Pamen Polri AKBP Achiruddin Dituntut Bayar restitusi Rp 52 Juta Di Kasus Penganiayaan

Foto: AKBP Achiruddin Hasibuan (Kiri), dikawal Provos Polri (ist)

dutainfo.com-Sumut: Jaksa Penuntut Umum (JPU), menuntut Perwira Menengah Polri AKBP Achiruddin, tuntutan hukuman penjara atas keterlibatannya dalam kasus penganiayaan terhadap korban Ken Admiral, selain itu Jaksa juga menurut Achiruddin membayar restitusi Rp 52 Juta.

Jaksa Penuntut Umum Rahmi, mengatakan bahwa biaya restitusi dibayarkan secara bersama-sama dengan anaknya Aditya Hasibuan.

“Serta membayar biaya restitusi Rp 52,3 juta dibebankan secara tanggung renteng dengan saksi Aditya Abdul Ghani Hasibuan,” ujar JPU Rahmi di ruang Cakra 4 PN Medan, seperti dikutip detikSumut, Senin (18/9/2023).

Masih kata JPU Rahmi, apabila restitusi itu tak dibayarkan maka akan diganti dengan kurungan penjara selama dua bulan, “Subsider dua bulan kurungan.

Sebelumya dalam perkara ini, Perwira Menengah Polisi AKBP Achiruddin Hasibuan, dituntut satu tahun sembilan bulan penjara oleh JPU.

Jaksa menilai AKBP Achiruddin bersalah karena membiarkan anaknya Aditya Hasibuan melakukan penganiayaan terhadap korban Ken Admiral.

“Menurut pidana terhadap AKBP Achiruddin Hasibuan, dengan pidana satu tahun sembilan bulan penjara,” ujar JPU Rahmi.
(Tim)

Buronan Kejati Jatim Ditangkap Tim Tabur Kejagung RI

dutainfo.com-Jakarta: Tim Tangkap Buronan gabungan Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, berhasil mengamankan Vinna Sencahero di Mall Arrasa BSD.

“Ya benar Vina Sencahero merupakan buronan yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), Kejati Jatim itu ditangkap Tim Tabur Kejaksaan pada Sabtu 16 September 2023,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana, Senin (17/9/2023).

Masih kata Ketut, penangkapan Vina Sencahero, karena ketika dilakukan pemanggilan yang bersangkutan tak berada di alamat yang selama ini dihuni, dan tak diketahui keberadaannya.

“Oleh sebab itu terpidana Vina Sencahero ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO),” ungkapnya.

Penangkapan Vina, melaksanakan putusan Mahkamah Agung dengan Nomor: 1933 K/Pid.Sus/2015 tanggal 22 Maret 2016.

Mahkamah Agung menyatakan Vina Sencahero terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyampaikan surat pemberitahuan dan keterangan yang isinya tak benar atau tidak lengkap secara berlanjut.

MA, menghukum Vina Sencahero 1 tahun penjara dan membayar denda dua kali jumlah restitusi yang dimohonkan sebesar Rp 3 Miliar lebih, apabila denda tak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

“Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangi 1/5 dari pidana yang dijatuhkan.
(Tim)

Dandim 0503/JB Dan Personel Kodim 0503/JB Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Zebra 2023

dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat menggelar apel gelar pasukan dalam rangka dimulainya pelaksanaan Operasi Zebra Jaya tahun 2023, Senin, 18/9/2023.

Tema Operasi Zebra Jaya tahun ini adalah “Kamseltibcarlantas yang Kondusif Menuju Pemilu Damai 2024.” Operasi ini akan dilaksanakan mulai tanggal 18 September 2023 hingga 1 Oktober 2023.

Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Sarly Sollu, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Pelaksanaan apel gelar pasukan tersebut juga dilakukan pemasangan pita tanda dimulainya pelaksanaan Operasi Zebra Jaya.

Dalam arahannya wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Sarly Sollu mengatakan, Operasi Zebra Jaya bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan disiplin berlalu lintas di wilayah Jakarta Barat.

” Dengan tema tahun ini ialah kondusifitas menuju Pemilu Damai 2024, operasi ini juga dapat membantu dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan keamanan selama proses pemilihan umum,” ujar Akbp Sarly Sollu, Senin, 18/9/2023.

Operasi Zebra Jaya tahun 2023 memiliki beberapa sasaran pelanggaran yang akan diawasi secara ketat, antara lain:

  1. Pengendara roda empat atau roda dua yang melawan arus.
  2. Pengemudi atau pengendara yang berada di bawah pengaruh alkohol.
  3. Pengemudi atau pengendara yang menggunakan Handphone (HP) saat mengemudi.
  4. Pengendara yang tidak menggunakan helm yang memenuhi standar SNI (Standar Nasional Indonesia).
  5. Pengemudi yang tidak menggunakan sabuk keselamatan.
  6. Pengemudi yang melampaui batas kecepatan yang ditentukan.
  7. Pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang.

Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan kelengkapan surat surat kendaraannya, selain itu masyarakat juga diminta selalu disiplin dalam berkendara dan mematuhi rambu lalu-lintas yang berlaku imbuhnya

Lanjut Sarly menjelaskan Operasi zebra jaya 2023 melibatkan sebanyak 2939 personil yang terdiri dari 1349 personil satuan tugas daerah dan 1560 satuan tugas polres yang akan dilaksanakan 14 hari yaitu pada tanggal 18 september-1 oktober 2023 .

Operasi tahun ini memiliki 3 tujuan yaitu:

  1. Meningkatnya kepatuhan dan disiplinnya masyarakat dalam berlalu lintas
  2. Menurunnya angka kecelakaan
  3. Terciptanya Kamseltibcarlantas

Diharapkan dengan operasi zebra pada tahun 2023 dapat dengan mudah mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas sehingga dapat mencegah dengan tepat dan sesuai sasaran

Sebagaimana arahan kapolda metro jaya Irjen Pol Karyoto dimana saat ini kualitas udara yang kurang baik, diharapkan bagi para petugas dilapangan agar menggunakan masker, Lakukan sosialisasi dan uji emisi bagi masyarakat agar sadar untuk memperhatikan kondisi mesin kendaraan masyarakat sehingga hal ini dapat meningkatkan keamanan dan kualitas udara masyarakat dalam berkendara

Turut Hadir dalam apel pasukan Operasi Zebra 2023, Diantaranya, Dandim 0503/JB Letkol Inf Putra Siregar, Wakapolres Jakarta Barat AKBP Sarly Sollu, para personel Kodim 0503/JB, dan Personel Polres Jakbar.
(Hdr/Sav)

Polres Jakbar Gelar Apel Pasukan Ops Zebra Jaya 2023

dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat menggelar apel gelar pasukan dalam rangka dimulainya pelaksanaan Operasi Zebra Jaya tahun 2023, Senin, 18/9/2023.

Tema Operasi Zebra Jaya tahun ini adalah “Kamseltibcarlantas yang Kondusif Menuju Pemilu Damai 2024.” Operasi ini akan dilaksanakan mulai tanggal 18 September 2023 hingga 1 Oktober 2023.

Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Sarly Sollu, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Pelaksanaan apel gelar pasukan tersebut juga dilakukan pemasangan pita tanda dimulainya pelaksanaan Operasi Zebra Jaya.

Dalam arahannya wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Sarly Sollu mengatakan, Operasi Zebra Jaya bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan disiplin berlalu lintas di wilayah Jakarta Barat.

“Dengan tema tahun ini ialah kondusifitas menuju Pemilu Damai 2024, operasi ini juga dapat membantu dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan keamanan selama proses pemilihan umum,” ujar Akbp Sarly Sollu, Senin, 18/9/2023.

Operasi Zebra Jaya tahun 2023 memiliki beberapa sasaran pelanggaran yang akan diawasi secara ketat, antara lain:

  1. Pengendara roda empat atau roda dua yang melawan arus.
  2. Pengemudi atau pengendara yang berada di bawah pengaruh alkohol.
  3. Pengemudi atau pengendara yang menggunakan Handphone (HP) saat mengemudi.
  4. Pengendara yang tidak menggunakan helm yang memenuhi standar SNI (Standar Nasional Indonesia).
  5. Pengemudi yang tidak menggunakan sabuk keselamatan.
  6. Pengemudi yang melampaui batas kecepatan yang ditentukan.
  7. Pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang.

Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan kelengkapan surat surat kendaraannya, selain itu masyarakat juga diminta selalu disiplin dalam berkendara dan mematuhi rambu lalu-lintas yang berlaku imbuhnya

Lanjut Sarly menjelaskan Operasi zebra jaya 2023 melibatkan sebanyak 2939 personil yang terdiri dari 1349 personil satuan tugas daerah dan 1560 satuan tugas polres yang akan dilaksanakan 14 hari yaitu pada tanggal 18 september-1 oktober 2023 .

Operasi tahun ini memiliki 3 tujuan yaitu:

  1. Meningkatnya kepatuhan dan disiplinnya masyarakat dalam berlalu lintas
  2. Menurunnya angka kecelakaan
  3. Terciptanya Kamseltibcarlantas

Diharapkan dengan operasi zebra pada tahun 2023 dapat dengan mudah mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas sehingga dapat mencegah dengan tepat dan sesuai sasaran

Sebagaimana arahan kapolda metro jaya Irjen Pol Karyoto dimana saat ini kualitas udara yang kurang baik, diharapkan bagi para petugas dilapangan agar menggunakan masker, Lakukan sosialisasi dan uji emisi bagi masyarakat agar sadar untuk memperhatikan kondisi mesin kendaraan masyarakat sehingga hal ini dapat meningkatkan keamanan dan kualitas udara masyarakat dalam berkendara

Turut Hadir dalam apel pasukan Operasi Zebra 2023, Diantaranya, Dandim 0503/JB Letkol Inf Putra Siregar, Wakapolres Jakarta Barat AKBP Sarly Sollu, para personel Kodim 0503/JB, dan Personel Polres Jakbar.
(Hdr/Sav)

Maklumat Ketua DPP GM FKPPI Untuk Putra Putri Purnawirawan Dan Putra Putri TNI-Polri Yang Tergabung Di FKPPI

Foto: (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Ketua Dewan Pertimbangan Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawiran Dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI), Ahmad Basarah, menyampaikan maklumat kebangsaan yang mengatakan sikap politik GM FKPPI, harus berkiblat sepenuhnya pada politik kenegaraan dan politik kebangsaan, dan bukan politik partisan, apalagi sektarian.

Maklumat Ahmad Basarah ini disampaikan dalam tayangan video peringatan HUT Ke-45 GM FKPPI di Balai Kartika Kodam V Brawijaya Surabaya Jatim, pada Jumat (15/9/2023) seperti dikutip detik.com.

“Jadi semua anggota GM FKPPI yang notabene adalah putra dan putri purnawirawan dan putra putri TNI-Polri punya hak politik sama seperti rakyat Indonesia umumnya, akan tetapi penting saya tegaskan, politik GM FKPPI secara kelembagaan haruskah sejalan dengan posisi politik TNI dan Polri saat ini,yakni tegak lurus dengan garis politik presiden sebagai panglima tertinggi TNI dan atasan langsung Kapolri yang juga menjalankan politik kenegaraan dan kebangsaan,” ujar Ahmad Basarah dalam keterangannya Sabtu (16/9/2023).

Hal maklumat ini disampaikan Ahmad Basarah yang juga menjabat Wakil Ketua MPR RI, mengingat banyak kader FKPPI ini tersebar dan aktif di berbagai partai politik.

“Hal ini harus diingatkan karena dalam suasana suhu politik memanas jelang pemilu dan Pilpres 2024.

GM FKPPI merupakan organisasi generasi muda yang merupakan anak kandung TNI-Polri.

Selain itu Ahmad Basarah mengingatkan pentingnya menjaga integritas kebangsaan dalam berpolitik, dan turut berperan aktif dalam mensukseskan agenda demokrasi bangsa pemilu Presiden dan Legislatif tahun 2024.
(Tim)