Terkait Pungli Kasat Lantas Bekasi Dicoret Dari Daftar Sespimmen 

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono

dutainfo.com-Jakarta: Tak hanya dicopot dari jabatan sebagai Kasat Lantas Polres Bekasi Kota AKBP I Nengah Adi Putra, juga dicoret dari daftar seleksi Sekolah Pimpinan Menegah Polri, terkait pungli SIM yang dilakukannya.

” Ya tak hanya dicopot jabatanya tapi dicoret dari daftar seleksi Sekolah Pimpinan Menengah Polri,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, pada awak media, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/2/2018).

Masih kata Argo, kemarin yang bersangkutan masuk dalam 10 besar seleksi Sespimmen dan sudah di coret oleh Pak Kapolda.

Sanksi ini diberikan agar ada efek jera bagi anggota polisi yang melakukan pungli, Argo berharap kejadian semacam ini tidak ada lagi.

Hingga saat ini kasusnya masih ditangani oleh Propam Polda Metro Jaya, kata Kombes Argo.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh tim Propam Mabes Polri terhadap Kasat Lantas Bekasi Kota AKBP I Nengah dilakukan pada tanggal 10 Februari 2018.

Dari dalam laci I Nengah ditemukan bukti berupa uang Rp 61 juta, uang tersebut didapat tersangka dari kegiatan pelayanan pembuatan SIM yang tidak sesuai dengan prosedur yakni tanpa ujian teori dan ujian praktek.

Lanjut Argo, pelaku juga menerbitkan SIM yang sudah habis masa berlakunya dan didaftarkan perpanjangan dengan memanipulasi biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), tutup Argo Yuwono.(Hdr/tim)

Polisi Dan BPOM Ungkap Kosmetik Ilegal Di Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Pabrik kosmetik ilegal diamankan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dibantu Bareskrim Polri, di Jalan Jelambar Utama, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (15/2/2018).

” Ya ini ilegal dari mulai f asilitas prasarana dan produksinya pun ilegal,” ujar Kepala BPOM, Penny Lukito, saat berada dilokasi

BPOM dan Petugas Bareskrim Polri serta Polda Metro Jaya, menemukan bahan baku berbahaya didalam pabrik rumahan, seperti Merkuri dan pewarna yang berbahaya dengan total Rp 2,5 miliar, ungkap Penny.

Menurut pengakuan pemilik pabrik ini sudah berjalan 1 tahun, memproduksi krim kecantikan dan perawatan kulit, selain menjual produk siap digunakan mereka juga menjual dalam bentuk bahan baku, omzetnya per minggu Rp 50 juta hingga Rp 100 juta.

Krim kecantikan dijual ke masyarakat dengan merk HN dan LB, dalam satu paket harganya Rp 20.000 berisi 12 krim, kata Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan DKI Jakarta Dewi Prawitasari.

Selain barang bukti beber apa jenis krim kecantikan petugas juga mengaman kan H pemilik pabrik.  (Hdr/tim)

Kapolres Jakarta Barat: Tak ada ruang bagi Preman 

Foto: Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi dan Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi 

dutainfo.com-Jakarta: Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi memerintahkan jajarannya agar sikat preman yang melakukan pungutan uang jago.

” Ya sikat preman yang melakukan pungutan uang jago untuk perayaan Imlek,” tegas Hengki, pada awak media (15/2/2018).

Perayaan Imlek di Jakarta Barat pada Jum’at (16/2) besok dipastikan akan aman dan kondusif, kami telah perintahkan seluruh anggota untuk jalin kerjasama dengan TNI.

“Sudah kita petakan untuk perayaan Imlek, wilayah se Kodya Jakarta Barat, tegas Hengki.

Segera laporkan pada pihak kepolisian jika ada tindak pidana dan ada preman yang meminta uang jago pada perayaan Imlek.

Apabila nanti ada sekelompok orang atau pribadi dengan terang-terangan melakukan aksi premanisme, itu artinya mereka harus berhadapan dengan pihak kepolisian.

Kita tidak akan memberikan ruang dan tidak boleh kalah dengan preman, dan jika mereka melawan tindak tegas dan terukur, papar Hengki.

Sementara dalam rangka pengamanan Imlek, di Jakarta Barat, ada 75 Vihara menjadi atensi pengamanan perayaan Imlek.

Untuk pengamanan Imlek akan diturunkan 743 personel terdiri dari anggota Polres, Polsek, Satpol PP, dan Kodim 0503/Jakarta Barat, serta unsur elemen masyarakat. (Hdr/iyl)

Propam Mabes Polri Tangkap Kasat Lantas Polres Bekasi 

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

dutainfo.com-Jakarta: Kasat Lantas Polres Bekasi Kota AKBP I Nengah Adi Putra diamankan Propam Mabes Polri bersama tim Bareskrim Polri, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang Rp 61 juta.

” Ya uang itu merupakan hasil pungli pembuatan SIM kolektif dari masyarakat. ada dugaan bekerja sama dengan Kanit Registrasi dan Identifikasi Satlantas Polres Bekasi Kota AKP Hery Priyatno,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, pada awak media, Rabu (14/2/2018).

Masih kata Argo, yang bersangkutan membuat SIM tidak sesuai prosedur.

Operasi Tangkap Tangan dilaksanakan Propam Polri atas informasi dari masyarakat yang megeluhkan pembuatan SIM lantaran dipersulit dan diminta sejumlah uang melebihi tarif resmi. Petugas selanjutnya melakukan penyelidikan, hasilnya uang Rp 61 juta ditemukan di laci meja Kasat Lantas Polres Bekasi Kota AKBP I Nengah Adi Putra.

Saat ini yang bersangkut an telah dicopot dari jabatanya setelah dilakukan sidang kode etik disiplin oleh Propam Polda Metro Jaya, papar Argo.

Terkait masalah tersebut diatas Kepala Biro SDM Polda Metro Jaya mengeluarkan Telegram Rahasia (TR) dengan nomor ST/ 173/II/2018, tertanggal 13 Februari 2018 dengan mutasikan sejumlah perwira lantas, termasuk Kasat Lantas Polres Bekasi Kota AKBP I Nengah di mutasi sebagai Pamen Pelayanan Markas (Yanma) Polda Metro Jaya, posisi nya digantikan AKBP Harry Sulistiadi yang sebelu mnya menjabata Kabagb inopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya.

Sementara AKP Hery Prayitno juga dimutasi sebagai Pama Yanma Polda Metro Jaya, pengantinya AKP M Agung Permana yang sebelumnya menjabat Kaur Bungkol Spripim Polda Metro Jaya. (Hdr/tim)

Kodim 0503/JB Bersama Polres Siap Ciptakan Keamanan Wilayah 

Foto: Komitmen Bersama Forkopimko Jakarta Barat, menjaga kamtibmas, Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, Walikota Jakbar HM Anas Effendi SH, Kajari Jakbar Patris.

dutainfo.com-Jakarta: Seluruh aparat Kodim 0503/Jakarta Barat, akan berkomitmen membantu tugas Kepolisian dan Pemerintah Kota Jakarta Barat, dalam pemberantasan tindak kejahatan diwilayah teritorialnya, hal ini disampaikan pada Ikrar Komitmen Bersama Menjaga Kamtibmas, di Kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu (14/2/2018).

” Ya menurut UU No 34 tahun 2004, tentang TNI terdapat 14 tugas TNI dalam OMSP, diantaranya membantu tugas pemerintahan di daerah dan serta membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat yang diatur dalam Undang-undang, oleh sebab itu Kodim 0503/JB siap membantu Polres dalam menjalankan tugasnya,” ujar Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi.

Masih kata Andre saat ini yang dihadapi bangsa Indonesia adalah perang Proxi yaitu perang menggunakan pihak ketiga sehingga sulit untuk mendeteksi siapa lawan.

Perang ini masuk dalam aspek kehidupan seperti narkoba, pornografi, radikalisme, berita hoax seperti adu domba, apabila didiamkan maka akan menghancurkan bangsa Indonesia, tidak sedikit pemuda dan remaja yang menjadi sasaran sehingga akan mengakibatkan kehilangan generasi penerus, papar Andre.

Maka dari itu tidak ada kata lain seluruh elemen masyarakat harus bersatu melawan radikalisme, narkoba, berita hoax agar tidak mudah terprovokasi, himbaunya.

Sementara Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, Sik, MH mengapresiasi kekompakan tiga pilar yang berada diwilayah Jakarta Barat.

Polri dan TNI tak akan mampu menciptakan kamtibmas yang aman dan tenang kecuali kalau kita bersinergi secara bersama sama dalam menciptakan kamtibmas yang kita harapkan, tutup Hengki. (Hdr)