Pangdam VI/Mulawarman Jenguk 5 Anggota Polisi Yang Luka-luka Setelah Penyerangan Oknum TNI

Foto: Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha saat menjenguk 5 anggota Polres Tarakan luka-luka di RSUD dr Jusuf Tarakan Kaltara (ist)

dutainfo.com-Kaltara: Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman, memperbaiki markas Polisi Resort (Polres) Tarakan, Kalimantan Utara, yang rusak diserang 20 oknum prajurit TNI AD dari Batalyon Infanteri (Yonif) 614.

“Ya Kodam VI/Mulawarman terjunkan personel prajurit TNI AD guna memperbaiki kerusakan yang ada di Mapolres Tarakan, pasca penyerangan,” ujar Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman, Kolonel Kav Kristiyanto, dilansir Antara, Rabu (26/2/2025).

Diketahui Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI Mulawarman, Mayjen TNI Rachmat Nugraha diketahui datang ke Kota Tarakan, guna memberikan bantuan, Mayjen TNI Rudy memerintahkan Komandan Korem 092 dan Batalyon 13 untuk melakukan perbaikan Mapolres Tarakan.

“Prajurit diperintahkan agar memperbaiki fasilitas yang rusak di Mapolres Tarakan,” kata Kolonel Kav Kristiyanto.

Selanjutnya masih kata Kolonel Kav Kristiyanto, Panglima Kodam VI Mulawarman, memerintahkan untuk memeriksa dan menyelidiki terhadap 20 personel oknum prajurit TNI AD dari Yonif 614 yang diduga melakukan penyerangan ke Mapolres Tarakan.

“Sub Detasemen Polisi Militer akan memeriksa dan menentukan apakah penyerangan ini masuk unsur pidana atau bukan,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya kejadian penyerangan Mapolres Tarakan, ini diduga berawal dari adanya pengeroyokan yang dilakukan 5 oknum Polisi kepada 1 orang prajurit TNI AD disalah satu kafe di Kota Tarakan pada Sabtu (22/2/2025) malam.

Pasca pengeroyokan itu sesama Komandan Regu (Danru), baik dari TNI AD maupun Polisi, guna mediasi awal, pihak Polres Tarakan bersedia memberikan kompensasi Rp 10 juta untuk pengobatan.

Namun Minggu (23/2/2025), malam tidak ada kejelasan untuk kompensasi itu.

“Jawaban dari anggota Polres Tarakan, tidak diselesaikan masalah, justru menjadi salah paham dan membuat emosi prajurit TNI lainya, jadilah penyerangan ke Markas Polres Tarakan pada Pukul 22.00 Wita,” papar Kolonel Kav Kristiyanto.

Penyerangan ke Markas Polres Tarakan, dilaporkan 5 personel Polisi dari Polres Tarakan mengalami luka-luka dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Jusuf di Tarakan.

Adapun Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha didampingi Kapolda Kaltara sempat menjenguk 5 personel polisi yang luka-luka di RSUD dr Jusuf di Tarakan.
(**)

Ini Kata Kasdim 0503/JB Saat Rapat Koordinasi Jelang Ramadhan 1446 H

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur 3 Pilar menggelar rapat koordinasi di Aula Wira Pratama, lantai 6 Polres Metro Jakarta Barat, Senin (24/2/2025).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam menciptakan suasana yang kondusif selama bulan Ramadhan.

“Kami ingin memastikan seluruh elemen masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami meminta masukan dari berbagai instansi terkait mengenai langkah-langkah yang perlu diambil,” ujar Twedi, Selasa, 25/2/2025.

Salah satu pembahasan utama dalam rapat ini adalah terkait pengaturan aktivitas masyarakat, termasuk operasional tempat usaha dan hiburan malam.

Pihak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, melalui Aspem Firmanudin, menyatakan dukungannya dalam menjaga ketertiban selama bulan Ramadhan.

“Kami akan berkoordinasi dengan para pengusaha untuk memastikan aturan-aturan terkait bulan Ramadhan dipatuhi,” ujarnya.

Selain itu, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Tri Bayu Nugroho, menyampaikan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, seperti tawuran antar kelompok, balap liar, penjualan minuman keras, hingga aksi kriminalitas seperti pencurian dan penjambretan.

“Kami akan mengadakan operasi pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok serta patroli keamanan di titik-titik rawan kejahatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasdim 0503/JB Letkol Inf Hari Ismail, mewakili Dandim Jakarta Barat, menegaskan bahwa jajaran Koramil di Jakarta Barat siap berkolaborasi dalam menjaga ketertiban.

Di sisi lain, Ketua Pendidikan MUI Jakarta Barat, Firdaus, menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan aparat dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menciptakan suasana yang damai dan penuh toleransi selama bulan suci.

Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan Ramadhan yang aman, damai, dan penuh keberkahan di Jakarta Barat. (Tim)

Sinergitas Jelang Ramadhan 1446 H, Polres Jakbar Dan Kodim 0503/JB Gelar Rakor

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur 3 Pilar menggelar rapat koordinasi di Aula Wira Pratama, lantai 6 Polres Metro Jakarta Barat, Senin (24/2/2025).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam menciptakan suasana yang kondusif selama bulan Ramadhan.

“Kami ingin memastikan seluruh elemen masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami meminta masukan dari berbagai instansi terkait mengenai langkah-langkah yang perlu diambil,” ujar Twedi, Selasa, 25/2/2025.

Salah satu pembahasan utama dalam rapat ini adalah terkait pengaturan aktivitas masyarakat, termasuk operasional tempat usaha dan hiburan malam.

Pihak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, melalui Aspem Firmanudin, menyatakan dukungannya dalam menjaga ketertiban selama bulan Ramadhan.

“Kami akan berkoordinasi dengan para pengusaha untuk memastikan aturan-aturan terkait bulan Ramadhan dipatuhi,” ujarnya.

Selain itu, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Tri Bayu Nugroho, menyampaikan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, seperti tawuran antar kelompok, balap liar, penjualan minuman keras, hingga aksi kriminalitas seperti pencurian dan penjambretan.

“Kami akan mengadakan operasi pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok serta patroli keamanan di titik-titik rawan kejahatan,” jelasnya.

Sementara itu, Letkol Hari Ismail, mewakili Dandim Jakarta Barat, menegaskan bahwa jajaran Koramil di Jakarta Barat siap berkolaborasi dalam menjaga ketertiban.

Di sisi lain, Ketua Pendidikan MUI Jakarta Barat, Firdaus, menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan aparat dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menciptakan suasana yang damai dan penuh toleransi selama bulan suci.

Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan Ramadhan yang aman, damai, dan penuh keberkahan di Jakarta Barat. (Tim)

Panglima TNI Mutasi 3 Perwira TNI Ke BIN

Foto: Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, mutasi tiga perwira TNI ke Badan Intelijen Negara (BIN).

Ketiga Perwira TNI adalah Brigjen TNI Dedi Hardono, Brigjen TNI Tjahjono Prasetyanto, dan Kolonel Inf Takujasa Wiriawan.

Adapun mutasi ini dengan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/183/II/2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

Untuk posisi 3 jabatan Perwira itu adalah:
1 Brigjen TNI Dedi Hardono dari Danrem 172/PWY Kodam XVII/Cendrawasih dimutasi sebagai Wagub Non Akademik STIN BIN.
2 Brigjen TNI Tjahjono Prasetyanto dari Wagub Non Akademik STIN BIN dimutasi menjadi Penata Kelola Intelijen Ahli Madya Direktorat Rendagiat Ops Deputi Bid Kontra Intelijen BIN.
3 Kolonel Inf Takujasa Wiriawan dari Paban V/Pam Sintel TNI dimutasi menjadi Deputi Bid Pengamanan Aparatur BIN.
(**)

Keren, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Kalideres Lumpuhkan Pria Bacok Warga

Foto: Senapan Agin dan Sajam yang digunakan pelaku SF untuk membacok korban F (dok Humas Polres Jakbar)

dutainfo.com-Jakarta: Pria bernama Sopian Faqih (36), mengamuk dan menenteng senapan angin serta senjata tajam, di Prepedan Dalam RT 07/07 Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, hingga membuat korban F (39) tewas luka bacok.

Kejadian ini membuat warga sekitar ketakutan, beruntung ada Babinsa Koramil 06/Kalideres Koptu Jamaludin dan Bhabinkamtibmas Polsek Kalideres Aiptu Hermanto, dengan sigap mengamankan pelaku pembacokan.

Pelaku Sopian menyerang F karena dipicu dugaan perselingkuhan, dimana korban F ini diduga terlibat hubungan gelap dengan istri Sopian.

“Ya kami bergerak cepat guna memastikan keamanan masyarakat di lokasi kejadian dan menyerahkan pelaku ke pihak berwenang,” ujar Koptu Jamaludin, Kamis (13/2/2025).

Warga sekitar sangat mengapresiasi kesigapan petugas.

Sementara Kapolsek Kalideres Kompol Arnold Julius Simanjuntak, mengatakan pihaknya telah mengamankan pelaku SF setelah melakukan pembacokan yang berujung pada kematian korban.

“Pelaku SF ini mengamuk dengan membawa senapan angin dan golok di lokasi kejadian, kami berhasil mengamankan pelaku dan menyita barang bukti,” ungkapnya.

Masih kata Kompol Arnold, dari hasil penyelidikan diketahui motif pembacokan diduga perselingkuhan, dimana pelaku SF ini emosi setelah mengetahui hubungan mesra istrinya dengan korban F.

Saksi yang melihat korban dalam kondisi kritis segera membawanya ke Klinik Yadika, namun dalam perjalan korban menghembuskan nafas terakhirnya.
(Tim)