Polsek Kalideres Ringkus Dua Pengedar Obat Keras Ilegal Berkedok Warung Sembako

Dutainfo.com-Jakarta: Kepedulian terhadap keselamatan generasi muda kembali ditunjukkan jajaran Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat melalui langkah cepat dalam memberantas peredaran obat keras ilegal.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rihold Sihotang menjelaskan, Berawal dari keresahan warga yang mencurigai adanya aktivitas jual beli obat tanpa izin, aparat kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan.

“Hasilnya, sebuah kios berkedok warung kelontong/sembako di depan pintu perlintasan kereta api, Jalan Gagak, RT 07 RW 08, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, berhasil digerebek pada Sabtu (2/5/2026), Ujar nya saat dikonfirmasi, Minggu, 3/5/2026.

Penindakan tersebut merupakan tindak lanjut dari atensi Kapolda Metro Jaya yang diperintah kan kepada Kapolres dan diteruskan kepada Kapolsek Jajaran untuk menindak tegas praktik penjualan obat-obatan keras yang disalahgunakan dan tanpa resep dokter di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Dalam penggerebekan tersebut, dua orang pelaku diamankan diantaranya berinisial ZF (26) dan MA (22)

Polisi juga menemukan ratusan butir obat keras dari berbagai jenis yang diduga kuat siap diedarkan secara ilegal.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Rachmad Wibowo, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran obat-obatan golongan daftar G tanpa izin yang dapat membahayakan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas keberanian warga yang telah melapor. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami pastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah ini,” tegasnya.

Di balik penindakan tersebut, tersimpan pesan kuat tentang pentingnya kepedulian bersama.

Keberanian warga untuk melapor menjadi langkah awal dalam menyelamatkan lingkungan dari ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Aksi cepat aparat pun mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar.

Mereka merasa lebih aman dan berharap langkah tegas seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami merasa terlindungi. Semoga polisi terus hadir seperti ini untuk menjaga lingkungan kami,” ujar salah satu warga.

Rihold menambahkan bagi masyarakat yang menjumpai dan menemukan hal serupa atau tindak kejahatan lainnya di wilayah Kalideres Jakarta Barat agar menghubungi layanan kepolisian 110. (Tim)

Polsek Tambora Berbagi Kasih, Salurkan Santunan Untuk Para Janda Di Wilayah Angke

dutainfo.com-Jakarta: Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Tambora. Pada Jumat (1/5/2026) sore, Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat, S.T.K., S.I.K. didampingi Wakapolsek AKP Sudargo, S.H., memimpin langsung kegiatan santunan kepada para janda yang berada di sekitar wilayah Mako Polsek Tambora.

Sebanyak 35 paket sembako yang berisi beras 5 kilogram, minyak sayur, dan telur disalurkan kepada para penerima manfaat.

Kegiatan ini bukan sekadar bentuk bantuan, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Dalam suasana penuh kehangatan, para penerima bantuan tampak haru dan bersyukur atas kepedulian yang diberikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Mako Polsek Tambora, Jalan P. Tubagus Angke, Jakarta Barat ini berjalan dengan aman dan lancar.

Kehadiran Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan pelindung masyarakat yang selalu hadir membawa manfaat.

( Hdr/Ril )

Kapolres Jakbar, Pimpin Apel Pelayanan Pengamanan May Day 2026, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026, Polres Metro Jakarta Barat menggelar Apel Pelayanan Pengamanan yang dilaksanakan pada Jumat (1/5/2026) pukul 07.00 WIB di Lapangan Apel Polres Metro Jakarta Barat.

Kegiatan apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K., para Pejabat Utama, dan seluruh anggota Polres Metro Jakarta Barat.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam momentum peringatan Hari Buruh. Ia juga mengingatkan agar setiap anggota mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan persuasif dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Pengamanan bukan hanya soal menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga bagaimana kita hadir memberikan rasa nyaman, melayani dengan hati, serta membangun kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

Apel ini menjadi bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Barat dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan May Day 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan damai, sekaligus sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan perayaan Hari Buruh Internasional tahun ini dapat menjadi momentum positif bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membangun bangsa yang lebih maju dan sejahtera.

( Hdr/Ril )

Sebanyak 24.980 Personel Gabungan Dikerahkan, Jelang Hari Buruh

Foto: (ist)

Dutainfo.com-Jakarta: Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, pimpin apel gelar pasukan terkait kesiapan pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), 2026, sebanyak 24.980 personel gabungan di kerahkan untuk mengamankan kegiatan yang dipusatkan di Monas dan kawasan DPR/MPR.

Apel yang digelar di Monas, Jakarta Pusat pada Kamis (30/4/2026) pasukan yang terjunkan terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemprov DKI Jakarta dan unsur pengamanan lainya.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, memberikan arahan, menekankan pentingnya kesiapan personel di lapangan, dirinya meminta pengaturan massa dilakukan secara humanis serta memastikan jalur evakuasi dalam kondisi siap digunakan.

Selain itu pengamanan di fokuskan pada potensi kerawanan seperti pencurian, copet, hingga penyusupan provokator.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, baik peserta kegiatan, masyarakat sekitar, maupun seluruh personel yang bertugas,” ungkapnya.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan total ada 24.980 personel gabungan yang terdiri dari 15.575 personel Polri, 6.003 personel TNI, 1.002 personel Pemprov DKI, 400 personel Pamdal, dan 2.000 sabuk Kamtibmas.

Masih kata Kombes Pol Budi, pengamanan di fokuskan pada dua agenda utama yakni May Day Fiesta di Monas, penyampaian aspirasi buruh di DPR/MPR dan Dinas Tenaga Kerja DKI, Jakarta.
(Tim)

Terima Laporan Warga, Polisi Tambora Langsung Evakuasi Korban Jatuh Ke Kali

dutainfo.com-Jakarta: Kepedulian dan respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Tambora dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (30/4/2026), saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Krendang Aiptu Warno menerima informasi dari warga terkait adanya seseorang yang terjatuh ke kali di wilayah Krendang, Tambora, Jakarta Barat.

Tanpa menunggu lama, Aiptu Warno segera menuju lokasi kejadian di Jalan Krendang Barat.

Setibanya di tempat, benar ditemukan seorang pria dalam kondisi tergeletak di pinggir kali dengan luka di bagian kepala akibat terbentur batu.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Akp Wahyu Hidayat mengatakan, Informasi awal yang diterima menyebutkan bahwa korban diketahui sering berada di bantaran kali dan diduga terjatuh saat beraktivitas.

Bhabinkamtibmas kemudian berkoordinasi dengan Pawas Ipda Rusli serta menghubungi pihak keluarga korban.

” Dengan sigap, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Krendang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujarnya

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit yang turut memengaruhi kondisinya.

Kehadiran polisi dalam situasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga hadir dengan empati dan kepedulian terhadap keselamatan warga.

Langkah cepat dan humanis ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar, yang merasa terbantu atas respons tanggap aparat kepolisian dalam situasi darurat.

Polisi juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan cepat, agar keselamatan bersama dapat terus terjaga.

( Hdr/Ril )