Kompol Nur Aqsha Ferdianto saat dikonfirmasi, Sabtu, 18/7/2026

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026 sekitar pukul 18.15 WIB. Saat itu pelaku mendatangi rumah korban dengan tujuan menemui rekannya

Namun karena rekannya tidak berada di lokasi, pelaku kemudian berbincang dengan sejumlah warga yang berada di depan rumah

Sekitar 15 menit kemudian, korban keluar dari rumah dalam keadaan emosi dan langsung menghampiri pelaku.

Tanpa banyak percakapan, korban memukul pelaku sehingga keduanya terlibat perkelahian.

Dalam perkelahian tersebut, keduanya terjatuh di dekat pot bunga.

Saat berada di posisi itu, tangan pelaku memegang sepotong besi yang berada di sekitar lokasi.

Besi tersebut kemudian digunakan pelaku untuk menusuk korban sebanyak delapan kali hingga korban mengalami luka-luka.

“Setelah melakukan penusukan, pelaku membuang potongan besi yang digunakan di lokasi kejadian kemudian melarikan diri dan pulang ke rumahnya. Berbekal hasil penyelidikan serta keterangan para saksi, tim Unit Reskrim berhasil melacak keberadaan pelaku dan mengamankannya tanpa perlawanan,” jelas AKP Ganda Sibarani.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan memproses perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan secara emosional maupun dengan tindakan kekerasan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar setiap permasalahan diselesaikan dengan kepala dingin dan melalui jalur hukum. Jangan mudah terpancing emosi karena tindakan kekerasan hanya akan menimbulkan kerugian bagi semua pihak,” tutup Kompol Nur Aqsha Ferdianto.

( Hdr/Ril )