Kapolres Jakarta Barat Gelar Jum’at Berkah Di Masjid Nurul Amal Palmerah

Dutainfo.com-Jakarta: Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Masjid Nurul Amal, Jl. Palmerah Barat RW 08, Kelurahan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (6/2/2026).

Dalam momen penuh berkah tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Dengan penuh kehangatan, Kapolres menyerahkan bantuan secara langsung, disambut senyum tulus dari para penerima dan jamaah yang hadir.

Kapolres Metro Jakarta Barat didampingi Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora, S.H., M.H., Kabag SDM Kompol Lenny Winarti, S.H., M.H., Kasat Binmas Kompol Agung, S.H., Wakapolsek Palmerah Iptu Widodo, S.H., M.H., dan sejumlah personil lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga bersilaturahmi dengan Ketua DKM Masjid Nurul Amal, Bapak H. Adnan, serta para jamaah.

Kehadiran jajaran kepolisian ini bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang ingin terus menebar manfaat dan mempererat kebersamaan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh khidmat.

Melalui Jum’at Berkah ini, diharapkan semakin terjalin hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. (Tim)

Mahkamah Agung, Wakil Ketua PN Depok Kena OTT KPK

Foto: Gedung Mahkamah Agung RI (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok Bambang Setyawan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), KPK, hal ini diungkap Mahkamah Agung RI.

“Informasinya betul,” ujar Jubir MA Yanto kepada awak media, Jumat (6/2/2026).

Sementara KPK baru menyebut OTT itu menangkap seorang Hakim.

“Yang pasti ada penangkapan hakim di Depok,” ungkap Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcayanto, Kamis (5/2/2026).

KPK belum merinci berapa orang yang ditangkap dalam OTT di Depok. (Tim)

Kejati Bengkulu Terima Uang Pengembalian Rp 4,95 Miliar

dutainfo.com-Bengkulu: Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Bengkulu menerima uang pengembalian kerugian negara Rp 4,95 miliar dari kasus dugaan korupsi penggantian sistem kontrol utama, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Musi, Provinsi Bengkulu tahun 2022-2023.

“Total pengembalian kerugian negara yang telah dititipkan kepada Kejati Bengkulu mencapai Rp 4,95 miliar dan uang tersebut diambil dari rekening penampungan lainya Kejati Bengkulu,” ujar Asisten Intelijen Kejati Bengkulu David Palapa Duarsa, Kamis (5/2/2026).

Masih kata David, penyidik telah menerima pengembalian kerugian negara oleh para pihak yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi penggantian sistem kontrol utama PLTA Musi.

Para pihak yang menggembalikan kerugian negara adalah Direktur Utama PT Citra Wahana Sekar Buana Wawan Setiawan Rp 424,82 juta.

Kemudian Osmond Pratama Manurung selaku Sales Manager PT Yokogawa Indonesia sekaligus Direktur PT Ostrada senilai Rp 526,31 juta, dan Direktur PT Hensan Putera Andalas Hendra Gunawan Rp 4 miliar.

“Pengembalian uang kerugian negara tidak menghapuskan pertanggungjawaban pidana para pihak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya.
(Tim)

Kapolres Metro Jakarta Barat Beri Arahan Personel Binmas Untuk Jadi Polisi Yang Dekat Dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang humanis dan profesional, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H., memberikan arahan kepada personel Fungsi Binmas jajaran Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (5/2/2026), bertempat di Aula Wira Pratama Lantai 6 Mako Polres Metro Jakarta Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Darmawan, S.I.K., M.I.K., Kasat Binmas Kompol Agung Nugroho, S.H., Kapolsek jajaran, KBO Binmas AKP Arso Mawadi, S.H, Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas, serta anggota Sat Binmas.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Oleh karena itu, setiap personel Binmas dituntut memiliki kemampuan lebih, khususnya dalam hal komunikasi, pemahaman hukum terbaru seperti KUHP dan KUHAP, serta kepekaan sosial di wilayah binaannya.

Kapolres juga menekankan pentingnya sikap netral, empati, dan tidak menyakiti hati masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.

” Bhabinkamtibmas diharapkan mudah dihubungi, dikenal, dan menjadi teladan di tengah masyarakat, sekaligus mampu mendeteksi serta memitigasi potensi konflik sosial sejak dini,” ujarnya

Selain itu, Kapolres mengingatkan agar setiap informasi dan komunikasi yang diperoleh dari masyarakat dilaporkan secara berjenjang sebagai bentuk tanggung jawab dan profesionalisme dalam bertugas.

Menutup arahannya, Kapolres menyampaikan pesan Kapolda yang menjadi motivasi seluruh personel, yakni “Jadilah Polisi yang Bermanfaat”, sebagai wujud kehadiran Polri yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

( Hdr/Ril )

Wakajati Kalbar Hadiri Isbat Nikah

dutainfo.com-Kalbar: Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Erich Folanda mengatakan pemenuhan hak administrasi kependudukan merupakan bagian dari fundamental dari perlindungan hak asasi manusia dan negara memiliki kewajiban untuk memastikan setiap warga negara memperoleh pengakuan hukum atas status pribadi dan keluarga, hal ini dikatakan Erich Folanda, saat mengahadiri Isbat Nikah terpadu 27 pasangan suami istri di Aula Pondok Pesantren Darut Tolibin Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Rabu (4/2/2026).

“Pemenuhan hak tersebut terutama perlu diberikan secara khusus kepada kelompok rentan seperti perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta kelompok masyarakat adat,” ujar Wakajati Kalbar, Erich Folanda.

Masih kata Erich, tanpa dokumen kependudukan yang sah kelompok rentan itu berpotensi kehilangan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, bantuan sosial, dan berbagai hak dasar lainya.

Erich Folanda, mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang terlibat secara terintegrasi, cepat dan memudahkan masyarakat dengan pola birokrasi sederhana dan berharap program isbat nikah terpadu dapat terus diperluas ke wilayah lain di Kalbar sebagai wujud kehadiran negara dalam menjamin kesetaraan hak dan keadialan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kehadiran Jaksa Pengacara Negara dalam sidang isbat pernikahan yang diselengarakan pengadilan agama memberikan dampak positif bagi masyarakat pemohon,” ungkapnya.

Dirinya berharap kegiatan yang diselengarakan Kejari Mempawah melalui bidang Datun dapat memberi kepastian dan perlindungan hukum kepada pasangan suami istri serta anak, khususnya terkait status perkawinan dan hak-hak keperdataan keluarga sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga program Asta Cita Presiden Republik Indonesia bisa terwujud dalam memberikan perlindungan dan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Setelah selesai Isbat Nikah Wakajati Kalbar Erich Folanda yang didampingi Asdatun Kejati Kalbar Faisal Banu dan Kajari Mempawah Samsuri secara simbolis menyerahkan Buku Nikah kepada 27 pasangan suami istri yang baru menikah serta Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identitas Anak (KIA).

(Hdr)