Wakajati Kalbar Hadiri Isbat Nikah

dutainfo.com-Kalbar: Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Erich Folanda mengatakan pemenuhan hak administrasi kependudukan merupakan bagian dari fundamental dari perlindungan hak asasi manusia dan negara memiliki kewajiban untuk memastikan setiap warga negara memperoleh pengakuan hukum atas status pribadi dan keluarga, hal ini dikatakan Erich Folanda, saat mengahadiri Isbat Nikah terpadu 27 pasangan suami istri di Aula Pondok Pesantren Darut Tolibin Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Rabu (4/2/2026).

“Pemenuhan hak tersebut terutama perlu diberikan secara khusus kepada kelompok rentan seperti perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta kelompok masyarakat adat,” ujar Wakajati Kalbar, Erich Folanda.

Masih kata Erich, tanpa dokumen kependudukan yang sah kelompok rentan itu berpotensi kehilangan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, bantuan sosial, dan berbagai hak dasar lainya.

Erich Folanda, mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang terlibat secara terintegrasi, cepat dan memudahkan masyarakat dengan pola birokrasi sederhana dan berharap program isbat nikah terpadu dapat terus diperluas ke wilayah lain di Kalbar sebagai wujud kehadiran negara dalam menjamin kesetaraan hak dan keadialan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kehadiran Jaksa Pengacara Negara dalam sidang isbat pernikahan yang diselengarakan pengadilan agama memberikan dampak positif bagi masyarakat pemohon,” ungkapnya.

Dirinya berharap kegiatan yang diselengarakan Kejari Mempawah melalui bidang Datun dapat memberi kepastian dan perlindungan hukum kepada pasangan suami istri serta anak, khususnya terkait status perkawinan dan hak-hak keperdataan keluarga sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga program Asta Cita Presiden Republik Indonesia bisa terwujud dalam memberikan perlindungan dan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Setelah selesai Isbat Nikah Wakajati Kalbar Erich Folanda yang didampingi Asdatun Kejati Kalbar Faisal Banu dan Kajari Mempawah Samsuri secara simbolis menyerahkan Buku Nikah kepada 27 pasangan suami istri yang baru menikah serta Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identitas Anak (KIA).

(Hdr)

KPK OTT Di Jakarta-Lampung Terkait Bea Cukai

dutainfo.com-Jakarta: KPK mengamankan sejumlah pihak dalam operasi tangkap tangan (OTT), di Kantor Ditjen Bea Cukai Jakarta, KPK mengatakan satu yang pihak yang diamankan yakni Mantan Direktur Penyidikan Dan Penindakan Bea Cukai.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, KPK mengamankan sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung,” ujar Jubir KPK Budi Prasetyo, Rabu (4/4/2026).

Masih kata Budi, hingga kini beberapa pihak yang terkena OTT sudah berada di gedung KPK mereka sedang menjalani pemeriksaan.

OTT ini berkaitan dengan kegiatan impor yang melibatkan pihak swasta.

KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. (Tim)

Diresnarkoba Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran Vape Atau Rokok Elektrik Berisikan Narkoba Golongan II

dutainfo.com-Jakarta: Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya ungkap peredaran Vape atau rokok elektrik berisikan narkotika golongan II, yakni cairan etomidate di apartemen kawasan Tambora, Jakarta Barat.

Dua orang wanita ikut terlibat kini ditangkap polisi.

“Ya, petugas mengamankan dua orang wanita di dua lokasi berbeda di wilayah Jakarta Barat dan Kota Tangerang,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Rabu (4/2/2026).

Masih kata Budi, untuk wanita S (37), diamankan pada Senin (2/2/2026), di lobi apartemen di Tambora, Jakarta Barat, dari tangan pelaku petugas berhasil menyita narkotika jenis etomidate sebanyak 45 pcs.

“Dan untuk wanita berinisial F di kawasan Perumahan Green Lake Cluster Eropa dengan barang bukti etomidate sebanyak 37 cartride dengan total keseluruhan sebanyak 82 cartridge,” ungkapnya.

Hingga kini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensife di Mapolda Metro Jaya. (Tim)

Cooling System Di Lingkungan Sekolah, Polsek Kebon Jeruk Bagikan Stiker Hotline Pengaduan

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mempererat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedoya Selatan Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Aipda Endi Toro melaksanakan kegiatan sambang dan cooling system di SMK 3 Jakarta, Jalan Kedoya Raya, RT 12 RW 02, Kelurahan Kedoya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Rabu (4/2/2026) pukul 13.00 WIB.

Dalam kunjungan tersebut, Aipda Endi Toro menyerahkan stiker barcode dan nomor layanan Online Polsek Kebon Jeruk (08138018860) kepada Kepala Sekolah SMK 3 Jakarta, Bapak Dalih.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kemudahan akses komunikasi antara pihak sekolah dan kepolisian apabila terjadi situasi darurat maupun gangguan kamtibmas.

Menyampaikan pesan dari Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto, S.E., Bhabinkamtibmas memberikan arahan agar pihak sekolah meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya tindak kejahatan seperti curas, curat, curanmor, serta berbagai bentuk kenakalan remaja seperti tawuran, bullying, dan penyalahgunaan narkoba.

Ia juga mengajak para guru dan pembina untuk berperan aktif dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekolah, serta menanamkan nilai kepedulian dan keselamatan pribadi kepada para siswa.

“Kami berharap sinergi antara pihak sekolah dan kepolisian terus terjalin erat. Apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera hubungi Bhabinkamtibmas di nomor 0811827399, Call Center 110, atau nomor Online Polsek Kebon Jeruk di 08138018860,” ujar Aipda Endi.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMK 3 Jakarta yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta arahan yang diberikan. (Tim)

Ambulans Mogok Di Tengah Jalan, Polisi Lalu Lintas Polres Jakbar Bergerak Cepat Bantu Pasien

Dutainfo.com-Jakarta: Aksi sigap dan penuh kepedulian ditunjukkan oleh personel Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat saat membantu sebuah mobil ambulans yang mengalami mogok di Jalan Daan Mogot Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026).

Ambulans tersebut diketahui tengah mengantarkan pasien dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis segera.

Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di jalur busway depan Halte SDN 01 Cengkareng Timur arah Grogol. Ambulans dengan nomor polisi B 1079 KIX mendadak mengalami mogok kendaraan saat membawa pasien yang membutuhkan tindakan medis berupa pemasangan selang makan, dengan rencana awal tujuan RS Babelan, Kabupaten Bekasi.

Melihat kondisi tersebut, Bripka Wimbo Anggota Unit Lantas Cengkareng bersama personel Satlantas lainnya langsung bergerak cepat.

Tanpa ragu, para petugas bahu membahu mendorong ambulans sejauh kurang lebih 500 meter ke area jalur busway yang lebih longgar.

“Langkah ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kemacetan panjang sekaligus memastikan keselamatan pasien dan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Yeni saat dikonfirmasi, Selasa, (3/2/2026).

Tak hanya melakukan penanganan lalu lintas, anggota kami juga berinisiatif berkoordinasi dengan pihak keluarga pasien agar pasien dapat segera dibawa ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis secepatnya.

Namun, pihak keluarga menyampaikan bahwa pasien belum memiliki surat rujukan sehingga direncanakan tetap dibawa ke RS di wilayah Babelan.

Melihat kondisi pasien yang membutuhkan pertolongan segera, petugas Polantas kemudian mengambil langkah cepat dengan mencari bantuan ambulans milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Setelah dilakukan komunikasi dan koordinasi terkait kelengkapan administrasi serta pemberkasan pasien, disepakati untuk dilakukan pemindahan pasien demi keselamatan dan penanganan medis yang lebih optimal.

Pasien akhirnya dipindahkan ke ambulans Pemprov DKI Jakarta dengan nomor polisi B 1373 PHX dan segera dibawa ke RS Hermina Kalideres sebagai rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat.

Sementara itu, mobil ambulans yang mengalami mogok telah berada di lokasi aman dan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian kembali normal.

Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga sebagai pelayan dan pelindung masyarakat yang selalu mengedepankan nilai kemanusiaan. (Tim)