TNI Gelar Latgab SGS 2026

Foto: (ist)

Dutainfo.com-Jakarta: Tentara Nasional Indonesia (TNI) gelar Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) V 2026 mulai akhir Agustus hingga pertengahan September mendatang di tiga pulau besar di Indonesia.

Latgabma SGS ini diikuti 4.743 personel multinasional dari 21 negara dan berlangsung 31 Agustus – 11 September 2026.

Pembukaan ini dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Sesko TNI Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8/2026).

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, mengatakan latihan dilaksanakan di Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan.

“Super Garuda Shield ini dilaksanakan setiap tahun di Indonesia, yang hadir ada 21 negara tahun ini, kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dilaksanakan,” ungkap Agus di Bandung, dikutip dari Antara.
(Tim)

Kejagung Ungkap Uang Rp 401 Miliar

Dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung ungkap modus yang diduga digunakan PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) dalam perkara kasus dugaan korupsi tata kelola nikel terkait di Sulawesi Tenggara, periode 2017-2020.

“PT CNI diduga tidak memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), saat menjalankan operasi pertambangan, namun perusahaan tersebut juga tetap melakukan ekspor nikel,” ujar Dirdik Jampidsus Kejagung RI, Saiful Bahri Siregar, Senin (31/8/2026).

Masih kata Saiful Bahri Siregar, pada 2017-2019, di Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat perusahaan pertambangan nikel yang memiliki IUP Operasi Produksi yakni PT CNI yang belum memiliki RKAB namun telah memiliki rekomendasi ekspor.

PT CNI juga diduga melakukan kongkalingkong bersama penyelengara negara untuk memanipulasi kadar nikel agar memenuhi syarat ekspor diatas 1,7 persen.

“Selanjutnya pihak PT CNI bersama-sama dengan penyelengara negara melakukan pengaturan sedemikian rupa sehingga didapatkan kadar nikel dengan nilai hasil uji kadar kurang dari 1,7 persen untuk memenuhi syarat ekspor yang seharusnya diatas 1,7,” sambung Saiful.

Tak hanya itu Saiful, menyebut PT CNI juga diduga menggunakan dokumen yang tak sah untuk melakukan ekspor nikel secara tidak sah.

“Bahwa terdapat kerugian keuangan negara sebagaimana Laporan Hasil Perhitungan Kerugian Negara dari BPK sebesar Rp 401.653.737.469,69,” ungkapnya.

Sebelumya Kejaksaan Agung RI, menerima penyerahan uang senilai Rp 401 miliar dalam kasus dugaan korupsi tata kelola nikel periode 2017-2020 di Sulawesi Tenggara yang melibatkan PT Ceria Nugraha Indotama (CNI).

Dijelaskan Saiful, uang tersebut kini dititipkan ke Bank Mandiri pada Rekening Pemerintah Lainya (RPL) atas nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.
(Tim)

Polisi Grebek Lapak Narkoba Di Kampung Ambon

Dutainfo.com-Jakarta: Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan patroli preventif crime strike di wilayah Kampung Ambon, Jakarta Barat.

“Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah sekaligus antisipasi potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta gangguan keamanan di wilayah yang menjadi sasaran patroli,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (31/8/2026).

Patroli ini dipimpin Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Indah Hartantiningrum dengan melibatkan 25 personel.

Dari hasil patroli polisi menemukan lapak yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi narkotika, polisi mendapati alat isap atau bong bekas pakai, plastik klip yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika, korek api, serta tabel harga sewa alat yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Masih kata Budi, polisi juga menemukan minuman keras serta sejumlah senjata tajam berupa samurai dan clurit yang berada disekitar lokasi.

“Patroli juga dilakukan sebagai bentuk kehadiran polisi ditengah masyarakat sekaligus langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan,” ungkapnya.
(Tim)

Kapolsek Palmerah: Tak Perlu Ragu Melintas Di TL Slipi, Situasi Sudah Kondusif

dutainfo.com-Jakarta: Situasi di kawasan Traffic Light (TL) Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, kembali kondusif pasca aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8/2026).

Pantauan di lokasi pada Jumat (28/8/2026), aktivitas masyarakat di sekitar TL Slipi telah kembali berjalan normal. Arus lalu lintas juga kembali dipadati kendaraan seperti kondisi pada umumnya.

Kapolsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat AKP Parman Nainggolan, didampingi Camat Palmerah Bpk Febri, perwakilan Danramil 03 GP Peltu E Rustandi, serta Satpol PP, memastikan kondisi kawasan Slipi saat ini aman dan kondusif.

AKP Parman mengatakan, sejumlah kejadian sempat terjadi di sekitar kawasan tersebut saat berlangsungnya aksi unjuk rasa, termasuk adanya pembakaran.

Namun, setelah aksi berakhir, situasi terkini pada Jumat, 28/8/2026 berangsur kembali normal dan masyarakat telah dapat beraktivitas seperti biasa.

“Untuk saat ini kegiatan masyarakat sudah kembali berjalan normal. Bahkan sudah ada kemacetan-kemacetan seperti biasa, aktivitas masyarakat sudah kembali normal,” ujar AKP Parman dilokasi, Jumat, 28/8/2026

Kapolsek Palmerah juga mengimbau masyarakat yang hendak beraktivitas maupun melintas di kawasan TL Slipi agar tidak perlu merasa khawatir.

Polisi bersama unsur tiga pilar terus melakukan pemantauan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami sarankan kepada masyarakat yang akan melaksanakan aktivitas tidak usah ragu untuk melewati TL Slipi karena semua sudah berjalan seperti biasa,” jelasnya.

Selain itu, AKP Parman mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang dapat memicu tindakan anarkis dan pengerusakan fasilitas umum.

“Kami memberikan imbauan agar tidak gampang terprovokasi untuk melakukan kegiatan-kegiatan pengerusakan, karena itu akan merugikan kita sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Palmerah Bpk Febri menyampaikan bahwa pihaknya bersama unsur tiga pilar dan masyarakat telah melakukan sejumlah kegiatan untuk memastikan kawasan Slipi kembali bersih dan nyaman setelah aksi unjuk rasa.

“Alhamdulillah di kawasan ini sudah normal kembali untuk masyarakat melakukan aktivitas dengan baik pasca aksi unjuk rasa sejak tadi malam. Sudah dilaksanakan kegiatan kebersihan bersama dengan pihak terkait,” kata Febri.

Ia berharap masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan nyaman serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kami berharap masyarakat dapat merasakan tetap kenyamanan dalam beraktivitas. Silakan berkegiatan dengan baik dan tentunya kami harapkan untuk tidak terpancing dan terprovokasi,” ujarnya.

Polsek Palmerah bersama unsur tiga pilar akan terus melakukan pemantauan di kawasan TL Slipi guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun melintas di wilayah tersebut.

( Hdr/Ril )

Polda Metro Jaya Amankan Sejumlah Orang Terkait Perusuh Muncul Setelah Aksi Depan Gedung DPR Berakhir

Dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya mengamankan sejumlah orang terkait aksi penyampaian pendapat di depan gedung MPR/DPR RI, polisi mengatakan kelompok perusuh datang setelah demontrasi bubar.

“Setelah rangkaian penyampaian aspirasi berakhir dan sebagian besar massa meninggalkan lokasi, muncul sekelompok perusuh yang mengganggu situasi Kamtibmas yang mencoba melakukan perusakan, aksi-aksi vandalisme, serta melakukan pelemparan kepada petugas,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Jumat (28/8/2026).

Masih kata Kombes Pol Budi, petugas dapat menangani kelompok perusuh ini.

Ratusan orang diamankan ke Polda Metro Jaya, saat ini mereka masih diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Perlindungan Perempuan dan Anak Serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polda Metro Jaya.

Berdasarkan hasil pendataan, sebanyak 322 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan.
(Tim)