Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Lepas Dua Kasi dan Terima Empat Kasi

Foto: Kajari Jakarta Barat DR Patris Yusrian Jaya bersama mantan Kasi Pidum Bohal Dan mantan Kasubag Bin Priambudi saat sertijab

dutainfo.com- Jakarta: Dua Kepala Seksi dilingkungan Kejaksaan Negeri JaKarta Barat, diserah terimakan dari pejabat lama kepada pejabat baru diantaranya, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum dan Kepala Sub Bagian Pembinaan serta Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus yang sempat Kosong beberapa waktu.

Serah terima jabatan para Kasi dilakukan Kajari Jakarta Barat Patris Yusrian Jaya, bertempat di aula Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, pada Senin (12/3/2018), diikuti oleh para pejabat, Jaksa, dan pegawai Kejari Jakarta Barat.

Dalam amanatnya Kajari Jakarta Barat Patris meminta pada para Kasi yang baru dilantik segera menyesuaikan diri, perhatikan kerapian pada baju dan disiplin lainnya, karena saya yakin pada kalian adalah orang-orang pilihan yang masuk di Kejari Jakarta Barat serta pimpinan tak salah menempatkan kalian bertugas disini.

Dan Kepada Kasi Pidum yang lama Bohal Parlamboan Lubis SH, MH, dan Kepala Sub Bagian Pembinaan yang lama, Priambudi, kami atas nama pimpinan, para Jaksa, dan seluruh staf Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, mengucapkan terimakasih atas kinerja selama ini, tanpa ada permasalahan semua baik dan bagus, saya juga berharap semoga anda berdua akan lebih sukses ditempat tugas yang baru, ujarnya.

Pantauan dutainfo.com terdapat enam Kepala Seksi dilingkungan Kejari Jakarta Barat yang diserah terimakan, satu diantaranya adalah jabatan baru yakni Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan.

Berikut para Kasi yang dilepas dan diterima oleh Kajari Jakbar :
1. Kasi Pidum Baru Wuriadhi Paramita SH, MH menggantikan Kasi lama Bohal Parlamboan Lubis SH, MH dipromosi menjadi Kasi Teroris dan Hubungan Antar Lembaga pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
2. Kasi Pidana Khusus Baru Dinar Kripsiaji SH, MH.
3. Kasubag Bin Baru Asep Hasan Sofwan SH, menggantikan pejabat lama Priambudi SH, MH.
4. Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Putri Ayu Wulandari SH, MH. (Hendrik)

Foto: Sertijab Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, dari pejabat lama Bohal Parlamboan Lubis kepada pejabat baru Wuriadhi Paramita, di Aula Kejari Jakbar

Kajari Jakarta Barat Lantik Para Kasi Kejari Jakarta Barat

Foto: Kajari Jakarta Barat DR Patris Yusrian Jaya saat melantik Para Kasi di Kejari Jakarta Barat

dutainfo.com- Jakarta: Bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Patris Yusrian Jaya, melantik para Kepala Seksi yang baru yang akan bertugas di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Senin (12/3/2018).
Pantauan dutainfo.com agenda pelantikan para Kasi dilingkungan Kejari Jakarta Barat, dilaksanakan pada Pukul 10.00 WIB.
Kajari Jakarta Barat Patris Yusrian Jaya menyematkan tanda jabatan kepada Kasi Tindak Pidana Umum yang Baru, Wuriadhi Paramita yang sebelumnya menjabat Kasi Pidum di Baleendah Bandung, Jawa Barat, mengantikan pejabat lama Bohal Parlamboan Lubis SH, MH yang mendapat promosi menjadi Kepala Seksi Teroris dan Hubungan antar Lembaga pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Selain itu juga terdapat pergantian Kasi Tindak Pidana Khusus yang baru, Dinar Kripsiaji SH, MH, Kasubag Bin dari pejabat lama Priambudi SH, MH yang digantikan oleh Asep Hasan Sofwan SH, serta terdapat posisi jabatan baru di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat yakni Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan yang dijabat Putri Ayu Wulandari sebelumnya menjabat Kasubag Bin pada Kejari Cilegon, Banten.
Sementara ditempat yang sama Ketua Panitia Pelaksaan Sertijab Teguh Ananto yang juga menjabat sebagai Kasi Intelijen Kejari Jakarta Barat, mengatakan acara tersebut berjalan lancar, aman , dan tertib serta sukses hal ini juga berkat kerjasama yang baik dan kompak seluruh personel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, tutupnya (Hendrik)

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat lepas Dua Kasi dan Terima Empat Kasi (Hukrim)

Aparat Gabungan TNI-Polri Grebeg Oplosan Gas Di Tangsel

Foto:Dandim 0506 Tangerang Letkol Inf Gogor dan Petugas Kepolisian dalam ungkap kasus Oplosan Gas ilegal

dutainfo.com-Jakarta: Sejumlah aparat gabungan TNI – Polri dari Kodim 0506 Tangerang dan Polres Tangsel, menggerebek te mpat penyuntikan gas ilegal pada Sabtu dinihari tadi. Hasilnya ribuan tabung gas bersubsidi diamankan dari lokasi yang beroperasi lima hari terakhir.

” Ya berdasarkan informasi dari anggota Koramil 04 Serpong maka kami lakukan pengerebekan dan benar ada aktivitas ilegal di lokasi yang beralamat di Kampung Jati, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong,” ujar Dandim 0506 Letkol Inf Gogor, pada awak media, Sabtu (10/3).
Masih kata Gogor pihaknya juga mengamankan tujuh pekerja, dilokasi terdapat puluhan pekerja, namun banyak yang melarikan diri saat dilakukan pengherebekan.
Ketujuh pekerja yang berhasil diamankan adalah sebagai sopir dan kernet, selanjutnya kami serahkan pada pihak Polres Tangsel, ungkap Gogor.
Pengakuan dari ke Tujuh pekerja ini kegiatan penyuntikan gas subsidi ke non subsidi baru berjalan 5 hari.
Selain pekerja aparat juga mengamankan 1.340 tabung gas 3 kg, 120 tabung gas 12 kg, dan 17 tabung gas berukuran 40 kg.
Dan juga kami sita 5 unit kendaraan terdiri 2 truk, 2 pikup, dan 1 mobil Suzuki APV, serta kendaraan roda dua sebanyak 6 unit, kata Gogor.
Selanjutnya kita berkoordinasi dengan pihak Polres Tangsel, guna pengusutan lebih lanjut, tutupnya. (Iyl/tim)

Kadispen TNI AD: Pratu Randi dan Guru tewas karena terseret air

Foto: Kadispen TNI AD Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Insiden kecelakaan Tank milik Kostrad masuk Sungai Bogowonto saat membawa sejumlah murid taman kanak-kanak (TK), di Purworejo, Jawa Tengah. Hingga menewaskan Prajurit Satu Randi, dan guru TK, Iswandari.

” Ya kedua korban tewas karena terbawa arus air karena kelelahan menyelamatkan anak-anak yang jatuh ke air,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, pada awak media Sabtu (10/3/2018).

Masih kata Alfret kedua korban Pratu Randi dan Ibu Iswandi meninggal di rumah sakit, karena kelelahan saat menolong anak-anak agar tidak terbawa arus, namun mereka sendiri terbawa arus.

Kecelakaan ini juga sebagai pelajaran penting bagi TNI AD dan kita harap tidak terjadi lagi di masa mendatang, tegas Alfred.

Kendaraan tempur milik TNI AD ini adalah Tank jenis M113, ungkap Kepala Penerangan Kostrad Letkol Inf Putra Widyawinaya.
Semua anak-anak selamat, semua aman, jelasnya. (Iyl/Penad)

Kejaksaan Agung Akan Segera Limpahkan Kasus Sudin PU Tata Air Jakbar

Foto: Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Warih Sadono (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kasus perkara dugaan korupsi proyek pengendalian banjir pada Sudin PU Tata Air Jakarta Barat, dengan tersangka AP segera di limpahkan ke pengadilan.

” Ya saya sudah minta pada tim penyidik agar dipercepat pemberkasannya, agar cepat dilimpahkan ke pengadilan,” ujar Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Warih Sadono, pada awak media (9/3/ 2018).

AP adalah mantan Kasi Pemiliharaan pada Sudin PU Tata Air Jakarta Barat, dia dijadikan tersangka terakhir dari 34 pejabat Sudin PU Tata Air di Lima Wilayah DKI, Jakarta, yang dijadikan tersangka proyek Swakelola berupa pengendali banjir di Jakarta.

Sebelumnya AP yang dinyatakan buronan ditangkap tim penyidik di Bojong Kulur, Bogor, pada Sabtu (3/3/2018), setelah 2 tahun buron.

Kasus ini terkait dengan pemotongan anggaran sebesar 30 persen. Nilai proyek pengendali banjir pada Sudin PU Tata Air Jakbar yang bersumber pada APBD DKI, Tahun 2013-201 4 sebesar Rp 92 miliar. (Hdr/tim)