Dutainfo.com-Jakarta: Semangat menjaga kebugaran fisik dan mental menjadi salah satu prioritas bagi jajaran Polres Metro Jakarta Barat.
Hal ini terlihat pada Jumat pagi yang cerah, di mana personel Polres Metro Jakarta Barat bersama Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Barat melaksanakan olahraga bersama, Jumat, 27/9/2024.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-72 tahun 2024.
Dengan semangat Mens Sana in Corpore Sano, yang berarti “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” olahraga bersama ini diikuti oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M. Syahduddi, Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi, Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Barat, Ny. Ika Syahduddi, serta para pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat, Kapolsek jajaran, dan seluruh personel.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M. Syahduddi, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kesehatan tubuh di tengah padatnya tugas dan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum.
“Olahraga menjadi salah satu cara untuk menjaga kebugaran fisik dan mental, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Syahduddi.
Menurutnya, kegiatan olahraga bersama seperti ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar-personel serta antara personel Polri dan Bhayangkari.
Selain sebagai momentum untuk memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, kegiatan ini juga mencerminkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan, kesehatan, dan keluarga.
Setelah melakukan olahraga bersama, acara dilanjutkan dengan sesi kebersamaan yang dipenuhi canda tawa dan keakraban di antara seluruh peserta.
Tidak hanya sekadar berolahraga, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat solidaritas dan kekompakan antara keluarga besar Polres Metro Jakarta Barat.
Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Barat, Ny. Ika Syahduddi, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
Menurutnya, dukungan moral dan fisik sangat penting bagi para anggota Bhayangkari dan personel Polri, terutama dalam menghadapi tugas-tugas yang semakin kompleks ke depan.
Dengan diadakannya kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Barat berharap seluruh personelnya dapat lebih siap secara fisik dan mental dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.
Olahraga bersama ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan di dalam institusi Polri.
Kegiatan diakhiri dengan pembagian hadiah doorprize bagi peserta yang beruntung, yang menambah semangat dan keceriaan seluruh peserta. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Bentuk kepedulian dan empati kepada sesama kembali ditunjukkan oleh personel Polsek Grogol Petamburan Jakarta Barat.
Kapolsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz Gumilang, bersama beberapa anggota, terjun langsung ke masyarakat untuk mendatangi seorang warga yang mengalami gangguan penglihatan serius, Kamis, 26/9/2024
Kegiatan ini dilakukan dengan penuh empati kepada Ibu Rasmi, seorang warga yang tinggal di Jalan DR Semeru Raya, RT 10/10, Kelurahan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Ibu Rasmi diketahui menderita katarak kongenital, sejenis gangguan penglihatan yang telah ia alami sejak lahir.
Selama dua bulan terakhir, kondisi penglihatannya semakin memburuk, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi semakin sulit.
Bahkan, ia kerap kali dibantu oleh tetangganya, Bapak Suheri, seorang tukang servis TV yang tinggal di dekat rumahnya.
Kapolsek Grogol Petamburan dan anggotanya datang tak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk memberikan bantuan berupa sembako kepada Ibu Rasmi.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keseharian yang dihadapi Ibu Rasmi, yang kini harus berjuang menghadapi keterbatasan penglihatan.
“Saya harap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban yang dirasakan oleh Ibu Rasmi dan keluarganya. Kami juga berharap agar Ibu Rasmi tetap semangat dan tidak putus asa. Kami dari Polsek Grogol Petamburan akan terus mendukung dan membantu warga yang membutuhkan,” ujar Kompol Reza Hafiz Gumilang.
Tak hanya itu, Kapolsek juga sempat berdiskusi dengan tetangga Ibu Rasmi, termasuk Bapak Suheri, yang selama ini dengan penuh ketulusan membantu mengurus dan mendampingi Ibu Rasmi.
Peran tetangga dalam mendukung satu sama lain, terutama dalam masa sulit, menjadi contoh nilai solidaritas yang patut diapresiasi.
“Pak Suheri adalah contoh nyata bagaimana kita sebagai tetangga harus saling peduli. Saya harap semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk membantu sesamanya, seperti yang dilakukan oleh Pak Suheri,” tambah Kapolsek.
Dalam kunjungan yang penuh kehangatan ini, pihak Polsek juga memberikan motivasi kepada Ibu Rasmi dan keluarganya, sembari mengingatkan pentingnya kebersamaan di tengah masyarakat.
Polri akan terus berusaha hadir untuk mendengarkan dan memberikan bantuan, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
Kehadiran Polsek Grogol Petamburan di tengah-tengah masyarakat ini mendapat apresiasi positif dari warga sekitar.
Mereka merasa bahwa Polri tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan.
Di akhir kunjungan, Kapolsek Grogol Petamburan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling peduli antar sesama.
“Kami dari Polsek Grogol Petamburan selalu berupaya menjadi bagian dari masyarakat, bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tapi juga sebagai sahabat dalam suka dan duka,” tutup Kompol Reza Hafiz Gumilang. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Kegiatan “Ngopi Kamtibmas” kembali digelar di tengah masyarakat sebagai salah satu bentuk pendekatan polisi dengan warga.
Kali ini, kegiatan yang bertujuan untuk membangun komunikasi antara polisi dan masyarakat berlangsung di Pos Satkamling RW 08, Kalideres, Jakarta Barat. Rabu, 26/9/2024.
Pada acara tersebut, sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya hadir, didampingi oleh Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Akp Diaman Saragih dan Kapolsek Kalideres, Kompol Abdul Jana.
Kegiatan “Ngopi Kamtibmas” bukan hanya sekadar pertemuan informal antara warga dan aparat, tetapi juga menjadi wadah untuk menampung aspirasi dan mencarikan solusi atas berbagai permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekitar.
Di kesempatan itu, Dirbinmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hariri Muharram Firmansyah, turut memberikan tali asih berupa peralatan pendukung untuk meningkatkan keamanan lingkungan, seperti alat pengeras suara, rompi petugas hansip, senter, dan jam dinding.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Hariri mengingatkan warga akan maraknya fenomena tawuran, yang sering kali terjadi hanya demi konten media sosial.
“Kami menghimbau bapak dan ibu agar menjadi polisi di rumah masing-masing dengan mengawasi anak-anak dan mengingatkan mereka akan bahayanya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga keamanan pribadi, terutama terkait dengan maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah DKI Jakarta.
“Parkirlah kendaraan di tempat yang aman dan gunakan kunci tambahan untuk mencegah pencurian,” tambahnya.
Dirbinmas Polda Metro Jaya juga menekankan pentingnya meningkatkan kegiatan poskamling sebagai tindakan preventif guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.
Patroli Presisi skala besar yang dilakukan Polda Metro Jaya disebut sebagai upaya untuk mencegah berbagai kejahatan, termasuk tawuran dan tindak kriminal lainnya.
Acara ini juga menjadi ajang tanya jawab antara warga dan pihak kepolisian.
Tono, salah satu warga RW 08, menanyakan pengertian kamtibmas dan peran masyarakat dalam menjaga keamanan.
Kompol Yogi Maulana dari Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa kamtibmas merupakan singkatan dari keamanan dan ketertiban masyarakat, yang harus dijaga bersama oleh masyarakat dan aparat pemerintah, termasuk Pemda, TNI, dan Polri.
Andi, seorang guru di RW 08, mengungkapkan keprihatinannya terkait fenomena bullying di sekolah dan berharap kepolisian dapat memberikan sosialisasi lebih intensif kepada para siswa.
Menanggapi hal ini, Kombes Pol Hariri menyampaikan bahwa Polda Metro Jaya memiliki program rutin di mana petugas kepolisian menjadi pembina upacara setiap Senin di sekolah-sekolah untuk menyosialisasikan isu-isu seperti bullying.
Selain itu, Ketua Forum RW Kelurahan Kalideres, Dede Setiawan, mengangkat masalah kenakalan anak yang sering kali menimbulkan pertanyaan tentang siapa yang harus disalahkan—anak, orang tua, atau hukum.
Kombes Pol Hariri menjelaskan bahwa Polri akan menegakkan hukum, tetapi juga harus bijak dalam menilai apakah kasus tersebut bisa diselesaikan melalui restorative justice atau harus dilanjutkan ke proses hukum pidana.
Kegiatan “Ngopi Kamtibmas” ini tak hanya menjadi forum aspirasi, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan antara polisi dan warga, membangun kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, serta memberikan edukasi mengenai tanggung jawab bersama dalam menciptakan masyarakat yang aman dan tertib. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil membongkar Clandestine Laboratory (laboratorium gelap narkoba) pembuatan tembakau sintetis (sinte) di salah satu cluster perumahan mewah di kawasan Bekasi Jawa Barat, Selasa, 13 September 2024.
Dalam pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial OS (29), sementara dua tersangka lainnya, VG dan BI, dinyatakan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M. Syahduddi, yang didampingi oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi, dan Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Chandra Mata Rohansyah, menjelaskan bahwa modus operandi yang digunakan oleh pelaku adalah dengan menyewa rumah di perumahan mewah untuk dijadikan laboratorium rahasia atau clandestine lab pembuatan tembakau sintetis.
“Dari pengungkapan ini, kami berhasil menangkap tersangka OS di lokasi. Dia tengah memproduksi tembakau sintetis yang dikenal dengan nama tembakau gorilla. Selain itu, kami juga menemukan alat-alat produksi dan bahan kimia berbahaya yang digunakan dalam proses pembuatan narkotika ini,” ungkap Syahduddi dalam konferensi pers, Selasa (24/9/2024).
Kronologi penangkapan bermula dari informasi yang diterima oleh penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait akan adanya transaksi narkoba di wilayah Kalideres, Jakarta Barat.
Penyelidikan lebih lanjut menunjukkan bahwa pelaku yang terlibat dalam peredaran narkoba tersebut berdomisili di perumahan mewah di Bekasi.
Penyidik kemudian melakukan pengintaian dan berhasil menangkap OS saat sedang memproduksi tembakau sintetis.
Dari penggeledahan yang dilakukan, polisi menemukan laboratorium lengkap di lantai dua rumah tersebut, yang digunakan untuk memproduksi tembakau sintetis.
Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 105 kilogram tembakau sintetis siap edar, alat produksi, bahan baku seperti prekursor narkotika MDMB-4en Pinaca, serta narkotika jenis sabu.
Tersangka OS mengakui bahwa ia bekerja atas perintah dari VG, yang berstatus sebagai DPO. OS dijanjikan bayaran sebesar Rp50 juta untuk memproduksi tembakau sintetis, namun pada kenyataannya hanya menerima Rp22,5 juta.
Barang bukti yang diamankan termasuk daun-daun kering, cairan kimia seperti ethanol dan solvent, serta peralatan seperti timbangan digital, botol spray, dan alat suntik.
Dengan pengungkapan ini, polisi berhasil menyelamatkan sekitar 157.500 jiwa dari bahaya narkotika.
Atas perbuatannya, tersangka OS dikenakan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 129 huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.
Polisi juga terus melakukan pengejaran terhadap VG dan BI yang masih buron. (Tim)