Kebakaran Terjadi Di Pabrik Mebel Kalideres Jakarta Barat

Dutainfo.com-Jakarta: Kebakaran terjadi di salah satu pabrik mebel di Jalan Lingkungan III, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, sebanyak 23 unit dan 115 personel pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

“Objek Pabrik Mebel,” keterangan Command Center Damkar DKI, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Petugas Damkar dilaporkan tiba dilokasi sekitar pukul 21.15 WIB.

Warga terlihat juga berjibaku membantu memadamkan api.

Sementara Pemadam Kebakaran belum bisa dimintai keterangan penyebab kebakaran.
(Tim)

Sempat Terkendala iCloud Dibobol, Polisi Berhasil Temukan iPhone Warga Hingga Blitar

dutainfo.com-Jakarta: Kehilangan barang berharga tentu menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan bagi setiap orang.

Namun, bagi Lendra Agustiawan, rasa cemas tersebut akhirnya berubah menjadi lega setelah ponsel iPhone miliknya yang sempat hilang berhasil ditemukan dan dikembalikan oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Metro Tamansari.

Tak berhenti pada laporan kehilangan, polisi terus berupaya menelusuri keberadaan ponsel tersebut hingga akhirnya berhasil menemukan barang milik warga itu di wilayah Blitar, Jawa Timur.

Peristiwa tersebut bermula pada 7 Mei 2026, ketika Lendra kehilangan ponselnya di sebuah toko swalayan Circle K, Jalan Mangga Besar 8, Jakarta Barat.

Setelah menyadari perangkat miliknya tidak lagi berada di tangannya, Lendra kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Taman Sari.

Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Bobby M. Zulfikar mengatakan, proses penyelidikan tidak berjalan mudah.

Tim Unit Reskrim yang dipimpin Kompol Egi Irwansyah sempat menghadapi kendala karena ponsel tersebut dimatikan dan akses akun iCloud milik korban diduga telah dibobol.

“Tim Unit Reskrim sempat mengalami kesulitan lantaran HP dalam kondisi dimatikan dan akun iCloud milik korban berhasil dibobol oleh pelaku,” ujar Kompol Bobby saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8/2026).

Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat petugas berhenti melakukan penelusuran.

Berbagai upaya dilakukan secara bertahap hingga akhirnya penyidik mendapatkan titik terang mengenai keberadaan perangkat tersebut.

Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, lokasi sinyal ponsel terdeteksi berada di wilayah Jawa Timur. Polisi kemudian berkoordinasi dengan aparat penegak hukum setempat untuk memastikan proses pencarian dapat dilakukan secara optimal.

“Melalui proses yang cukup panjang, kami berkoordinasi dengan aparat penegak hukum setempat. Alhamdulillah, kami akhirnya berhasil mengamankan barang bukti berupa HP tersebut di wilayah Blitar, Jawa Timur,” ungkapnya.

Setelah berhasil diamankan, ponsel tersebut kemudian dikembalikan kepada Lendra Agustiawan. Momen pengembalian tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi korban yang sebelumnya sempat khawatir barang miliknya tidak akan ditemukan.

Kompol Bobby mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan bentuk komitmen jajarannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada ketika membawa barang berharga di tempat umum.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar tetap hati-hati dan waspada terhadap hal-hal seperti ini, baik pencurian maupun kejahatan lainnya. Semoga barang ini dapat kembali dipergunakan dan bermanfaat bagi korban,” katanya.

Bagi Lendra, upaya polisi dalam menemukan kembali ponselnya memberikan kesan positif terhadap pelayanan kepolisian yang diterimanya sejak pertama kali membuat laporan.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran Polsek Taman Sari yang telah berupaya keras melakukan penyelidikan hingga HP saya yang hilang bisa ditemukan kembali,” ujar Lendra.

Ia juga mengapresiasi kesigapan petugas yang tetap menindaklanjuti laporannya meski proses pencarian harus dilakukan hingga ke luar wilayah Jakarta.

“Polsek Taman Sari patut mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Sejak awal saya membuat laporan, pelayanannya sangat baik. Semoga di bawah kepemimpinan Kompol Bobby M. Zulfikar, Polsek Taman Sari terus mempertahankan kinerja dan pelayanan yang memuaskan ini,” pungkasnya.

( Hdr/Ril )

Kapolres Jakbar Pimpin Gema Merdeka 81, Lomba Tradisional Jadi Ajang Pererat Kebersamaan

dutainfo.com-Jakarta: Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai Lapangan Hijau Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (21/8/2026).

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Metro Jakarta Barat menggelar perlombaan tradisional dan festival UMKM bertajuk “Gema Merdeka 81 Jaga Jakarta untuk Indonesia.”

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K, Kabag SDM Polres Metro Jakarta Kompol Leny Winarti, S.H., M.M, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, personel Polres Metro Jakarta Barat serta personel Polsek jajaran.

Berbagai perlombaan tradisional yang penuh keceriaan digelar untuk membangkitkan kembali semangat permainan rakyat sekaligus mempererat hubungan antarpersonel.

Sejumlah perlombaan yang dipertandingkan di antaranya lomba ember dan bola (Spartan), bola kasti di dahi, tarik tambang, serta lomba membawa tepung menggunakan kartu remi.

Tawa dan sorak-sorai terdengar ketika para peserta berusaha menyelesaikan setiap tantangan.

Meski berlangsung penuh persaingan, suasana keakraban tetap terasa kuat. Para peserta saling memberikan semangat dan menikmati momen kebersamaan tanpa memandang perbedaan satuan maupun fungsi.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan, kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menjadi pemenang, tetapi menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan dan menjaga soliditas seluruh personel.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan membangun kebersamaan dan rasa kekeluargaan di lingkungan Polri.

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi kita untuk bersama-sama merayakan kemerdekaan. Bukan hanya tentang perlombaan, tetapi bagaimana kita membangun kekompakan, kebersamaan dan semangat gotong royong,” ujar Nasriadi.

Ia menambahkan, personel Polri memiliki tantangan tugas yang tidak ringan.

Karena itu, kebersamaan dan soliditas menjadi modal penting agar seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan lebih baik dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

“Dengan kebersamaan yang kuat, kita akan semakin solid dalam menjalankan tugas. Semangat Gema Merdeka 81 ini juga menjadi bagian dari semangat kita untuk terus menjaga Jakarta agar tetap aman, nyaman dan kondusif untuk Indonesia,” tuturnya.

Selain perlombaan tradisional, kegiatan juga diramaikan dengan Festival UMKM yang memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan dan memasarkan berbagai produk.

Kehadiran UMKM tersebut turut menambah semarak perayaan sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat.

( Hdr/Ril )

Duplikat Kunci Garasi, 2 Mantan Karyawan Curi Motor Milik Bos Di Tambora

dutainfo.com-Jakarta: Dua mantan karyawan sebuah usaha sate babi berinisial M (23) dan AP (19) harus berurusan dengan hukum setelah nekat mencuri dua unit sepeda motor milik mantan bosnya di kawasan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat.

Keduanya ditangkap Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat AKP Wahyu Hidayat, didampingi Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat Djumantara, mengatakan aksi pencurian tersebut terjadi pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat kejadian, korban sedang berada di kawasan Kali Anyar. Rumah dalam kondisi terkunci, sementara pintu garasi juga telah digembok.

Namun, korban kemudian mendapat informasi dari tetangganya bahwa pintu garasi rumah dalam keadaan terbuka.

Setelah dilakukan pengecekan, korban mendapati dua sepeda motor yang sebelumnya terparkir di halaman rumah telah raib.

“Pelapor mendapatkan informasi dari tetangganya bahwa pintu garasi rumah dalam keadaan terbuka. Setelah dicek, ternyata benar dan dua motor yang terparkir di halaman sudah hilang,” kata AKP Wahyu saat doorstop di Polsek Tambora, Jumat (21/8/2026).

Merasa curiga, korban kemudian memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di sekitar rumah. Dari rekaman tersebut, korban melihat dua orang yang dikenalnya berada di lokasi saat kejadian.

Kedua orang tersebut diketahui merupakan mantan karyawan korban, yakni M dan AP.

Hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa kedua pelaku tidak merusak gembok garasi.

Mereka justru menggunakan kunci hasil duplikat untuk membuka pintu garasi dan mengambil dua sepeda motor yang berada di halaman rumah.

“Pada saat kejadian, pelapor berada di Kali Anyar dan rumah sudah dalam keadaan terkunci. Kunci gembok tidak rusak karena pelaku menduplikat kunci gembok tersebut,” jelasnya.

Berbekal rekaman CCTV dan informasi yang dikumpulkan selama penyelidikan, Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora kemudian memburu keberadaan kedua pelaku.

Pelaku AP lebih dahulu berhasil diamankan pada 16 Agustus 2026 di kawasan Jalan Kali Sunter.

Polisi menangkap AP saat melakukan penyisiran di wilayah tersebut dan tidak ditemukan perlawanan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap AP, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan rekannya, M.

Petugas kemudian bergerak ke kawasan Pelabuhan Muara Baru. Di lokasi tersebut, polisi menemukan M sedang bekerja sebagai tukang bersih-bersih kapal.

“Tim Tiger melakukan penyisiran di wilayah Muara Baru, kemudian melihat pelaku sedang membersihkan kapal. Tim segera melakukan penangkapan tanpa ada perlawanan,” ungkap Wahyu.

Dari pemeriksaan, kedua pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian tersebut.

Mereka memanfaatkan kesempatan karena mengetahui keberadaan dan akses terhadap kunci garasi rumah korban saat masih bekerja.

“Motifnya karena ada kesempatan. Dia mengetahui kunci garasi rumah milik korban, kemudian melakukan duplikat kunci dan mengambil sepeda motor yang berada di halaman,” tuturnya.

Ironisnya, dua sepeda motor hasil curian tersebut telah dijual ke wilayah Indramayu.

Uang hasil penjualan kemudian digunakan untuk membeli telepon seluler dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Hasil penjualan itu dibelikan handphone dan untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi setelah kejadian pencurian ini, kedua pelaku masing-masing berpisah,” ujarnya.

Wahyu menjelaskan, korban diketahui memiliki usaha sate babi, sedangkan kedua pelaku sebelumnya pernah bekerja sebagai karyawan korban.

Kini, hubungan kerja yang sebelumnya terjalin harus berakhir dengan proses hukum. Kedua mantan karyawan tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Atas perbuatannya, M dan AP disangkakan Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

( Hdr/Ril )

Peringati Hari Juang Polri 2026, 224 Personel Ikuti Upacara Hari Juang Polri

dutainfo.com-Jakarta: Semangat perjuangan dan pengabdian menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026. Nilai-nilai tersebut kembali dihidupkan jajaran Polres Metro Jakarta Barat melalui pelaksanaan upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Hijau Mapolres Metro Jakarta Barat, Jalan Daan Mogot KM 2, Jakarta Barat, Kamis (20/8/2026).

Upacara dipimpin oleh AKBP Rachmat Eko Mulyadi, S.Sos., S.H., selaku Kabagren Polres Metro Jakarta Barat yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Kegiatan turut dihadiri para Pejabat Utama Polres Metro Jakarta Barat, mulai dari para Kabag, Kasat dan Wakasat, Kasi, Kasubbag hingga Ka SPKT.

Sebanyak 224 personel mengikuti upacara dengan penuh disiplin dan kekhidmatan. Mereka berasal dari berbagai satuan dan fungsi, mulai dari perwira menengah, perwira pertama, staf gabungan, Sat Samapta, Satreskrim, Satresnarkoba, Satres PPA/PPO, Satintelkam, Bhabinkamtibmas Polsek jajaran, PNS hingga personel Sipropam.

Dalam kesempatan tersebut, turut dibacakan sejarah perjuangan Polri sebagai pengingat bahwa perjalanan institusi Kepolisian tidak terlepas dari pengorbanan, keberanian dan ketulusan para pendahulu dalam menjaga keamanan serta memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara.

AKBP Rachmat Eko Mulyadi mengatakan, peringatan Hari Juang Polri bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu Polri.

“Hari Juang Polri menjadi momentum bagi kita untuk mengenang kembali perjuangan para pendahulu. Semangat, keberanian dan ketulusan mereka hendaknya menjadi teladan bagi kita dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan tugas kepolisian saat ini terus berkembang. Karena itu, semangat perjuangan tersebut perlu diwujudkan melalui kerja nyata, kedisiplinan, integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Pengabdian Polri pada masa sekarang diwujudkan dengan hadir di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan, memberikan perlindungan dan pelayanan dengan sebaik-baiknya. Setiap tugas yang kita jalankan harus memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh personel Polres Metro Jakarta Barat untuk menjadikan peringatan Hari Juang Polri sebagai pengingat bahwa tugas sebagai anggota Polri merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Mari kita terus jaga semangat pengabdian, bekerja dengan hati dan hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena di balik seragam yang kita kenakan, ada harapan masyarakat yang harus kita jaga,” pungkasnya.

Upacara peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 tersebut berlangsung dengan tertib, aman dan penuh khidmat. Semangat perjuangan para pendahulu diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polres Metro Jakarta Barat untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara.

( Hdr/Ril )