Komandan Kodim 0502/JU, TNI Siap Sinergi Dan Tak Ragu Tindak Tegas Premanisme

Foto: Kapolres Jakut Kombes Pol Ahmad Fuady dan Komandan Kodim 0502/JU Kolonel Inf Dony Gredinand (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Patroli Gabungan TN-Polri di Jakarta Utara dilaksanakan guna antisipasi premanisme di wilayah Jakarta Utara, operasi ini serentak dilakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan sekitarnya, dengan nama Operasi Berantas Jaya 2025.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Ahmad Fuady memimpin apel gelar pasukan gabungan di halaman Polres Jakarta Utara, Minggu (11/5/2025), dinihari.

“Komitmen jajaran Polres Jakut untuk memberantas segala bentuk premanisme dan aksi pemerasan oleh oknum debt collector yang marak terjadi,” ujar Kombes Pol Fuady.

Masih kata Kombes Pol Fuady, operasi ini menerjunkan 139 personel gabungan TNI- Polri.

Sementara Komandan Komando Distrik Militer 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Dony Gredinand, yang hadir dalam apel tersebut mengatakan bahwa TNI siap bersinergi dan tidak akan ragu menindak tegas premanisme yang kerap beririsan dengan narkoba.

“Kami apresiasi langkah Polres Jakut, jika ada potensi gangguan kamtibmas segera koordinasikan agar bisa kita tindak cepat dan tepat, premanisme harus dibasmi sampai ke akar-akarnya,” ungkap Kolonel Inf Dony.

Setelah melaksanakan apel gabungan, Kapolres Jakut dan Dandim 0502/JU, melaksanakan patroli ke wilayah Jakarta Utara.
(Tim)

Personel TNI Akan Dikerahkan Pengamanan Kantor Kejaksaan

Foto: Kapuspenkum Kejagung RI Harli Siregar (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung angkat bicara terkait penempatan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kantor Kejaksaan, dari mulai Kejaksaan Tinggi (Kejati), dan Kejaksaan Negeri (Kejari).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Harli Siregar mengatakan diturunkannya personel TNI adalah untuk menjaga pengamanan di Kejaksaan adalah bentuk dukungan TNI kepada Korps Kejaksaan.

“Ya pengamanan itu bentuk kerjasama TNI dengan Kejaksaan, itu bentuk dukungan TNI ke Kejaksaan dalam menjalankan tugas-tugasnya,” ungkap Harli, Minggu (11/5/2025).

Masih kata Harli, pengamanan kantor Kejaksaan oleh TNI akan dilakukan hingga tingkat Kejati dan Kejari.

“TNI dalam hal ini juga memiliki fungsi pengamanan, apalagi di Kejaksaan ada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer (Jampidmil),” paparnya.

Sementara Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, mengatakan, substansi dari surat Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Surat Telegram Nomor ST/1192/2025 tanggal 6 Mei 2025 tentang perintah kepada jajaran guna mendukung pengamanan Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia.

“Substansi surat itu berkaitan dengan kerjasama pengamanan di lingkungan institusi kejaksaan Surat itu ditujukan ke jajaran Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam),” Jelas Wahyu.

Masih kata Brigjen TNI Wahyu, yang akan dilaksanakan kedepan adalah kerjasama pengamanan secara institusi sejalan dengan adanya struktur Jampidmil di Kejaksaan.

Didalam Surat itu jajaran TNI AD diminta agar menyiapkan 1 Peleton atau sekitar 30 personel guna pengamanan di tingkat Kejati dan 1 Regu atau 10 personel di tingkat Kejari.
(**)

Pangdam Jaya Dukung Ops Premanisme, Keluarkan Perintah Ke Korem dan Kodim

Foto: Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay dan Kapolda Metro Jaya Apel Ops Anti Premanisme (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Operasi Anti Preman di Jakarta, digelar Polda Metro Jaya, sebanyak 999 personel gabungan TNI-Polri dan Pemda DKI di kerahkan guna menindak aksi premanisme di Jakarta.

“Ya, operasi anti premanisme yang kita laksanakan ini akan melibatkan 999 personel gabungan yang terdiri dari TNI AD, TNI AL, TNI AU sebanyak 306 personel, dari Polri sebanyak 663 personel, dan Pemda Jakarta 30 personel,” ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, kepada awak media, Jumat (9/5/2025).

Masih kata Irjen Pol Karyoto, operasi ini akan digelar selama 15 hari terhitung 9-23 Mei 2025.

“Tim intelijen akan dikerahkan untuk menindak para preman,” ungkapnya.

Operasi ini menargetkan semua tindak pidana premanisme baik perorangan atau kelompok.

“Kami akan tindak tegas para pelaku premanisme,” tegasnya.

Selain itu Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, meminta masyarakat atau pelaku usaha melaporkan jika ada preman mengatasnamakan ormas yang melakukan pungli hingga intimidasi, kami akan menurunkan anggota guna melakukan penindakan.

Sementara Panglima Kodam Jaya (Pangdam Jaya), Mayjen TNI Rafael Granada Baay, menambahkan pihaknya siap membantu operasi anti premanisme.

“Saya sudah mengeluarkan perintah ke seluruh Komandan Kodim dan Komandan Korem, guna bersama-sama Kapolres turun ke lapangan dan jajaran guna melaksanakan bersih-bersih preman yang ada di wilayah Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya,” ujar Mayjen TNI Rafael.

Kasatpol PP Jakarta, Satriadi Gunawan, juga menambahkan, selain premanisme, personel gabungan juga akan menindak penjualan obat terlarang di Jakarta.
(Tim)

GM FKPPI Perkuat Komitmen Terhadap Nilai-Nilai Kebangsaan Dan Pengabdian Kepada Negara

Foto: Logo GM Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Dan Putra-Putri TNI-Polri (GM FKPPI). (Ist)

dutainfo.com-Jatim: Ketua Umum Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Dan Putra-Putra TNI-Polri (GM FKPPI), Dwi Rianta Soerbakti, bertemu dengan Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin.

GM FKPPI, berkomitmen mendukung program TNI-Polri, dalam memperkuat ketahanan nasional dari tingkat akar rumput.

“Ya pertemuan dengan Pangdam V/Brawijaya jadi momentum memperkuat komitmen kami terhadap nilai-nilai kebangsaan dan pengabdian kepada negara,” ujar Dwi Rianta, kepada awak media, Sabtu (3/5/2025).

Masih kata Dwi Rianta, GM FKPPI memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara generasi muda dengan nilai-nilai bela negara.

Sementara Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, menegaskan GM FKPPI adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Keluarga Besar TNI-Polri.

“GM FKPPI harus tetap semangat dan satu barisan dengan TNI-Polri, ini bukanlah organisasi eksternal, namun bagian dari tubuh besar yang sama, selain itu GM FKPPI senantiasa menjaga semangat persatuan dan tetap satu nafas dengan institusi yang telah melahirkan dan membesarkannya,” tegas,” Mayjen TNI Rudy.

Seperti diketahui Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Dan Putra-Putri TNI-Polri. (GM FKPPI), didirikan berdasarkan ikatan sejarah, emosional, aspirasi, dan cita-cita dalam lingkup Keluarga Besar TNI-Polri.

GM FKPPI, tidak didirikan berdasarkan sebuah Undang-undang yang mengesahkannya seperti halnya organisasi atau partai politik.

Selanjutnya GM FKPPI dibentuk karena adanya ikatan sejarah, emosional dan aspirasi bersama antara Putra-Putri Purnawirawan dan TNI-Polri.

Didalam pembinaan GM FKPPI berada dibawah pembinaan langsung Panglima TNI dan Kepala Kepolsian RI.

GM FKPPI, aktif dalam memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan TNI-Polri dan kebangsaan, serta berperan mengawal ideologi negara dan keutuhan NKRI.

GM FKPPI mengadakan kegiatan-kegiatan yang melibatkan Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri seperti kegiatan sosial, diskusi, dan sosialisai.
(**)

Mantan Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Naik Posisi Jabatan Pangkat Brigjen

Foto: Mantan Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0503/Jakarta Barat Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi

dutainfo.com-Jakarta: Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, mengeluarkan kebijakan mutasi pada akhir April 2025, terdapat 51 Kolonel TNI dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara. Yang dimutasi dan pecah bintang mendapatkan pangkat setingkat lebih tinggi dari sebelumnya yakni Perwira Tinggi (Pati) atau setara dengan Brigjen TNI (Bintang 1).

Diantara 51 Perwira Menengah (Pamen) TNI berpangkat Kolonel yang mendapatkan mutasi jabatan dan kenaikan pangkat Brigjen TNI, adalah mantan Komandan Komando Distrik Militer 0503/Jakarta Barat (Kodim 0503/JB, yakni Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi.

Kebijakan mutasi ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan langkah ini merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan, penyegaran organisasi serta penyesuaian terhadap kebutuhan strategis yang terus berkembang di tubuh TNI.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal rutin dan wajar dalam sistem pembinaan karier di lingkungan TNI,” ujar Brigjen TNI Kristomei, kepada awak media, Sabtu (3/5/2025).

Dengan promosi jabatan ini para Perwira ini akan mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, dari Kolonel ke Brigjen TNI untuk TNI AD, Laksamana Pertama untuk TNI AL, dan Marsekal Pertama untuk TNI AU.

Berikut nama Kolonel yang mendapat promosi jabatan.

1 Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi jabatan sebelumnya Paban I/Ren Sintelad mendapat promosi menjadi Waasintel Bid Jemen Intel Mabesad menggantikan Brigjen TNI Fransiscus Ari Susetio, selanjutnya atas jabatan tersebut yang diemban Kolonel Kav Valian akan mendapatkan pangkat Brigjen TNI.

2 Kolonel Laut Taufik Hari Wicaksono jabatan sebelumnya Kabag Datin Set Itjen Kemhan promosi menjadi Ir V Itjen Kemhan menggantikan Brigjen TNI Edi Sutjipto, selanjutnya atas jabatan baru yang diemban Kolonel Lek Taufik Hari Wicaksono, akan naik pangkat menjadi Marsekal Pertama.

3 Kolonel Laut Wito Hadi Utomo dari Kabag Proglap Set Ditjen Renhan Kemhan mendapat promosi menjadi Dir Minlakgar Ditjen Renhan Kemhan menggantikan Laksma TNI Saban Nur Subkhan, dengan demikian pangkat Kolonel Laut Wito Hadi Utomo naik menjadi Laksamana Pertama.

Dari 51 Kolonel, tiga diantaranya diatas yang mendapatkan promosi jabatan dan naik pangkat.
(**)