Penyelundupan 28 kg Sabu dan 25.000 Ekstasi, BNN: Dikendalikan bandar dari penjara

Foto: Deputi Penindakan BNN Irjen Pol Arman Depari

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN), telah menggagalkan penyelundupan narkoba sabu dan pil ekstasi yang diselundupkan dari Kuching, Malaysia, ke Kalimantan Barat.

“Ya ini diduga jaringan dikendalikan bandar dari balik jeruji besi,” ujar Direktur Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari, pada awak media (5/4).

Masih kata Arman, Dua orang yang diduga sebagai pengendali penyelundupan narkoba berada di Lapas Bengkayang, dan Lapas Pontianak. Empat pelaku yang sudah diringkus yaitu Andi, Suprayogi, Rio, dan Sudirman.

Keempat pelaku ditangkap ditempat berbeda. Jumlah total barang bukti 28 kg narkoba jenis sabu, dan 25.000 pil ekstasi. (***)

Terkait Pungli Oleh Oknum Satpel Perhubungan Jakarta Barat, Kadis Hub DKI: laporkan saja ke Polisi

Foto: Kadishub DKI Jakarta Andri Yansyah (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah merasa geram dengan informasi dugaan anak buahnya meminta uang damai untuk mobil angkutan barang yang melanggar di Cengkareng, Jakarta Barat. Kadishub DKI itu meminta masyarakat melaporkan ke Polisi.

“Itu kan sudah enak ada buktinya hasil transaksinya kan via transfer, bisa dijadikan pembuktian. Harus berani melapor ke Polisi, biar kapok,” ujar Andri, Kamis (5/4/2018) malam.
Masih kata Andri dengan begitu, oknum tersebut bisa langsung ditangkap.

Bahkan bukan tidak mungkin dia akan bernyanyi siapa saja yang ikut terlibat.

“Kalau sudah ditangkap pasti akan ngoceh dan menunjuk siapa saja yang terlibat. Sekalian kita bersihin semua, tegas Andri.

Masyarakat harus berani melaporkan, karena kontrol dari masyarakat sangat kami butuhkan, ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang sopir angkutan barang bernama Herman mengaku telah diminta uang damai oleh oknum Satpel Perhubungan Cengkareng, Jakarta Barat berinisial M, dikarenakan kendaraan nya dianggap tidak layak jalan.

Kemudian menurut pengakuan Herman, langsung menelpon pemiliknya (majikanya), meminta ditransfer uang Rp 1.5 juta ke rekening yang sudah diinformasikan oleh M. (Hdr/Dar)

Dua Kapolsek di Jajaran Polrestro Jakarta Barat Di ganti

Foto: Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi saat pimpin Sertijab Kapolsek (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Dua Kapolsek di Jajaran Polres Jakarta Barat, diserah terimakan yakni Kapolsek Tambora Kompol Slamet Riyadi digantikan oleh Kompol Ivertson Manosoh SH, dan Kapolsek Cengkareng Kompol Agung Budi Laksono, digantikan oleh Kompol H Khoiri SH, MH.

Serahterima jabatan Kapolsek ini berlangsung di Ruang Loby Lantai 2 Mapolres Jakarta Barat.
Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK, MH memimpin acara Sertijab kedua Kapolsek, pada Kamis (5/4/2018).

Dalam amanatnya Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan dalam mutasi suatu jabatan dilingkungan Polri adalah hal biasa, selain sebagai kebutuhan organisasi dan pembinaan karir, hal ini juga merupakan penyegaran.

“Pergantian jabatan juga bertujuan menjaga dinamika operasional dan penyegaran proses manajerial organisasi,” tambah mantan Kasat Reskrimum Polres Jakarta Barat ini.

Kombes Hengki juga mengucapkan terima kasih atas tugas-tugas yang selama ini telah dilaksanakan dengan baik sehingga terciptanya situasi dan kondisi yang aman dan kondusif.

Kepada pejabat lama semoga ditempat yang baru bisa segera menyesuaikan diri dan bekerjasama dengan baik, bagi pejabat baru bekerjalah dengan baik, serta mampu menunjukan dedikasi yang tinggi di institusi Polri, harap Hengki.

Mantan Kapolsek Tambora Kompol Slamet Riyadi akan bertugas di Lemdik SPN Lido, sementara Mantan Kapolsek Cengkareng Kompol Agung Budi Laksono akan mengisi jabatan di Renmin Lantas Polda Metro Jaya.
Sementara Kapolsek Cengkareng yang baru Kompol H Khoiri sebelumnya menjabat Wakasat Narkoba Polres Jakarta Barat. (Wan/Hdr)

Pemuda edarkan 1000 Pil PCC Ditangkap Polsek Palmerah, Jakarta Barat

Barang bukti pil PCC yang diamankan Polsek Palmerah, Jakarta Barat (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Unit Narkoba Polsek Palmerah, Jakarta Barat, amankan pemuda pelaku pengedar pil PCC, AW bin MY (36) ditangkap di Mall Slipi Jaya, Palmerah, Jakarta Barat pada Jum’at (30/3/2018) lalu.

“Ya dari dari tangan AW kami berhasil mengamankan 1000 pil PCC, jenis pil ini masuk dalam jenis obat bius yang kini masuk dalam psikotropika golongan 4,” ujar Kapolsek Palmerah Kompol Aryono, pada awak media, Kamis (5/4/2018).

Penangkapan AW berkat informasi masyarakat yang memberikan informasi adanya peredaran narkoba di Mall Slipi Jaya, setelah dilakukan penyelidikan tersangka AW langsung diamankan berikut barang bukti 1000 pil PCC.

Tersangka AW hingga saat ini masih dilakukan penahanan di Mapolsek Palmerah, dia akan dijerat Pasal 196 Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, tutupnya. (Hdr/tim)

Terkait Puluhan Orang Tewas Akibat Miras, Polda Bentuk Satgasus

Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis

dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgasus), dengan maraknya kasus minuman keras oplosan, yang mengakibatkan puluhan orang tewas di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Depok, dan Bekasi.

“Ya kita buat Satgas Khusus guna melakukan penindakan tegas bagi para pengedar dan penjual miras oplosan,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis, pada awak media, Kamis (5/4/2018).

Masih kata Idham Azis, dirinya telah mengeluarkan perintah kepada Kapolres, dan Kapolsek untuk segera melakukan razia tempat penjualan miras yang biasa berkedok depot jamu.

Saya selaku Kapolda Metro Jaya telah perintahkan Kapolres dan Kapolsek agar segera mengawasi peredaran miras di wilayah hukumnya masing-masing, ungkapnya.

Seperti diketahui sebelumnya beberapa hari belakangan ini banyak warga tewas akibat meneguk miras oplosan. Masing-masing di daerah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Depok, dan Bekasi. (Iyl/hdr)