BNN, Ungkap Semua Bandar Narkoba Di Kampung Bahari, Miliki Senpi Untuk Lawan Petugas.

Dutainfo.com-Jakarta: Semua bandar narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara memiliki senjata api yang disiapkan untuk melawan petugas, jika terjadi penangkapan, hal ini diungkapkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN)

“Para bandar besar di Kampung Bahari sudah mempersiapkan diri dengan membeli senjata senjata secara ilegal untuk melawan petugas dan mengkondisikan perlawanan kepada aparat jika dilakukan operasi di Kampung Bahari,” ujar Direktur Penindakan Dan Pengejaran BNN Brigjen Roy Hardy Siahaan, Jumat (14/8/2026).

Pada Rabu (12/8) lalu, BNN meringkus gembong narkoba Kampung Bahari berinisial MR alias Bos Gendut di sebuah salon kecantikan di Mangga Besar, Jakarta Barat.

Menurut pengakuan bos gendut mengaku ada sejumlah barang bukti, termasuk senjata yang disimpan di rumahnya.

“Berdasarkan pengakuan bos G di rumahnya masih ada narkoba jenis sabu 1 kg, ekstasi, vape, uang tunai, dan senjata api merk Glock, tim BNN melakukan penggeledahan rumah dengan bantuan Brimob Polda Metro Jaya,” ujar Brigjen Roy.

Selain rumah bos gendut, petugas juga menggeledah rumah milik dua bandar besar lainya.

“Tim juga melakukan penggeledahan ke rumah bandar besar Kampung Bahari yakni Arif als Lopes, dan Kimmul, berdasarkan informasi mereka semua memiliki senjata api,” kata Roy.

Bos Gendut terlibat dalam kasus kepemilikan sabu seberat 98 kg, senjata api, sejumlah emas batangan dan sebagainya.
(Tim)

Diresnarkoba Polda Metro Jaya Tangkap Lab Vape Etomidate Di Apartemen Jakut Dan Tangerang

Dutainfo.com-Jakarta: Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Clandestine Lab atau laboratorium rahasia yang digunakan untuk memproduksi narkotika jenis etomidate laboratorium tersebut berlokasi di Tangerang dan dikembangkan di Apartemen Penjaringan, Jakarta Utara.

Dalam hal ini polisi mengamankan seorang warga negara asing (WNA), asal China yang diketahui telah menjalankan aktivitas pembuatan dan peredaran etomidate selama kurang lebih satu bulan.

Polisi menyelidiki sedikitnya 15.000 unit cartridge vape berisi etomidate telah beredar di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Polda Metro Jaya akan merilis dan menyampaikan hasil ungkap tindak pidana narkoba jaringan internasional yang melibatkan warga negara China,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Ahmad David, Kamis (13/8/2026).

Masih menurut Kombes Pol Ahmad David, dihadapan kita semua ini adalah barang bukti yang berhasil diamankan yakni cartridge etomidate siap pakai sebanyak 350 unit, kemudian bahan baku untuk pembuatan etomidate sebanyak 2,8 kg.

“Apabila diproduksi bahan baku tersebut dapat menghasilkan 14.000 unit cartridge yang mengandung etomidate, kami jelaskan pula bahwa bahan baku ini diimpor dari Vietnam,” kata David.
(Tim)

Semarak HUT RI Ke-81 Kapolres Metro Jakbar Dan Warga Tanam Pohon Di Daan Mogot

Dutainfo.com-Jakarta: Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang bagaimana generasi hari ini menjaga dan mewariskan kehidupan yang lebih baik kepada generasi mendatang.

Semangat tersebut diwujudkan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Barat Ny. Angel Nasriadi, Forkopimko, Bhayangkari, jajaran Polres Metro Jakarta Barat dan masyarakat melalui kegiatan PMJ Merdeka – Penanaman Pohon Bersama Masyarakat 2026.

Kegiatan berlangsung di jalur Daan Mogot sisi Kali Mookervart Km 14, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dengan suasana penuh kebersamaan, unsur kepolisian, pemerintah daerah, TNI, Bhayangkari dan masyarakat turut mengambil bagian dalam kegiatan penghijauan tersebut.

Penanaman pohon kemudian dilakukan secara simbolis sebagai wujud nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 Tahun

pohon yang ditanam hari ini bukan sekadar tanaman yang menghiasi lingkungan.

Di dalamnya terdapat harapan tentang udara yang lebih bersih, lingkungan yang lebih teduh serta kehidupan yang lebih baik bagi anak cucu kelak.

Di tengah padatnya aktivitas dan pembangunan perkotaan, ruang hijau menjadi bagian penting yang perlu dijaga bersama.

Karena itu, menjaga lingkungan tidak cukup dilakukan oleh pemerintah maupun kepolisian saja, tetapi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan ini pun menghadirkan pesan kemanusiaan yang sederhana: apa yang kita tanam hari ini mungkin belum langsung kita nikmati hasilnya, tetapi kelak dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan antara polisi, pemerintah, TNI, Bhayangkari dan masyarakat.

Momentum menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga Indonesia tidak hanya dilakukan dengan menjaga keamanan, tetapi juga dengan merawat tanah, air, udara dan lingkungan tempat masyarakat hidup.

Melalui program PMJ Merdeka – Penanaman Pohon Bersama Masyarakat 2026, Polres Metro Jakarta Barat bersama seluruh elemen yang terlibat berharap gerakan penghijauan dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan di tengah masyarakat.

Karena kemerdekaan yang sesungguhnya bukan hanya tentang mewarisi sebuah negeri, tetapi juga tentang menjaga agar negeri ini tetap hijau, sehat dan nyaman untuk diwariskan kepada generasi berikutnya. (Tim)

Kejaksaan Agung Periksa Don Ritto Dan Nurman Herin

Dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung kembali periksa Don Ritto dan Nurman Herin terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tindak pidana asal dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

“Tim penyidik telah memeriksa 4 orang saksi dari pihak swasta yakni ES, R, RMA, dan JS selain empat orang tersebut, tim penyidik juga memeriksa dua orang tersangka yakni DR (Don Ritto) dan NH (Nurman Herin),” ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, Rabu (12/8/2026).

Masih kata Anang, pemeriksaan saksi dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku sebagai bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti.

“Proses penyidikan akan terus dilaksanakan secara profesional, independen, dan akuntabel dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” ungkapnya.

Tim penyidik akan terus menyampaikan perkembangan penanganan perkara kepada publik sesuai kebutuhan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(Tim)

Kejaksaan Agung Angkat Bicara Mengenai Rinaldi Umar Batal Dilantik Jadi Dirdik Jampidsus

Dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung angkat bicara mengenai batalnya Rinaldi Umar menjadi Direktur Penyidikan Jampidsus, dimana posisi itu dijabat Saiful Bahri Siregar.

Pergantian pejabat tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 831 Tahun 2026. Yang ditetapkan pada 22 Juli 2026.

“Setelah di evaluasi sosok Saiful Bahri Siregar dinilai lebih berpengalaman terutama dalam ranah penyidikan “Kebetulan yang diangkat Pak Saiful Bahri ini kan mantan Kajati, pernah di penyidikan dan sedangkan Pak Rinaldi sendiri lebih banyak diluar,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, Rabu (12/8/2026).

Setelah batal dilantik sebagai Dirdik Jampidsus Rinaldi Umar akan ditempatkan sebagai Wakil Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.
(Tim)