Dari 51 Kolonel Naik Brigjen Ada Mantan Dandim 0503/JB

dutainfo.com-Jakarta: P anglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, mengeluarkan kebijakan mutasi pada akhir April 2025, terdapat 51 Kolonel TNI dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara. Yang dimutasi dan pecah bintang mendapatkan pangkat setingkat lebih tinggi dari sebelumnya yakni Perwira Tinggi (Pati) atau setara dengan Brigjen TNI (Bintang 1).

Diantara 51 Perwira Menengah (Pamen) TNI berpangkat Kolonel yang mendapatkan mutasi jabatan dan kenaikan pangkat Brigjen TNI, adalah mantan Komandan Komando Distrik Militer 0503/Jakarta Barat (Kodim 0503/JB, yakni Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi.

Kebijakan mutasi ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan langkah ini merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan, penyegaran organisasi serta penyesuaian terhadap kebutuhan strategis yang terus berkembang di tubuh TNI.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal rutin dan wajar dalam sistem pembinaan karier di lingkungan TNI,” ujar Brigjen TNI Kristomei, kepada awak media, Sabtu (3/5/2025).

Dengan promosi jabatan ini para Perwira ini akan mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, dari Kolonel ke Brigjen TNI untuk TNI AD, Laksamana Pertama untuk TNI AL, dan Marsekal Pertama untuk TNI AU.

Berikut nama Kolonel yang mendapat promosi jabatan.

1 Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi jabatan sebelumnya Paban I/Ren Sintelad mendapat promosi menjadi Waasintel Bid Jemen Intel Mabesad menggantikan Brigjen TNI Fransiscus Ari Susetio, selanjutnya atas jabatan tersebut yang diemban Kolonel Kav Valian akan mendapatkan pangkat Brigjen TNI.

2 Kolonel Lek Taufik Hari Wicaksono jabatan sebelumnya Kabag Datin Set Itjen Kemhan promosi menjadi Ir V Itjen Kemhan menggantikan Brigjen TNI Edi Sutjipto, selanjutnya atas jabatan baru yang diemban Kolonel Lek Taufik Hari Wicaksono, akan naik pangkat menjadi Marsekal Pertama.

3 Kolonel Laut Wito Hadi Utomo dari Kabag Proglap Set Ditjen Renhan Kemhan mendapat promosi menjadi Dir Minlakgar Ditjen Renhan Kemhan menggantikan Laksma TNI Saban Nur Subkhan, dengan demikian pangkat Kolonel Laut Wito Hadi Utomo naik menjadi Laksamana Pertama.

Dari 51 Kolonel, tiga diantaranya diatas yang mendapatkan promosi jabatan dan naik pangkat.
(**)

Tujuh Pati TNI Batal Dimutasi, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo Tetap Jabat Pangkogabwilhan I

Foto: Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), telah melakukan revisi terhadap Surat Keputusan mutasi Tujuh Perwira Tinggi (Pati) TNI.

Pembatalan ini tertuang dalam Surat Pengganti dengan Nomor KEP 554A/IV/2025 yang diterbitkan pada 30 April 2025, satu hari setelah Surat Keputusan sebelumnya yakni KEP 554/IV/2025 tanggal 29 April 2025.

Dalam hal tersebut Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi, angkat bicara bahwa ini merupakan penyesuaian internal karena adanya rangkaian jabatan belum bisa diisi, dan bukan karena polemik atau tekanan dari pihak luar.

“Dalam satu rangkaian mutasi, jika satu tidak bisa bergeser maka yang lain pun tidak bisa bergeser, maka pimpinan merasa perlu untuk mengeluarkan ralat,” ujar Brigjen TNI Kristomei, Jumat (2/5/2025) malam.

Adapun 7 Pati yang batal dimutasi berdasarkan KEP 554A/IV/2025.

1 Letnan Jenderal (Letjen) TNI, Kunto Arief Wibowo, semula dimutasi dari Pangkogabwilhan I menjadi Staf Khusus KSAD.

2 Laksda TNI Hersan semula menjabat sebagai Pangkoarmada III dimutasi menjadi Pangkogabwilhan I menggantikan jabatan Letjen TNI Kunto.

3 Laksda TNI H Krisno Utomo, semula menjabat Pangkolinlamil, dimutasi menjadi Pangkoarmada III.

4 Laksda TNI Rudhi Aviantara semula Kas Kogabwilhan II, dimutasi menjadi Pangkolinlamil.

5 Laksma TNI Phundi Rusbandi, semula menjabat Waaskomlek KSAL, rencana menjadi Kas Kogabwilhan II.

6 Laksma TNI Benny Febri, semula Kadiskomlekal akan menjadi Waaskomlek KSAL.

7 Laksma TNI Maulana semula Staf Khusus KSAL, direncanakan menjabat sebagai Kadiskomlekal.
(**)

Dandim 0503/JB Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan Naik Pangkat 1 Tingkat Lebih Tinggi

Dutainfo.com-Jakarta: Salah satu Perwira Menengah yang naik pangkat per tanggal 1 April 2025 adalah Dandim 0503/Jakarta Barat Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, S.H.,yang ikut dalam Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira Menengah (Pamen) Kodam Jaya yang dipimpin langsung oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Rafael Granada Baay, bertempat di Aula Sudirman Makodam Jaya, Jakarta Timur. Kamis, (10/4/2025).

Dalam amanatnya, Pangdam Jaya menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari organisasi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja yang telah ditunjukkan para prajurit. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab yang diemban juga semakin besar seiring dengan kenaikan pangkat tersebut.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat secara langsung oleh Pangdam Jaya kepada seluruh perwira yang naik pangkat, disertai do’a dan harapan agar para perwira semakin profesional dan siap mengabdi sepenuh hati kepada bangsa dan negara. (Tim)

Pangdam VI/Mulawarman Jenguk 5 Anggota Polisi Yang Luka-luka Setelah Penyerangan Oknum TNI

Foto: Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha saat menjenguk 5 anggota Polres Tarakan luka-luka di RSUD dr Jusuf Tarakan Kaltara (ist)

dutainfo.com-Kaltara: Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman, memperbaiki markas Polisi Resort (Polres) Tarakan, Kalimantan Utara, yang rusak diserang 20 oknum prajurit TNI AD dari Batalyon Infanteri (Yonif) 614.

“Ya Kodam VI/Mulawarman terjunkan personel prajurit TNI AD guna memperbaiki kerusakan yang ada di Mapolres Tarakan, pasca penyerangan,” ujar Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman, Kolonel Kav Kristiyanto, dilansir Antara, Rabu (26/2/2025).

Diketahui Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI Mulawarman, Mayjen TNI Rachmat Nugraha diketahui datang ke Kota Tarakan, guna memberikan bantuan, Mayjen TNI Rudy memerintahkan Komandan Korem 092 dan Batalyon 13 untuk melakukan perbaikan Mapolres Tarakan.

“Prajurit diperintahkan agar memperbaiki fasilitas yang rusak di Mapolres Tarakan,” kata Kolonel Kav Kristiyanto.

Selanjutnya masih kata Kolonel Kav Kristiyanto, Panglima Kodam VI Mulawarman, memerintahkan untuk memeriksa dan menyelidiki terhadap 20 personel oknum prajurit TNI AD dari Yonif 614 yang diduga melakukan penyerangan ke Mapolres Tarakan.

“Sub Detasemen Polisi Militer akan memeriksa dan menentukan apakah penyerangan ini masuk unsur pidana atau bukan,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya kejadian penyerangan Mapolres Tarakan, ini diduga berawal dari adanya pengeroyokan yang dilakukan 5 oknum Polisi kepada 1 orang prajurit TNI AD disalah satu kafe di Kota Tarakan pada Sabtu (22/2/2025) malam.

Pasca pengeroyokan itu sesama Komandan Regu (Danru), baik dari TNI AD maupun Polisi, guna mediasi awal, pihak Polres Tarakan bersedia memberikan kompensasi Rp 10 juta untuk pengobatan.

Namun Minggu (23/2/2025), malam tidak ada kejelasan untuk kompensasi itu.

“Jawaban dari anggota Polres Tarakan, tidak diselesaikan masalah, justru menjadi salah paham dan membuat emosi prajurit TNI lainya, jadilah penyerangan ke Markas Polres Tarakan pada Pukul 22.00 Wita,” papar Kolonel Kav Kristiyanto.

Penyerangan ke Markas Polres Tarakan, dilaporkan 5 personel Polisi dari Polres Tarakan mengalami luka-luka dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Jusuf di Tarakan.

Adapun Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha didampingi Kapolda Kaltara sempat menjenguk 5 personel polisi yang luka-luka di RSUD dr Jusuf di Tarakan.
(**)

Ini Kata Kasdim 0503/JB Saat Rapat Koordinasi Jelang Ramadhan 1446 H

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur 3 Pilar menggelar rapat koordinasi di Aula Wira Pratama, lantai 6 Polres Metro Jakarta Barat, Senin (24/2/2025).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam menciptakan suasana yang kondusif selama bulan Ramadhan.

“Kami ingin memastikan seluruh elemen masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami meminta masukan dari berbagai instansi terkait mengenai langkah-langkah yang perlu diambil,” ujar Twedi, Selasa, 25/2/2025.

Salah satu pembahasan utama dalam rapat ini adalah terkait pengaturan aktivitas masyarakat, termasuk operasional tempat usaha dan hiburan malam.

Pihak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, melalui Aspem Firmanudin, menyatakan dukungannya dalam menjaga ketertiban selama bulan Ramadhan.

“Kami akan berkoordinasi dengan para pengusaha untuk memastikan aturan-aturan terkait bulan Ramadhan dipatuhi,” ujarnya.

Selain itu, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Tri Bayu Nugroho, menyampaikan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, seperti tawuran antar kelompok, balap liar, penjualan minuman keras, hingga aksi kriminalitas seperti pencurian dan penjambretan.

“Kami akan mengadakan operasi pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok serta patroli keamanan di titik-titik rawan kejahatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasdim 0503/JB Letkol Inf Hari Ismail, mewakili Dandim Jakarta Barat, menegaskan bahwa jajaran Koramil di Jakarta Barat siap berkolaborasi dalam menjaga ketertiban.

Di sisi lain, Ketua Pendidikan MUI Jakarta Barat, Firdaus, menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan aparat dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menciptakan suasana yang damai dan penuh toleransi selama bulan suci.

Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan Ramadhan yang aman, damai, dan penuh keberkahan di Jakarta Barat. (Tim)