
Category Archives: Redaksi
Polres Jakarat Barat Tangkap Dua Mahasiswa Bandar Narkoba

Foto: Barang bukti ganja yang diamankan Polres Jakbar
dutainfo.com-Jakarta: Dua orang mahasiswa Universitas di Jakarta Barat ditangkap Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat, kedapatan memiliki ganja dan menjadi bandar ganja di Kampusnya.
“Ya benar ada dua mahasiswa yang ditangkap kasus narkoba, di universitas swasta di Jakarta,” ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz pada awak media, Minggu (28/7/2019).
Masih kata Erick, saat ini kedua mahasiswa tersebut masih dalam penyidikan dan pengembangan kasus.
Penyidik masih memeriksa keduanya yang berinisial TBW dan PH apakah keduanya bandar atau pemasok.
Kedua mahasiswa itu ditangkap oleh Kanit 3 Narkoba Polres Jakarta Barat, AKP Achmad Ardhy Sik di lingkungan universitas di Jakarta.
“Saat ditangkap petugas juga menyita puluhan kilogram ganja siap edar yang sudah dikemas rapih,” ugkap AKBP Erick.
Kami akan terus mengungkap jaringan narkoba kampus ini yang lebih luas lagi, tutupnya. (Elw/Hdr)
Polres Jakbar Limpahkan 75 Pelaku Rusuh Ke Kejari Jakbar

Foto: Para pelaku kerusuhan 21-22 Mei 2019 diserahkan pada pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat oleh Polres Jakarta Barat
dutainfo.com-Jakarta: Penyidik Reskrim Polres Jakarta Barat telah menuntaskan proses penyidikan tahap 1 terkait para pelaku kerusuhan 21-22 Mei di Petamburan, Slipi, Jakarta Barat, sebanyak 75 pelaku beserta barang bukti dilimpahkan pada pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat,.Pada Kamis (18/7/2019).
“Ya benar 75 orang pelaku kerusuhan 21-22 Mei di Slipi Petamburan Jakarta Barat dinyatakan P21 oleh Kejaksaan dan kita limpahkan berikut barang buktinya, pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu, pada awak media, (18/7).
Artinya tugas kepolisian dalam menangani tahap 1 proses penyidikan para pelaku kerusuhan ini sudah selesai dan selanjutnya pelaku dan barang bukti beralih tanggungjawab ke pihak Jaksa Penuntut Umum,” ungkap AKBP Edy. (Hdr/elw)
Jaksa Agung: Hoax anak saya ditangkap KPK

Foto: Jaksa Agung HM Prasetyo
dutainfo.com-Jakarta: Sempat beredar informasi bahwa Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Bayu Adhinugroho Arianto terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK, namun hal tersebut adalah Hoax.
Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan jaksa yang terkena OTT adalah bukan putranya yang menjabat sebagai Kajari Jakarta Barat.
“Tidak benar (Hoax) anak Jaksa Agung ditangkap KPK, ini ada angin-angin enggak ada itu, anak saya insyaallah berintegritas,” ujar HM Prasetyo, pada awak media, Jum’at (28/6/2019).
Masih kata Prasetyo, dua jaksa yang ditangkap oleh tim KPK bersama tim Kejaksaan diduga terkait dengan penanganan kasus penipuan (378).
Jadi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua jaksa merupakan kolaborasi bersama KPK, ungkap Prasetyo.
Sementara informasi yang diterima ke dua jaksa yang ditangkap KPK bertugas di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Hingga saat ini kedua jaksa masih diperiksa di KPK. (Tim)
Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya Digelar Polres Jakarta Barat

Foto: Apel pasukan pengamanan Idul Fitri 2019 di Kota Tua Jakbar
dutainfo.com-Jakarta: Polres Jakarta Barat bersama Kodim 0503/JB dan unsur Pemkodya Jakarta Barat mengelar apel pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2019, menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, digelar di Halaman Kota Tua Taman Sari Jakarta Barat, Selasa (28/5/2019).
Sebanyak 399 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan Lebaran 2019.
Dalam sambutanya Waka polres Jakarta Barat AKBP Hanny Hidayat Sik MH yang didampingi Dandim 0503/JB Letkol Arh Jatmiko Adhi, membacakan amanat Kapolri yang berisi bahwa operasi ketupat jaya akan digelar selama 13 hari mulai Rabu dinihari tanggal 29 Mei 2019 sampai dengan Senin 10 Juni 2019.
“Apel pasukan ini digelar untuk mengecek kesiapan personel, peralatan, dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergitas dan soliditas komponen penyelengara,” ujar AKBP Hanny.
Masih kata Hanny, apel gelar pasukan ini juga diselenggarakan dengan maksud untuk menunjukan kesiapan penyelengaraan operasi kepada publik sehingga menimbulkan rasa aman, nyaman, bagi masyarakat.
“Nantinya personel gabungan akan ditempatkan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan saat perayaan lebaran,” ungkap AKBP Hanny.
Fokus pengamanan dalam operasi ketupat 2019 adalah keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, akan ada petugas yang berjaga selama 24 jam penuh, tutupnya. (Hdr/ Chand)
