Kepala Kejaksaan Negeri Jakbar Hadiri Launching Gugus Tugas Ketahanan Pangan Di Joglo

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat bersama Forkopimko Jakarta Barat dan elemen masyarakat menunjukkan langkah konkret dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui peluncuran Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan.

Acara yang digelar serentak di seluruh Indonesia ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melalui platform virtual Zoom.

Di Jakarta Barat, kegiatan tersebut dilangsungkan di RPTRA Ria Damkar Joglo 2, Kecamatan Kembangan.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M. Syahduddi, SIK, M.Si hadir didampingi Walikota Jakarta Barat H. Uus Kuswanto, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar, Kajari Jakarta Barat yang diwakili Jaksa Mardiana, dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat Achmad Satibi, sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat, Kapolsek Kembangan Kompol Moch Taufik Iksan serta berbagai elemen masyarakat.

Setelah peluncuran virtual, rombongan Forkopimko melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan ketahanan pangan seluas 1,5 hektar di kompleks Damkar Joglo, Kembangan.

Di sana, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi, Forkopimko, dan elemen masyarakat turut serta dalam penyemaian bibit tanaman seperti jagung dan juga terong, sebagai simbol dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M. Syahduddi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan percepatan swasembada pangan nasional.

“Kami bersama Forkopimko Jakarta Barat berkomitmen mendukung program ini dengan memanfaatkan lahan-lahan di wilayah Jakarta Barat untuk pengembangan ketahanan pangan. Langkah ini tidak hanya menanam jagung dan terong, tetapi juga berbagai jenis palawija lainnya,” ujar Kombes Pol M. Syahduddi dilokasi, Rabu, 20/11/2024.

Ia menambahkan bahwa seluruh jajaran di Jakarta Barat, termasuk Polsek, Koramil, dan kecamatan, akan berperan aktif dalam inisiatif ini.

Pada hari ini juga Polsek jajaran melaksanakan hal serupa dengan melakukan penanaman bibit untuk ketahanan pangan

“Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama untuk menyukseskan ketahanan pangan. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, kita tidak hanya mendukung swasembada pangan, tetapi juga memberdayakan masyarakat,” tambahnya. (Tim)

Dukung Asta Cita, Kapolres Jakbar Dan Dandim 0503/JB Tanam Bibit Di Lahan Ketahanan Pangan

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat bersama Forkopimko Jakarta Barat dan elemen masyarakat menunjukkan langkah konkret dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui peluncuran Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan.

Acara yang digelar serentak di seluruh Indonesia ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melalui platform virtual Zoom.

Di Jakarta Barat, kegiatan tersebut dilangsungkan di RPTRA Ria Damkar Joglo 2, Kecamatan Kembangan.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M. Syahduddi, SIK, M.Si hadir didampingi Walikota Jakarta Barat H. Uus Kuswanto, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar, Kajari Jakarta Barat yang diwakili Jaksa Mardiana, dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat Achmad Satibi, sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat, Kapolsek Kembangan Kompol Moch Taufik Iksan serta berbagai elemen masyarakat.

Setelah peluncuran virtual, rombongan Forkopimko melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan ketahanan pangan seluas 1,5 hektar di kompleks Damkar Joglo, Kembangan.

Di sana, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi, Forkopimko, dan elemen masyarakat turut serta dalam penyemaian bibit tanaman seperti jagung dan juga terong, sebagai simbol dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M. Syahduddi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan percepatan swasembada pangan nasional.

“Kami bersama Forkopimko Jakarta Barat berkomitmen mendukung program ini dengan memanfaatkan lahan-lahan di wilayah Jakarta Barat untuk pengembangan ketahanan pangan. Langkah ini tidak hanya menanam jagung dan terong, tetapi juga berbagai jenis palawija lainnya,” ujar Kombes Pol M. Syahduddi dilokasi, Rabu, 20/11/2024.

Ia menambahkan bahwa seluruh jajaran di Jakarta Barat, termasuk Polsek, Koramil, dan kecamatan, akan berperan aktif dalam inisiatif ini.

Pada hari ini juga Polsek jajaran melaksanakan hal serupa dengan melakukan penanaman bibit untuk ketahanan pangan

“Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama untuk menyukseskan ketahanan pangan. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, kita tidak hanya mendukung swasembada pangan, tetapi juga memberdayakan masyarakat,” tambahnya. (Tim)

Satresnarkoba Polres Jakbar Ajak Warga Waspada Peredaran Narkoba

Dutainfo.com-Jakarta: Upaya memerangi peredaran narkoba terus menjadi prioritas Polres Metro Jakarta Barat.

Pada Selasa (19/11/2024), Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan penyuluhan tentang bahaya narkoba di Hotel Tiyara, Tamansari, Jakarta Barat.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kaurmin Bin Ops Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Ikhwan Faisal, dan dihadiri oleh sejumlah karyawan Hotel Tiyara

Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang ancaman narkoba bagi individu, keluarga, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kaurmin Bin Ops Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Ikhwan Faisal menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam mencegah peredaran narkoba.

“Narkoba bukan hanya merusak fisik, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda. Oleh karena itu, kita semua harus bersatu untuk melawan ancaman ini,” ujarnya.

Iptu Ikhwan Faisal juga menjelaskan tentang berbagai modus operandi yang digunakan oleh pengedar narkoba untuk menjebak korban, termasuk penggunaan media sosial sebagai alat untuk menjangkau anak muda.

Ia mengimbau peserta untuk waspada dan tidak ragu melaporkan segala aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungan mereka.

Acara ini juga dimeriahkan dengan sesi diskusi interaktif, di mana peserta diajak untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait pencegahan narkoba di komunitas mereka.

alah satu peserta dari Karyawan Hotel Tiyara, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini.

“Kami merasa sangat terbantu dengan informasi yang diberikan. Penyuluhan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” katanya.

Selain itu, sesi penyuluhan juga mencakup penjelasan mengenai rehabilitasi bagi pengguna narkoba.

Faisal menekankan bahwa pengguna narkoba lebih baik diarahkan untuk mendapatkan bantuan dan rehabilitasi daripada dipandang sebagai pelaku kriminal.

“Kami mendukung sepenuhnya kebijakan rehabilitasi sebagai solusi untuk membantu para pengguna kembali ke jalan yang benar,” tambahnya.

Para peserta juga diajak untuk berkomitmen bersama melawan peredaran narkoba dengan menandatangani deklarasi anti-narkoba.

Penyuluhan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Metro Jakarta Barat dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.

Dengan kolaborasi antara aparat kepolisian, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya, diharapkan Jakarta Barat dapat menjadi wilayah yang bebas dari ancaman narkoba. (Tim)

Satresnarkoba Polres Jakbar Ajak Warga Waspada Peredaran Narkoba

Dutainfo.com-Jakarta: Upaya memerangi peredaran narkoba terus menjadi prioritas Polres Metro Jakarta Barat.

Pada Selasa (19/11/2024), Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan penyuluhan tentang bahaya narkoba di Hotel Tiyara, Tamansari, Jakarta Barat.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kaurmin Bin Ops Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Ikhwan Faisal, dan dihadiri oleh sejumlah karyawan Hotel Tiyara

Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang ancaman narkoba bagi individu, keluarga, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kaurmin Bin Ops Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Ikhwan Faisal menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam mencegah peredaran narkoba.

“Narkoba bukan hanya merusak fisik, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda. Oleh karena itu, kita semua harus bersatu untuk melawan ancaman ini,” ujarnya.

Iptu Ikhwan Faisal juga menjelaskan tentang berbagai modus operandi yang digunakan oleh pengedar narkoba untuk menjebak korban, termasuk penggunaan media sosial sebagai alat untuk menjangkau anak muda.

Ia mengimbau peserta untuk waspada dan tidak ragu melaporkan segala aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungan mereka.

Acara ini juga dimeriahkan dengan sesi diskusi interaktif, di mana peserta diajak untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait pencegahan narkoba di komunitas mereka.

Salah satu peserta dari Karyawan Hotel Tiyara, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini.

“Kami merasa sangat terbantu dengan informasi yang diberikan. Penyuluhan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” katanya.

Selain itu, sesi penyuluhan juga mencakup penjelasan mengenai rehabilitasi bagi pengguna narkoba.

Faisal menekankan bahwa pengguna narkoba lebih baik diarahkan untuk mendapatkan bantuan dan rehabilitasi daripada dipandang sebagai pelaku kriminal.

“Kami mendukung sepenuhnya kebijakan rehabilitasi sebagai solusi untuk membantu para pengguna kembali ke jalan yang benar,” tambahnya.

Para peserta juga diajak untuk berkomitmen bersama melawan peredaran narkoba dengan menandatangani deklarasi anti-narkoba.

Penyuluhan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Metro Jakarta Barat dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.

Dengan kolaborasi antara aparat kepolisian, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya, diharapkan Jakarta Barat dapat menjadi wilayah yang bebas dari ancaman narkoba. (Tim)

Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Kembangan Berhasil Mediasi Konflik Lahan Warga

Dutainfo.com-Jakarta: Problem solving berbasis pendekatan humanis kembali ditunjukkan oleh Polsek Kembangan dalam menindaklanjuti surat pengaduan warga terkait konflik lahan.

Mediasi digelar atas permintaan Bapak Nasrul, pemilik lahan di Jl. Alhamdulillah Mubarak II RT. 02/02 Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, yang melaporkan adanya akses jalan dan saluran air di pekarangannya yang digunakan oleh tetangganya, Bapak Majuk, tanpa izin.

Mediasi ini dipimpin langsung oleh Lurah Joglo, Rizky Denny Ananda, dengan didampingi jajaran seperti Bhabinkamtibmas Aiptu Sugiyono, Babinsa Serka Mustaqim, dan perwakilan Satpol PP Utoyo. Ketua RT, kedua pihak yang bersengketa, serta beberapa warga turut hadir untuk memastikan proses mediasi berjalan transparan dan adil.

Pada awalnya, mediasi dilaksanakan di ruang kerja Lurah Joglo.

Namun, demi mendapatkan gambaran lebih jelas, mediasi kemudian dilanjutkan langsung di lokasi sengketa.

Di sana, masing-masing pihak menyampaikan pandangan mereka.

Lurah Joglo, Rizky Denny Ananda, memastikan bahwa mediasi dilakukan secara terbuka dan berimbang.

“Kita harus melihat fakta di lapangan dan dokumen kepemilikan agar solusi yang diambil tidak merugikan kedua belah pihak,” tegasnya.

Hasil mediasi menunjukkan bahwa berdasarkan dokumen kepemilikan dan batas tanah yang ada, akses jalan dan saluran air berada di pekarangan Bapak Nasrul.

Meski demikian, kedua pihak sepakat untuk berdamai dan menghormati hasil keputusan musyawarah.

Bapak Majuk menyatakan kesediaannya untuk memindahkan akses pintu rumah dan saluran air ke lokasi lain, tetapi meminta waktu karena terkendala biaya.

Kesepakatan ini diterima dengan baik oleh Bapak Nasrul.

Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan, menyampaikan apresiasi kepada kedua pihak atas kesediaan mereka mencari solusi bersama.

“Mediasi adalah langkah terbaik untuk menjaga harmoni di lingkungan. Kami berharap tidak ada lagi konflik serupa di kemudian hari,” katanya.

Kerja sama antara Polsek Kembangan, Lurah Joglo, dan perangkat lainnya mencerminkan sinergi yang solid dalam menyelesaikan masalah warga.

Dengan pendekatan musyawarah dan dialog terbuka, konflik yang berpotensi memanas dapat diselesaikan secara damai dan bermartabat.

Mediasi ini menjadi bukti bahwa harmoni antarwarga dapat terwujud dengan komunikasi yang baik, didukung oleh peran aktif aparat dalam memfasilitasi solusi. (Tim)