HUT Ke-81 RI, Kapolres Jakbar Hadiri Upacara Di Kantor Walikota, Wakapolres Pimpin Upacara Di Mako

dutainfo.com-Jakarta: Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui tekad untuk terus mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan bangsa.

Semangat tersebut terasa dalam pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar jajaran Polres Metro Jakarta Barat, Senin (17/8/2026).

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus terus diisi dengan kerja nyata, pengabdian dan kontribusi positif bagi bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., mengikuti pelaksanaan upacara di Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jakarta Barat Dr. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si. selaku Inspektur Upacara.

Sementara itu, upacara bendera juga dilaksanakan di halaman Mako Polres Metro Jakarta Barat. Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K., bertindak sebagai Inspektur Upacara dan diikuti sebanyak 239 personel dari jajaran Polres Metro Jakarta Barat.

Dengan mengenakan seragam kedinasan, ratusan personel berdiri tegak mengikuti setiap rangkaian upacara.

Suasana penuh khidmat tersebut menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia.

Bagi anggota Polri, semangat kemerdekaan memiliki makna yang erat dengan pengabdian. Kemerdekaan harus diisi dengan menjaga keamanan, memberikan pelayanan terbaik, melindungi masyarakat serta memastikan hukum dan keadilan dapat dirasakan oleh seluruh warga.

Upacara tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme, disiplin dan soliditas seluruh personel Polres Metro Jakarta Barat.

Perbedaan tugas dan fungsi tidak menghilangkan satu tujuan bersama, yaitu memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Semangat para pahlawan yang dahulu berjuang merebut kemerdekaan kini diteruskan melalui bentuk pengabdian yang berbeda.

Para personel kepolisian mengisinya dengan menjaga keamanan, membantu masyarakat dan hadir ketika negara serta masyarakat membutuhkan.

Kemerdekaan bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi tentang bagaimana setiap anak bangsa mengisi hari ini dengan pengabdian untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.

Melalui peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Metro Jakarta Barat meneguhkan komitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus memberikan pelayanan yang profesional, humanis dan berkeadilan.

Semangat kemerdekaan diharapkan terus hidup dalam setiap langkah pengabdian, menuju Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.

( Hdr/Ril )

Dijanjikan Bonus Rp 178 Juta, ABK Penyelundup 1,3 Ton Ketamin Diamankan Bareskrim Polri

Foto: Ist

Dutainfo.com-Jakarta: Bareskrim Polri terus mendalami delapan tersangka kasus Penyelundupan 1,3 ton Ketamin di perairan Berakit, Bintan, Kepulauan Riau, Polisi menyebut anak buah kapal (ABK), MV King Sun itu dijanjikan Bonus hingga Rp 178 juta.

“Bonus untuk ABK ketika pekerjaan selesai adalah USD 10 ribu (atau setara dengan Rp 178.281.000),” kata Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain Harahap kepada wartawan, Sabtu (15/8/2026).

Masih kata Kombes Pol Zulkarnain para ABK yang terdiri atas tujuh warga negara Myanmar dan satu warga negara Taiwan itu memiliki peran berbeda, karena itu upah masing-masing mereka juga berbeda.

Untuk Kapten Kapal digaji sebesar USD 3.000 atau sekitar Rp 53,4 juta, sementara posisi lainya seperti chief engineer menerima USD 2.800 atau sekitar Rp 49,9 juta, dan posisi terendah yakni koki digaji USD 1.000 atau sekitar Rp 17,8 juta.

Sementara peran pengendali menerima gaji bulanan sebesar NT $ 50 ribu atau sekitar Rp 27,8 juta dengan bonus setiap pengantaran mencapai NT$100 ribu (55,6 juta).

Sebelumnya TNI AL bersama satgas gabungan mencegat kapal kargo MV King Sun di perairan Berakit, Bintan, operasi ini merupakan pemantauan panjang sejak Februari 2026.
(Tim)

Polsek Kembangan Dorong Kepedulian Lingkungan, 20 Pohon Ditanam Di Hutan Kota Srengseng

dutainfo.com-Jakarta: Menjaga lingkungan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar.

Sebuah pohon yang ditanam, sampah yang dipilah, hingga barang bekas yang diubah menjadi karya kreatif dapat menjadi langkah sederhana untuk merawat bumi.

Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan Restorasi Lingkungan melalui Penanaman Pohon, Edukasi Pemilahan Sampah dan Pelatihan Daur Ulang Sampah Menjadi Produk Kreatif yang digelar di kawasan Hutan Kota, Jalan H. Kelik, RT 08/06, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sejumlah unsur pemerintahan, TNI-Polri, Muhammadiyah serta masyarakat. Hadir di antaranya Pengawas Sudin Lingkungan Hidup Subarna Martadinata, Danramil 07/Kebon Jeruk yang diwakili Sertu Heru, Kapolsek Kembangan yang diwakili Iptu M. Yunus, Camat Kembangan Moch Fahmy Karsawijaya, Lurah Srengseng Tarisman, Ketua PDM Jakarta Barat Dr. Ir. H. Narmodo, M.Ag., narasumber pelatihan Tri Sugiarti serta unsur Dinas Perhubungan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, dilanjutkan laporan serta sambutan dari sejumlah pihak.

Suasana kemudian semakin semarak saat peserta mengikuti prosesi penanaman pohon secara simbolis di kawasan Hutan Kota Srengseng.

Sebanyak 20 pohon ditanam, terdiri dari empat pohon nyamplung, empat pohon jati, empat pohon mahoni, empat pohon keben dan empat pohon kopsia.

Pohon-pohon tersebut diharapkan dapat tumbuh menjadi bagian dari ruang hijau yang memberikan manfaat bagi masyarakat di kemudian hari.

Tidak berhenti pada kegiatan menanam, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya.

Sampah tidak lagi dipandang semata-mata sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi dapat memiliki nilai manfaat apabila dikelola dengan baik.

Peserta juga mengikuti praktik pengolahan sampah menjadi berbagai produk kreatif dan souvenir.

Kegiatan ini memberikan pesan bahwa kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan kreativitas dan pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, sebanyak delapan tempat sampah turut dibagikan untuk ditempatkan di sejumlah fasilitas, seperti masjid, sekolah dan lingkungan cabang Muhammadiyah.

Kapolsek Kembangan melalui perwakilannya turut mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari sinergi kepolisian dengan pemerintah, TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.

Kegiatan restorasi lingkungan ini menjadi contoh bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat, komunitas, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan serta seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap masa depan lingkungan.

Di tengah padatnya kawasan perkotaan Jakarta, keberadaan ruang hijau seperti Hutan Kota Srengseng menjadi sangat berarti.

Menjaganya bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk anak-anak yang kelak membutuhkan udara bersih, ruang hijau dan lingkungan yang sehat.

Satu pohon mungkin terlihat sederhana. Satu sampah yang dipilah mungkin terasa kecil. Namun ketika dilakukan bersama, langkah kecil tersebut dapat menjadi gerakan besar untuk menjaga lingkungan dan masa depan.

( Hdr/Ril )

BNN, Ungkap Semua Bandar Narkoba Di Kampung Bahari, Miliki Senpi Untuk Lawan Petugas.

Dutainfo.com-Jakarta: Semua bandar narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara memiliki senjata api yang disiapkan untuk melawan petugas, jika terjadi penangkapan, hal ini diungkapkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN)

“Para bandar besar di Kampung Bahari sudah mempersiapkan diri dengan membeli senjata senjata secara ilegal untuk melawan petugas dan mengkondisikan perlawanan kepada aparat jika dilakukan operasi di Kampung Bahari,” ujar Direktur Penindakan Dan Pengejaran BNN Brigjen Roy Hardy Siahaan, Jumat (14/8/2026).

Pada Rabu (12/8) lalu, BNN meringkus gembong narkoba Kampung Bahari berinisial MR alias Bos Gendut di sebuah salon kecantikan di Mangga Besar, Jakarta Barat.

Menurut pengakuan bos gendut mengaku ada sejumlah barang bukti, termasuk senjata yang disimpan di rumahnya.

“Berdasarkan pengakuan bos G di rumahnya masih ada narkoba jenis sabu 1 kg, ekstasi, vape, uang tunai, dan senjata api merk Glock, tim BNN melakukan penggeledahan rumah dengan bantuan Brimob Polda Metro Jaya,” ujar Brigjen Roy.

Selain rumah bos gendut, petugas juga menggeledah rumah milik dua bandar besar lainya.

“Tim juga melakukan penggeledahan ke rumah bandar besar Kampung Bahari yakni Arif als Lopes, dan Kimmul, berdasarkan informasi mereka semua memiliki senjata api,” kata Roy.

Bos Gendut terlibat dalam kasus kepemilikan sabu seberat 98 kg, senjata api, sejumlah emas batangan dan sebagainya.
(Tim)

Diresnarkoba Polda Metro Jaya Tangkap Lab Vape Etomidate Di Apartemen Jakut Dan Tangerang

Dutainfo.com-Jakarta: Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Clandestine Lab atau laboratorium rahasia yang digunakan untuk memproduksi narkotika jenis etomidate laboratorium tersebut berlokasi di Tangerang dan dikembangkan di Apartemen Penjaringan, Jakarta Utara.

Dalam hal ini polisi mengamankan seorang warga negara asing (WNA), asal China yang diketahui telah menjalankan aktivitas pembuatan dan peredaran etomidate selama kurang lebih satu bulan.

Polisi menyelidiki sedikitnya 15.000 unit cartridge vape berisi etomidate telah beredar di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Polda Metro Jaya akan merilis dan menyampaikan hasil ungkap tindak pidana narkoba jaringan internasional yang melibatkan warga negara China,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Ahmad David, Kamis (13/8/2026).

Masih menurut Kombes Pol Ahmad David, dihadapan kita semua ini adalah barang bukti yang berhasil diamankan yakni cartridge etomidate siap pakai sebanyak 350 unit, kemudian bahan baku untuk pembuatan etomidate sebanyak 2,8 kg.

“Apabila diproduksi bahan baku tersebut dapat menghasilkan 14.000 unit cartridge yang mengandung etomidate, kami jelaskan pula bahwa bahan baku ini diimpor dari Vietnam,” kata David.
(Tim)