Polres,Kodim,Walkot Dan Kejari Jakbar Apel Kesiapan PAM Nataru

dutainfo.com-Jakarta: Guna pengamanan dan antisipasi Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Jakarta Barat, Kodim 0503/JB, Walikota Jakarta Barat, dan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, melaksanakan apel di Kantor Walikota Jakarta Barat, Kamis (23/12/2021).

Ada empat titik yang menjadi fokus perhatian personel gabungan di Jakarta Barat guna mencegah kerumunan pada saat malam pergantian tahun 2022.

“Ya benar ada 4 titik pertama di Kota Tua, Kedua di CNI, Ketiga ada di Daan Mogot Mall, dan Keempat Pasar Baru, itu menjadi atensi kita,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, kepada awak media, Kamis (23/12).

Masih kata Ady, kawasan Kota Tua nantinya akan ditutup selama malam pergantian tahun 2022, hal tersebut dilakukan guna menghindari kerumunan masyarakat yang dikhawatirkan malah menambah kasus Covid-19.

Selain itu Polres Jakarta Barat,Kodim 0503/JB dan Walikota Jakarta Barat akan menerjunkan sebanyak 2.000 personel gabungan untuk Operasi Lilin Jaya 2021, Operasi ini akan dilaksanakan selama 10 hari kedepan mulai 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

“Ada tiga target yang harus kita dapatkan, pertama pelaksanaan Natal bisa terlaksana hingga aman damai, dan hikmat, kedua situasi kamtibmas kondusif, ketiga karena kita masih pandemi kita bisa mengendalikan Covid, khususnya di Jakarta Barat,” ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan apel Pam Nataru yakni, Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Walikota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, dan Kajari Jakarta Barat Dwi Agus Arfianto.
(Tim)

Kejati NTT Pastikan Oknum Jaksa Yang Ditangkap Satgas 53 Kejagung Sudah Dicopot Jabatanya

Foto: Kasipenkum Kejati NTT Abdul Hakim (Antara)

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Tinggi NTT memastikan telah mencopot jabatan Kasi Penyidikan pada Aspidsus Kejati NTT, Kodrat Mantolas, terkait penangkapan oleh tim Satgas 53 Kejagung RI, karena perbuatan tercela.

“Ya benar Kejaksaan Tinggi NTT telah menonaktifkan saudara Kondrat Mantolas dari jabatannya setelah yang bersangkutan diamankan Satgas 53 Kejagung RI,” ujar Kasi Penkum Kejati NTT Abdul Hakim, seperti dikutip Antara, Rabu (22/12/2021).

Masih kata Abdul Hakim, Kejaksaan Tinggi NTT, tidak memberikan toleransi kepada semua jaksa yang melakukan tindakan tercela dan mencoreng citra lembaga.

“Kodrat Mantolas saat ini sedang dalam pemeriksaan Tim Penyidik Kejaksaan Agung,” ungkapnya.

Selain Kodrat Mantolas, tim Satgas 53 Kejagung RI juga mengamankan Direktur PT Sari Karya Mandiri Hemus Taolin.

Keduanya ditangkap Tim Satgas 53 Kejagung RI di Tuak Daun Merah Kota Kupang pada Senin (20/12/2021).
(Tim)

Amankan Nataru 8.000 Personel Gabungan Dikerahkan Di Jakarta

Foto: Personel gabungan TNI-Polri diterjunkan pengamanan Nataru 2021 (foto dok dutainfo.com)

dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Pemprov DKI Jakarta, akan mengerahkan 8.000 personel gabungan dalam rangka Operasi Lilin Jaya pengamanan Natal dan Tahun Baru yang akan dimulai Jumat (24/12/2021) hingga Minggu (2/1/2022).

“Benar kekuatan personel gabungan TNI-Polri, dan Pemprov DKI Jakarta berjumlah 8.000 personel kita akan gelar pasukan pada tanggal 23 Desember dan pengamanan akan dimulai tanggal 24 Desember 2021 hingga tanggal 2 Januari 2022,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan, Selasa (21/2/2021).

Masih kata Zulpan ada sejumlah prioritas pengamanan dalam operasi Lilin Jaya salah satunya pengawasan protokol kesehatan dalam kegiatan masyarakat.

“Selain itu ada pembatasan dibeberapa tempat kegiatan seperti hotel, tempat hiburan dan rekreasi, kemudian utuk pembatasan menyesuaikan dengan level PPKM yang diberlakukan Pemda,” ungkapnya.

Masih sambung Kombes Zulpan, ribuan personel gabungan ini akan disebar di sejumlah lokasi strategis, salah satunya pengamanan di Gereja saat pelaksanaan misa Natal.

Selain itu di malam tahun baru, Polda Metro Jaya akan memberlakukan kebijakan Crowd Free Night di 73 titik hal ini guna mencegah adanya perayaan malam tahun baru.

“Ada enam lokasi pertama di Jl Sudirman, MH Thamrin, sekitar Monas, kemudian Kemayoran, Asia-Afrika, Kemang, Dharmawangsa, Senopati, Antasari, serta BKT, ini ada 73 titik yang akan kita berlakukan Crowd Free Night,” tutupnya.
(Tim)

Polda Metro Jaya Sudah Limpahkan Berkas Kasus Dugaan Penipuan Mantan Gubernur Bengkulu Ke Kejaksaan

dutainfo.com-Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan tersangka kepada mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin dan mantan anggota DPR RI Raden Saleh Abdul Malik, keduanya ditetapkan tersangka kasus dugaan penipuan cek kosong dengan pelapor PT Tirto Alam Cindo (TAC).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka pada September 2021 berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Jadi sudah tersangka keduanya dan berkasnya sudah dikirim ke Kejaksaan,” ujar Kombes E Zulpan, Selasa (21/12/2021).

Namun Kombes Zulpan belum merinci secara detail kasus dugaan penipuan cek kosong itu, hanya mengatakan berkas perkaranya sudah dilimpahkan pada Kejaksaan.
(Tim)

Satgas 53 Kejagung RI Tangkap Jaksa Kejati NTT

dutainfo.com-Jakarta: Tim Satgas 53 Kejaksaan Agung RI, menangkap seorang jaksa senior berinisial KM dan seorang pengusaha HT di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga melakukan tindakan tercela.

“Ya benar penyidik satgas 53 Kejaksaan Agung telah menangkap seorang jaksa berinisial KM yang bertugas di Kejaksaan Tinggi NTT karena melakukan perbuatan tercela,” ujar Kasi Penkum Kejati NTT Abdul Hakim, seperti dilansir Antara, Selasa (21/12/2021).

Masih kata Abdul Hakim, keduanya diamankan tim 53 Kejagung RI, secara bersamaan di salah satu tempat di Kota Kupang pada Senin (20/12) malam.

“Jaksa KM ini merupakan penyidik pada Tindak Pidana Khusus Kejati NTT yang selama ini menangani sejumlah kasus korupsi Bank NTT Surabaya,” ungkapnya.

Setelah diamankan tim 53 Kejagung RI, keduanya dibawa ke Kejaksaan Agung RI, guna menjalani proses pemeriksaan.

“keduanya dibawa ke Kejaksaan Agung RI guna menjalani pemeriksaan intensif disana,” kata Abdul Hakim.

Tim Satgas 53 Kejagung RI, telah lama melakukan pemantauan terhadap keduanya.
(Tim)