Danramil 02/TB Bersama Kapolsek Tambora Pimpin Ops Yustisi Disiplin Protkes

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka penegakan PSBB transisi ketat di Pemprov DKI, Jakarta, Danramil 02/TB, Kapten Inf Arja Suarja, bersama Kapolsek Tambora, Kompol M Faruk Rozi memimpin operasi yustisi disiplin protokol kesehatan diwilayah Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (22/2/2021).

Kegiatan operasi yustisi ini diawali dengan apel kesiapan yang diikuti 38 personel gabungan TNI-Polri, dan Kecamatan Tambora, bertindak sebagai pimpinan apel adalah Kapolsek Tambora, Kompol M Faruk Rozi, dan apel dilaksanakan di Jalan TB Angke Jembatan Dua, Tambora, Jakarta Barat.

Sementara Danramil 02/TB, Kapten Inf Arja Suarja, mengatakan, kami bersama 38 personel gabungan melaksanakan Gita operasi yustisi disiplin protokol kesehatan dan penegakan PSBB masa transisi Pemprov DKI, Jakarta sesuai atensi dan arahan pimpinan, guna menekan angka laju penyebaran Virus Covid-19.

“Kami terus bersinergi dengan tiga pilar dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, khususnya di wilayah Tambora,” ungkapnya.

Kali ini lanjut Danramil, kedapatan masyarakat tidak menggunakan masker sebanyak 42 pelanggar, dengan diberikan sanksi sosial 38 pelanggar dan sanksi administrasi 4 pelanggar. (Hdr/tim)

Tak Kenal Hari Libur Babinsa Koramil 02/TB, Kodim 0503/JB Tetap Laksanakan Ops Yustisi Bersama Tiga Pilar

dutainfo.com-Jakarta: Bintara Koramil 02/TB Serma Agus Wahkid bersama Babinsa Krendang Serma Dody AY dan Babinsa Roamalaka Sertu Slamet ST, bersama tiga pilar Tambora, Jakarta Barat, walau hari libur tetap melaksanakan operasi yustisi disiplin protokol kesehatan di masa PSBB Transisi ketat Pemprov DKI, Jakarta.

Sebelum melaksanakan operasi yustisi, terlebih dahulu dilakukan apel personel gabungan yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tambora Iptu Yugo Pambudi, bertempat di Depan Kantor Telkom Jl Kali Besar RW 02 Kelurahan Roamalaka, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (21/2/2021).

Operasi yustisi ini gencar di lakukan Tiga Pilar bersama Babinsa Koramil 02/TB, Kodim 0503/JB, guna menekan sekaligus memutus mata rantai virus Covid-19,” ujar Danramil 02/TB, Kapten Inf Arja Suarja.

“Anggota kami bersama Tiga Pilar terus melaksanakan operasi yustisi terhadap masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan sesuai atensi dan arahan pimpinan,” ungkapnya.

Masih kata Danramil kegiatan operasi yustisi ini melibatkan 27 personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, dan Damkar, dan hasilnya kami menjaring 12 pelanggar tidak menggunakan masker dengan diberikan sanksi sosial 11 pelanggar dan sanksi administrasi kepada 1 pelanggar.

“Bagi Babinsa dan Tiga Pilar tak mengenal hari libur hal tersebut guna menekan penyebaran Covid-19, dan kedisiplinan masyarakat diwilayah Tambora, Jakarta Barat,” tutup Kapten Inf Arja. (Hdr/tim)

Danramil 06/KD, Kodim 0503/JB Bersama Tiga Pilar Pimpin Ops Yustisi

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka memutus mata rantai panndemi Covid-19, Di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Danramil 06/KD, Kodim 0503/JB, Kapten Inf Abdul Kholik bersama tiga pilar Kecamatan Kalideres Jakarta Barat, melaksanakan operasi yustisi untuk seluruh pengendara roda dua dan empat yang setiap harinya melintas di depan Pos Lantas Daan Mogot Jl Daan Mogot KM 15 RT01/012, Kalideres, Jakarta Barat, pada Minggu (21/2/2021).

Kegiatan ini dilakukan rutin setiap harinya dalam rangka mempercepat pemulihan penyebaran Covid-19, khususnya wilayah Kalideres, Jakarta Barat.

Saat dihubungi awak media, Danramil 06/KD, Kapten Inf Abdul Kholik, mengatakan kegiatan operasi yustisi tertib masker ini rutin kami laksanakan bersama Polsek dan Kecamatan Kalideres, mengingat masih banyaknya warga yang belum mentaati peraturan pemerintah dalam hal penetapan protokol kesehatan dengan memakai masker.

“Kegiatan opersi yustisi tertib masker kali ini kami menerjunkan 24 personel TNI-Polri dan Kecamatan Kalideres,” ujar Kapten Inf Abdul Kholik.

Dalam pelaksanaan operasi yustisi ini personel gabungan tiga pilar, telah berhasil menjaring 20 pelanggar tidak memakai masker dan semua dikenakan sanksi dengan rincian 17 pelanggar diberi sanksi sosial menyapu halaman Pos Lantas Kalideres, dan 3 pelanggar lainya diberikan sanksi sita KTP,” ungkap Kapten Inf Abdul Kholik.

“Masih kata Danramil, pemberian sanksi ini bertujuan agar warga masyarakat dapat mengerti betapa pentingnya menjaga kesehatan serta menjadikan efek jera, agar mereka semua tidak lagi melakukan hal yang sama dan selalu mentaati 3M yakni, Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak aman,” tutupnya.(Hdr/tim)

Negara Hadir Melalui TNI-Polri Bantu Warga Korban Banjir

Foto: Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, Walikota Jakbar Uus Kuswanto dan Personel TNI-Polri, membantu warga korban banjir di Jakarta Barat.

dutainfo.com-Jakarta: Personel TNI-Polri beberapa hari ini telah dikerahkan ke setiap titik-titik wilayah yang mengalami kebanjiran, mereka ditugaskan untuk membantu para warga yang menjadi korban peristiwa tersebut.

“Ribuan personel TNI-Polri sudah dikerahkan guna membantu para warga yang mengalami kebanjiran,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, dalam keterangan pers, Minggu (21/2/2021).

Masih kata Argo, personel TNI-Polri itu melakukan perbantuan evakuasi warga, membuat posko dan dapur darurat, sekaligus melakukan pengawasan penerapan standar protkol kesehatan di kala banjir menerjang.

“Dengan dikerahkan personel TNI-Polri untuk membantu warga merupakan wujud implementasi bahwa Negara hadir di saat warganya membutuhkan bantuan,” kata Argo.

Personel TNI-Polri merupakan cerminan dari hadirnya Negara dalam membantu para warga yang menjadi korban banjir, sambung Irjen Pol Argo Yuwono.

Seperti diketahui personel TNI-Polri membantu warga yang kebanjiran di sejumlah titik, diantaranya Cipinang Melayu, Jakarta Timur, dan Wilayah Jakarta Barat, mereka mengerahkan perahu karet, membuta posko darurat dan membantu evakuasi warga yang mengungsi.

Sementara pihak Polri juga melakukan evakuasi dan bantuan ke wilayah Kabupaten Bekasi yang terdampak tanggul Sungai Citarum yang jebol, diantaranya Kampung Babakan Banten, Desa Sumber Urip, Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Adapun yang terdampak banjir, Desa Karang Segar dan Desa Karang Harja total ada 6.000 Kepala Keluarga yang terdampak dengan ketinggian air 1,5 meter.

Selanjutnya Kampung Biyimbong di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi yang terdampak banjir, Desa Pantai Harapan Jaya, Desa Jaya Sakti, Desa Pantai Bahagia, Desa Pantai Sederhana, Desa Pantai Mekar, jumlah keseluruhan Kepala Keluarga yang terdampak 5.094 dengan ketinggian air 1.5 meter.

Dikarenakan banjir terjadi di tengah pandemi virus Covid-19 tim pemulasaran jenazah Covid-19 juga tetap bekerja untuk memberikan pelayanan maksimal.

Sementara hasil pantuan media di Jakarta Barat, sebelumnya Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P dan Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, bersama personel TNI-Polri, juga melakukan evakuasi terhadap warga korban banjir di Kampung Duri RW 04, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Warga korban banjir ini diungsikan di Masjid Baitul Khohir, dan mendapat bantuan paket sembako. (Hdr/tim)

Petugas Gabungan TNI-Polri Dan Kecamatan Pesanggrahan Jaksel Evakuasi Warga

dutainfo.com-Jakarta: Petugas gabungan TNI-Polri dan Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, mengevakuasi ribuan kepala keluarga akibat tempat tinggal warga terendam banjir.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol R Sigit Kumono, mengatakan terdapat banjir yang cukup parah diwilayah Komplek IKPN RT 001 s/d 006 RW 04 dengan ketinggiam air mencapai hingga 150 cm.

“Sekitar 345 KK, yang terdampak atau sekitaran 1.660 jiwa yang mengungsi di lokasi pengungsian di Mushola Al Barokah Jl Pembangunan VI, Bintaro,” ungkap Sigit, Minggu (20/2/2021).

Kapolsek menambahkan sebanyak 100 personel gabungan diterjunkan guna evakuasi warga diantaranya dari TNI AD, TNI AL, Polri, Basarnas, Satpol PP, dan Tagana.

Selain itu juga wilayah yang tergenang terdapat di Jalan Madrasah RT 001 dan RT 02 RW 12 dengan ketinggian air 50 hingga 150 cm, adapun warga yang terdampak sebanyak 350 KK atau 725 jiwa. Mereka mengungsi di lokasi pengungsian Masjid Al Umariyah.

“Di lokasi banjir saat ini masih dilaksanakan penyedotan dengan menggunakan pompa gardu dan pompa portabel Damkar,” kata Sigit.

Selain itu Sigit, juga menghimbau agar selalu menerapkan protokol kesehatan, Memakai masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci tangan, gun memutus rantai penyebaran Covid-19.(Chand/Hdr)