Sebulan Polres Jakbar Berhasil Gagalkan Sabu 148 Kg

Foto: Kapolres Jakbar Kombes Hengki Haryadi Sik MH, saat menunjukan barang bukti sabu jaringan Internasional.

dutainfo.com-Jakarta: Dalam waktu satu bulan Polres Jakarta Barat berhasil mengagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu, kerja keras Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat ini patut diapresiasi yang setinggi tingginya, perang terhadap jaringan narkoba di wilayah hukum Jakarta Barat memang sudah dibuktikan Pihak Polres Jakarta Barat.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik MH, mengungkapkan kronologi penangkapan tersangka sindikat penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan Internasional.

“Dari hasil ungkap ini petugas berhasil mengamankan empat orang tersangka CM (26), DS (42), BS (32), dan seorang wanita LX (22) dua tersangka diketahui WNA asal China,” ujar Kombes Hengki.

Penangkapan ini berawal adanya informasi dari Bea dan Cukai yang mencurigai paket kiriman dari Amerika Serikat yang diduga berisi sabu, kemudian tim yang dipimpin AKP Maulana Mukarom menyelidiki informasi tersebut.

“Tim berhasil menangkap CM di kantor pos dan giro Jakarta Barat ketika akan mengambil paket 19 bungkus sabu yang dikemas dalam saset kopi,” ungkap Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, pada awak media, Kamis (9/5/2019).

Masih kata Hengki berdasarkan interogasi dari CM kemudian tim mengamankan DS dan BS pada saat akan mengambil 19 paket sabu dari CM di sebuah Hotel di Jakarta Barat.

Selanjutnya petugas juga melakukan pengembangan dan hasilnya berhasil menangkap seorang wanita berinisial LX asal China di kantor Fedex Tebet Jakarta Selatan.

“LX ini kita tangkap berikut barang bukti 10 Kg sabu dari pengakuan mereka sabu ini dikirim dari Amerika Serikat,” kata Hengki.

Mengingat narkotika tersebut berasal dari Amerika Serikat, petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak DEA (Drug Enforcement Admindratotion) guna memberikan informasi adanya penangkapan atas paketan sabu asal Amerika Serikat, tambah Hengki.

“Total barang bukti yang kita amankan sebanyak 28 Kg sabu dengan rincian 16 Kg diamankan di Indonesia dan 12 Kg diamankan di Amerika Serikat,” tandasnya.

Dalam waktu satu bulan Polres Jakarta Barat berhasil mengagalkan penyelundupan narkotika sabu total 148 Kg, sambung Hengki.

148 Kg sabu yang diamankan dalam waktu satu bulan antaranya 120 Kg sabu dari Myanmar, 16 Kg dari Amerika Serikat di Indonesia, dan 12 Kg di Amerika Serikat yang akan dikirim ke Indonesia, pungkasnya. (Iyl/Hdr)

Babinsa Koramil 02/Tambora Sambanggi Tokoh Pemuda

Foto: Babinsa Koramil 02/Tambora Jakarta Barat Pelda Agus R saat giat Komsos wilayah dengan Tokoh Pemuda Roa Malaka

dutainfo.com-Jakarta: Babinsa Koramil 02/Tambora, Jakarta Barat Pelda Agus R, melaksanakan giat komsos di Jalan Tiang Bendera Lima RT 005/03 Kelurahan Roa Malaka, Rabu (8/5/2019).

Pada kesempatan giat Komsosnya Pelda Agus menyambanggi tokoh pemuda (Toda), RW 03 Kelurahan Roa Malaka Hubaidi dan Oyim.

“Ya kami mengajak para pemuda selama Bulan Ramadhan menjelang sahur agar pemuda bisa aktif turut membantu antisipasi dalam keamanan baik malam hari maupun siang hari,” ujar Pelda Agus.

Masih kata Pelda Agus, selaku Babinsa saya menghimbau kepada warga dan para tokoh untuk bisa saling menjaga keamanan dan ketertiban diwilayah, apabila ada sesuatu permasalahan atau kejadian bisa segera melaporkan pada Babinsa atau aparat terkait lainya.

Sementara tokoh pemuda Hubaidi menambahkan, dirinya bersama para pemuda di Roa Malaka akan selalu siap menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dan akan selalu berkoordinasi dengan Babinsa dan aparat kepolisian.

Sebelum mengakhiri Komsosnya Pelda Agus juga akan menemui Karang Taruna Roa Malaka untuk dilibatkan juga menjaga keamanan, ketertiban dan kondusif wilayah Roa Malaka.

Suasana kekeluargaan dan humanis terlihat antara Babinsa Pelda Agus dan tokoh pemuda disaat menjalankan tugas komunikasi sosial wilayah. (Hdr/iyl)

Kembangkan Kasus Sabu Asal Amrik, Polres Jakbar Kembali Lakukan Penangkapan

Foto: Barang bukti sabu yang diamankan Polres Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat kembali berhasil menangkap pelaku kasus dugaan penyelundupan narkotika jenis sabu, setelah sebelumnya polisi berhasil mengungkap 19 paket sabu dan mengamankan tiga pelaku.

Dari hasil pengembangan terhadap para tersangka, kini Polres Jakarta Barat kembali berhasil mengamankan 1 dus berisi 4 paket narkoba jenis sabu di kantor pengiriman kilat di Menteng, Jakarta Pusat ungkap Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz.

“Dari temuan ini kami juga berhasil menangkap seorang wanita berinisial LX asal WNA China,” ujar AKBP Erick, Rabu (8/5/2019).

Erick menambahkan pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengejar bandar narkoba lainnya.

“Saat ini sudah ada 4 pelaku yang kita amankan dan kami akan terus dalami siapa bandarnya,” tegas Erick.

Sementara Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Hengki Aritonang menyampaikan atas pengungkapan kasus ini pihaknya tidak mau lagi ada kecolongan dengan masuknya barang haram narkoba tersebut, maka dari itu jika ada kiriman paket yang dicurigai pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

“Kami curiga adanya kiriman paket yang mencurigakan, kemudian kita lakukan koordinasi dengan pihak Polres Jakarta Barat,”tutupnya. (Hdr/Chand)

Polres Jakarta Barat Kembali Ungkap Narkotika Asal Amerika

Foto: Kasat Narkoba Polres Jakbar AKBP Erick Frendiz saat memeriksa pelaku narkotika

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat kembali ungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu jaringan Internasional, polisi juga berhasil mengamankan 3 orang pelaku satu diantaranya adalah seorang WNA asal China.

“Ya dari hasil ungkap kasus kami berhasil mengamankan 19 kantong yang diduga sabu,” ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz, Sik. Rabu (8/5/2019).

Masih kata AKBP Erick, awalnya ada informasi pengiriman paket narkotika, kemudian dibawah pimpinan Kanit 2 Narkoba AKP Maulana Mukarom melakukan Control Delivery dan petugas berhasil mengamankan seorang WNA asal China yang hendak mengambil paketan di Kantor Pos Daan Mogot Jakarta Barat pada Kamis (2/5).

“Narkotika tersebut dibungkus dalam kemasan kopi guna mengelabui petugas,” ungkap Erick.
Selanjutnya petugas juga mengamankan 2 orang ditempat yang berbeda.

Hingga saat ini para tersangka masih kita lakukan pemeriksaan secara intensif untuk proses pengembangan, tutup AKBP Erick. (Hdr/Iyl)

Kapolres Jakarta Barat Dan Dandim 0503/JB Hadiri Rapat Pleno Terbuka KPUD Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Komisi Pemilihan Umum Daerah Jakarta Barat dan Badan Pengawasan Pemilu Jakarta Barat mengadakan kegiatan Rapat Pleno Terbuka, di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat, Senin (6/5/2019).

Bawaslu Jakarta Barat mengatakan penyelengaraan Pemilu 2019 diwilayah Jakarta Barat berjalan lancar, Bawaslu tidak menemukan permasalahan serius selama proses rekapitulasi di setiap kecamatan di Jakarta Barat.

“Tidak ada permasalahan serius, dalam proses rekap saya lihat dari GOR ke GOR,” ujar Ketua Bawaslu Jakarta Barat Oding Junaedi.

Masih kata Oding, KPUD Jakarta Barat sangat transparan selama proses rekapitulasi ditingkat Kecamatan semua akses untuk timses Paslon pilpres 2019 ataupun partai politik terbuka lebar.

“Semua berjalan baik, akses kepada partai dibuka lebar, diskusi dilakukan dengan baik sehingga tak ada yang krusial, tidak ada yang protes dengan keras, semua berjalan dengan lancar, tadi Pak H Cucum Sumardi (Ketua KPUD Jakbar) bilang tidak ada sekecil apapun penyelengara melakukan kecurangan karena kita buka seluas-luasnya proses rekapitulasi.

Hadir pada kegiatan rapat pleno terbuka KPUD Jakarta Barat dan Bawaslu Jakarta Barat, diantaranya Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik MH, Dandim 0503/JB Letkol Arh Jatmiko Adhi, dan Walikota Jakarta Barat H Rustam Effendi.

Pada kesempatan itu Dandim 0503/JB Letkol Arh Jatmiko Adhi, merasa senang karena didalam Pemilu kemarin wilayah Jakarta Barat relatif aman, tertib dan kondusif. Semua berjalan lancar dan sejuk.

“Kami berharap kedepan juga wilayah Jakarta Barat tetap aman dan kondusif,” ungkap Letkol Arh Jatmiko Adhi. (Hdr/tim)