Pemred Indic, Apresiasi Kinerja Polri Dan Kejaksaan Terkait Penahanan Istri Irjen Ferdy Sambo

Foto: Pemimpin Redaksi Investigasi dutainfo.com Hendrik A (Dok Indic)

dutainfo.com-Jakarta: Sejumlah tokoh masyarakat di Jakarta Barat, sangat mengapresiasi kinerja Polri dan Kejaksaan yang telah melakukan penahanan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir Yoshua Hutabarat.

Salah satunya apresiasi datang dari tokoh masyarakat di Jakarta Barat yakni Pemimpin Redaksi Investigasi dutainfocom, yang juga Ketua Harian Mitra Jaya Kodim 0503/JB Hendrik A, yang memberikan apresiasi ke Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo serta pihak Kejaksaan Agung RI, dengan cepat melakukan penahanan dan telah menetapkan tersangka Putri Candrawathi, istri dari Ferdy Sambo.

“Ini merupakan bentuk komitmen Polri yang harus kita berikan apresiasi atas ketegasan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yang tak pandang bulu dan telah bekerja secara profesional,” ujar Hendrik, Sabtu (1/10/2022).

Masih kata Hendrik, langkah yang diambil oleh jajaran Kepolisian dan Kejaksaan sudah tepat, artinya apa yang menjadi harapan masyarakat banyak sudah terpenuhi.

“Sudah sangat tepat langkah Kapolri dan jajaran serta Kejaksaan yang telah menahan Putri Candrawathi dan sudah lengkap berkas perkaranya sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana,” ungkapnya.

Siapa saja dan apapun dia jika melanggar hukum tetap harus di proses hukum dan mendapatkan persamaan di muka hukum.
Dirinya juga berharap proses peradilan kasus ini juga tak diskriminatif.

“Tentunya tak boleh ada lagi diskriminasi dalam konteks peradilan hukum kita, maka tentu semua pihak baik Komisi Kejaksaan, Komisi Yudisial, termasuk media yang concern pada kasus ini agar bersama-sama mengikuti dan mengawal serta mengawasi agar proses peradilan benar-benar dapat menghasilkan suatu keadilan,” paparnya.

Selain itu komitmen tersebut dapat memulihkan kepercayaan publik terhadap Kepolisian serta lembaga hukum lainya.
(Tim)

Di Usianya ke-5 The Enterpreneurs Society Rayakan Ajak Pengusaha Untuk Berkembang

dutainfo.com-Jakarta : Dengan visi dan misi untuk mempersatukan Indonesia tanpa diskriminasi melalui pengembangan ilmu, edukasi, inspirasi dan peluang di dalam dunia kewirausahaan, The Entrepreneurs Society www.te-society.com merayakan hasil dari 5 tahun perjuangan dan pencapaian dengan 100 lebih pengusaha, influencer, teman dan sahabat berkumpul di Restaurant Hao Xiang Mangga Besar.

Sebagian dari para undangan antara lain Pak Thomas H Ciovanlee founder dari Apotek Roxy Group, Bu Welani Widjaja CEO dari Bollore Logistics, Pak Eric Handali founder dari BlinkCharm, Pak Calvin Hartono CEO dari Gado Gado Boplo, Pak Theo Derrick dan Pak Billy Tanhadi founder dari Coffee Meets Stock, dan beberapa influencer seperti Kak Victoria Wong dan Kak Christina Lie.

Di ulang tahun TES yang ke-5 kali ini, TES terus mempunyai aspirasi untuk menjadi wadah bagi semua orang tanpa terkecuali yang ingin sejahtera dalam hidupnya. Membantu para pengusaha untuk berkembang, terkoneksi, berkolaborasi dan berkembang bersama, menjadi sebuah tempat tinggal dimana semua orang bisa bergabung dan bekerja sama nantinya. Seperti slogan The Entrepreneurs Society, #TempatKamuBerkembang #JadiVersiTerbaikmu.

Oleh karena itu TES memperkenalkan platform komunikasi dan edukasi yang sudah lama dikembangkan oleh kak Klemens Rahardja sebagai foundernya, agar ilmu yang diajarkan bisa tersebar luas ke seluruh Indonesia, melalui program ELITES www.elites.id (Extraordinary Leaders In The Entrepreneurs Society).

Impian kak Klemens Rahardja, bahwa portal ini bisa menghubungkan dan merangkul semua pengusaha dan calon pengusaha di seluruh nusantara, dan menginspirasi lebih banyak orang lagi untuk berpikir terbuka dan berkembang lebih cepat lagi.

Selama 5 tahun terakhir, The Entrepreneurs Society (TES) sudah berhasil membantu ribuan UMKM untuk berkembang secara online dan offline. TES Juga sudah menjadi strategic partner dari berbagai macam event kewirausahaan baik dalam skala nasional maupun internasional, seperti Franchise License Expo Indonesia (FLEI), International Franchise License Expo (IFRA), Indonesia Food and Beverage Growth Conference (IFGC) dan masih banyak lagi.

TES dan para membernya juga sudah menjadi bagian pendukung dari berbagai perencanaan pemerintah, dari penggalakan UMKM melalui Kemenaker di tahun 2020, Literasi Digital oleh Kemenkominfo di tahun 2021, dan kak Klemens Rahardja pun selaku foundernya kerap kali diundang menjadi narasumber di berbagai acara kementrian seperti Kemenpora dan Kemendikbud Ristek.

TES ingin merangkul seluruh golongan masyarakat untuk berkembang bersama dan membuka peluang bagi mereka yang ingin sukses dalam dunia bisnis. Misi ini tidak akan berjalan tanpa adanya kerjasama semua elemen masyarakat. Ulang tahun ini diadakan sebagai event untuk kembali menghangatkan persahabatan dan api semangat kewirausahaan yang sedikit teredam oleh dampak pandemi. Karena kita percaya, kalau kita bersatu maka kita akan teguh, dan bercerai akan runtuh. Sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, para pengusaha harus bisa bergandengan tangan saling mendukung dan mengembangkan perekonomian bangsa.

Acara ini pun diakhiri dengan beberapa informasi dan peluang yang bisa membantu khalayak ramai, dari dukungan Runchise, Pos Logistik, Hello Monday Morning Digital Branding dan Marketing Agency www.hmm.co.id, sampai peluang usaha di bidang kesehatan yang dibawakan oleh salah satu bagian dari TES dan Apotek Roxy Group, PT Energi Orang Sukses.

EOS (Energi Orang Sukses) www.eosindonesia.co.id yang merupakan bagian dari TES dan Apotek Roxy Group, yang bergerak di bidang evergreen dengan produk import kelas dunia seperti Ionic Concentrated Mineral Drops, Collanutri dan Immunocal.

Disini EOS dan TES pun membuka peluang bagi para affiliator, distributor dan reseller untuk bisa lebih luas lagi menyehatkan bangsa Indonesia, baik secara fisik, dan dari sisi finansial juga.Ini bisa menjadi kesempatan emas untuk para member maupun masyarakat lainnya yang ingin menambah penghasilannya.

Acara diakhiri dengan potong kue dan foto bersama serta pembagian goodie bag bagi para peserta, dan banyak dari para pengusaha tersebut masih enggan meninggalkan tempat, karena semuanya antusias untuk saling bekerjasama dan berkenalan satu dengan yang lain. (Elw)

Kejati DKI Jakarta MoU Perdana Dengan PT PHE

Foto: Kajati DKI Jakarta DR Reda Manthovani saat MoU dengan PT PHE (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), dengan PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West (PHE ONWJ) serta PT Pertamina Hulu Energi South East Sumatra (PHE OSES), penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilaksanakan di Bogor Jawa Barat, Jumat (30/9/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta Barat DR Reda Manthovani, Asisten Datun Kejati DKI Jakarta T Rahmatsyah, General Manajer Zona 5 Achmad Agus Miftakhurrohman, General Manager Zona 6 Anthonius Dwi Arinto, serta para Kajari Se DKI Jakarta.

Dalam sambutannya Kajati DKI, Jakarta DR Reda Manthovani, mengatakan bahwa ini merupakan MoU perdana antara Kejati DKI, Jakarta dan PT PHE dalam rangka bantuan hukum litigasi dan non litigasi terhadap permasalahan di kedua perusahaan itu.

“Kami berharap kolaborasi yang baru dilakukan dapat mengantisipasi permasalahan yang mungkin timbul di kemudian hari,” ujar Reda.

Masih kata Reda, oleh sebab itu kegiatan ini bisa dibuat kegiatan lanjutan yang bersifat lebih teknis.

Sementara GM Zona 5 Achmad Agus Miftakhurrohman, sangat mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih serta menaruh harapan besar dari MoU ini.

Kami menginginkan kerja sama ini menjadi terobosan guna menghadapi gangguan dan hambatan yang ada, ditengah ketidakseimbangan antara kebutuhan energi nasional dan produksi migas.

“Kami merasa senang dan mengapresiasi kepada Kajati DKI, Jakarta DR Reda Manthovani, peran Perdata dan Tata Usaha Kejati sangat dibutuhkan dalam memitigasi resiko yang ada, diantaranya terkait handling dari upaya preventif dari kegiatan operasi dan penanganan dari dampak operasi yang mungkin saja bisa timbul,” ungkapnya. (Tim)

Polri Buru 10 Orang Tersangka Judi Online

Foto: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, mengatakan telah membentuk tim gabungan bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), guna melakukan analisis transaksi keuangan yang terkait judi online.

Bahkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit, mengatakan saat ini ada 202 rekening yang telah diblokir.

“Saat ini ada yang sedang kita analisa, ada 329 rekening, 202 rekening sudah kita blokir,” ujar Jenderal Pol Listyo Sigit, Jumat (30/9/2022).

Selanjutnya masih kata Listyo, ada 10 orang yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka, mereka ini terlibat dengan perjudian kelas atas.

Rincian sebagai berikut didalam negeri ada 4 orang berinisial TN, R, FN dan K, sedangkan 6 orang diduga berada di luar negeri IT, TS, EA,B, KA dan J.

Jadi 10 orang ini berstatus DPO dan diduga terlibat judi online kelas atas.

“Kami juga telah membentuk tim Bareskrim, Div Hubintern dan Polda guna melakukan berbagai upaya penanganan tersangka judi online yang berada di luar negeri saat ini terus kita buru.
(Tim)

Polisi Jelaskan Kisruh Lahan Yayasan Tien EN Tang Antara Ahli Waris Dan Pengurus Yayasan

dutainfo.com-Jakarta:Kisruh lahan yayasan Tien En Tang yang berlokasi di komplek perumahan elit green garden kebon jeruk Jakarta Barat akhir belakangan ini antara ahli waris dan pengurus yayasan saling bersitegang

Polres Metro Jakarta Barat beri klarifikasi terkait permasalahan yang terjadi

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce melalui kasi humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan mengatakan, permasalahan tersebut memang sudah terjadi perselisihan antara ahli waris dengan pengurus yayasan sudah sejak lama

“Dimana dulu ibunya ahli waris dengan pengurus yayasan tinggal dirumah tersebut bersamaan,” ujar Kompol Moch Taufik Iksan saat dikonfirmasi, Jumat, 30/9/2022.

Berjalannya waktu kemudian ibunya ahli waris kemudian meninggal dan pengurus yayasan kemudian menjadikan tempat tersebut sebagai tempat ibadah

Lanjut taufik menjelaskan, kemudian dari ahli waris rumah tersebut yaitu selaku anaknya menggugat rumah tersebut yang ditinggali saat ini oleh pengurus yayasan Tien En Tang

“Ahli waris menggugat dan melaporkannya kepolres metro jakarta barat dengan pasal 167 sementara untuk korban dari pihak yayasan melaporkan dengan pasal 170 Kuhpidana,” terangnya

“Untuk perkara tersebut sedang dalam proses penyidikan” jelasnya

Kami dari Polres metro jakarta barat dan juga polsek kebon jeruk telah mengambil sejumlah langkah untuk melakukan mediasi terkait permasalahan tersebut

Kami dari unsur muspiko, walubi, FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama), Pebinmas Buddha Prov Dki Jakarta, pengurus yayasan dan juga mengundang ahli waris untuk mengadakan pertemuan untuk membahas permasalahan tersebut

“Apa yang menjadi pembahasan untuk mencari solusi dan titik terang agar masalah tersebut dapat diselesaikan” tutupnya. (Tim)