Kapolres Jakbar Pimpin Patroli Skala Besar Cegah Guantibmas

Dutainfo.com-Jakarta: Demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, Polres Metro Jakarta Barat bersama petugas gabungan 3 Pilar terus menggencarkan patroli kewilayahan.

Pada malam akhir pekan ini, Sabtu (20/9/2025), patroli skala besar digelar dengan melibatkan 81 personel gabungan TNI–Polri, Satpol PP, dan Dishub.

Apel pelaksanaan Patroli skala besar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, dengan rute pengamanan melintasi sejumlah titik rawan dan pusat keramaian, mulai dari Mako Polres Metro Jakarta Barat – Jalan Daan Mogot – Tubagus Angke – Kali Jodoh – Season City – Grogol – Tomang – Jalan S. Parman – Slipi – Grogol – hingga kembali ke Mapolres Metro Jakarta Barat.

Kegiatan patroli skala besar ini merupakan wujud nyata sinergi TNI–Polri bersama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, terlebih pada malam akhir pekan ketika aktivitas masyarakat meningkat.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, menegaskan bahwa patroli gabungan ini dilaksanakan rutin, baik siang maupun malam hari, di wilayah rawan maupun pusat keramaian.

“Tujuan kami sederhana, bagaimana masyarakat bisa merasa aman, nyaman, dan tenang saat beraktivitas. Itu adalah prioritas kami,” ujarnya, Minggu, 21/9/2025

Para petugas pun terlihat sesaat berhenti dan menyapa masyarakat yang sedang beristirahat di pinggir jalan dan memastikan bahwa situasi aman dan tidak terjadi adanya gangguan keamanan dan ketertiban. (Tim)

Malam Akhir Pekan, TNI-Polri, Dan Satpol PP Jakbar Sinergi Amankan Jakbar

Foto: Patmor TNI-Polri Sinergi Amankan Jakbar.

Dutainfo.com-Jakarta: Demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, Polres Metro Jakarta Barat bersama petugas gabungan 3 Pilar terus menggencarkan patroli kewilayahan.

Pada malam akhir pekan ini, Sabtu (20/9/2025), patroli skala besar digelar dengan melibatkan 81 personel gabungan TNI–Polri, Satpol PP, dan Dishub.

Apel pelaksanaan Patroli skala besar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, dengan rute pengamanan melintasi sejumlah titik rawan dan pusat keramaian, mulai dari Mako Polres Metro Jakarta Barat – Jalan Daan Mogot – Tubagus Angke – Kali Jodoh – Season City – Grogol – Tomang – Jalan S. Parman – Slipi – Grogol – hingga kembali ke Mapolres Metro Jakarta Barat.

Kegiatan patroli skala besar ini merupakan wujud nyata sinergi TNI–Polri bersama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, terlebih pada malam akhir pekan ketika aktivitas masyarakat meningkat.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, menegaskan bahwa patroli gabungan ini dilaksanakan rutin, baik siang maupun malam hari, di wilayah rawan maupun pusat keramaian.

“Tujuan kami sederhana, bagaimana masyarakat bisa merasa aman, nyaman, dan tenang saat beraktivitas. Itu adalah prioritas kami,” ujarnya, Minggu, 21/9/2025

Para petugas pun terlihat sesaat berhenti dan menyapa masyarakat yang sedang beristirahat di pinggir jalan dan memastikan bahwa situasi aman dan tidak terjadi adanya gangguan keamanan dan ketertiban. (Tim)

Polres Jakbar Bersama Tiga Pilar Intensifkan Patroli Skala Besar

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga Jakarta Barat tetap aman, nyaman, dan damai, Polres Metro Jakarta Barat bersama 3 Pilar kembali menggelar patroli skala besar, Jumat (19/9/2025).

Sebanyak 52 personel gabungan yang terdiri dari Personel Polres Metro Jakarta Barat Satpol PP dan dishub diturunkan untuk mengamankan wilayah.

Patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Tahti Polres Metro Jakarta Barat Kompol Yusfianto dengan route Mako Polres – Daan Mogot -Jl. panjang – Relasi – Sukabumi Utara – Polsek Palmerah – Pasar Palmerah – TL Slipi – Slipi Jaya – Tomang – Central Park – Indosiar – Daan Mogot – Mako Polres Jakarta Barat.

Sebelum bergerak, seluruh personel melaksanakan apel kesiapan sebagai bentuk komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kompol Yusfianto menjelaskan, patroli ini merupakan bentuk nyata kehadiran aparat di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan warga merasa tenang saat beraktivitas. Patroli ini tidak hanya menyusuri titik rawan, tetapi juga menjadi sarana kami untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ungkapnya.

Selama patroli berlangsung, para personel tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga menyapa warga yang ditemui di jalan.

Kehangatan dan keramahan aparat menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya soal aturan, melainkan juga soal rasa kepedulian.

Kegiatan patroli Jaga Jakarta ini menegaskan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Dengan kebersamaan, Jakarta Barat diharapkan selalu menjadi rumah yang aman bagi seluruh warganya.

(Hdr/Ril)

Terkait Pemeriksaan Anak Jusuf Hamka, Kejagung Belum Bisa Berikan Informasi

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Kejaksaan Agung belum bisa memberikan informasi soal hasil pemeriksaan anak pemilik Tol PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), Jusuf Hamka, Fitria Yusuf.

“Ya, saat ini saya belum bisa memberikan keterangan, karena belum ada informasi dari teman-teman,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna, kepada awak media, Kamis (18/9/2025).

Masih kata Anang, saya tidak tahu belum dapat informasi.

“Ini masih dalam tahap penyelidikan, belum tahap penyidikan dan sekedar klarifikasi saja,” ungkapnya.

Masih kata Anang, yang bersangkutan dimintai keterangan sifatnya klarifikasi ya.
(**)

Penyidik KPK Periksa Kasi Pidsus Kejari Kolaka Terkait Korupsi RSUD Koltim

dutainfo.com-Jakarta: Usut kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Kolaka Timur (Koltim), penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), panggil Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Kolaka, Yayan Alfian.

“Ya hari ini Kamis (18/9/2025), KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dugaan TPK, terkait pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Kolaka Timur,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo, Kamis (18/9/2025).

Masih kata Budi, pemeriksaan terhadap YN Kejari Kolaka.

“Pemeriksaan dilakukan di gedung KPK, Jakarta,” ungkapnya.

Pengusutan kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Koltim berawal saat Operasi Tangkap Tangan oleh KPK di Sulawesi Selatan.

Selanjutnya KPK menetapkan 5 orang sebagai tersangka.
1. Abdul Azis Bupati Koltim 2024-2029.
2. Andi Lukman Hakim, PIC Kemenkes untuk pembangunan RSUD.
3. Ageng Darmanto PPK Pembangunan RSUD Koltim.
4. Deddy Karnady pihak swasta.
5. Arif Rahman pihak swasta-KSO PT PCP.
(**)