Kapolsek Tambora Didampingi Babinsa Koramil 02/TB Tinjau Pos Pam Ketupat Jaya 2021

dutainfo.com-Jakarta: Guna mendukung Operasi Ketupat Jaya 2021, Kapolsek Tambora Kompol M Faruk Rozi, didampingi Babinsa Koramil 02/TB, Jakarta Barat, mengecek Pos Ops Ketupat Jaya 2021, Polres Jakarta Barat, Kamis (6/5/2021).

Pos Pam Ops Ketupat Jaya 2021, yang dicek Kapolsek Tambora adalah Pos Pam Season City Jl Latumenten Kelurahan Jembatan Besi Tambora, Jakarta Barat.

Pengecekan yang dilakukan Kapolsek Tambora juga diikuti oleh personel gabungan TNI-Polri dan Kecamatan Tambora Jakarta Barat.

Terpisah Danramil 02/TB Kapten Inf Arja Suarja mengatakan, kegiatan pengecekan Pos Pengamanan Ops Ketupat Jaya 2021 dilakukan dalam kaitan pelarangan mudik untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 serta mengecek kesiapan personel serta sarana yang digunakan.

Danramil berpesan kepada personel gabungan TNI-Polri, dan Kecamatan Tambora, yang bertugas agar dalam pelaksanaan tugas tetap mengutamakan tindakan persuasif dan humanis.

“Laksanakan tugas dengan tegas namun tetap humanis, utamakan pemberian edukasi kepada warga agar mentaati instruksi pemerintah terkait kebijakan larangan mudik,” tegas Kapten Inf Arja Suarja.

Kami bersama Kapolsek Tambora, mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan tugas kepada para personel gabungan TNI-Polri, dan Kecamatan Tambora, Jakarta Barat yang telah melaksanakan pengamanan dalam rangka Ops Ketupat Jaya 2021 khusunya diwilayah Tambora Jakarta Barat.
(Hdr/tim)

TNI-Polri Dan Kecamatan Tambora Jakbar Gelar Ops Yustisi Protkes

dutainfo.com-Jakarta: Tiga Pilar Tambora Jakarta Barat, yakni Koramil 02/TB, Polsek Tambora, dan Kecamatan Tambora, gelar operasi yustisi rutin terkait protokol kesehatan Covid-19, hal ini dilakukan guna menekan dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Wilayah Tambora Jakarta Barat.

Apel kesiapan operasi yustisi Protkes Covid-19, dipimpin Kapolsek Tambora Kompol M Faruk Rozi, dengan diikuti 26 personel gabungan TNI-Polri, dan Kecamatan Tambora Jakarta Barat.

Sasaran operasi yustisi Protkes ini adalah pejalan kaki dan pengendara yang tidak menggunakan masker di Jalan Jembatan Besi II Raya, Tambora, Jakarta Barat.

Hasilnya petugas gabungan menjaring 16 pelanggar tidak menggunakan masker dan diberikan sanksi sosial menyapu jalan.

Danramil 02/TB Kapten Inf Arja Suarja mengatakan 16 pelanggar itu tidak menggunakan masker dan diberikan sanksi sosial menyapu jalan sebagai efek jera.

“Ya benar masih kedapatan anak-anak dan orang dewasa tidak menggunakan masker, mereka beralasan lupa,” ungkap Kapten Inf Arja Suarja, Kamis (6/5/2021).

Pada kesempatan itu pula, Danramil 02/TB Kapten Inf Arja Suarja, dan Kapolsek Tambora Kompol M Faruk, menghimbau agar masyarakat dapat bekerjasama dan mentaati protokol kesehatan, dengan tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.(Hdr)

Danrem 052/Wkr Dan Dandim 0503/JB Dampingi Pangdam Jaya Giat Penandatanganan Head Of Agreement Di Jakbar

Foto: Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Purwito Hadi Wardhono dan Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki saat mendampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, di Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat.

dutainfo.com-Jakarta: Danrem 052/Wkr, Brigjen TNI Purwito Hadi Wardhono dan Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, mendampingi Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdruchman, dalam kegiatan penandatanganan Head Of Agreement (HOA), pembentukan JV Kota Tua, bertempat di Halaman Museum Fatahilah, Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (28/4/2021).

Dalam kesempatan itu Menteri BUMN Erick Tohir, memberikan sambutan, Alhamdulilah Transformasi terus berjalan, yang penting adalah membangun ekositem, kita sudah melakukan kerja sama yang dipimpin langsung Gubernur DKI, Jakarta Bapak Anies Baswedan.

“Hari ini kami bekerjasama lagi untuk membangun Kota Tua yang sudah lama tertinggal,” ujar Erick Tohir.

Sementara Gubernur DKI, Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kita bersyukur sekali karena Kota Tua menjadi cikal bakal kotanya Jakarta ini, mudah-mudahan akan sukses karena adanya unsur kolaborasi.

“Dari Sunda Kelapa sampai Kota seluas 200 hektar mari kita manfaatkan bukan hanya untuk bernostalgia, tetapi juga untuk membangun yang semakin maju, masa lalu dibangun untuk masa depan,” ungkap Anies.

Terdapat kehidupan di Kota Tua, untuk menarik orang yang inggin datang, Kota Tua harus dibangun dengan punya narasi yang unik dan cerita yang tidak bisa ditiru dengan tempat lainya, disini Kota Tua penuh dengan narasi.

Kita semua berharap pembagunan Kota Tua dan Sunda Kelapa semakin berkembang dan maju, kita juga harus menjadikan Kota Tua menjadi kawasan pariwisata yang mendukung perekonomian.

“Saya juga berharap teman-teman media ikut mendorong dengan hal yang positif untuk Kota Tua ini,” kata Anies.

Hadir dalam kegiatan ini diantaranya, Menteri BUMN Erick Tohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Gubernur DKI, Jakarta, Anies Baswedan, Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Danrem 052/Wkr, Brigjen TNI, Purwito Hadi Wardhono, Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, dan Danramil 01/TS Mayor Inf Zulkarnaen Galib.

Kegiatan tersebut tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, serta tetap menjaga jarak aman. (Hdr)

Ketua Mitra Jaya Kodim 0503/JB Himbau Mitra Jaya Doakan Para Crew KRI Nanggala 402

Foto: Ketua Mitra Jaya Kodim 0503/JB Bhakti Dewanto SH MH.

dutainfo.com-Jakarta: Musibah tenggelamnya Kapal selam Nenggala 402 di perairan Bali, meninggalkan duka mendalam bagi semua pihak, tercatat 53 awak Crew kapal selam Nenggala 402 dinyatakan gugur dalam keterangan pers conference Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Sebagai bentuk kepedulian, Ketua Mitra Jaya Kodim 0503/Jakarta Barat, Bhakti Dewanto SH MH, menghimbau agar seluruh anggota Mitra Jaya se Jakarta Barat, turut mendoakan 53 awak Crew kapal Selam Nanggala 402.

“Kita semua mengetahui bencana yang sangat memprihatinkan akibat tenggelamnya KRI Nanggala 402 di perairan Bali sebanyak 53 Crew di kabarkan tenggelam akibat insiden tersebut,” ujar Ketua Mitra Jaya Kodim 0503/JB, Bhakti Dewanto SH MH, Selasa (27/4/2021), saat dihubungi via selularnya.

Sebagai bentuk keprihatinan ini saya selaku Ketua Mitra Jaya Kodim 0503/JB, menghimbau agar seluruh anggota Mitra Jaya Kodim 0503/JB, turut mendoakan para Crew KRI Nanggala 402, yang merupakan putra-putra terbaik bangsa Indonesia.

“Kami akan selalu mengenang jasa-jasa patriot bangsa ini, semoga para Crew yang menjadi korban atas tenggelamnya KRI Nanggala 402, mendapat kan yang terbaik di Sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkapnya. (Tim)

KASAD Pastikan TNI AD Akan Kawal Kasus Pengeroyokan Prajurit Kopassus Dan Brimob

Foto: KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa

dutainfo.com-Jakarta: Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), pastikan TNI AD, akan mengawal perkembangan kasus pengeroyokan prajurit Kopassus dan anggota Brimob, yang terjadi di Kafe, Jl Falatehan I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kepala Staf TNI AD (KASAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, mengatakan lapis pertama untuk pengawalan kasus ini akan dilakukan Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad), di lapis kedua Asisten Intelijen TNI AD, kemudian di lapis ketiga Direktur Hukum TNI AD akan mengamati jalanya proses penyelidikan, serta lapisan keempat adalah Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman agar terus berkoordinasi dengan pihak Polda Metro Jaya.

“Ya intinya proses akan dikawal mulai dari Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat, Asisten Intelijen TNI AD, Direktur Hukum TNI AD, ujar Jenderal TNI Andika Perkasa, saat di Pomdam Jaya/Jayakarta, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2021).

Masih kata Jenderal TNI Andika Perkasa, TNI AD akan terus mencari fakta-fakta di balik peristiwa yang mengakibatkan terlukanya seorang prajurit Kopassus dan tewasnya satu anggota Brimob Polri.

“Selanjutnya dibawah akan ditangani langsung oleh Pangdam Jaya, kita akan cari tahu sejelas-jelasnya apa yang terjadi,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi pengeroyokan terhadap korban satu prajurit Kopassus dan anggota Brimob Polri, dilakukan orang tak dikenal, di Kafe Jl Falatehan I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Korban dari Prajurit Kopassus menderita luka-luka, sedangkan satu korban berikutnya dari Brimob Polri tewas.

Aksi pengeroyokan itu sempat Viral.

Hingga kini kasus masih dalam penyelidikan aparat berwenang. (Tim)