Lerai Keributan, Pria Di Cengkareng Jadi Korban Penganiayaan, Pelaku Positif Narkoba

dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Cengkareng bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kericuhan yang terjadi di kawasan kuliner samping Apartemen Sentraland, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu (14/6/2026) malam.

PS Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu Wirawan mengatakan, setelah menerima informasi adanya keributan, petugas gabungan dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, Polsek Cengkareng serta personel Brimob Polda Metro Jaya langsung menuju lokasi untuk mengendalikan situasi dan mencegah kericuhan meluas.

“Begitu menerima laporan, petugas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta meredam situasi agar tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar,” ujar Wisnu, Senin, 15/6/2026

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Korban bernama Herlanda yang saat itu sedang berada di sebuah warung kopi mendengar adanya keributan di sekitar lokasi.

Dengan itikad baik untuk melerai dan menenangkan suasana, korban mendatangi lokasi keributan.

Namun upaya tersebut justru berujung pada aksi penganiayaan.

Pelaku berinisial YPB diduga tidak terima dengan tindakan korban yang berusaha melerai sehingga melakukan pemukulan sebanyak dua kali ke arah wajah korban hingga menyebabkan korban mengalami luka.

Merasa dirugikan, korban bersama saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cengkareng untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Saat petugas tiba di lokasi, pelaku diketahui telah diamankan oleh warga sekitar. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Cengkareng guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dalam penanganan perkara ini, penyidik telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari pemeriksaan korban, saksi-saksi, terlapor, pengumpulan alat bukti hingga pendalaman motif kejadian.

Dari hasil pemeriksaan urine terhadap pelaku YPB, diketahui yang bersangkutan positif mengandung amphetamin dan methaphetamin.

Polres Metro Jakarta Barat mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan melalui layanan kepolisian 110 apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas

( Hdr/Ril )

Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Tambora Ajak Masyarakat Cegah Tawuran Dan Kejahatan Jalanan

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, Pawas Polsek Tambora IPDA Priyo Purnomo, S.E. bersama personel Piket Opsnal melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di sejumlah titik wilayah Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Minggu (14/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di beberapa pos pantau dan pos keamanan lingkungan tersebut diisi dengan dialog hangat bersama pengurus wilayah dan warga masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan berbagai imbauan kamtibmas terkait antisipasi bahaya kebakaran, penyalahgunaan narkoba, tindak kriminalitas seperti curat, curas dan curanmor, serta upaya pencegahan tawuran remaja yang kerap meresahkan warga.

Melalui pendekatan humanis dan komunikasi langsung, petugas mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta memperkuat sinergi antara warga dan kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga yang merasa lebih nyaman dan terlindungi.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas dengan menghubungi Hotline 0817-1717-8687 atau layanan kepolisian 110 yang siap melayani selama 24 jam.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polsek Tambora dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menjaga Jakarta tetap aman, nyaman dan kondusif melalui kolaborasi bersama seluruh elemen warga. (Hdr/Ril)

Jaga Jakarta On The Spot Polsek Kebon Jeruk Perkuat Sinergi Dengan Satkamling Dan Warga

dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya memperkuat keamanan lingkungan dan membangun kemitraan yang erat dengan masyarakat, Polsek Kebon Jeruk menggelar kegiatan “Jaga Jakarta On The Spot” bersama petugas Satkamling, tokoh masyarakat, dan warga RW 013 Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Taman Bugar Perumahan Taman Ratu tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto, S.E., didampingi Tim Asistensi Polres Metro Jakarta Barat yang dipimpin AKP Bambang Ariyanto.

Hadir pula jajaran kepolisian, pengurus RW dan RT, tokoh masyarakat, serta para petugas Satkamling yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan.

Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, Polri membuka ruang dialog secara langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi, menerima masukan, serta membahas berbagai persoalan kamtibmas yang dihadapi warga, mulai dari pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, tawuran, hingga kejahatan jalanan lainnya.

Dalam dialog tersebut, Kapolsek Kebon Jeruk mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan dengan mengaktifkan kembali kegiatan siskamling, memperkuat patroli bersama, serta mempererat sinergi antara warga, pengurus lingkungan, Satkamling, dan Tiga Pilar.

Warga juga diingatkan untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya pada malam hari dan akhir pekan, guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran maupun perilaku menyimpang lainnya.

Selain membahas keamanan lingkungan, masyarakat juga diberikan edukasi tentang pentingnya bijak bermedia sosial, kewaspadaan terhadap berita hoaks, antisipasi bahaya kebakaran, serta pemanfaatan layanan darurat Polri 110 yang dapat diakses kapan saja untuk melaporkan gangguan kamtibmas.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi petugas Satkamling yang selama ini turut menjaga keamanan wilayah, Polsek Kebon Jeruk juga menyerahkan bantuan sarana kontak berupa jam dinding dan paket sembako kepada para petugas Satkamling.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Suasana dialog berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan interaktif.

Warga menyambut positif kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka secara langsung kepada pihak kepolisian.

Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Kebon Jeruk menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Dengan kebersamaan, kepedulian, dan sinergi yang kuat, diharapkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif dapat terus terwujud di wilayah Jakarta Barat.

( Hdr/Ril )

Wakapolres Jakbar Turun Langsung Pantau Razia Kejahatan Jalanan Dan Patroli Mobile

dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polres Metro Jakarta Barat kembali menggelar Razia Kejahatan Jalanan dan Patroli Mobile Skala Sedang pada Minggu (14/6/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai pukul 00.10 WIB tersebut dipimpin oleh Kasubbag Dalops Bag Ops Polres Metro Jakarta Barat KOMPOL Yudho Anto Hutri, S.H., serta dihadiri langsung oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K., bersama para pejabat fungsi terkait.

Sebanyak 80 personel Polri, didukung 7 personel TNI dan 10 personel Brimob Polda Metro Jaya, diterjunkan untuk melaksanakan razia dan patroli mobile di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas maupun aksi kejahatan jalanan.

Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), balap liar, tawuran, serta berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.

Usai pelaksanaan apel kesiapan, seluruh personel bergerak menyisir sejumlah ruas jalan dan kawasan strategis di wilayah Jakarta Barat.

Kehadiran aparat gabungan di lapangan tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan dan pencegahan kejahatan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat pada malam hingga dini hari.

Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan mengatakan bahwa kegiatan patroli dan razia rutin merupakan bagian dari komitmen Polres Metro Jakarta Barat dalam menjaga keamanan wilayah serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat Jakarta Barat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan rasa aman. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk nyata pelayanan Polri dalam mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar AKBP Rezi Dharmawan, Minggu, 14/6/2026

Ia menambahkan bahwa sinergitas antara Polri, TNI, Brimob, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.

Melalui kegiatan preventif yang dilakukan secara berkelanjutan ini, Polres Metro Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus menjaga Jakarta Barat tetap aman dan kondusif bagi seluruh warga.

( Hdr/Ril )

Kejaksaan Agung Ada 2 Klaster Dalam Korupsi MBG

Dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung menjelaskan dua klaster dalam korupsi MBG yakni jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan Korupsi pengadaan terkait MBG.

“Jadi modus besar yang kita sidik sekarang ini ada dua klaster, yang pertama adalah jual beli titik, itu yang pertama, kemudian yang kedua adalah pengadaan barang atau jasa nah itu yang sedang kita sidik secara pararel,” ujar Dirdik Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).

Masih kata Syarief, kedua klaster itu ada dalam Korupsi MBG di Lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025-2026.

Kejaksaan Agung, telah menetapkan Komisaris PT YAT, Andri Mulyono (AM) sebagai tersangka baru dalam perkara tersebut.

“Penetapan AM merupakan bagian dari pengusutan klaster pengadaan barang dan jasa khususnya proyek pengadaan sepeda motor listrik untuk BGN,” terang Syarief.

Syarief mengisyaratkan bahwa penyidik masih mendalami sejumlah pengadaan lain di lingkungan BGN.

Hingga saat ini ada 5 tersangka, ujar Syarief.

  1. Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
  2. Eks Wakil Kepala BGN Irjen (Purn) Sony Sonjaya.
  3. Eks Wakil Kepala BGN Letjen (Purn) Lodewyk Pusung.
  4. Asep Yusuf Somantri (AYS) sebagai pihak swasta.
  5. Andri Mulyono (AM) sebagai pihak swasta. (**)