Kapolda Metro Jaya: Siap dukung Pemda DKI terkait penertiban Kalijodo

  
Dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya akan mendukung pihak Pemerintah Daera Khusus Ibukota (DKI) Jakarta,berupaya untuk tertibkan lokalisasi hiburan Kalijodo. “Kita dukung dan siapkan personel polisi untuk lakukan penertiban,”ucap Kapolda Metro Jaya,Irjen Pol Tito Karnavian Rabu ( 10 / 2 / 2016 ) di Polda Metro Jayaa. Kami akan berkoordinasi dengan pemdaa tentunya,prinsip kami akan beri bantuan dan dukungan terhadap penertiban yang dilakukan pihak Pemda DKI, tegas Tito. (Tm)

Akhirnya Hakim Vonis 4 tahun Untu Jero Wacik

  
Dutainfo.com-Jakarta : Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) Jero Wacik akhirnya divonis 4 tahun dan denda Rp 150 juta subsidair tiga bulann oleh Hakim tindak pidana korupsi Jakarta. “Ini pelajaran bagi menteri lain agar dapat mengontrol kinerja bawahanya,”ungkap Jero Wacik,di Pengadilan Tipikor( 9/ 2). Selain divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 150 juta,Hakim juga menggharuskan Jero membayar kerugian negara sebesar Rp 5,073 Miliar. (Tm).

Pengadilan Negeri Jakarta Barat Vonis Simpatisan ISIS

  
Dutainfo.com-Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Barat melalui hakimnya menghadir kan para terdakwa kasus simpatisan ISIS masing-masing Muhammad Fachry dan Abu Royan. Untuk mendengarkan putusa vonis, pada hari Selasa ( 9 / 2 / 2016 ). Majelis Hakim menjatuhkan vonis 5 tahun penjara dan denda Rp 5 juta subsider 3 bulan kurungan untuk terdakwa Muhamad Fachry yang berperan menyebarkan film propaganda kelompok Negara Islam Irak dan Islam Suriah (ISIS),sedangkan vonis untuk terdakwa Abu Royan 3 tahun enam bulan penjara.dia adalah penyadang dana. (Hdr)

Kapuspen TNI : Pejabat Penerangan Tidak Boleh Alergi Terhadap Media

  
Dutainfo.com-Jakarta: Kepala Pusat Penerangan TNI,Mayjen Tatang Sulaiman menutup acara Rakornis penerangan di Mabes TNI Cilangkap tahun 2016,yaang diikuti oleh 169 personel jajaran TNI AD TNI AL,dan TNI AU pada Rabu ( 3 / 2 ). Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI Tatag Sulaiman minta pejabat penerangan tidak alergi terhadap media. Media bukan untuk dihindari,akan tetapi harus dijadikan enegi meningkatkan kinerja guna mewujudkann citra positif TNI melalui kegiata publikasi. Sinergitas jajaran penerangan TNI harus dapat diwujudkan mulai dari satuan bawa sampai ke tingkat atas dalam mengemas berita,sangat diperlukan kapasitas dalam mengelola media,berhubungan baik degan insan pers (Wartawan dan Pemred) belum lah cukup,yang terpenting setiap pejaba penerangan harus dapat mengukur etiap berita yang dipublikasikan sesuai dengan sasaran dan tujuan. Tegas Kapuspen TNI. (Tm/puspen TNI )