Penyidik Polda Metro Jaya Akan Uji Rambut Reza Artamevia Terkait Sabu

Foto: Reza Artamevia (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Terkait kasus narkoba artis Reza Artamevia, penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, jika diperlukan akan melakukan test pengecekan rambut terhadap Reza, guna memastikan sejak kapan mengkonsumsi sabu.

“Kalau memang itu diperlukan akan kita serahkan. Kalau memang dianggap perlu oleh penyidik akan dilaksanakan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu (9/9/2020).

Masih kata Kombes Yusri, test rambut ini dilakukan guna mengetahui seberapa lama seseorang mengkonsumsi narkoba, namun penyidik tidak harus melakukan tes rambut jika sudah ada pengakuan dari tersangka.

“Tes rambut itu guna mengetahui berapa lama sudah digunakan, yang kita ini kan sudah memenuhi unsur didalam persangkaan, nah disitu sebenarnya tidak ada masalah,” ungkapnya.

Penyidik memiliki teknik sendiri dalam memastikan pengakuan itu benar atau tidak.

“Ada teknik polisi guna mencari seberapa lama dia menggunakan narkoba,” papar Yusri.

Menurut pengakuan Reza Artamevia, dia menggunakan sabu sekitar 4 bulan yang lalu selama massa Covid-19.

Reza Artamevia, ditangkap polisi atas dugaan penyalahgunaan narkoba, dirinya mengaku baru 4 bulan mengkonsumsi sabu.
(Tim)

Ditkrimsus Polda Banten Terima Apresiasi Dari Komnas Perlindungan Anak

dutainfo.com-Serang: Keberhasilan Ditreskrimsus Polda Banten dalam mengungkap dan menangkap penyebar foto dan video yang bermuatan asusila anak dibawah umur yang diunggah di media sosial mendapatkan apresiasi penghargaan dari Komnas Perlindungan anak, di Aula Ditreskrimsus Polda Banten, Senin (7/9/2020).

Apresiasi penghargaan disampaikan oleh Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait didampingi Ketua LPA Banten M Uut Lutfi dan Ketua LPA Jabar, kepada Dirreskrimsus Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin S.I.K, M.M.

Apresiasi penghargaan itu diberikan sebagai tanda meningkatkan kerjasama antara Polda Banten dan Komnas Perlindungan Anak dalam mewujudkan gerakan penegakan hukum dan perlindungan anak-anak untuk memutus mata rantai kekerasaan seksual terhadap anak diwilayah hukum Polda Banten.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar melalui Dirreskrimsus Kombes Nunung Syaifuddin, menyampaikan terimakasih atas apresiasi penghargaan dari Komnas Perlindungan Anak atas keberhasilan mengungkap dan menangkap penyebar foto dan video yang bermuatan asusila anak dibawah umur yang di unggah di medsos.

“Apresiasi penghargaan yang diterima sekarang merupakan hasil kerja keras dari Ditreskrimsus Polda Banten dalam mengungkap kasus dengan korban anak dan perempuan, ungkap Nunung.

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan upaya Polda Banten dan jajaran dalam upaya menangkap para pelaku kejahatan terhadap anak dan perempuan memang patut diberikan apresiasi, sebab menurutnya dalam memerangi tindak kejahatan terhadap anak membutuhkan komitmen dari seluruh aparat penegak hukum.

“Kasus kriminal tentang anak dan perempuan yang ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Banten sangat cepat ditangani karena fenomena seperti ini sedang menjadi fonemena yang sangat menakutkan bagi keluarga-keluarga semoga dengan peristiwa ini dapat pelajaran dari masing-masing keluarga supaya mengawasi anak-anaknya menggunakan Facebook atau medsos lainya sehingga tidak terjadi hal serupa kembali,” kata Arist Merdeka Sirait.
(Hdr)

Kelompok Perampas HP Tamansari Melancarkan Aksinya Di Jakbar Dan Tangerang Ditangakap Polisi

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Tamansari Jakarta Barat berhasil menangkap para pelaku pencurian telepon seluler di warung daerah Krukut Tamansari, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Aksi perampasan yang dilakukan para pelaku yang berpura-pura membeli diwarung tersebut terekam CCTV dan sempat viral di medsos.

Kapolsek Tamansari AKBP Abdul Gofur mengatakan kami berhasil mengamankan pelaku pencurian telepon seluler yang sempat viral, petugas kami berhasil mengamankan 3 orang pelaku yakni, FND (25), NRD (25), dan RHMT (25).

“Pelaku yang berhasil diamankan merupakan kelompok pencurian telepon seluler dan beraksi diwilayah Jakarta Barat dan Tangerang,” ujar Kapolsek Metro Tamansari AKBP Abdul Gofur saat Press Conference via live streaming di akun instagram @polsekmetrotamansari, Senin 7/9/2020).

Kapolsek menjelaskan para pelaku sengaja keluar tengah malam untuk mencari mangsa baik untuk mencari keributan maupun merampas Hp dan para pelaku berangkat dari Kampung Janis Tambora Jakarta Barat dengan sepeda motor jenis Satria F 150 dan Suzuki Smash.

Pelaku FND sebelumnya beraksi mengisi bensin terlebih dahulu lalu ketanah pasir untuk mengambil sebilah clurit dari rumah pelaku NRD setelah itu pelaku berkeliling kota mencari sasaran.

Masih kata AKBP Gofur, setibanya di Jalan Talib 2 Krukut Tamansari Jakarta Barat, pelaku FND melihat ada warung roti panggang dan ada beberapa anak muda nongkrong sambil bermain Hp, kemudian pelaku FND memberitahu rekanya NRD, dan RHMT itu mau enggak” dan dijawab mereka terserah.

Lalu para pelaku yang sudah berboncengan ini putar balik ke warung roti panggang, kemudian Sp (DPO), dan Grey (DPO) turun dari motor dan Sp langsung masuk warung pura-pura minta kopi dan untuk mengalihkan perhatian sambil berkata “Kopi Kopi” dan saat bersamaan teman RHMT langsung mengambil Hp milik korban yang diketahui bernama Bima.

Pelaku lainya juga turut serta mengambil Hp lainya milik korban Randi Supriyadi yang diletakan oleh pemilik diatas meja sambil mengacungkan sebilah clurit sambil mengancam diam diam.

Setelah menjalankan aksinya para pelaku kembali ke Kampung Janis dan barang rampasan dijual kepada Anis dengan harga Rp 300.000 uangnya dibelikan miras untuk mabok, sedangkan Hp lainya dijual kepada Nurdin seharga Rp 500.000 dan dibagi rata sedangkan Hp lainya dijual mereka di Roxi seharga Rp 300.000 uangnya juga dibagi untuk makan.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tamansari AKP Lalu Musti Ali mengatakan para pelaku merupakan kelompok pencurian Hp dan mereka biasa beraksi di wilayah Jakarta Barat dan Tangerang.

“Pelaku juga sudah melakukan aksinya ditempat tersebut sebanyak 3 kali, namun sayang warga setempat yang Hp dirampas tidak pernah membuat laporan polisi, ungkap AKP Lalu Musti Ali.

Setelah rekaman CCTV yang viral kemudian kami bersama tim menganalisa rekaman video tersebut dan mendatangi ke TKP kemudian kami mengarahkan korbanya untuk membuat laporan polisi.

Kami juga melakukan tes urine terhadap pelaku hasilnya negatif.

Dari hasil pengakuan tersangka melakukan aksi tersebut untuk berfoya-foya dan makan sehari-hari.
Hingga kini para tersangka masih diamankan di Mapolsek Tamansari, guna proses hukum lanjutan.
(Elw/Hdr)

Dandim 0503/JB Dan Kapolres Jakbar Pimpin Patroli Tiga Pilar

Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki dan Kapolres Jakbar Kombes Pol Audie S Latuheru, saat menghimbau warga agar tetap memperhatikan protokol kesehatan

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka meningkatkan sinergitas TNI-Polri, dalam penanganan Pandemi Covid-19, serta mengantisipasi ganguan Kamtibmas, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P bersama Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru S.I.K, memimpin apel dan patroli Tiga Pilar bertempat di Mapolres Jakarta Barat Jl Letjen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (5/9/2020) malam.

Apel gabungan personel Kodim 0503/JB, personel Polres Jakarta Barat dan Satpol PP Jakarta Barat diikuti sekitar 150 personel.

Dalam kesempatan itu Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P, memberikan arahan pada personel TNI BKO Kodim 0503/JB, agar kegiatan patroli gabungan ini dilaksanakan dengan baik, himbau masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan, laksanakan dengan cara yang humanis namun tetap tegas.

Selain itu Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, juga mengingatkan personel sebelum melaksanakan patroli gabungan, dan menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, terlebih dahulu personel harus bisa memberikan contoh mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan tetap menjaga jarak satu dengan lainya.

Sementara Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru, juga menghimbau kepada personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP didalam menjalankan tugas patroli wilayah tidak arogan dan tidak ada kekerasan, himbau masyarakat dengan cara yang humanis.

“Laksanakan patroli wilayah ini dengan humanis,” tegas Kombes Audie S Latuheru, di Mapolres Jakarta Barat, Sabtu (5/9).

Selanjutnya personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP, melaksanakan patroli wilayah yang dipimpin langsung Dandim 0503/JB dan Kapolres Jakarta Barat, dengan mendatangi tempat hiburan malam dan tempat-tempat keramaian di Jakarta Barat salah satunya Kota Tua di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, nampak personel gabungan menghimbau kepada pengunjung dan masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak satu dengan lainya.

Hal tersebut dilakukan petugas, guna menghindari wabah Covid-19 di wilayah Jakarta Barat.
(Hdr)

Cegah Bahaya Kebakaran Kejati DKI, Jakarta Simulasi Kebakaran

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka pencegahan musibah kebakaran, pihak Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta, melaksanakan simulasi penanganan kebakaran.

“Ya benar simulasi ini agar memahami dan mengerti cara penanggulangan bahaya kebakaran,” ujar Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta, Amiek Wulandari, Jumat (4/9/2020).

Masih kata Amiek, tujuannya agar kita belajar cara penanggulangan jika terjadi kebakaran, kita semua tidak ingin ada musibah kebakaran, namun minimal rekan-rekan di Kejati DKI, mengerti dan paham guna mengatasi bahaya kebakaran.

“Jadi dengan simulasi ini pegawai Kejati DKI tak panik dan dapat segera mengetahui apa saja upaya penanganan bahaya kebakaran,” ungkapnya.

Selanjutnya pegawai juga paham didalam menggunakan alat pemadam kebakaran api ringan yang tersedia di setiap ruangan kerja di gedung Kejati DKI, Jakarta.

Asisten Pembinaan (Asbin) Kejati DKI, Jakarta, Amiek Wulandari juga mengingatkan agar dilakukan pemeliharaan alat pemadam kebakaran secara berkala, agar benar-benar bisa berfungsi pada saat dibutuhkan, tutupnya.
(Tim)