Jelang Bulan Ramadan Kejari Banyuwangi Musnahkan Berbagai Barbuk

dutainfo.com-Jatim: Menjelang Bulan Suci Ramadan 1444H, Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti, hasil tindak pidana narkotika, tindak pidana umum, tindak pidana kesehatan dan perkara tindak pidana ringan.

Pemusnahan barang bukti ini telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht).

Adapun barang bukti narkotika yang dimusnahkan yakni sabu sebanyak 6,62 gram, jenis obat-obatan trihexyphenidil sebanyak 1.764 butir, dextro 133 butir, tramadol 12 butir.

Selanjutnya dari perkara tindak pidana umum yakni senjata tajam clurit dan parang, timbangan digital, tas, dan bong.

Selain itu dari tindak pidana ringan berupa minuman keras sebanyak 56 botol.

Pemusnahan barang bukti ini langsung dipimpin Kajari Banyuwangi Suhardjono.

“Ya benar pemusnahan barang bukti ini adalah bagian dari penegakan hukum, sesuai dengan salah satu tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang pidana sebagai eksekutor yang melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap,” ujar Kajari Banyuwangi Suhardjono, Selasa (14/3/2023).

Sementara Kasi PB3R Kejari Banyuwangi M Bimo Nugroho, menambahkan, pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika, kesehatan dan tindak pidana umum serta tindak pidana ringan ini telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau sudah Inkracht.

“Jadi sudah ada kekuatan hukum tetap,” ungkap Bimo.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Kapolres Kota Banyuwangi Kombes Deddy Fuory Millewa, yang diwakili Kasubnit Res Narkoba Polresta Banyuwangi Bripka Anang Widada, Kadis Kesehatan Banyuwangi yang diwakili Kasi P2P Yunus Setiawan, Kasi PB3R Kejari Banyuwangi M Bimo Nugroho, para Kasi Kejari Banyuwangi, serta Tim PB3R Kejari Banyuwangi.
(Tim)

Penyidik Kejagung Telusuri Pencucian Uang Di Kasus Korupsi BTS Kominfo

dutainfo.com-Jakarta: Terkait kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS), 4G dan Infrastruktur pendukung paket 1,2,3,4 dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun 2020-2022, penyidik pada Jampidsus Kejagung RI, telusuri kasus pencucian uang (TPPU).

“Ya terkait aliran dana TPPU kami sudah mulai menemukan jejak-jejaknya kalau memang ada yang disisipkan ke money changers,” ujar Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung RI, Kuntadi, kepada awak media, Senin (13/3/2023).

Masih kata Kuntadi, modus pencucian uang tersangka korupsi BTS misalnya ada yang menyisipkan ke money changer dan ada pula yang dititipkan ke perusahaan terafiliasi.

“Nanti bagaimananya kita lihat dulu, tapi benang merahnya sudah terlihat,” ungkapnya.

Hari ini sambung Kuntadi, tim penyidik telah memeriksa 7 saksi salah satunya dari pihak money changer.

Pemeriksaan para saksi ini guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS), 4G dan Infrastruktur pendukung paket 1,2,3,4, dan 5 Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun 2020-2022.
(Tim)

Konvoi Bawa Sajam Diduga Hendak Tawuran 12 Remaja Ditangkap Polres Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Polres Jakarta Barat, menangkap 12 remaja yang konvoi membawa senjata tajam di Jl Kresek Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Para remaja itu diduga akan tawuran.

“Selain 12 remaja, petugas mengamankan 3 senjata tajam, jenis clurit, corbek, dan mistar besi,” ujar Kasat Samapta Polres Jakarta Barat AKBP M Hari Agung Julianto, Minggu (12/3/2023).

Masih kata AKBP Hari Agung, kejadian berawal saat polisi melakukan patroli pada pukul 04.00 WIB dinihari tadi, selanjutnya polisi menemui sejumlah remaja yang konvoi.

“Selanjutnya polisi melakukan penggeledahan hasilnya ditemukan senjata tajam diduga hendak tawuran,” ungkapnya.

Hingga kini para remaja itu diamankan ke Polsek Cengkareng, guna proses penyidikan lebih lanjut.

AKBP Agung, menghimbau masyarakat apabila menjumpai tawuran maupun tindak kejahatan lainya agar menghubungi ke call center di +62 819-3238-3442.
(Tim)

Polres Jaksel Amankan 7 Remaja Yang Tawuran

dutainfo.com-Jakarta: Tujuh remaja usai tawuran diamankan Polres Jakarta Selatan, di Jl Margasatwa, Jakarta Selatan, polisi juga menyita dua senjata tajam.

“Ya peristiwa itu terjadi pada pukul 03.30 WIB, Tim Patroli Perintis Presisi Polres Jaksel melaksanakan patroli dan mendapati beberapa remaja terlibat tawuran,” ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam, kepada awak media, Minggu (12/3/2023).

Masih kata Kombes Ade, tim mengamankan 7 remaja serta menyita clurit dan belati, dan narkoba jenis ganja.

“Tim juga menyita clurit, belati serta ganja 20 bungkus serta tembakau gorila 8 bungkus selanjutnya diamankan ke Polsek Jagakarsa,” ungkap Ade.

Selanjutnya Kapolres Jakarta Selatan Kombes Ade Ary menghimbau agar para orang tua, menjaga anak-anaknya agar tak terlibat tawuran.
(Tim)

Tiba Di Rumah Duka Presiden RI Disambut Dandim 0501/JP Dan Kapolres Jakpus

Foto: (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kepergian Ibu Hj. Koesni Harningsih istri tercinta dari Kepala Staf Kepresidenan Jendral TNI (Purn) Moeldoko menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan orang terdekat. Terlihat Presiden RI dan Ibu Negara serta Wakil Presiden RI dan Ibu melayat kerumah duka di bilangan Menteng Jakarta Pusat.

Dandim 0501/JP Letkol Inf Bangun I. E Siregar, S.H, MIPOL bersama Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menyambut kedatangan Presiden RI Ir Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo melayat ke rumah duka.

Almarhumah sebelumnya dirawat di RSPAD Gatot Soebroto hingga dipanggil kembali kepada sang Khalik pagi ini. Dengan sigap Dandim beserta Kapolres segera menggelar pasukan dalam rangka pengamanan di lokasi rumah duka sesaat setelah berita duka tersebar.

” Kami mewakili seluruh anggota Kodim dan masyarakat Jakarta Pusat khususnya turut berbela sungkawa atas kepergian Hj. Koesni Harningsih, semoga seluruh amal ibadahnya diterima dan ditempatkan disisi Tuhan YME”, Ungkap Dandim setelah acara.

Jenazah kemudian di makamkan di Taman Makam Bahagia Tangerang Selatan. (Tim)