Kapolsek Tambora Apresiasi Anggota Yang Berprestasi

Foto: Kapolsek Tambora Jakarta Barat saat memberikan penghargaan bagi anggota yang berprestasi

dutainfo.com-Jakarta: Kapolsek Tambora Jakarta Barat Kompol Iver Son Manosoh SH, pimpin apel penyerahan penghargaan kepada anggota Polri dan Anggota Banpol yang berprestasi atas peranya dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, apel dilaksanakan di halaman Mapolsek Tambora Jalan TB Angke No 1 Tambora Jakarta Barat, pada Senin (3/12/2018).

Pada kesempatan itu Kapolsek Kompol Iver Son sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan anggotanya dan memberikan penghargaan tersebut kepada Aiptu Jujianto Ginaryo anggota Sabhara, Bripka Sugiyatno anggota Unit Reskrim dan Pegi Parlindungan anggota Banpol Polsubsektor Jembatan Besi.

Kapolsek juga mengucapkan terimakasih atas peran anggota Polsek Tambora saat menggagalkan pelaku pembawa sabu seberat 9,84 gram pada saat kendaraan nya dihentikan petugas, pada Minggu (25/11/2018) lalu.

Tak lupa Kompol Iver Son juga berpesan agar seluruh peserta apel yang hadir menyatakan pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi yang diberikan institusi kepolisian kepada anggota yang berprestasi dan tak menutup kemungkinan pada masyarakat yang membantu tugas kepolisian.

“Kepada seluruh anggota yang lain yang memiliki prestasi kita pasti akan berikan penghargaan sebagai bentuk reward dan sebagai motivasi serta semangat dalam melaksanakan tugas ke depan lebih baik,” tutup Iver Son (Hdr/elw)

PGK Ajak Milenial Partisipatif Lawan Hoax

dutainfo.com-Jakarta: Kalangan Pemuda khususnya generasi milenial harus mampu mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. Generasi muda harus bisa memetakan tantangan ke depan agar perjuangan pasaca-kemerdekaan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Tantangan terberat yang harus dihadapi generasi milenial adalah bertebaran informasi bohong alias hoax. Informasi hoax bila dibiarkan bisa memprovokasi dan memecah belah persatuan dan kesatuan. Karena itu sudah semestinya generasi milenial untuk memiliki komitmen memerangi hoax.

Padahal generasi milenial bisa menjadi kelompok yang dapat membantu memerangi hoax yang bertebaran di masyarakat, mau tak mau generasi milenial harus diberikan sosialisasi akan bahaya dari penyebaran berita hoax itu sendiri.

Salah satunya dengan menggelar dialog kebangsaan milineal dengan tema “Peran Strategis Pemuda dan Mahasiswa dalam menyikapi Tahun Politik 2019”.

Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bursah Zarnubi mengatakan untuk mengedukasi kaum milenial ini terdapat dua media pertama dengan dialog dan kedua dengan pelatihan lokakarya.

“Pertama harus dikenali dulu literasi digital itu sebagaimana fungsi, dalam mengatur aplikasi serta memberikan konten. Kita terus menerus secara masif ini kedepannya, agar mereka mengerti apa peranan literasi digital dalam membangun wawasan kebangsaan guna memperkokoh persatuan dan menjaga Pancasila,” ujar Bursah Zarnubi, pada awak media, Minggu (2/12/2018).

Agar keterbelahan ini bisa direkatkan kembali bahwa demokrasi itu ada perbedaan apalagi menjelang Pilpres.

Namun semua itu lazim terlebih kita harus menghindari hal-hal yang bersifat membelah.

Sedangkan yang kedua tambah Bursah “Dengan kegiatan seperti ini forum dialog dan harus juga digencarkan kemana-mana kaum milenial harus dilibatkan.Dengan diskusi ini dapat bertukar pikiran memperkuat literasi juga narasi,” pungkasnya.

Melalui dialog ini semua informasi mengenai kebaikan dari fungsi digital, dapat bermanfaat bagipembangunan ekonomi dan politik demokrasi.

Pantauan dutainfo.com hadir pada kegiatan tersebut yakni Adi Prayitno (pengamat politik), Hizar Ahmad Saputra Ketua Umum Himma Persis 2016-2018, Zainudin Arsyad Pemuda Alumni 212, Bursah Zarnubi Ketua Umum PGK dan Puluhan Mahasiswa dari berbagai almamater.

Sementara Adi Prayitno selaku pengamat politik menyampaikan dalam konteks dan konstelasi seperti ini kita harus mempunyai keinginan juga kepedulian seperti sifatnya partisipasi yang konvensional dan non konvensional.

“Kalau yang partisipasi konvensional itu bisa sepeti partai politik dengan menyampaikan visi misi kandidat, meminta dukungan kepada orang untuk salah satu Paslon dan seterusnya,” ujarnya.

Sedangkan non konvensional bisa dimaksimalkan oleh milenial yaitu terlibat dalam persoalan-persoalan politik, keumatan dan kebangsaan. Jadi kalau ada persoalan yang tidak baik kita harus kritis, kalau berita hoax, fitnah dan soal ujaran kebencian harus di lawan baik di suatu grup smartphone ataupun di media sosial.

Ia juga merasa aneh, hoax tidak hanya disukai oleh milenial bahkan Profesor dan Doktor juga suka berita hoax dan kalian takut untuk melawan itu, lawan aja, “Yang tidak boleh dilawan ada tiga hal yaitu Allah sebagai Tuhan, kedua Nabi dan orang tua, selebihnya lawan saja. Tentu dengan cara-cara yang demokratis dan tidak melanggar undang-undang,” tegas Adi.

Jadi kalian masuk dalam partisipasi non konvensional, yaitu aktifitas politik sosial kebangsaan yang tidak hanya berfokus pada Pilpres dan Pileg. (Elw)

Operasi Cipkon Polsek Kalideres Amankan Ratusan Miras Dan Sejumlah Orang

Foto: Operasi Cipkon Polsek Kalideres Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kalideres Jakarta Barat turunkan anggota Reskrim nya guna mengelar operasi cipta kondisi di wilayah hukum Polsek Kalideres, hal tersebut guna menekan kejahatan jalanan dan maraknya peredaran miras, Kamis (29/11/2018) malam.

Operasi Cipta Kondisi Polsek Kalideres di gelar di tiga titik wilayah diantaranya Jalan Prepedan Raya Kelurahan Tegal Alur, Terminal Bayangan Kalideres, dan Cafe Oranye di Pasar Segar Pegadungan Kalideres Jakarta Barat.

Petugas berhasil mengamankan ratusan minuman keras di warung milik KO (32), berupa Rajawali, Anggur Kuda Mas, Anker Bir, Draf Bir, Bir Frost, arak putih, anggur putih, anggur intisari, dan anggur merah, serta Bir Guiness.

Selain menyita ratusan miras, petugas juga berhasil mengamankan 21 orang sebagai pengamen, dan pak ogah yang sering meresahkan warga, mereka yang diamankan yakni PW (36), AN (21), R (20), M (20), Jos (21), Her (22), Dim(24), Sya(20), Pri(32), S (30), S (26), D (19), Gus (19), Gun (21), R (26), Sur (18), F (19), Mul (19), Dam (19), dan B (20), ujar Kapolsek Kalideres Kompol Pius Ponggeng, pada awak media Sabtu (1/12/2018).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Syafri Wasdar menambahkan dari Operasi Cipkon ini kami amankan berdasarkan akan keresahan masyarakat dimana sering terjadi dan maraknya anak-anak yang membeli dan mengkonsumsi miras diwarung.

“Untuk 21 orang yang terjaring diantaranya pak ogah dan pengamen kami amankan dan melakukan pendataan serta pembinaan, tutup AKP Syafri (Hdr/Chand)

Petugas Gabungan TNI-Polri Amankan Reuni 212

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono

dutainfo.com-Jakarta: Petugas gabungan TNI-Polri sebanyak 20 ribu personel akan diterjunkan mengamankan dan mengawal jalannya Reuni 212 di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018).

Terkait hal ini pihak Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan surat permohonan pemberitahuan reuni 212 sudah diterima.

“Ya rencananya sebanyak 20 ribu personel gabungan akan diterjunkan guna menjaga keamanan selama berlangsung acara tersebut,” ujar Kombes Argo Yuwono, pada awak media, (30/11/2018).

Masih kata Argo, untuk arus lalu lintas akan ditentukan berdasarkan situasi di hari pelaksanaan, dari lalu lintas juga disiapkan, nanti disiapkan apakah ada rekayasa lalu lintas atau tidaknya, tutup Argo. (Hdr/tim)

Danrem 052/Wijayakrama Beri Kuliah Umum Di Untar

Foto: Danrem 052/Wijayakrama Kolonel Kav Agustinus Purboyo saat memberikan kuliah umum di Kampus Untar Jakarta Barat.

dutainfo.com-Jakarta: Komandan KOREM 052/Wijayakrama Kolonel Kav Agustinus Purboyo S.I.P berikan kuliah umum pengembangan karakter bangsa, di Kampus UNTAR gedung M Lantai 8, Auditorium I, Jalan S Parman, Jakarta Barat, Jumat (30/11/2018).

Kuliah umum ini bertujuan guna menumbuhkan rasa nasionalisme yang selama ini seolah sudah pudar di kalangan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam kuliah umumnya Danrem 052/Wijayakrama Kolonel Kav Agustinus Purboyo mengatakan karakter pemuda khususnya yang ada di kampus Untar ini, saya ingin anak-anak muda Indonesia punya karakter yang tinggi.

Salah satu karakter yang harus dimiliki yakni dia mau mencintai perbedaan, dia punya Passcion yang tinggi dan percaya.

“Tidak minder, bisa berkompetensi dan punya kapasitas tinggi dan kapabilitas yang tentunya bisa diadu dengan pemuda-pemuda yang lain.

Maka dari itu saya inggin tarik anak-anak muda Mahasiswa Tarumanegara ini menjadi pemimpin yang luar biasa,” ucapnya.

Harapan kedepan ada pemimpin yang luar biasa bukan hanya dikalangan Asia Tenggara melainkan dunia.

“Karakter tangguh jadi manusia hebat, Universitas Tarumanegara ini banyak melahirkan Profesor singa-singa muda yang hebat yang dipimpin dan bisa melahirkan pemimpin integritas yang hebat dan profesional,” jelas Kolonel Agustinus.

Sementara Rektor Universitas Tarumanegara Prof Agustinus Purna Irawan ST.MT menambahkan dengan adanya kegiatan ini ingin membangun kolaborasi dengan semua lini, baik itu komponen masyarakat bersama TI-Polri, Pemerintah serta kita dapat belajar dari pihak TNI tentang kedisiplinan dan Integritas.

“Untuk itu kita memetik nilai positif Mahasiswa bukan hanya bekerja tapi bagaimana membuka lapangan kerja,” tuturnya.

“Banyak singa-singa di Untar yang banyak melahirkan tokoh-tokoh dibilangnya seperti sudah menjadi Bupati, Kejaksaan, TNI, Ketua Mahkamah Agung dan Walikota,” ungkapnya.

Kuliah umum oleh Danrem 052/Wijayakrama Kolonel Kav Agustinus Purboyo ini di hadiri 700 mahasiswa dari Universitas Tarumanegara serta para pejabat Korem 052/Wijayakrama, Pejabat Kodim 0503/JB, dan Rektor Untar, dan para Dosen.
(H Agustinus/Tim)