Mantap Gebrakan Kajari Kutai Timur Sita Uang Rp 1,2 M Dari Tersangka Junaedy Bin H Sikong

dutainfo.com-Kaltim: Kejaksaan Negeri Kutai Timur, membuat gebrakan dengan melakukan penyitaan uang Rp 1,2 Miliar dari tersangka Junaedy Bin H Sikong selaku pelaksana pekerjaan pembuatan kolam renang Bundes Desa Kandolo, Teluk Pandan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kutai Timur pada anggaran Tahun 2021.

Kepala Kejaksaan Kutai Timur, Reopan Saragih SH,MH, kepada dutainfo.com, mengatakan uang hasil sitaan ini akan dititipkan pada rekening Penitipan RPL 046 PDT Kejari Kutai Timur di Bank Mandiri cabang Sangata.

“Uang hasil sitaan Rp 1,2 Miliar dari tersangka Junaedy Bin H Sikong akan menjadi pengembalian kerugian negara,” ujar Reopan Saragih, Selasa (24/9/2024).

Masih kata mantan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jakarta Barat, ini uang Rp 1,2 Miliar yang disita dari tersangka Junaedy, sebagimana hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara yang dilakukan Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Perwakilan Kalimantan Timur atas dugaan kasus dugaan korupsi kegiatan pembuatan kolam renang Bumdes Desa Kandolo, Teluk Pandan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kutai Timur anggaran Tahun 2021 pada tanggal 30 Mei 2024 sebesar Rp 2.192.995.680,000.

“Tersangka Junaedy Bin H Sikong ini adalah pelaksana pekerjaan pembuatan kolam renang Bumdes Desa Kandolo, Teluk Pandan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kutai Timur pada anggaran tahun 2021 dengan harga kontrak Rp 2.465.410.000, berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) Kontrak Harga Satuan, dengan Nomor 23/SPK/APBD/DPMDES/XI/2021 tanggal 12 November 2021,” ungkapnya.

Jadi dalam pelaksanaan pembuatan kolam ini tidak selesai dan hingga saat ini tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana Laporan Hasil Pemeriksaan Konstruksi Pembuatan Kolam Renang Bumdes dengan Nomor: 212/PL23/HK/2023 tanggal 10 Oktober 2023 oleh Tim Politeknik Negeri Kupang, sambung Reopan.

“Atas perbuatan tersangka Junaedy Bin H Sikong, dikenakan Pasal 2 dan atau Pasal 3 Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang No 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi,”tutupnya.
(Tim)

Kejaksaan Negeri Banyuwangi Musnahkan Barbuk Berbagai Kasus Pidana

Foto: Dok Kejari Banyuwangi

dutainfo.com-Banyuwangi: Kejaksaan Negeri Banyuwangi melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana narkotika, kesehatan dan perkara tindak pidana umum serta perkara tipiring yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Inkracht) di halaman kantor Kejaksaan Negeri Banyuwangi Jl. Jaksa Agung Suprapto Nomor 63 Banyuwangi, Jawa Timur pada Selasa (24/09/2024).Pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana narkotika, kesehatan dan perkara tindak pidana umum serta perkara tipiring dengan berbagai barang bukti diantaranya berupa jenis sabu – sabu sebanyak 96,17 gram, jenis ganja sebanyak 6,10 gram, jenis ekstasi sebanyak 170 butir, dan hp, dompet, timbangan digital, bong, pipet, tas serta minuman keras sebanyak 12 botol . Pemusnahan barang bukti ini dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Suhardjono yang diwakili oleh Kasi Pemulihan Aset Dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Muhammad Bimo. Turut hadir perwakilan Polresta Banyuwangi dari Satresnarkoba Bripka Anang Widada, Kasubsi P2P (Pelayanan Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit) Dinas Kesehatan Banyuwangi Ibu Masfufah, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Banyuwangi Agus Hariyono, Staf Pembinaan Kejaksaan Negeri Banyuwangi Fahmi, Adek2 Mahasiswa/i magang dari Universitas Tujuh Belas Agustus (UNTAG) Banyuwangi dan Universitas Terbuka (UT) Banyuwangi serta Tim Pemulihan Aset Dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejari Banyuwangi.”Bahwa pemusnahan ini adalah kegiatan rutin Yang merupakan bagian dari penegakan hukum, sesuai dengan salah satu tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang pidana sebagai Eksekutor yang melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap “ujar Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Suhardjono melalui Kasi PAPBB Muhammad Bimo, Selasa (24/09/2024). (Tim)

Kapolres Jakbar Bagikan 500 Helm, Rompi Hingga Bodycam Guna Kesiapan Pam Pilkada 2024

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan mendukung kelancaran tugas personel, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M. Syahduddi, memberikan 500 helm, rompi, dan bodycam kepada para anggota Polres Metro Jakarta Barat, Selasa, 24/9/2024.

Pembagian ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan pengamanan menjelang Pilkada serentak tahun 2024 serta untuk menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari para personel kepolisian di lapangan.

Dan juga berkaca pada kejadian beberapa hari lalu adanya anggota tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya yang menjadi korban penyiraman air keras saat membubarkan aksi tawuran si wilayah Joglo Kembangan Jakarta Barat

Kombes Pol M. Syahduddi menegaskan bahwa keselamatan dan perlindungan para personel adalah prioritas utama, terutama di tengah meningkatnya intensitas tugas sehari-hari dan menjelang Pilkada serentak tahun 2024.

Terlebih beberapa hari lalu terdapat anggota polisi yang menjadi korban akibat penyiraman air keras saat membubarkan aksi tawuran

“Pemberian helm, rompi, dan bodycam ini adalah langkah nyata untuk memastikan bahwa setiap anggota Polres Metro Jakarta Barat siap menjalankan tugas dengan baik, tanpa mengesampingkan faktor keselamatan pribadi. Alat-alat ini juga mendukung kinerja personel, baik dari sisi keamanan maupun akuntabilitas mereka di lapangan,” ujar Kombes Syahduddi, Selasa, 24/9/2024.

Pembagian bodycam kepada personel menjadi salah satu inovasi penting, guna menjamin transparansi, keamanan dan kejelasan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Bodycam yang terpasang di seragam petugas memungkinkan setiap aktivitas terekam secara langsung, sehingga meningkatkan rasa aman baik bagi petugas maupun masyarakat yang berinteraksi dengan kepolisian.

Selain itu, penggunaan bodycam juga berfungsi sebagai alat pengawasan untuk memastikan setiap tindakan di lapangan sesuai dengan prosedur yang berlaku kemudahan dalam proses penyidikan jika terjadi sesuatu yang terjadi di lapangan.

Selain bodycam, helm dan rompi yang dibagikan juga dirancang khusus untuk memberikan perlindungan maksimal kepada personel saat menjalankan tugas di lapangan, terutama dalam situasi berisiko tinggi.

Helm pelindung juga akan memberikan perlindungan kepala dalam situasi yang tidak terduga.

Syahduddi menambahkan, kesiapan fisik dan mental personel menjadi hal yang sangat penting dalam menghadapi tugas-tugas besar seperti Pilkada.

“Kami berkomitmen untuk tidak hanya memastikan kesiapan fisik, tetapi juga memberikan peralatan yang memadai agar setiap personel dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal. Pengamanan Pilkada serentak tahun 2024 memerlukan sinergi antara perlengkapan dan kesigapan personel. Dengan peralatan yang mumpuni, kami optimis tugas pengamanan akan berjalan lebih baik dan lebih aman,” tambahnya.

Syahduddi berharap bahwa pemberian peralatan ini dapat meningkatkan semangat personel dalam melaksanakan tugas, serta menumbuhkan rasa percaya dari masyarakat bahwa kepolisian selalu berupaya maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Di tengah persiapan Pilkada serentak 2024 yang diprediksi akan berlangsung dalam situasi dinamis, dukungan berupa peralatan penunjang tugas seperti helm, rompi, dan bodycam ini diyakini dapat memperkuat kinerja Polres Metro Jakarta Barat dalam menjaga ketertiban umum. (Tim)

Ratusan Personel Gabungan Amankan Deklarasi Kampanye Damai Di Taman Fatahilah Jakbar

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024, Polsek Metro Tamansari bersama dengan Polres Metro Jakarta Barat serta Subden Jibom Detasemen Gegana Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan sterilisasi di Taman Fatahilah, kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 24 September 2024 ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap kondusif menjelang deklarasi yang melibatkan para calon gubernur dan wakil gubernur, serta masyarakat luas.

Sterilisasi tersebut melibatkan 100 personel gabungan yang diterjunkan untuk memastikan area acara terbebas dari potensi ancaman keamanan.

Personel dari Subden Jibom Detasemen Gegana Polda Metro Jaya berperan penting dalam mendeteksi dan mengamankan area dari kemungkinan adanya bahan berbahaya atau ancaman lainnya.

Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dengan memeriksa setiap sudut Taman Fatahilah dan lingkungan sekitarnya.

Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Adhi Wananda, menyatakan bahwa keamanan merupakan prioritas utama dalam acara publik sebesar Deklarasi Kampanye Damai ini.

“Kami mengerahkan sebanyak 100 personel baik dari Polres, Polsek, Koramil dan Satpol PP untuk memastikan deklarasi berlangsung aman dan lancar. Kegiatan sterilisasi ini merupakan salah satu upaya preventif untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Deklarasi Kampanye Damai ini diharapkan menjadi titik awal kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang berlangsung dengan tertib dan aman.

Selain sterilisasi, pengamanan di sekitar Taman Fatahilah akan ditingkatkan selama acara berlangsung.

Polsek Metro Tamansari bekerja sama dengan satuan pengamanan lainnya guna memastikan tidak hanya sterilisasi berjalan baik, tetapi juga kelancaran lalu lintas serta keamanan bagi masyarakat yang turut hadir menyaksikan deklarasi tersebut.

Kombinasi antara langkah preventif dan tindakan tegas di lapangan diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif selama masa kampanye, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terlibat dalam proses demokrasi di DKI Jakarta. (Tim)

Satlantas Polres Jakbar Selamatkan Warga Korban Lakalantas Di Jl. S Parman

Dutainfo.com-Jakarta: Di tengah kesibukan pagi yang biasanya dipenuhi oleh kendaraan lalu-lalang, ada momen menyentuh yang menggambarkan sisi humanis kepolisian.

Personel Satlantas Jakarta Barat kembali menunjukkan kesigapan dan kepeduliannya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan kehadiran Polri.

Pada Selasa pagi, 24/9/2024, sekitar pukul 06.20 WIB, seorang warga bernama Bapak Ratno mengalami kecelakaan tunggal di Jalan S Parman. Saat itu, Bapak Ratno yang hendak melakukan kontrol kesehatan ke RS Harapan Kita, tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan terjatuh.

Kecelakaan ini tidak hanya menciptakan kepanikan, tetapi juga membuka peluang bagi petugas kepolisian untuk bertindak cepat.

Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo, yang sedang bertugas mengatur lalu lintas di sekitar lokasi, menerima laporan tentang insiden tersebut.

Dengan sigap, ia segera merespons panggilan darurat dan bergegas menuju tempat kejadian.

Tanpa ragu, AKP Sudarmo memberikan pertolongan pertama kepada Bapak Ratno sebelum membawanya ke RS Harapan Kita untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ridha Aditya mengatakan, Tindakan heroik ini menggambarkan komitmen Polri untuk tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjadi pelindung dan penolong bagi masyarakat.

“Kepedulian mereka menjadi contoh nyata betapa pentingnya kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat, Sehingga kehadirannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” Ujar Ridha saat dikonfirmasi, Selasa, 24/9/2024.

Bapak Ratno yang sebelumnya berada dalam kondisi tidak berdaya kini mendapatkan penanganan yang diperlukan, berkat kesigapan dan perhatian dari pihak kepolisian.

Kejadian ini tidak hanya menjadi pelajaran bagi semua pengguna jalan tentang pentingnya keselamatan berkendara, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Dalam situasi sulit, keberadaan Polri bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua. (Tim)