Bos ADA Tour and Travel Dijemput Paksa Polisi

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Setelah dua kali mangkir dari panggilan polisi, Lasty Annisa pemilik (bos) ADA Tour and Travel, dijemput dengan upaya paksa oleh penyidik Keamanan Negara (Kamneg) Polda Metro Jaya.

” Ya karena yang bersangkutan sudah dipanggil kedua kalinya namun tidak datang dengan alasan tidak jelas maka dilakukan surat perintah membawa,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono, dalam keterangan pada awak media, Selasa (27/3/2018).

Dia (Lasty) dijemput oleh penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, di Bekasi Selasa (27/3) siang.
“Selanjutnya masih diperiksa,” kata Argo.

Pemilik ADA Tour and Travel Lasty dilaporkan oleh Lyra pada tanggal 8 Juni 2017 silam. Atas tuduhan telah menggelapkan uang Lyra guna perjalanan umrah dengan sang suami, Fadlan Muhammad.

Lyra dijanjikan berangkat umrah segera. Akan tetapi menunggu berbulan-bulan tak kunjung berangkat.

Lasty kemudian ditagih agar mengembalikan saja uang Lyra, namun permintaan itu selalu diulur-ulur. Hingga akhirnya Lyra menulis status di Instagramnya dan kemudian dilaporkan pada pihak kepolisian oleh Lasty. (Tim)

BNN: 26 Jaringan narkoba lokal dan gabungan internasional

Foto: Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari

dutainfo.com-Jakarta: 26 jaringan narkoba yang beroperasi di Indonesia merupakan, jaringan-jaringan gabungan lokal dan internasional, Badan Narkotika Nasional akan terus mengejar.

“Ya ada jaringan lokal dan gabungan dengan internasional,” ujar Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, pada awak media, di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, (26/3/2018).

Masih kata Arman, jaringan narkoba ini didominasi oleh jaringan negara Asean dan Asia Timur, yakni Hongkong, Taiwan, dan China. Jaringan ini biasa nya memasok narkoba lewat laut di daerah perbatasan Sumatera dan Kalimantan.

Namun jaringan ini juga sudah mulai menyelundupkan melalui darat dan udara. Seperti yang terjadi sekarang, kita lagi giatkan pengawasan di pantai timur Sumatera hingga barat Kalimantan melalui jalur laut.

Namun yang kita temukan sekarang jaringan ini tak lewat laut akan tetapi lewat jalur darat, melintasi batas negara Malaysia dengan Kalimantan, ungkap Arman.

Selanjutnya BNN akan terus melakukan koordinasi dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Oleh karenanya dalam pemberantasan dan penanggulangan narkoba di dunia adalah saling kerjasama dengan instansi-instansi terkait, yakni Interpol, mewadahi organisasi polisi internasional. Serta melibatkan mitra sesama penegak hukum di negara lain, tutup Arman Depari. (Hdr/iyl)

Kapuspen TNI: Dua prajurit TNI AD yang ditahan polisi Malaysia akan kembali ke pasukan

Foto: Kapuspen TNI Mayjen TNI Sabrar Fadhilah (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Dua prajurit TNI AD yang ditahan Polisi Malaysia sudah bisa kembali dan segera bergabung dengan induk pasukannya.

“Ya akan segera kembali ke induk pasukan,” ujar Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah, pada awak media, (26/3/ 2018).

Sudah ada laporan dari Danrem 121/ABW, bahwa ada pernyataan dari pihak kepolisian Malaysia, anggota kita sudah bisa dikembalikan, ucap Fadhilah.

Masih kata Fadhilah pihak TNI menghargai prosedur yang ditetapkan Malaysia untuk melakukan pemeriksaan anggota TNI AD, namun sudah siap untuk dikembalikan. Sekarang sedang dalam penjemputan oleh ILO dan Konjen RI di Kuching.

Dua prajurit TNI AD yang sempat ditahan oleh Polisi Diraja Malaysia yakni Praka Subur Arianto, dan Kopral Dua M Rizal, keduanya adalah anggota Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Infanteri 642/Kapuas.

Kedua nya ditahan pada hari Jum’at (23/3/2018) sekitar pukul 05.00 waktu setempat, mereka melakukan tugas pengendapan guna mencegah aksi penyelundupan di wilayah perbatasan kedua negara.

Namun tanpa disadari oleh dua prajurit ini memasuki wilayah negara Malaysia, hingga mereka dibawa ke Kantor Polis wilayah Landuk, Serawak, Malaysia. (Hdr/puspen tni)

Terkait Kasus Pembubaran Zikir, AKBP Heru Diperiksa Propam

Foto: Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kapolres Banggai, Sulawesi Tengah AKBP Heru Pramukarno, dicopot jabatannya karena di nilai Polri bersikap represif saat pembubaran zikir ibu-ibu di Tanjung Sari, Banggai, Sulawesi Selatan.

Ya ancaman bisa demosi, bisa penundaan pangkat, bahkan tidak boleh sekolah sekian bulan dan bisa tahunan.

Ada mutasi jabatan dari kewilayahan, jadi staf ini termasuk dihukum juga,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, pada awak media, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/3/2018).

Masih kata Setyo sanksi-sanksi tersebut akan dipertimbangkan dalam kode etik. Akan tetapi Setyo belum menjelaskan kapan sidang itu digelar.

“Kita ikuti mekanisme yang ada, apakah nanti kesalahannya seperti apa, akan ada sidangnya. Nanti hasilnya apa, keputusannya itu harus dilaksanakan, ungkap Setyo.

Tadi saya baru mendapatkan informasi dari Asisten SDM, kapolresnya dicopot, dan masih dalam pemeriksaan lanjutan dari Propam, tutup Irjen Pol Setyo Wasisto. (Hdr/ tim)

Muscab PPM Ke lX Dihadiri Dandim 0503/JB

Foto: Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, saat Muscab PPM ke IX 2018. (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Pemuda Panca Marga ke IX tahun 2018, dihadiri sekaligus dibuka oleh Komandan Kodim 0503/Jakarta Barat Letkol Kav Andre Henry Masengi, Minggu (25/3/2018). Muscab ke IX PPM ini sekaligus dalam rangka pemilihan ketua dan para pengurusnya.

Dalam amanatnya Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi mengatakan pergantian kepemimpinan adalah hal yang biasa didalam suatu organisasi, dan untuk peralihan ke kepemimpinan ini harus dilandasi dengan aza legowo yang berarti kemauan, kerelaan, dan keikhlasan untuk dapat saatnya nanti menyerahkan tanggung jawab, serta kedudukan kepada generasi berikutnya.

Untuk itu marilah kita mengenang, sekilas sejarah dibentuknya organisasi Pemuda Panca Marga yang merupakan suatu tradisi yang meletakkan nilai-nilai idealisme, patriotisme, dan solidaritas sebagai penghayatan tertinggi,” ujar Letkol Andre.

Dandim pada kesempatan itu juga mengajak kepada kader Pemuda Panca Marga, agar bisa turut serta baik secara langsung maupun tidak langsung dalam mensukseskan program-program pemerintah, guna membangun bangsa Indonesia.

PPM harus memiliki semangat juang dan siap untuk melestarikan Pancasila sebagai ideologi bangsa serta dapat memegang teguh semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Pada akhir amanatnya, Dandim Letkol Kav Andre Henry Masengi menghimbau PPM tidak boleh terpecah belah atau terseret dengan kepentingan- kepentingan golongan, serta kepentingan pribadi.

Pada saat kita membawa nama Pemuda Panca Marga, harus dapat memiliki tekad yang sama, yakni berperan serta dalam pembangunan nasional, mempertahankan kedaulatan NKRI, dan dapat mempertahankan jiwa serta semangat UUD 1945.

” Sebab dengan dasar itu, kita akan hidup dan tumbuh dengan sikap patriotisme, idealisme, dan solidaritas yang akan menjaga keutuhan NKRI. Diakhir kata saya ucapkan selamat bermusyawarah,” tutupnya. (Hdr/tim)