Selidiki Upal Polisi Mintai Keterangan Saksi

Foto: Anggota Polsek Kebon Jeruk saat meminta keterangan saksi terkait penyebaran uang palsu.

dutainfo.com-Jakarta: Terkait beredarnya uang palsu (Upal), aparat Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat melakukan penyelidikan dan kebenaran informasi tersebut.

“Ya sehubungan dengan adanya peredaran uang palsu dan diunggah melalui berita adanya seseorang yang menyebarkan uang dijalan sekitar Jalan Perjuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kami akan melakukan penyelidikan,” ujar Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun, pada awak media, Senin (3/9/2018).

Menurut Kompol Marbun pihaknya sudah memintai keterangan saksi yakni Slamet Waryono yang berprofesi sebagai driver ojek online.
Saksi Slamet Waryono saat itu tengah melintas dan melihat beberapa uang pecahan seratus ribu yang tercecer di Jalan.

Saat itu saksi sedang bersama penumpang seorang wanita yang minta diantar ke Polsek Palmerah, ungkap Marbun.

Sesampainya di Polsek Palmerah, saksi dihampiri seorang pria yang tidak dikenalnya, memerintahkan saksi untuk memegang uang seratus ribu tersebut dan langsung di foto sambil memberitahu uang itu palsu.

“Ada seseorang yang membutakan kejadian ini dengan maksud agar ditangkap pelaku penyebaran atau si pembagi uang palsu,” kata Marbun.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Josman Harianja SH, tengah menyelidiki kasus ini, dan telah memintai keterangan saksi guna mengungkap kasus tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan siapa yang menyebarkan uang palsu itu,” tutupnya. (Hdr/Iyl)

Polsek Kebon Jeruk, Rangkul SMK Tria Arga

Foto: Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun saat memberikan arahan pada siswa-siswi SMK Tria Agra

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menindak lanjuti tawuran antar sekolah yang sempat viral di media sosial, Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, merangkul para Siswa-Siswi Sekolah yang berada diwilayah Kebon Jeruk.

Senin (3/9/2018) nampak sejumlah anggota Polsek Kebon Jeruk menyambangi SMK Tri Arga, yang dipimpin langsung Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun.

Dihadapan para siswa-siswi SMK Tria Arga, Kapolsek Kompol Marbun memberikan arahan agar para siswa tidak terlibat yang namanya tawuran antar sekolah, yang mana ini sempat viral di Media Sosial.

“Kita sempat lihat di medsos akan ada aksi balas dendam dari sekolah SMK Tri Arga yang mengakibatkan salah satu siswa meninggal dunia,” ujar Marbun.

Kapolsek Kompol Marbun juga meminta para siswa jangan terprovokasi dengan adanya berita-berita di medsos yang akan balas dendam, itu suatu tindakan yang bodoh, tegasnya.

Para siswa agar lebih meningkatkan belajar dan menuntut ilmu yang baik agar kelak dapat menggapai cita-cita, berlombalah yang positif, jauhkan narkoba,dan tawuran karena itu akan merugikan diri sendiri dan orang tua.

Sementara pihak sekolah SMK Tria Agra sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Kapolsek Kebon Jeruk dan jajarannya, yang telah peduli pada siswa-siswi disekolah ini, kata Kepala Sekolah SMK Tria Agra. (Hdr/Chand)

Franky Si Penabrak Tamansari Konsumsi Sabu Setiap Hari

Mobil yang digunakan Franky saat tabrak lari di Taman Sari Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Masih ingat pelaku tabrak lari di Jalan Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat, Franky (40) disebut sudah lama menggunakan sabu, bahkan dia harus mengunakan narkoba jenis sabu setiap hari.

“Benar, setiap hari dia bisa dikatakan menggunakan sabu, secara rutin, mungkin karena levelnya sudah rutin,” ujar Kanit Reskrim Polsek Taman Sari AKP Tango Siregar, pada awak media, (2/9).

Masih kata AKP Rango dari pengakuan Franky dirinya selalu membawa paket sabu agar mudah dikonsumsi setiap harinya, alasan konsumsi sabu agar semangat menjalani rutinitas.

“Jelas dia pemakai berat. Setiap hari bawa sabu,” ungkap AKP Rango.
Sebelum kejadian tabrak lari, Franky sempat menggunakan sabu di parkiran kawasan Lokasari, mungkin dia sudah agak drop lantas mengkonsumsi sabu, namun tempatnya tidak pasti bisa dimana saja.

Sebelumnya diketahui Franky mengendari mobil Grand Livina warna hitam dengan Nomor Polisi B 1965 UIQ, diduga telah menabrak lari di Jalan Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat, kendaraannya sempat dirusak massa dan Franky juga sempat dihakimi massa. Beruntung ada petugas yang datang membawanya ke Pos Lantas. (Hdr/Elw)

Polres Jakarta Barat Tangkap Tiga Pemuda Bawa Tramadol Dan Bong Sabu

Foto: Barang bukti dan pelaku saat diamankan Tim Pemburu Preman
Polres Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Tiga pemuda asal Tambora Jakarta Barat, yakni HTH (22), HI (20), dan DE (17), ditangkap Tim Pemburu Preman (TPP) Polres Jakarta Barat, karena kedapatan membawa dua butir obat jenis Tramadol dan tiga jenis Exemer, pada Minggu (2/9/2018) dini hari.

“Ya benar kejadian tersebut saat tim melakukan observasi wilayah, dan mencurigai gerak-gerik ke tiga pemuda tersebut,” ucap Kepala Tim 3 TPP Polres Jakarta Barat Bripka Alex pada awak media (2/9).

Dari ketiga pemuda itu kita sita Tramadol dan tiga jenis Exemer, selanjutnya kita lakukan pengembangan kasus.

Dari pengembangan kasus, kita berhasil mengungkap para pelaku membeli di toko, dan hasilnya tim mengamankan barang bukti 50 pil Tramadol, 4 strip Tramadol, dan 4 alat hisap sabu (Bong) serta 1 bungkus sisa sabu.

Selain barang bukti petugas juga berhasil mengamankan pemilik toko obat UY (55), dan AL (27) hingga saat ini para pelaku dan barang bukti masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tambora, Jakarta Barat, ungkap Bripka Alex. (Hdr/Elw)

Danramil 07/Limo Lepas 2000 Peserta Gerak Jalan

Foto: Danramil 07/Limo Kapten Arh Ema Suherman bersama Tiga Pilar Limo, Depok

dutainfo.com-Jakarta: Kegiatan puncak peringatan HUT RI ke-73, Koramil 07/Limo, Kecamatan, dan Polsek Limo, Depok melepas 2000 orang peserta gerak jalan santai.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan bagi warga Limo untuk memperingati puncak HUT RI ke-73.

“Ya ini merupakan momentum ajang silahturahmi dengan sekala besar yang diikuti 4 wilayah kelurahan yakni Limo, Krukut, Grogol dan Meruyung,” ujar Danramil 07/Limo Kapten Arh Ema Suherman, pada awak media, Sabtu (1/9/2018).

Masih kata Kapten Ema, pada kesempatan ini seluruh warga dapat bertemu dalam suasana kegembiraan, acara ini juga mengelar seni budaya dan pembagian door price, serta bazar yang diikuti Usaha Kecil Menegah (UKM) Kecamatan Limo.

Pada kesempatan itu pula Danramil 07/Limo Kapten Arh Ema Suherman yang didampingi Camat dan Kapolsek Limo, melepas 2000 peserta gerak jalan santai di halaman Kantor Kecamatan Limo.

Pantauan dutainfo.com turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Danramil 07/Limo Kapten Arh Ema Suherman, Kapolsek Limo Kompol Moch Iskandar, Camat Limo Harry Restu Gumelar ST. M.Si, Anggota Dewan Fraksi Golkar H Tajudin, Anggota Dewan Fraksi PDI P Febri, Para Lurah se Kecamatan Limo, Perwakilan Sekolah Tingkat SD, SMP, dan SMA se Kecamatan Limo, Para Tokoh Masyarakat, dan Para Tokoh Agama. (Hdr/elw)