Kapolda Metro Jaya Akan Tindak Tegas Ormas Yang Sweeping

Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono.

dutainfo.com-Jakarta: Polisi akan bertindak tegas apabila ada organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan aksi sweeping pada malam Natal dan Tahun Baru, hal tersebut disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, saat, saat memimpin apel gelar pasukan gabungan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/12/2019).

“Kalau ada yang sweeping, siapapun akan kami tindak tegas,” ujar Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, pada awak media.

Kami siap menjaga keamanan warga DKI Jakarta yang merayakan Natal dan Tahun Baru.

“Pertama kita meminimalisir terjadinya ganguan keamanan, kejadian seperti pencurian rumah kosong kita minimalisir, copet, premanisme, dan aksi sweeping,” tegasnya.

Personel Polri akan ditempatkan diruas-ruas jalan, guna mengatur lalu lintas kemacetan.

Hal yang sama dikatan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, bagi ormas yang melakukan sweeping bisa dipidanakan.
(Tim)

Apes Pelaku Jambret HP Di Jakbar Ditangkap Polisi

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Tambora Jakarta Barat, mengamankan dua pelaku aksi jambret yakni AW (25) dan HI (28), di Tambora, Jakarta Barat pada Senin (16/12) malam.

Korban saat itu tengah asyik chat di Whats App di pinggir Jalan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat.

“Ya benar saat itu korban tengah berhenti guna membalas Whats App hingga datang dua pelaku dari samping kanan dan merampas HP Korban,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Iverson Manossoh SH, pada awak media, Rabu (18/12/2019).

Masih kata Iver Son, mengetahui hal itu korban berteriak minta tolong, sejumlah warga kemudian mengejar pelaku hingga ke arah Krendang.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin menambahkan saat kejadian kebetulan ada anggota Polsek Tambora yang sedang observasi wilayah, sehingga terikan warga didengar petugas dan bersama-sama mengejar pelaku.

“Dengan dibantu warga anggota berhasil mengamankan dua pelaku AW dan HI,” ungkap AKP Supriyatin.

Hingga kini kedua pelaku dan barang bukti masih berada di Mapolsek Tambora, Jakarta Barat, guna proses hukum lanjutan,tutupnya.
(Elw/Hdr)

TP4 Resmi Dibubarkan Oleh Kejagung

Foto: Kapuspenkum Kejagung RI Mukri

dutainfo.com-Jakarta: Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4) resmi dibubarkan oleh pihak Kejaksaan Agung RI.

Pembubaran TP4 diputuskan dalam rapat kerja Kejaksaan Agung RI di Cipanas, Puncak Jawa Barat sejak Selasa (3/12/2019).

“Resmi dibubarkan tidak ada lagi TP4,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Mukri, pada awak media, Rabu (4/12/2019).

Masih kata Mukri TP4 P maupun TP4 D semua resmi dibubarkan.
Namun lanjut Mukri meski sudah dibubarkan TP4, pengawasan proyek strategis pemerintah tetap akan dilakukan.

“Pengawasan nantinya akan dikembalikan ke tim Intelijen Kejaksaan Agung,” kata Mukri.
Waluapun TP4 sudah dibubarkan, namun substansi pekerjaan tetap melekat pada tupoksi kita dibidang Intelijen, ungkapnya. (Tim)

Wajagung: Kasipenkum Kejati agar berikan informasi untuk wartawan

Foto: Wakil Jaksa Agung RI Arminsyah (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung melalui Wakil Jaksa Agung (Wajagung) meminta kepada kepala seksi penerangan dan hukum se Kejaksaan Tinggi Indonesia agar terus mendorong terwujudnya optimalisasi informasi publik oleh seluruh jajaran Kejaksaan RI.

” Informasi tidak selalu bed news is a good news tapi a good news bisa juga good news semua bagaimana kita mengemasnya, sehingga informasi yang disampaikan pada wartawan berguna bagi masyarakat,” ucap Wakajagung Arminsyah, (25/9/2019).

Arminsyah juga mengakui ada kemajuan pemenuhan informasi publik oleh para Kasi Penkum baik yang disalurkan melalui Puspenkum Kejagung maupun disampaikan langsung ke masyarakat.

“Kejaksaan Agung selalu monitor via video Conference dan sudah berjalan baik dan harus lebih ditingkatkan,” tegas Arminsyah.

Himbauan Wakil Jaksa Agung Arminsyah ini dikatakan saat kegiatan evaluasi penggunaan Drone oleh para Kasi Penkum Se Kejati Indonesia di Badiklat Kejaksaan RI, Ragunan Jakarta Selatan.
(Tim)