Kajari Jakarta Barat Hadiri Musrenbang Via Zoom Meeting Bersama Gubernur DKI, Jakarta

Foto: Kajari Jakbar Dwi Agus Arfianto, Kapolres Jakbar Kombes Ady Wibowo, Walikota Jakbar Uus Kuswanto dan Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki saat giat Musrenbang Kota Administrasi Jakarta Barat.

dutainfo.com-Jakarta: Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang), tingkat Kota Jakarta Barat, via Zoom Meeting dipimpin oleh Gubernur DKI, Jakarta Anies Baswedan, dihadiri, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P, Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo S.IK.M.Si, Kajari Jakarta Barat Dwi Agus Aprianto, dan Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kota Administrasi Jakarta Barat, Jl Kembangan Raya, Jakarta Barat, Senin (29/3/2021).

Rangkain acara dimulai dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin Mukhlis dari Biro Mental.

Dalam kesempatan itu Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto, memaparkan permasalahan banjir yang berada di 38 titik rawan banjir di Jakarta Barat, serta kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah titik dan juga penertiban pedagang kaki lima.

Selanjutnya Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto juga menyampaikan usulan hasil rembuk RW yang ditolak sebanyak 89 karena terkendala aset.

Sementara Wakil Ketua Komisi A DPRD Inggard Joshua, mengatakan sangat bangga dengan Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto dalam penanganan yang berada permasalahan di Walikota Jakarta Barat, contoh pemotongan hewan B2 sebenarnya tidak boleh lagi ada pemotongan hewan di didalam kota dan termasuk limbah kotoran hewan sangat menggangu lingkungan hidup.

Kegiatan ini dihadiri antara lain, Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Kapolres Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo, Kajari Jakarta Barat, Dwi Agus Arfianto, Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua, dan Para Pejabat Kota Administrasi Jakarta Barat.

Kegiatan ini juga tetap memperhatikan protokol kesehatan terkait Covid-19. (Hdr/tim)

Dandim, Kapolres, Kajari Dan Walkot Jakbar Hadiri Musrenbang Via Zoom Meeting Bersama Gubernur DKI Jakarta

dutainfo.com-Jakarta: Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang), tingkat Kota Jakarta Barat, via Zoom Meeting dipimpin oleh Gubernur DKI, Jakarta Anies Baswedan, dihadiri, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P, Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo S.IK.M.Si, Kajari Jakarta Barat Dwi Agus Aprianto, dan Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kota Administrasi Jakarta Barat, Jl Kembangan Raya, Jakarta Barat, Senin (29/3/2021).

Rangkain acara dimulai dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin Mukhlis dari Biro Mental.

Dalam kesempatan itu Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto, memaparkan permasalahan banjir yang berada di 38 titik rawan banjir di Jakarta Barat, serta kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah titik dan juga penertiban pedagang kaki lima.

Selanjutnya Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto juga menyampaikan usulan hasil rembuk RW yang ditolak sebanyak 89 karena terkendala aset.

Sementara Wakil Ketua Komisi A DPRD Inggard Joshua, mengatakan sangat bangga dengan Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto dalam penanganan yang berada permasalahan di Walikota Jakarta Barat, contoh pemotongan hewan B2 sebenarnya tidak boleh lagi ada pemotongan hewan di didalam kota dan termasuk limbah kotoran hewan sangat menggangu lingkungan hidup.

Kegiatan ini dihadiri antara lain, Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Kapolres Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo, Kajari Jakarta Barat, Dwi Agus Arfianto, Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua, dan Para Pejabat Kota Administrasi Jakarta Barat.

Kegiatan ini juga tetap memperhatikan protokol kesehatan terkait Covid-19. (Hdr/tim)

Di Hari Libur Tiga Pilar Tambora, Jakbar Jaring 40 Warga Pelanggar Protkes

dutainfo.com-Jakarta: Pelaksanaan edukasi dan pendisiplinan penggunaan masker gencar dilakukan tiga pilar Tambora, Jakarta Barat, Minggu (28/3/2021).

Sebanyak 40 pelanggar protkol kesehatan terjaring dalam Ops Yustisi di dua lokasi berbeda di Jalan Roamalaka, dan Jalan Pintu Kecil, Tambora Jakarta Barat.

Kapolsek Tambora Kompol M Faruk Rozi mengatakan kegiatan pelaksanaan edukasi dan pendisiplinan terhadap masyarakat gencar dilakukan bersama tiga pilar Tambora.

“Pelaksanaan ini kami lakukan bersama 3 Pilar tentunya secara berkelanjutan di wilayah hukum Polsek Tambora, Jakarta Barat,” ujarnya.

Hari libur ini kami mendapati 40 pelanggar protokol kesehatan yang kedapatan tidak menggunakan masker diantaranya 38 pelanggar prokes diberik sanksi sosial dengan membersihkan fasiltas umum, sementara 2 pelanggar memilih membayar denda administrasi.

Faruk menambahkan selain melakukan kegiatan pendisiplinan tentunya pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Kami berharap masyarakat dapat bekerjasama, dan mengikuti tatanan adaptasi kebiasaan baru dengan menerapkan 5M yakni, Mencuci tangan, Menggunakan masker, Menjaga Jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas tentunya kita berperan aktif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, tutupnya. (Hdr/elw)

Imbas Dari Kasus Salah Tangkap Kolonel TNI AD, Kasatnarkoba Polres Malang Dicopot

Foto: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, menyampaikan permohonan maaf atas tindakan anak buahnya yang salah menangkap Kolonel Chb I Wayan Sudarsana.

dutainfo.com: Kasus salah tangkap yang dilakukan empat anggota Resnarkoba Polres Malang terhadap seorang Perwira Menengah (Pamen) TNI AD terus bergulir.

Imbas dari kejadian salah tangkap ini, Kasat Narkoba Polresta Malang Kota, Kompol Anria Rosa dicopot dari jabatannya.

Mutasi ini tertuang di Telegram Rahasia (TR), nomor ST/587/III/KEP./2021 yang dikeluarkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta.

“Ya benar, Kapolda Jatim mengeluarkan TR No 587 tanggal 26 Maret 2021 yang ditandatangani Karo SDM terkait mutasi Kasat Narkoba Polresta Malang Kompol Anria Rosa, yang dimutasi ke Polda Jatim, mutasi hal biasa dilakukan Polri untuk penyegaran organisasi,” ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, dilansir Kompas TV, Sabtu (27/3/2021).

Menurut Kombes Gatot Repli Handoko, kejadian itu akibat kesalahan informasi kamar hotel.

“Itu sebenarnya kasus pengembangan, tertangkapnya penangkapan pengguna narkoba, pelaku mengaku mendapat pil ekstasi dari si A, saat diinterogasi pelaku menjawab bahwa si A ada di Kamar hotel nomor, saat di perjalanan pengakuan pelaku berubah,” ucapnya.

Nah saat petugas membuka kamar yang dimaksud pelaku, ternyata ada Kolonel Chb I Wayan Sudarsana didalam kamar.

Sementara Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, mengatakan pihaknya telah meminta Propam Polres Kota Malang, untuk menindak tegas empat anggota dari Satresnarkoba Polresta Malang.

“Ke empat anggota dari Satresnarkoba Polresta Malang sudah ditangani pihak Propam Polresta Malang,” kata Rusdi, kepada awak media, (27/3/2021).

Sebelumnya diberitakan kasus salah tangkap terhadap Kolonel Chb I Wayan Sudarsana yang dilakukan oleh empat anggota Resnarkoba Polresta Malang, di Hotel Regent Malang.

Kejadian itu terjadi saat Kolonel Chb I Wayan yang menjabat sebagai Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad, sedang melaksanakan tugas sebagai Tim Rikmat Bekfas yang menginap di hotel Regent Malang, sekitar pukul 04.30 WIB, Kamis (24/3), pintu kamar hotel Kolonel I Wayan tiba-tiba digedor empat orang yang mengaku sebagai petugas Satresnarkoba Polresta Kota Malang, setelah pintu dibuka mereka menerobos masuk ke dalam kamar.

Dan mendorong Kolonel Chb I Wayan Sudarsana serta dipaksa duduk di kursi, bahkan kaos yang dikenakan Kolonel Wayan robek pada bagian kerah akibat tindakan empat petugas itu.

Saat itu Kolonel I Wayan Sudarsana sempat memberitahukan bahwa dirinya adalah anggota TNI AD yang sedang menjalankan tugas, namun hal tersebut tidak digubris.

Kolonel I Wayan Sudarsana juga meminta kepada empat petugas tersebut minta dihadirkan Polisi Militer, jika dirinya salah lantaran dirinya adalah anggota TNI, akan tetapi hal itu juga tidak digubris.

Selanjutnya Pagi harinya Kapolresta Malang Kombes Leonardus Simarmata, Kompol Anria Rosa Piliang bersama keempat anggota Resnarkoba Polresta Malang, menyampaikan permintaan maaf kepada Kolonel Chb I Wayan Sudarsana. (Tim)

Babinsa Koramil 01/TS, Kodim 0503/JB Bersama Tiga Pilar Jaring 20 Pelanggar Protkes

dutainfo.com-Jakarta: Operasi Yustisi Babinsa Koramil 01/TS, Kodim 0503/Jakarta Barat, bersama unsur Tiga Pilar, dalam rangka menghimbau Pendisiplinan protkol kesehatan di masa PSBB transisi menuju masyarakat sehat, aman dan produktif.

Sebelum melaksanakan kegiatan opersi yustisi, personel gabungan TNI-Polri, dan Kecamatan Tamansari Jakarta Barat, terlebih dahulu dilakukan apel kesiapan yang dipimpin Danru Pol PP Kecamatan Tamansari, Supriyanto di Jl Raya Pasar Asemka, Pinangsia Tamansari, Jakarta Barat, Sabtu (27/3/2021).

Danramil 01/Tamansari, Mayor Inf Zulkarnaen Galib mengatakan kegiatan operasi yustisi ini sebagai upaya kami bersama tiga pilar dalam menekan dan mempersempit laju penyebaran Virus Covid-19, dan kegiatan operasi yustisi ini diikuti 20 personel gabungan TNI-Polri, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

“Operasi yustisi ini sesuai arahan dan atensi pimpinan, dan akan terus ditingkatkan agar masyarakat lebih meningkatkan disiplin dalam mentaati protokol kesehatan Covid-19,” ujar Mayor Inf Zulkarnaen Galib.

Sasaran kali ini menyasar pejalan kaki dan pegendara kendaraan roda dua dan empat yang tidak menggunakan masker, hasilnya petugas berhasil menjaring 20 pelanggar protkes dan dikenakan sanksi sosial dengan membersihkan fasilitas umum.

“Himbauan protokol kesehatan terkait Covid-19, seringkali kami sampaikan, namun masih saja kedapatan masyarakat yang tidak menggunakan masker,” ungkapnya.

Danramil Mayor Inf Zulkarnaen Galib, terus menghimbau agar masyarakat dapat bekerjasama dan mentaati protokol kesehatan. (Hdr/tim)