Kapolres Metro Jakbar Rangkul Komunitas Ojol, Perkuat Persaudaraan Dan Kepedulian Jaga Jakarta

dutainfo.com-Jakarta: Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kepedulian serta peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Semangat kebersamaan itulah yang terlihat dalam kegiatan silaturahmi Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., bersama komunitas ojek online (ojol) dari delapan kecamatan di wilayah Jakarta Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (8/11/2026) pukul 16.00 WIB di Lapangan Hijau Polres Metro Jakarta Barat tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan, membangun komunikasi, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan para pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di tengah masyarakat.

Perwakilan komunitas ojol dari Tamansari, Cengkareng, Kembangan, Kalideres, Tambora, Kebon Jeruk, Grogol Petamburan, dan Palmerah hadir dalam suasana penuh keakraban.

Mereka merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dan kerap bersentuhan langsung dengan berbagai situasi di lingkungan tempat mereka bekerja.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Nasriadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perwakilan komunitas ojol yang telah meluangkan waktu untuk hadir.

Ia mengajak para pengemudi ojol untuk terus menjalin komunikasi dan menjadi mitra kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres juga menegaskan bahwa apabila para pengemudi menemukan kendala, gangguan keamanan, maupun permasalahan di lapangan, mereka tidak perlu ragu untuk menyampaikannya kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti.

Menurutnya, hubungan yang baik antara polisi dan masyarakat merupakan salah satu kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga menjadi tempat masyarakat menyampaikan keluhan serta mencari solusi atas berbagai persoalan.

Di sisi lain, Kapolres turut mengingatkan para pengemudi ojol agar selalu mengutamakan keselamatan ketika bekerja, khususnya saat menerima pesanan pada malam hingga dini hari.

Para driver diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan serta tidak memaksakan diri apabila menghadapi situasi yang mencurigakan.

Kapolres juga mengingatkan agar masyarakat memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana maupun gangguan kamtibmas yang membutuhkan bantuan kepolisian.

Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian, Polres Metro Jakarta Barat turut menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan komunitas ojol. Bantuan tersebut diharapkan dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga para pengemudi.

Suasana silaturahmi semakin terasa ketika Kapolres mengajak seluruh komunitas untuk menjaga hubungan baik dan terus membangun semangat saling membantu. Sebab, di balik aktivitas para pengemudi ojol yang setiap hari mengantar penumpang dan pesanan, terdapat keluarga yang menanti mereka pulang dengan selamat.

( Hdr/Ril )

Mobil Mogok Di TL Tomang, Satlantas Jakbar Sigap Antar Keluarga Pemudik Hingga Stasiun Senen

dutainfo.com-Jakarta: Kepedulian dan pelayanan humanis kembali ditunjukkan personel Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat.

Di tengah kesibukan mengatur arus kendaraan, petugas hadir memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami kendala saat perjalanan.

Kali ini, IPTU Suharyono, S.Sos., bersama Brigadir Ridwan membantu seorang pengguna jalan bernama Bapak Ahmad yang mengalami kerusakan mesin mobil di kawasan Traffic Light (TL) Tomang, Jakarta Barat.

Saat itu, Bapak Ahmad bersama keluarganya tengah dalam perjalanan untuk pulang kampung ke Pekalongan, Jawa Tengah, melalui Stasiun Kereta Api Senen, Jakarta Pusat.

Namun, perjalanan keluarga tersebut sempat terkendala ketika kendaraan yang mereka gunakan tiba-tiba mengalami mogok di tengah perjalanan.

Melihat kondisi tersebut, IPTU Suharyono dan Brigadir Ridwan segera memberikan bantuan.

Demi memastikan keluarga Bapak Ahmad tetap dapat melanjutkan perjalanan dan tidak tertinggal keberangkatan kereta, kedua petugas tersebut mengantarkan mereka menggunakan kendaraan dinas kepolisian menuju Stasiun Senen.

Bantuan sederhana itu menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Bukan hanya menjalankan tugas mengatur lalu lintas, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan pertolongan.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Reza Hafiz Gumilang menyampaikan bahwa tindakan yang dilakukan personelnya merupakan bagian dari komitmen Polantas untuk selalu hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bagi kami, tugas Polantas bukan hanya mengatur lalu lintas dan menjaga kelancaran perjalanan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa aman dan terbantu ketika menghadapi kesulitan di jalan. Ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk hadir dan memberikan bantuan semaksimal mungkin,” ujar Kompol Reza Hafiz Gumilang saat dikonfirmasi, Minggu, 8/11/2026

Ia juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari pelayanan kepolisian yang humanis.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu hadir di tengah-tengah mereka. Hal sederhana seperti membantu warga yang mengalami kendala kendaraan mungkin terlihat kecil, tetapi bagi masyarakat yang sedang membutuhkan, bantuan tersebut tentu memiliki arti yang besar,” tambahnya.

(Hdr/Ril)

Tegur Suami Diduga Sering Judi, Istri Justru Menjadi Korban KDRT

dutainfo.com-Jakarta: Persoalan rumah tangga yang seharusnya diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah justru berujung dugaan tindak kekerasan.

Seorang perempuan berinisial U (32) diduga menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya sendiri, S (46), di kawasan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kasat Res PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Evi Pagari, A.Md., S.H., mengatakan, Kasus tersebut terjadi pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di kediaman pasangan tersebut di Jalan H. Maruf, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

” Peristiwa bermula ketika korban menegur suaminya yang diduga kerap bermain judi.
Teguran tersebut memicu emosi hingga terjadi cekcok mulut antara keduanya,” ujar Kasat Res PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Evi Pagari, A.Md., S.H saat dikonfirmasi, Sabtu, 7/11/2026

Dalam situasi tersebut, tersangka diduga melakukan kekerasan fisik terhadap korban yang sedang berbaring.

Korban diduga diinjak, ditindih, dicekik pada bagian leher, serta ditampar sebanyak tiga kali.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya luka lecet pada lengan bawah dan tangan kanan, memar pada pipi kiri, telinga kiri, serta dada kanan.

Korban juga mengalami pembengkakan pada dahi kanan dan kemerahan pada selaput bening mata kanan akibat kekerasan benda tumpul.

Selain itu, hasil pemeriksaan medis juga menemukan luka bakar derajat dua dengan luas sekitar satu persen dari seluruh permukaan tubuh korban akibat paparan api dari abu atau bara rokok.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit 2 Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Sat Res PPA dan PPO) Polres Metro Jakarta Barat melakukan serangkaian langkah penyidikan untuk mengungkap perkara tersebut.

Unit 2 yang dipimpin IPTU Mukhtamim, S.A.P., S.H., M.A.B., selaku Kanit 2 Sat Res PPA dan PPO, telah memeriksa sejumlah saksi, mengamankan barang bukti berupa satu set pakaian tidur milik korban, serta melakukan pemeriksaan psikologi terhadap korban dan pemeriksaan visum et repertum.

Kasat Res PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Evi Pagari, A.Md., S.H., menegaskan bahwa penanganan perkara kekerasan dalam rumah tangga merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi perempuan serta kelompok rentan.

Saat ini, penyidik masih melanjutkan proses penanganan perkara dengan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, penangkapan, serta langkah hukum lanjutan sesuai hasil penyidikan.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

( Hdr/Ril )

Polsek Cengkareng Ungkap Kasus Curanmor, Lima Orang Diamankan Dan Motor Korban Berhasil Ditemukan

dutainfo.com-Jakarta: Jajaran Polsek Cengkareng, Polres Metro Jakarta Barat, berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berikut rangkaian penjualan motor curian (penadah).

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam rangkaian peristiwa pencurian hingga transaksi penjualan sepeda motor hasil kejahatan.

Di antaranya berinisial, MR (pelaku curanmor), berikut para penadah nya diantaranya SN, MK, SA dan SM

Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhlillah, S.I.K., M.H., mengatakan, Pengungkapan ini bermula dari laporan seorang warga bernama Euis Nurlela yang kehilangan sepeda motor Yamaha Mio warna hijau dengan nomor polisi B-3137-BEY, tahun 2010.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Jumat, 30 Oktober 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, terduga pelaku berinisial MR diduga berangkat dari Terminal Kalideres menuju lokasi kejadian dengan menggunakan angkutan umum sambil membawa kunci palsu.

Setibanya di lokasi, pelaku melihat sepeda motor korban terparkir di pinggir jalan.

Pelaku kemudian mencoba menggunakan kunci palsu tersebut pada kontak sepeda motor korban.

Setelah berhasil menyalakan kendaraan, pelaku langsung membawa sepeda motor tersebut meninggalkan lokasi.

Perkara kemudian berkembang ketika sepeda motor hasil curian itu diduga berpindah tangan melalui beberapa orang.

Awalnya, pelaku pertama berinisial MR menawarkan kendaraan tersebut kepada pelaku kedua berinisial SN dengan harga Rp1 juta, setelah sebelumnya memiliki utang sebesar Rp300 ribu.

Selanjutnya, sepeda motor tersebut dibawa kepada pelaku ketiga berinisial MK untuk dijual kembali.

Dalam prosesnya, pelaku ketiga bertemu dengan pelaku keempat berinisial SA yang kemudian mempertemukannya dengan pelaku kelima berinisial SM, yang akhirnya membeli sepeda motor tersebut dengan harga Rp1 juta.

Dari transaksi tersebut, uang hasil penjualan dibagi kepada sejumlah pihak. Rangkaian perpindahan kendaraan inilah yang kemudian menjadi bagian dari pengembangan penyelidikan kepolisian.

Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhlillah, S.I.K., M.H., melalui jajaran Unit Reskrim menjelaskan bahwa pengungkapan kasus berawal dari laporan korban yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan, termasuk menelusuri petunjuk rekaman kamera pengawas atau CCTV.

Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Ali Barokah, S.H., bersama Panit Reskrim IPDA Naek Parlindungan, S.H., melakukan serangkaian penyelidikan hingga memperoleh informasi keberadaan terduga pelaku pertama.

Pada Selasa, 3 November 2026, sekitar pukul 21.00 WIB, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku pertama. Penyelidikan kemudian dikembangkan untuk menelusuri keberadaan sepeda motor korban sekaligus mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penjualan kendaraan tersebut.

Hasil pengembangan membawa petugas kepada empat orang lainnya.

Polisi juga berhasil menemukan dan mengamankan sepeda motor milik korban dari pihak yang diduga sebagai pembeli terakhir.

Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna hijau, nomor polisi B-3137-BEY, tahun 2010.

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya pelaku MR dijerat dengan Pasal 477 KUHP sedangkan untuk SN, MK, SA dan SM dijerat dengan Pasal 591 KUHP

( Hdr/Ril )

Berawal Dari Patroli Siber, Polsek Kalideres Ungkap Pencurian Tabung Gas 3 Kg

dutainfo.com-Jakarta: Respons cepat Unit Reskrim Polsek Kalideres, Polres Metro Jakarta Barat, dalam menindaklanjuti informasi yang viral di media sosial membuahkan hasil.

Seorang pria berinisial AA berhasil diamankan setelah diduga melakukan pencurian tiga tabung gas LPG ukuran 3 kilogram milik sebuah warung Madura di kawasan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.

Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, S.Kom., S.I.K., M.H., didampingi Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo, S.H., M.H.,mengatakan kasus pencurian tersebut terjadi pada Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Semanan Raya, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Kasus ini bermula ketika Tim Opsnal Polsek Kalideres yang sedang melaksanakan patroli siber menemukan unggahan video di media sosial Facebook yang memperlihatkan dugaan aksi pencurian tabung gas di sebuah warung.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Rachmad Wibowo, S.H., M.H., bersama Panit Reskrim 1 IPDA Muhar Mukhsin, S.H., dan Panit Reskrim 2 IPDA Fahrullah Yudha, S.H., segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika korban sedang beristirahat dan istrinya, Dewi, menjaga warung.

Saat hendak pergi ke kamar kecil, Dewi meminta korban untuk kembali menjaga warung.

Namun, tidak lama kemudian, Dewi melihat seorang pria yang mengendarai sepeda motor mengambil tiga tabung gas LPG ukuran 3 kilogram tanpa izin, kemudian membawa kabur barang tersebut.

Berbekal rekaman CCTV yang diperoleh dari lokasi, petugas melakukan analisis dan penyelidikan untuk mengidentifikasi serta mengetahui keberadaan orang yang diduga melakukan pencurian.

Hasil penyelidikan kemudian mengarah ke sebuah rumah di kawasan Perumahan Taman Semanan Indah, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Pada Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, tim yang dipimpin AKP Rachmad Wibowo bersama anggota melakukan koordinasi dengan petugas keamanan perumahan dan ketua RT setempat sebelum mendatangi lokasi.

Kemudian petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial AA.

Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Polsek Kalideres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, S.Kom., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan perkara ini berawal dari kepekaan anggota dalam memantau informasi masyarakat melalui media sosial.

Menurutnya, rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting bagi petugas dalam melakukan penyelidikan hingga mengetahui keberadaan terduga pelaku.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu kaos merah dan celana pendek hitam yang diduga dikenakan saat kejadian, satu buah kacamata, satu unit telepon genggam milik terduga pelaku, serta rekaman CCTV dan tautan unggahan video yang viral di Facebook.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa tiga tabung gas LPG ukuran 3 kilogram.

Atas perbuatannya, terduga pelaku dipersangkakan dengan Pasal 476 KUHP tentang pencurian biasa.

( Hdr/Ril )