dutainfo.com-Jakarta: Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Asep Mulyana diangkat sebagai Dirjen Peraturan Perundang-Undangan pada Kementerian Hukum dan HAM.
Kapuspenkum Kejagung RI Ketut Sumedana, mengatakan besok rencananya Pak Asep Mulyana akan dilantik oleh Menkumham Yasonna Laoly.
“Besok pagi akan dilantik oleh Menkumham di Kantor Kemenkumham,” ujar Ketut, Rabu (22/2/2023).
Masih sambung Ketut, Pak Asep masih sebagai jaksa yang dikaryakan dan dapat kembali bekerja sebagai jaksa sewaktu-waktu.
“Kami menyampaikan apresiasi dan turut bangga atas pengangkatan Bapak Prof DR Asep Mulyana SH.MH sebagai Dirjen PP pada Kemenkumham,” tutupnya. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat memusnahkan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 23,025 kilogram dan 80.080 butir pil terlarang dengan berat 20 kilogram. Narkotika hasil tangkapan bulan November 2022 hingga Februari 2023 itu jika di rupiahkan senilai Rp.34.838.700.000.
“Pemusnahan (narkotika) ini merupakan keberhasilan dan komitmen Polres Jakarta Barat untuk terus berperang terhadap peredaran narkoba yang ada di wilayah Jakarta Barat,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce di Mapolres Jakarta Barat didampingi Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Akbp Akmal, Rabu (22/2/2023).
Pasma mengungkapkan, pemusnahan yang dilakukan pihaknya hari ini sesuai dengan ketentuan tata cara pemusnahan. Untuk memastikan barang bukti dapat terurai, pihaknya bekerjasama dengan BNN dalam hal pemusnahan.
“Kami bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggunakan alat, kendaraan mobil insinerator bersuhu tinggi. Jadi nanti setelah pengecekan keabsahan dan kadar dari barang bukti ini dari puslabfor, dilanjutkan dengan pemusnahan menggunakan mobil mobil insinerator,” ujarnya
Diketahui, kandungan atau kadar dari narkotika tersebut telah dipastikan mengandung amphetamine oleh tim Puslabfor. Pemusnahan barang bukti Narkotika di halaman Mapolres Metro Jakarta Barat disaksikan oleh perwakilan dari Kejaksaan, Walikota, Satpol PP dan awak media. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Sidang kode etik terhadap Bharada Richard Eliezer, diputuskan masih menjadi anggota polri aktif.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, mengatakan terduga pelanggar masih dapat dipertahankan untuk tetap berada dalam dinas polri aktif.
Sidang kode etik terhadap Bharada Richard Eliezer, dipimpin Kombes Sakeus Ginting sebagai Ketua komisi dan Kombes Pol Hengki Widjaja dan Kombes Iman Thobroni sebagai anggota.
Bharada Richard Eliezer dinyatakan bersalah melanggar kode etik polri terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat.
Selain itu hukuman sanksi buat Bharada Richard Eliezer adalah demosi 1 tahun dan berdinas di Yanma Mabes Polri selama 1 tahun, serta penundaan kenaikan pangkat.
Sebelumya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Rabu 15 Februari 2023, menjatuhkan vonis penjara terhadap Bharada Richard Eliezer 1 tahun 6 bulan penjara. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Unit Reserse Kriminal polsek Kalideres berhasil mengungkap komplotan polisi gadungan yang melancarkan aksinya dengan menakuti para korbannya dan melakukan penipuan dan membawa kabur barang berharga milik korban dan mengaku sebagai anggota reserse narkoba polres metro jakarta barat
Para pelaku yang berhasil diamankan sebanyak 4 pelaku diantaranya berinisial A.S (39) , D.S (43), F.H, (27) dan A.P (25)
Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Akp Syafri Wasdar didampingi Kasubsi penmas humas Akp Ertonias Roni dan Kanit Reskrim Polsek Kalideres Akp Aep Haryaman mengatakan, Para pelaku melancarkan aksinya dengan modus mengaku sebagai anggota polisi Reserse Narkoba
“Pelaku melancarkan aksinya dengan menakuti para korbannya dan menunjukkan ID card polisi palsu serta menakuti dengan menggunakan senjata mainan (korek api),” ujar Kapolsek Kalideres Akp Syafri Wasdar dilokasi, Selasa, 21/2/2023.
Syafri menjelaskan para pelaku mencari korbannya dengan melancarkan aksinya secara mobile yang mengendarai sepeda motor diwilayah Jakarta barat dan Tangerang
Komplotan ini secara bergantian dan saling berboncengan untuk mencari target korban penipuan
Komplotan ini setelah mendapatkan korbannya kemudian diikuti setibanya ditempat sepi dipepet dan diberhentiin serta mengaku sebagai anggota reserse narkoba
Kemudian dilakukan penggeledahan dan disampaikan kepada korban bahwa korban adalah pelaku narkoba
“Para pelaku meyakinkan korban dengan menunjukan Id card anggota polisi palsu serta menakuti dengan senjata mainan (korek api),” terang Syafri
Para pelaku melancarkan aksinya dengan modus mengaku sebagai polisi (polisi gadungan) dari reserse narkoba
Para pelaku sudah banyak melakukan aksinya dengan modus ini selama setengah tahun
“Komplotan ini beraksi sudah selama setengah tahun dan kemungkinan korbannya ada banyak, namun korban yang baru melaporkan baru terdapat 5 laporan polisi,” terangnya
Atas pengungkapan ini kami berhasil turut mengamankan beberapa barang bukti diantaranya sebanyak 7 unit sepeda motor, 1 (satu) buku BPKB sepeda motor Honda Vario, nopol B-4988- BGN, 1 (satu) buku BPKB sepeda motor Yamaha Mio GT nopol B-6093 GBU, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Scoopy nopol B-3264-BJG, 1 (satu) STNK sepeda motor Honda PCX nopol B-5265-VVF, 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio M3 Nopol B-4578-BMR, 1 (satu) unit handphone Galaxi A04S, 1 (satu) ID Card polisi palsu atas nama RAMBE, 1 (satu) ID Card polisi palsu atas nama M.GALIH RAKHASIRIH dan 1 (satu) korek api berbentuk seperti senjata api
Lebih jauh Akp Syafri Wasdar mengatakan, kepada warga masyarakat yang pernah menjadi korban atas perbuatan pelaku agar segera mendatangi kepolsek Kalideres
“Kami imbau masyarakat untuk mengecek barang barang yang telah menjadi korban atas perbuatan pelaku, imbuhnya
Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatan nya pelaku dikenakan pasal 378 Kuhpidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Tim)
dutainfo.com-Sukabumi: Ratusan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pemuda Islam Jawa Barat (GNPI Jabar) resmi mendeklarasikan sebagai komitmen mendukung Yusril Ihza Mahendra menuju Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024 mendatang.
Koordinator GNPI Jabar Ujang Falah menyatakan, “pihaknya akan melakukan konsolidasi ke basis-basis pemuda Islam di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat gerakan demi Indonesia berkeadilan,” ucap Ujang di Kampung Raden Desa Wisata Cisande Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (21/2/2023).
Ujang menyebut, dalam deklarasi Pemuda Islam Jawa Barat yang tergabung dalam GNPI berkomitmen menjadi garda terdepan kemenangan Prof. Yusril. Kami yakin apabila Negara Republik Indonesia tercinta dipimpin seorang ahli tata Negara akan jauh lebih baik. “2024 Yusril menang, Yusril Politisi Muslim, tokoh Pemikir serta pewaris ummat Islam Nusantara,” kata koordinator GNPI Jabar Ujang Falah.
Bahwa di mata Pemuda Islam Jawa Barat, jelasnya, Yusril adalah sosok politisi muslim moderat yang konsisten berpegang kepada hukum-hukum, Yusril juga memiliki gagasan, pemikiran dan sikap politik untuk membangun Indonesia yang demokratis dan berkeadilan.
“Kami terpanggil untuk berjuang mendorong Prof. Yusril. Bagi teman-teman GNPI Jabar jelas bahwa ini bagian dari jihad politik serta perlu adanya revolusi hukum di bangsa kita demi melindungi rakyat dari ketidakpastian hukum dalam mencari keadilan atas hak-hak sebagai warga negara,” imbuhnya.
Untuk itu, lanjutnya, dirinya berharap semua komponen pemuda Islam Jabar bergerak dengan menggalang persatuan. Sudah 77 tahun Indonesia merdeka, namun rakyat belum benar-benar menikmati kemerdekaan yang hakiki di tanah air yang kaya akan sumber daya alamnya.
“Sudah waktunya pemuda Islam mengambil peran memperbaiki kualitas pemerintahan dengan mendorong pemimpin yang tepat,” tegasnya.
Acara deklarasi GNPI Jabar merupakan kelanjutan dari deklarasi GNPI nasional di Gedung Juang 45 Jakarta Pusat pada 16 Februari 2023 lalu. (Elw)