Setelah Tahap II JPU Kemungkinan Tetap Tahan Istri Ferdy Sambo

dutainfo.com-Jakarta: Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Ketut Sumedana, berbicara mengenai penahanan tersangka Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yoshua Hutabarat, kemungkinan Jaksa Penuntut Umum (JPU), akan menahan Putri, istri Ferdy Sambo, setelah tahap II penyerahan barang bukti dan tersangka.

“Penyerahan barang bukti dan tersangka dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yoshua Hutabarat, rencananya pada Senin 3 Oktober 2022, di Kejari Jakarta Selatan, para tersangka yang akan disertakan dalam kasus ini yakni Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi, Bharada Richard Eliezer, Bripka Rizky Rizal, dan Kuat Ma’ruf,” ujar Ketut, Minggu (2/10/2022).

Masih kata Ketut, bahwa penuntut umum juga mempunyai kewenangan untuk melakukan penahanan, sebagaimana penyidik, tak harus sama, namun untuk mempermudah proses persidangan kemungkinan penuntut umum akan mengambil opsi untuk menggunakan kewenangan penahanan.

“Bisanya penahanan dilakukan guna mempercepat dan mempermudah menghadirkan terdakwa dalam proses pemeriksaan di persidangan, dan menghindari menghilangkan barang bukti, mempengaruhi saksi dan melarikan diri,”ungkapnya. (Tim)

Diamankan Saat Tawuran Pelajar Polsek Tambora Terapkan Pelajar Sungkeman Dan Cuci Kaki Ortu

dutainfo.com_Jakarta:Polsek Tambora Jakarta Barat memiliki cara berbeda dalam menangani sejumlah pelajar yang terlibat aksi tawuran

Tampak terlihat suasana haru mewarnai mako polsek tambora pada hari ini, Jumat, 30/9/2022

Sejumlah Pelajar yang diamankan karena terlibat kasus tawuran terlihat tak kuasa menahan air matanya saat orang tua nya mendatanginya

“Kami dari polsek tambora memiliki cara agar bisa menyentuh hati mereka yakni para pelajar yang diamankan karena terlibat aksi tawuran kami wajibkan mereka sungkeman dan mencuci kaki serta meminta maaf kepada orang tua nya masing-masing,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar saat dikonfirmasi, Minggu, 2/10/2022.

Menurut polwan berpangkat melati satu yang akrab disapa dengan sebutan ocha ini menjelaskan, Hal ini dilakukan untuk menimbulkan efek jera bagi mereka, kita lakukan pendekatan dan berusaha untuk menyentuh hati mereka

” Salah satunya dengan sungkeman dan mencuci kaki orang tua mereka serta meminta maaf atas perbuatan yang telah mereka lakukan,” terang Rosana

suasana di aula lantai 3 polsek tambora itu menjadi haru. Beberapa isak tangis terdengar dari para pelajar yang diamankan oleh polisi

Terlihat di antara mereka seperti bersujud dan mencium kaki orangtuanya sambil meminta maaf.

“Mah, maafin adek,” ucap salah satu pelajar dengan suara terisak.

Kepalanya merendah dan mencium kaki sang ibu yang sedang duduk.

Sang ibu hanya terdiam, namun matanya berkaca-kaca. Telapak tangannya mengusap kepala si pelajar dengan lembut.

Di sudut lain, seorang ibu berhijab terlihat berjongkok di depan anaknya yang bersujud minta ampunan.

Air mata si ibu membayang sambil bibirnya bergetar dan mencium kening si anak.

“Jangan diulangin ya, Nak,” kata si ibu. (Tim)

Walubi Apresiasi Polres Jakbar Respon Cepat Perselisihan Ahli Waris Dan Yayasan Tien En Tang

dutainfo.com-Jakarta:Perselisihan antara ahli waris dan yayasan Tien En Tang yang berlokasi di komplek perumahan elit green garden kebon jeruk Jakarta Barat, Walubi (perwakilan umat budha Indonesia) memberikan apresiasi atas respon cepat dari polres metro jakarta barat

“Alhamdulillah, hari ini kami semua dikumpulkan dipolres Metro Jakarta Barat, bersama unsur muspiko, walubi, FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama), Pebinmas Buddha Prov Dki Jakarta, pengurus yayasan dan juga mengundang ahli waris untuk mengadakan pertemuan untuk memediasi dan membahas permasalahan tersebut,” Ujar Romo Asun saat memberikan keterangan, Jumat, 31/9/2022.

Menurutnya langkah-langkah yang sudah ditempuh ini sangat baik sekali, jadi kita semua di undang semua baik antara yang berselisih maupun unsur-unsur yang terkait dikumpulkan untuk membahas permasalahan yang terjadi

“Langkah ini sudah sangat tepat, namun karena berhubung ahli waris tidak hadir jadi disini belum bisa mengambil kesimpulan diantara kedua belah pihak untuk bisa diselesaikan,” ucap romo asun

Dimana dalam pertemuan yang dilakukan dipolres metro jakarta barat ini membahas mengenai permasalahan tempat ibadah

Lanjut Romo asun mengatakan, kami juga menghimbau kepada umat untuk bisa melaksanakan ibadah dimana saja tidak harus mengacu pada satu tempat

” Kita hargai para aparatur terkait yang telah berkerja agar perselisihan ini bisa diselesaikan dengan baik,” imbau nya

Jika adanya pelanggaran hukum maupun itu persyaratan legalitas administrasi kita serahkan semua kepada unsur terkait baik dari polres metro jakarta barat maupun pemkot Jakarta Barat

Kita juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan fasilitas untuk para jamaah agar bisa beribadah ditempat lain

Sekali lagi saya selaku romo asun dari walubi berterima kasih atas respon cepat pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini

“Kami mengucapkan terima kasih kepada kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce yang telah memfasilitas untuk melakukan pertemuan terkait permasalahan tersebut,” tutupnya. (Tim)

Penyidik Pidsus Kejagung RI Akan Panggil Pejabat Kominfo Dan Swasta Terkait Korupsi BTS 4G

Foto: Jampidsus Kejagung RI Febrie Foto: Jampidsus Kejagung RI Febrie Adriansyah (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Terkait dugaan tindak pidana korupsi program BTS 4G, penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, bakal memanggil beberapa pejabat di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta pihak swasta.

” Kami menghimbau kepada para pejabat Kominfo dan pihak swasta agar kooperatif dan memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik pada Pidsus Kejagung RI,” ujar Jampidsus Kejagung RI Febrie Adriansyah, Sabtu (1/10/2022).

Masih kata Febrie, kami akan memanggil dak klarifikasi kedua belah pihak Kominfo dan pihak Swasta.

Namun mantan Kajati DKI, Jakarta ini, belum merinci posisi kasus dugaan korupsi program BTS 4G.

“Kami belum bisa mengungkap secara detail karena masih tahap penyelidikan ya, namum yang jelas ada pekerjaan yang belum rampung sesuai target anggaran,” tutupnya.
(Tim)

Ketua Dai Kamtibmas PMJ Apresiasi Kinerja Kapolri Atas Penahanan Putri Candrawathi

dutainfo.com-Jakarta : Ketua dai kamtibmas PMJ
KH Tatang Firdaus SPd memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran yang telah menjawab harapan publik dengan menetapkan istri Ferdy Sambo putri candrawathi sebagai tersangka

Dirinya berharap komitmen tersebut memulihkan kepercayaan publik terhadap Polri.

“Kita apresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo yang telah bertindak tegas dan tidak pandang bulu,” ujar KH Tatang Firdaus saat dikonfirmasi, Sabtu, 1/10/2022.

Terkait penahanan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dirinya mengatakan, ini bukti polri sungguh sungguh dalam menegakkan proses hukum kepada siapa saja tanpa membeda bedakan siapa saja dimuka hukum

“Ini patut kita apresiasi, semoga Polri bisa kembali mempertahankan marwah institusi polri di masyarakat,” ucapnya

Dia berharap proses peradilan kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, dan kasus merintangi penyidikan kematian Brigadir J tak diskriminatif.

“Tentunya tidak boleh ada lagi diskriminasi dalam konteks peradilan hukum kita. Maka tentu semua pihak baik itu Komisi Kejaksaan, Komisi Yudisial, dan semua pihak yang concern pada kasus ini saya berharap untuk bersama-sama mengikuti, memantau dan mengawasi supaya proses peradilan betul-betul dapat menghasilkan suatu keadilan,” pungkasnya. (Tim)