Pencuri Uang Rp 1,2 Miliar Di Jakbar Ditangkap Polisi

Foto: (ist)

Dutainfo.com-Jakarta: Kompoltan pencuri pecah kaca mobil ditangkap setelah membawa kabur Rp 1,2 miliar di Taman Surya III, Kalideres Jakarta Barat, Selasa (9/6/2026) lalu ternyata residivis.

“Dua dari tiga pelaku yang sudah ditangkap sudah berulang kali melakukan aksi pencurian,” ujar Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra, Rabu (29/7/2026).

Sementara Panit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Pendi Wibison mengatakan mereka sudah beraksi selama 20 tahun terakhir.

“Menurut hasil interogasi awal dari tiga orang yang kami amankan, mereka sudah melaksanakan aksinya selama kurang lebih 20 tahun,” ungkap AKP Pendi.

Mereka adalah Sartono Andi (53) dan Marwan (51), yang masih memiliki hubungan keluarga dengan tersangka lainya, Murdini (35) dan dua pelaku yang masih diburu.

Kompolotan pencuri ini kembali ditangkap usai memecahkan kaca pada sebuah mobil untuk mengambil uang sebesar Rp 1,2 miliar.

Mereka sengaja membuntuti korban FB yang mendatangi sebuah Bank untuk mengambil uang tunai.

“Sampai di salah satu jalan yang sepi mereka melancarkan aksinya dengan menggembosi ban tersebut,” kata AKP Pendi.

Nah saat mobil ditinggalkan, Murdini memecahkan kaca mobil lalu mengambil tas berisi uang Rp 1,2 miliar.

Ketiganya kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan di jerat Pasal 477 KUHP.
(Tim)

Razia Stasioner Dini Hari Di Tamansari, Polisi Amankan Pria Pembawa Tembakau Sintetis

dutainfo.com-Jakarta: Kegiatan Razia Kejahatan Jalanan yang digelar Polsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat pada Selasa (28/7/2026) dini hari tidak hanya menyasar pelaku curas, curat, dan curanmor, tetapi juga berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis tembakau sintetis (sinte).

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial TA setelah kedapatan membawa satu paket kecil yang diduga berisi tembakau gorilla saat melintas di Jalan Pangeran Jayakarta, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Bobby M Zulfikar mengatakan, bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari kegiatan razia yang menyasar pelaku kejahatan jalanan dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polsek Metro Tamansari.

“Saat pelaksanaan operasi, anggota mencurigai dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan satu paket kecil yang diduga berisi tembakau sintetis di saku celana pelaku berinisial TA,” ujar Bobby M Zulfikar saat dikonfirmasi, Rabu, 29/7/2026 .

Lanjut Bobby menjelaskan, Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku memperoleh tembakau sintetis tersebut dari seseorang berinisial D yang kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Barang tersebut dibeli secara tunai seharga Rp50.000 untuk digunakan sendiri.

Selain mengamankan pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa satu plastik klip berisi tembakau sintetis dengan berat bruto 0,36 gram, satu unit telepon seluler milik pelaku, serta satu unit sepeda motor yang digunakan saat diamankan.

Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

( Hdr/Ril )

Periksa 7 Saksi Terkait Dugaan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tim 9 Kejagung Memeriksa Temuan 74 Kg Emas Dan Uang Tunai.

Dutainfo.com-Jakarta: Tim 9 Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah. Tujuh saksi diperiksa terkait temuan 74 Kg emas dan uang tunai ratusan miliar dari rumah Febrie.

“Selasa 28 Juli 2026, Kejagung melalui Tim Penyidik (Tim Sembilan) telah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi terkait Sprindik perkara khusus TPPU yang melibatkan tersangka FA,” ujar Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna, Selasa (28/7/2026).

Masih kata Anang, seluruh saksi yang dipanggil hadir, terdiri dari 3 orang pihak swasta, dan 4 orang anggota Kepolisian.

“3 orang saksi pihak swasta yakni WF, BM, dan H serta 4 orang saksi dari kepolisian,” ungkapnya.

Sampai saat ini tim penyidik masih melakukan pendalaman yakni pemeriksaan saksi-saksi guna memperkuat pembuktian dalam perkara dimaksud dan belum ada proses dari tindakan hukum lainnya, kata Anang.

Eks Jampidsus Kejagung RI Febrie Adriansyah telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung dan ditahan di Rutan KPK.
(Tim)

Kasat Narkoba Tangsel Tak Terlibat Peredaran Etomidate

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (ist)

Dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya menyatakan Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan AKP Pardiman tak terlibat dalam dugaan peredaran narkotika jenis etomidate.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri telah menetapkan dua tersangka kepemilikan dan peredaran 200 etomidate yaitu MR dan DD keduanya diketahui merupakan Kanit Satresnarkoba Polres Tangsel dan anggota Polda Aceh.

Sementara untuk Pardiman dan lima anggotanya Satresnarkoba Polres Tangsel, Kombes Pol Budi Hermanto menyebut tidak terlibat dalam peredaran narkoba.

“Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Narkoba sudah melakukan penyidikan dan penahanan terhadap dua orang tersangka tentang kepemilikan dan peredaran 200 etomidate yakni saudar MR dan saudara DD,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto, Senin (27/7/2026).

“Kasat narkoba beserta lima orang lainya tidak terkait tentang dua orang yang ditahan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba, tentang kepemilikan 200 cartridge etomidate,” ungkapnya.

Sementara AKP Pardiman dan lima anggotanya masih diperiksa oleh penyidik Subdit Paminal Polda Metro Jaya.

Namun terkait AKP Pardiman, selaku Kasat Resnarkoba Polres Tangsel, sedang didalami apakah yang bersangkutan mengetahui bahwa anak buahnya terlibat dalam peredaran narkoba, ujar Kombes Pol Budi.

“Saat ini masih diperiksa sebagai tindak lanjut tanggungjawab sebagai seorang Kasat, ini secara transparan nanti hasilnya akan kami sampaikan kepada rekan-rekan,” kata Budi.

Sebelumya Bareskrim Polri menangkap total enam orang anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis etomidate salah satunya adalah Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman.
(Tim)

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor Diperiksa Kejagung

Dutainfo.com-Bogor: Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Denny Achmad mengatakan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Andri Zulfikar diperiksa pihak Kejaksaan Agung RI, terkait laporan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas.

“Yang bersangkutan saat ini sedang melaksanakan tugas khusus di Kejaksaan Agung sehubungan dengan adanya pelaporan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas yang memerlukan klarifikasi dan pemeriksaan,” ujar Kepala Kejaksaan Kabupaten Bogor, Denny Achmad, Senin (27/7/2026).

Namun Denny tak menyebutkan penyimpangan yang dilaporkan, termasuk kegiatan kedinasan yang menjadi materi pemeriksaan.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, menghormati mekanisme pemeriksaan yang sedang berlangsung, kata Denny.

Andri Zulfikar diketahui belum lama menduduki posisi Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor, selama sekitar lima bulan.
(Tim)