Akhirnya Polres Jakbar Bekuk Penusuk WNA China

dutainfo.com – Jakarta : Polisi mengungkap motif penusukan warga negara asing (WNA) China berinisial berinisial XT (33) oleh rekannya sendiri yang juga merupakan WNA China LQ (36).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce mengatakan, kejadian ini terjadi di sebuah ruko di wilayah Cengkareng Timur Jakarta Barat.

Saat itu korban yang tengah duduk di hampiri oleh tersangka dan langsung di tusuk dibagian punggung kiri sebanyak satu kali.

Kepada petugas, tersangka mengaku, tega melakukan penusukan tersebut lantaran cemburu karena melihat kedekatan istrinya dengan korban.

“Mereka satu tempat kerja. Pelaku, korban, dan istri satu tempat kerja di sebuah layanan jasa ekspedisi elektronik,” kata Pasma, di Polres Jakarta Barat, Selasa (21/6/2022).

Dugaan perselingkuhan, kata Pasma, hanya dugaan pelaku saja. Padahal istri pelaku, tidak menjalin asmara dengan korban.

“Ini hanya dugaan saja, karena pelaku merasa cemburu atas kedekatan antara istrinya dengan korban di tempat kerjaan. Sehingga timbul tuduhan-tuduhan perselingkuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Joko Dwi Harsono mengatakan tidak ada bukti perselingkuhan antara korban dan istri pelaku.

Petugas tidak menemui bukti chat yang mengandung unsur kemesraan antara mereka.

“Enggak, dugaannya dia (pelaku) aja, kecemburuan. Statusnya (istri dan pelaku) sedang mau bercerai,” tutup Joko.

Kami berhasil mengamankan pelaku setelah melakukan proses penyelidikan

Pelaku kerap berpindah tempat usai melakukan aksi penusukan terhadap korban

Tim dibawah pimpinan kanit krimum Polres Metro Jakarta Barat Akp Avrilendy dan Kasubnit Jatanras Ipda M Rizky Ali Akbar berhasil mengamankan pelaku

“Pelaku diamankan di sebuah apartemen dikawasan Grogol Petamburan Jakarta Barat,” terang joko

Polisi berhasil mengamankan sebilah senjata tajam jenis pisau yang digunakan pelaku. Serta pakaian yang dikenakan oleh pelaku saat melakukan aksinya.

Meski keduanya merupakan warga negara asing namun pelaku diganjar sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Pelaku terancam dikenakan pasal 353 ayat 2 tentang Penganiayaan berencana dengan hukuman paling lama 7 tahun penjara. (Tim)

Di Kasus Mafia Migor Kejagung Periksa Presdir Alfamart

dutainfo.com-Jakarta: Dikasus mafia minyak goreng, kali ini penyidik pada Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, memeriksa Presiden Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya atau Alfamart, Anggara Hans Prawira.

Sebelumnya penyidik Kejagung juga memeriksa Direktur Charoen Pokphand.

“Ya benar Anggara Hans Prawira diperiksa dalam kapasitas saksi dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya pada Januari 2021 hingga Maret 2022,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI. Ketut Sumedana, pada awak media, Jumat (20/5/2022).

Masih kata Ketut, Anggara dimintai keterangan saksi atas lima orang tersangka kasus mafia minyak goreng.

Selain itu pemeriksaan ini guna memperkuat pembuktian sekaligus melengkapi pemberkasan kasus mafia minyak goreng.

“Guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan,” ungkap Ketut.

Sebelumya pihak penyidik Pidsus Kejagung RI, telah menetapkan lima orang tersangka dan langsung dijebloskan ke penjara.

Kelima tersangka yakni Dirjen Daglu Kemendag RI Indrasari Wisnu Wardhana, Komut PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor, Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Grup Stanley MA, GM PT Musim Mas Pierre Togar Sitanggang, dan Penasihat Kebijakan Analis Independent Research dan Advisory Indonesia Lin Che Wei.
(Tim)

Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Musnahkan Barbuk Narkoba dan Perkara Pidum Serta Teroris

Foto: Pemusnahan Barang Bukti Narkoba dan Pidum serta Teroris di Kejari Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana narkotika, yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht), dilaksanakan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, melalui Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, di Halaman Parkir Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Jl Kembangan Raya No 1, Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa (22/3/2022).

Hadir dalam kegiatan pemusnahan barang bukti diantaranya Kajari Jakarta Barat Dwi Agus Arfianto, Waka Polres Jakarta Barat AKBP Bismo, Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Rampasan Kejari Jakbar Feriando Rusmand, Pasi Intel Kodim 0503/JB Mayor Inf Missin MD, Kasi Pidum Kejari Jakbar Sunarto, serta tim Pengelolaan Barang Bukti dan Rampasan Kejari Jakarta Barat.

“Ya benar kami melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba yang telah berkekuatan hukum tetap atau Inkracht,” ujar Kajari Jakarta Barat, Dwi Agus Arfianto, Selasa (22/3/2022).

Masih kata Dwi, adapun barang bukti narkoba yang dimusnahkan diantaranya, jenis Kristal Metamfetamine 437, 9029 gram, Ganja 3435, 9507 gram, Jenis MDMA 2,1025 gram, jenis Tablet Pfpp 0,344 gram dan jenis Olanzapine 7,8444 gram.

Sementara Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Jakarta Barat, Feriando Rusmand SH,MH, menambahkan kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba ini dilaksanakan pada pukul 9.00 WIB yang dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Kapolres Jakarta Barat, Dandim 0503/JB serta Walikota Jakarta Barat.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan selain narkoba terdapat perkara pidana umum dan teroris, sambung Feriando Rusman SH,MH.

“Pemusnahan barang bukti ini dengan cara di bakar, dan ada yang dipotong seperti senjata tajam.” ungkapnya.

Pemusnahan barang bukti narkoba ini juga tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, tutupnya. (Hdr/iyl)

Patroli Perintis Presisi Polres Jakbar Amankan 5 Pemuda Yang Akan Tawuran

Foto: Lima Terduga pelaku tawuran di Jakarta Barat diamankan Polisi

dutainfo.com-Jakarta: Lima pemuda yang diduga akan tawuran di Kawasan Puri Mansion, diamankan Tim Patroli Presisi Polres Jakarta Barat dan Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya, pada Minggu 23 Januari 2022.

“Ya benar Tim gabungan Perintis Presisi Polres Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya menjumpai adanya aksi tawuran di Kawasan Puri Mansion Cengkareng, Jakarta Barat, ujar Kasat Samapta Polres Jakarta Barat Kompol Rahmad Sujatmiko, Senin (24/1/2022).

Masih kata Kompol Rahmad, selain membubarkan aksi tawuran petugas, juga mengamankan lima orang pemuda berikut senjata tajam.

Adapun senjata tajam berjenis Clurit dan Samurai sebanyak 4 senjata tajam.

Kelima pelaku berikut senjata tajam diamankan ke Reskrim Polres Jakarta Barat guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut, tutup Kompol Rahmad. (Hdr)

Hakim Dan Panitera PN Surabaya Ditangkap KPK

dutainfo.com-Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Itong Isnaeni Hidayat dan Panitera PN Surabaya Hamdan, keduanya telah dibawa ke Gedung KPK, Jakarta Selatan.

Kamis 20/1/2022, pukul 20.19 WIB, Hakim Itong dan Panitera Hamdan tiba di Gedung KPK dikawal ketat petugas KPK.

“Ya benar pada 19 Januari 2022, Tim KPK melakukan OTT di Surabaya Jawa Timur, diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait penanganan perkara di PN Surabaya,” ungkap Plt Jubir KPK Ali Fikri, pada awak media, Kamis (20/1/2022).

Masih kata Ali, selain Hakim dan Panitera ada pengacara yang ikut diamankan.

Namun Ali belum merinci secara detail.

Sementara Ketua KPK Firli Bahuri, mengatakan kami masih bekerja dulu ya.
(Tim)