dutainfo.com-Jakarta: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, melakukan sejumlah rotasi kepada Perwira Tinggi (Pati), dan Perwira Menengah (Pamen), di jajaran Kepolisian Republik Indonesia, diantaranya yakni Kapolres dan Wakapolres jajaran Polda Metro Jaya.
Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram ST/2274/XI/KEP./2024, ST/2276/XI/KEP./2024, ST/2277/XI/KEP./2024, dan ST/2278/XI/KEP./2024.
Diantaranya Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mendapat tugas barus sebagai Kapolres Jakarta Barat, sedangkan posisi Kapolres Bekasi dijabat oleh Kombes Pol Mustofa.
Selanjutnya Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi, menjabat sebagai Kapolres Semarang, sedangkan Wakapolres Jakarta Barat yang sebelumnya dijabat AKBP Teuku Arsya Khadafi bergeser menjadi Pemeriksa Inafis Madya Bareskrim Polri.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Indrawienny Panjiyoga mendapat promosi sebagai Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya, posisi Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok dijabat oleh AKBP Martuasah Hermindo. (**)
Dutainfo.com-Jakarta: Respons cepat jajaran Polsek Palmerah, Jakarta Barat, menjadi wujud nyata dari komitmen kepolisian untuk melayani masyarakat.
Seorang warga Palmerah, Fatina Cosamia (18), mengungkapkan rasa terima kasihnya atas tindakan sigap kepolisian yang berhasil menemukan handphone miliknya yang hilang dan mengamankan pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam.
Fatina menceritakan, kejadian bermula saat seorang pria berinisial RO (33) datang ke rumahnya di jl kincir rt 008/08 Palmerah Jakarta Barat untuk meminjam uang pada Jumat, 27/12/2024
Namun, karena orang tua Fatina tidak memiliki uang saat itu, permintaan tersebut tidak dikabulkan.
Tak lama setelah itu, Fatina menyadari handphone miliknya, jenis Redmi 13C, yang sedang dicas, tidak lagi berada di tempatnya.
Merasa kehilangan, ia segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palmerah.
“Alhamdulillah, kurang dari 24 jam handphone saya berhasil ditemukan, dan pelaku sudah diamankan. Saya sangat berterima kasih kepada Polsek Palmerah atas gerak cepatnya menanggapi aduan saya,” ujar Fatina penuh rasa syukur, Senin, 30/12/2024.
Kapolsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Sugiran, melalui Kanit Reskrim AKP Rachmad Wibowo, menjelaskan bahwa pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti yang diambilnya.
“Setelah menerima laporan, kami segera melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan pelaku serta barang bukti dalam waktu kurang dari 24 jam,” ungkap AKP Rachmad saat dikonfirmasi, Senin, 30/12/2024.
Namun, dalam semangat kekeluargaan, Fatina memilih untuk memaafkan pelaku atas tindakannya.
Polsek Palmerah menerapkan pendekatan restoratif justice, di mana pelaku dan korban sepakat untuk berdamai tanpa melanjutkan kasus ini ke jalur hukum.
“Kami meminta keduanya membuat surat pernyataan sebagai bentuk kesepakatan damai. Pendekatan ini diambil karena korban telah memaafkan pelaku, dan pelaku mengakui kesalahannya,” tambah AKP Rachmad.
Kasus ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis kepolisian tidak hanya membantu menyelesaikan masalah hukum, tetapi juga menjaga harmoni di masyarakat.
Fatina pun berharap langkah baik ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menyelesaikan konflik dengan cara yang damai dan penuh pengertian. (Tim)
Foto: Kombes Pol Donald Parlaungan Simanjuntak (ist)
dutainfo.com-Jakarta: Terkait dugaan pemerasan penontonton Djakarta Warehouse Project (DWP), asal Malaysia di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, berimbas pada pencopotan jabatan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya (Dirresnarkoba), Kombes Pol Donald Parlaungan Simanjuntak.
Kombes Pol Donald Parlaungan Simanjuntak, selanjutnya dimutasi sebagai Analisis Kebijakan Madya Bidang Binmas Baharkam Polri.
“Ya benar dimutasi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary, seperti dikutip Tribunnews.com, Senin(30/12/2024).
Sementara Jabatan Dirresnarkoba Polda Metro Jaya akan dijabat Kombes Pol Ahmad David yang sebelumnya menjabat Penyidik Tindak Pidana Madya TK. II Bareskrim Polri.
Sebelum Kombes Pol Donald Parlaungan Simanjuntak di mutasi, ada 34 anggota Polisi yang telah dimutasi terlebih dahulu, terkait dugaan pemerasan Warga Negara Malaysia di DJakarta Warehouse Project (DWP). (**)
Dutainfo.com-Jakarta: Kesigapan aparat kepolisian Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Cengkareng patut diacungi jempol.
Berkat respons cepat terhadap laporan masyarakat melalui call center 110, seorang pria bersenjata tajam yang menghentikan bus transjakarta di Jl. Daan Mogot Raya, tepatnya di Jembatan Gantung, berhasil diamankan.
Insiden tersebut terjadi pada Senin (30/12/2024) sekitar pukul 08.10 WIB dan sempat menggegerkan warga sekitar.
Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M Hari Agung Julianto, menjelaskan kronologi penanganan kasus ini.
“Setelah kami menerima laporan, Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat yang dipimpin Brigadir Achmad Helmy, bersama piket reskrim dan personel Polsek Cengkareng, segera menuju lokasi kejadian,” ungkapnya, Senin (30/12/2024)
Saat tiba di lokasi, petugas menemukan seorang pria berinisial MT alias AIS (20) dengan senjata tajam jenis pisau sangkur bergagang garuda.
Ketika petugas mencoba menghentikan aksinya secara persuasif, pria tersebut justru menyerang anggota menggunakan senjata tajam jenis pisau sangkur bergagang garuda..
“Berkat kesabaran dan ketegasan anggota, kami berhasil mengamankan pelaku tanpa adanya korban. Selain itu, kami juga mengamankan barang bukti berupa pisau sangkur bergagang garuda. dan sepeda motor Yamaha Mio Smile milik pelaku,” lanjut AKBP Hari.
Pelaku beserta barang bukti segera dibawa ke Polsek Cengkareng untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam pemeriksaan awal, Kapolsek Cengkareng, Kompol Abdul Jana, memastikan bahwa pelaku tidak berada di bawah pengaruh narkoba.
“Hasil tes narkoba menunjukkan negatif,” tegas Abdul Jana.
Meski demikian, penyidik masih mendalami motif pelaku melakukan tindakan berbahaya tersebut.
” Pelaku melakukan aksi tersebut dalam pengaruh minuman keras (miras) namun Kami sedang menggali informasi lebih lanjut terkait alasan pelaku menghentikan busway sambil membawa senjata tajam,” tambah Abdul Jana. (Tim)
Dutainfo.com-Jakarta: Pada akhir pekan yang semestinya menjadi waktu bagi warga menikmati libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ternodai oleh aksi tawuran di kawasan Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Sabtu (28/12/2024).
Berkat kesigapan Tim Patroli Perintis Presisi (TP3) Polres Metro Jakarta Barat, aksi yang berpotensi menimbulkan korban jiwa itu berhasil dihentikan sebelum meluas.
Sekira pukul 04.00 WIB, tim yang dipimpin oleh Ipda Puji Margono menerima laporan warga tentang keributan di Jl. Jelambar Utama RT.2/RW.4, Jelambar Baru, Grogol Petamburan.
Tanpa menunda waktu, Tim TP3 segera menuju lokasi.
“Saat tiba di lokasi, kami mendapati sekelompok remaja terlibat tawuran. Kami langsung berupaya menghentikan aksi mereka dan berhasil mengamankan 13 orang remaja,” ungkap Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M Hari Agung Julianto saat dikonfirmasi, Sabtu (28/12/2024).
Dalam pengamanan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 4 (empat) buah celurit, 2 (satu) buah corbek, dan 1 (satu) buah stik golf.
“Barang-barang tersebut diamankan tidak ada padanya ditemukan didekat lokasi tersebut dan diduga digunakan dalam aksi tawuran,” terang Agung
Remaja yang diamankan segera dibawa ke Polsek Grogol Petamburan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami ingin memastikan peran masing-masing pelaku serta mencari tahu motivasi mereka. Harapannya, tindakan ini dapat memberikan efek jera,” lanjut Agung
Aksi heroik ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang telah lama resah dengan maraknya tawuran remaja.
“Kami sangat berterima kasih kepada kepolisian. Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini, apalagi di momen libur Nataru,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka.
Libur panjang, menurut agung, seharusnya menjadi waktu untuk mempererat hubungan keluarga, bukan malah terlibat dalam aksi yang merugikan diri sendiri dan orang lain. (Tim)