Patroli Malam Polsek Cengkareng, Amankan Motor Warga Dari Potensi Curanmor Dengan Gembok Kamtibmas

dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, jajaran Polsek Cengkareng terus melakukan langkah preventif guna mengantisipasi tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Pada Rabu malam (8/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, Perwira Pengawas Polsek Cengkareng IPTU Agustinus Erwan Gunadi, SH bersama personel gabungan melaksanakan patroli kewilayahan di Jl. Kamal Raya, RT 01/08, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sejumlah kendaraan roda dua milik warga yang terparkir di area publik tanpa pengamanan memadai, seperti tidak menggunakan kunci ganda.

Demi mencegah potensi tindak kejahatan, petugas kemudian melakukan pemasangan gembok kamtibmas pada kendaraan tersebut sebagai bentuk perlindungan sementara.

Adapun kendaraan yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Honda Supra warna biru dan satu unit Honda PCX warna putih.

” Langkah ini dilakukan bukan untuk menyulitkan warga, melainkan sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap keamanan harta benda masyarakat,” Ujar Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol Andika Muslim, SH, SIK, saat dikonfirmasi, Kamis, 9/4/2026

Selain melakukan pengamanan, petugas juga mengimbau warga agar lebih waspada dan selalu menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkirkan kendaraannya, terutama di tempat terbuka tanpa pengawasan.

Kegiatan yang melibatkan unsur patroli, intelkam, bhabinkamtibmas, serta anggota linmas ini berlangsung aman dan kondusif.

Upaya ini dilakukan guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari gangguan kamtibmas.

Dengan pendekatan humanis dan langkah preventif seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan bersama, sehingga wilayah Cengkareng tetap dalam keadaan aman dan kondusif.

( Tim )

Polsek Kalideres Selidiki Dugaan Pelecehan Siswi SMP, Kasus Berakhir Damai

dutainfo.com-Jakarta: Kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang siswi SMP berinisial C (13) di area parkir sebuah minimarket kawasan Tegal Alur, Kalideres, akhirnya diselesaikan melalui jalur kekeluargaan.

Peristiwa yang sempat viral di media sosial ini melibatkan seorang pria berinisial KM (33) yang diduga melakukan tindakan tidak menyenangkan kepada korban pada Selasa (07/04/2026).

Duduk Perkara Kejadian
Kejadian bermula saat korban hendak berbelanja di minimarket seberang SMA yang terletak di wilayah Kalideres Jakarta Barat usai pulang sekolah, Saat keluar dari toko, korban ditegur oleh terlapor yang kemudian memegang lengan korban dengan maksud mengajak kenalan.

Merasa takut, korban segera pulang dan mengadu kepada orang tuanya,
Orang tua korban yang emosi sempat mendatangi lokasi kejadian untuk mencari terlapor.

Guna menghindari amuk massa dan tindakan main hakim sendiri dari warga maupun siswa di sekitar lokasi, pihak keamanan sekolah dan kepolisian setempat segera mengamankan terduga terlapor (KM) ke Polsubsektor Tegal Alur.

Dalam peristiwa tersebut Selesai Secara Kekeluargaan, Kasus Dugaan Pelecehan Siswi SMP di Kalideres Berakhir Damai, Dengan Disertai Klarifikasi Orang Tua Korban Melalui sebuah pernyataan video singkat, ibu korban SF, memberikan klarifikasi terkait kelanjutan kasus tersebut.

“Selamat siang, saya orang tua dari murid yang berinisial C (13), bersekolah di SMP yang beralamat dikawasan Kalideres Jakarta Barat, Terkait kejadian anak saya di media sosial yang diduga terjadi pelecehan di Tegal Alur, sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ungkap SF (ibu korban) dalam keterangannya.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Rihold, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, Meski awalnya mengimbau orang tua korban untuk membuat laporan resmi, namun kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini tanpa menempuh jalur hukum lebih lanjut.

Kompol Rihold pun mengimbau, “Kepada masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor jika terjadi hal serupa Melalui Layanan Polisi Call Center 110, serta mengapresiasi pihak sekolah yang sigap dalam mencegah terjadinya kericuhan di lokasi kejadian,” imbau Kompol Rihold.

( Tim )

Gagalkan Penyelundupan Sisik Trenggiling Di Perairan Banten, TNI AL menyita 780 Kg Sisik Trenggiling

Dutainfo.com-Banten: Pangkalan TNI AL Banten menggagalkan penyelundupan sisik trenggiling oleh kapal berbendera Vietnam, MV Hoi An 8 di perairan Tanjung Sekong, Merak, Banten, dan berhasil menyita 780 Kg sisik trenggiling senilai Rp 4, 68 miliar.

Pengungkapan ini berawal dari Kapal KAL Anyer I-3-64 yang sedang melaksanakan patroli rutin, TNI AL mendeteksi kapal MV Hoi An 8 berbendera Vietnam mamasuki perairan Merak dengan kecepatan 7,3 knot dan haluan 190 derajat.

“Tim VBSS (Visit, Board, Search, and Seizure) lalu melakukan pemeriksaan dan pengeledahan di atas kapal dan menemukan 26 paket kardus putih berisi sisik trenggiling dengan total berat mencapai 780 kg,” ujar Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro, kepada awak media, Rabu (8/4/2026).

Aparat kemudian mengamankan barang bukti dan nakhoda kapal.

“Lanal Banten masih melaksanakan pendalaman terhadap kasus ini, termasuk kemungkinan keterlibatan jaringan internasional dalam penyelundupan satwa yang dilindungi,” ucapnya.

Dari hasil penghitungan sementara nilai total sisik trenggiling yang diamankan mencapai Rp 46,8 miliar.

“Nilai ekonomis sisik trenggiling di pasar gelap diperkirakan mencapai Rp 60 juta per kilogram, sehingga total nilai barang bukti diperkirakan mencapai Rp 46, 8 miliar,” ungkapnya.
(Tim)

Blokir Rekening Samin Tan Dan Keluarga, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Tambang, ini Yang Dilakukan Kejagung

Foto: Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna (ist)

Dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung), memblokir sejumlah rekening milik tersangka Samin Tan beserta keluarga dan pihak terafiliasi, langkah ini dilakukan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait penyimpangan pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, periode 2016-2025.

“Ya, benar, menyatakan bahwa pemblokiran mencakup seluruh rekening yang berkaitan dengan tersangka,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna, Rabu (8/4/2026).

Masih kata Anang, pemblokiran rekening atas nama ST beserta keluarga dan pihak-pihak terafiliasi.

Pemblokiran ini merupakan bagian dari upaya penyidik untuk menyelamatkan keuangan negara, dan menelusuri aliran dana yang diduga terkait dengan tindak pidana korupsi.

Nilai kerugian negara hingga saat ini masih dalam proses penghitungan, ucap Anang.

Dalam proses penyidikan Kejagung telah memeriksa 25 orang saksi.

“Saat ini telah diperiksa sebanyak 25 saksi, serta dilakukan koordinasi dengan para ahli dan auditor,” ungkapnya.
(Tim)

4 Perwira Tinggi TNI AD, Terima Jabatan Baru

Dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 4 Perwira Tinggi (Pati), TNI AD resmi menerima jabatan baru, serah terima jabatan ini dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Jabatan yang diserahterimakan adalah jabatan Pangdam XXIV/Mandala Trikora dari Letjen TNI Lucky Avianto kepada Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, Pangdam XV/Patimura dari Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo kepada Mayjen TNI Doddy Triwinarto serta Pangdam XVII/Cenderawasih dari Mayjen TNI Amrin Ibrahim kepada Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang.

Selanjutnya jabatan Kapuskesad diserahterimakan dari Mayjen TNI Bima Wisnu Nugraha, kepada Mayjen TNI Gunawan Rusuldi.

“Penguasaan kita terhadap permasalahan akan menjadikan jalan untuk mencari jalan keluar (solusi) jadi selama kita menjabat itu jangan merasa tidak bisa, paling tidak kita membuat perencanaan dan upaya untuk mempresentasikan (pemecahan masalah),” kata Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Masih kata Jenderal TNI Maruli, apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan pejabat lama, sementara kepada pejabat baru, dirinya berpesan agar segera menyesuaikan diri, pahami karakteristik wilayah tugas, dan memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa, khusus untuk Kapuskesad yang baru, menekankan pentingya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi prajurit, PNS TNI AD, keluarga, dan masyarakat.
(**)