Koramil 02/TB Bersama Polsek Tambora Jakbar Gelar Operasi Yustisi

dutainfo.com-Jakarta: Koramil 02/Tambora, Polsek Tambora Jakarta Barat, bersama unsur Kecamatan Tambora, mengelar operasi yustisi di Jalan Latumenten Raya depan Mall Season City, Kelurahan Jembatan Besi, Jakarta Barat, Selasa (20/10/2020).

Bertindak sebagai pimpinan apel operasi yustisi, Kanit Patroli Polsek Tambora, Iptu Sudargo, juga memberikan himbauan kepada personel gabungan tiga pilar.

Babinsa Koramil 02/TB Serda Januri yang mendampingi Danramil, melaksanakan operasi yustisi menghimbua kepada masyarakat untuk selalu menerapkan 3 M memakai masker, mencuci tangan dengan sabu, dan menjaga jarak satu dengan lainya.

Sementara Danramil 02/TB, Kapten Inf Arja Suarja mengingatkan agar personel yang terlibat operasi yustisi harus mengedepankan prinsip Humanis.

Operasi yustisi ini berhasil menjaring pelanggar Prokes yang tidak menggunakan masker dan jarak dalam berkendaraan roda dua dan empat ada 10 orang diantaranya 7 diberi sanksi sosial dan 3 diberi sanksi administrasi.

“Dengan terjaring 10 orang pelanggar Prokes ini membuktikan bahwa masyarakat sudah banyak yang menyadari dan sadar akan kesehatan untuk dirinya,” ungkap Kapten Inf Arja.
(Hdr)

Polisi Amankan 7 Admin Medsos Penghasutan Demo Anarkis

Foto: (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri, mengamankan tujuh orang pelaku penghasutan demo anarkis di Jakarta yang terjadi beberapa waktu lalu, ketujuh orang tersebut kedapatan mengajak melakukan tindakan anarkis dan penghasutan via WhatApp grup (WAG).

“Ya hari Senin tim gabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri melakukan penangkapan 3 tersangka admin WAG STM Se Jabodetabek, 3 tersangka admin Facebook Se Jabodetabek dengan jumlah follower lebih dari 21.000 anggota, 1 TSK admin IG Panjang Umur Perlawanan,” ujar Dirtipidum Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo, Selasa (20/10/2020).

Masih kata Brigjen Pol Ferdy Sambo, tersangka melakukan ajakan dan penghasutan pada demo anarkis hari Kamis (8/10) dan (13/10) di Jakarta.

“Ketujuh tersangka ditangkap ditempat yang berbeda, ketujuhnya berstatus pelajar hingga pengangguran,” ungkapnya.

Dari ketujuh tersangka itu ada yang ditangkap di Bogor, Klender, dan Cipinang.

Penangkapan ketujuh orang itu merupakan hasil pengembangan dari para pelaku demo ricuh yang sudah ditangkap lebih dulu.

“Ketujuh tersangka akan dikenakan Pasal berlapis,” kata Ferdy.
(Tim)

Antisipasi Kericuhan Polsek Kebon Jeruk Jakbar Siagakan Sabhara Nusantara 100 Personel

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menerima pasukan BKO dari Sabhara Nusantara Polda Sumatera Selatan sebanyak 100 personel pimpinan AKBP Gun Haryadi.

Pasukan BKO diterima oleh Direktur Sabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Fachrul Zaman didampingi Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sigit Kumono, Senin (19/10/2020) malam.

Pasukan BKO yang tiba di wisma Siti Maryam, Kebon Jeruk langsung menerima arahan dari Dir Sabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Fachrul Zaman.

“Pasukan Sabhara Nusantra Polda Sumatera Selatan ini yang akan membantu antisipasi terjadinya aksi demonstrasi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja,” ujar Brigjen Pol Fachrul Zaman.

Sementara Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sigit Kumono mengucapkan selamat datang kepada seluruh personel Sabhara Nusantara Sumatera Selatan di Jakarta khususnya diwilayah Hukum Polsek Kebon Jeruk Jakarta Barat.

“Dalam melaksanakan tugas anggota BKO harus mengedepankan prinsip Humanis serta utamakan dialog dan juga setiap personel agar selalu siaga apabila diperlukan serta melaksanakan giat patroli,” tutupnya.
(Elw/Hdr)

Polresta Bandara Soetta Dan Kodim 0506/TGR Gelar Apel Deklarasi Cinta Damai

dutainfo.com-Jakarta: Apel deklarasi cinta damai menolak aksi unjuk rasa anarkis, digelar Polresta Bandara Soekarno-Hatta bersama Kodim 0506/TGR, bertempat di Mako Polresta Bandar Soetta, Senin (19/10/2020).

Dalam kegiatan apel deklarasi ini turut dihadiri Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Adi Ferdian, Dandim 0506/TGR, Kolonel Inf Bambang Heri Tugiyono dan Danramil 02/BC Tangerang, Mayor Arm Bambang Heriyadi S.Sos.

Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Adi Ferdian mengatakan bahwa kegiatan apel tersebut kita disini bersama-bersama dalam menjaga wilayah Bandara Soetta dari segala bentuk anarkisme.

“Kita sama-sama mengetahui akhir-akhir ini ada aksi unjuk rasa penolakan terhadap UU Cipta Kerja hingga tindakan anarkis di sejumlah tempat,” ujar Kombes Adi Ferdian.

Adanya hal tersebut maka kami disini bersama segenap pihak menjaga wilayah Bandar Soetta agar selalu kondusif serta menolak aksi anarkisme.

Mari kita bersama menjaga wilayah kita dan kita samakan persepsi dalam kegiatan apapun yang bersifat anarkisme.

Dimana Bandara Soekarno-Hatta ini merupakan kawasan jalur transportasi penerbangan baik domestik maupun internasional, tutupnya.
(Chand/elw)

Terkait Jamuan 2 Jenderal, Kajari Jaksel Dipanggil Kejagung

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Jaksa Agung Muda Pengawasan, Kejaksaan Agung RI, memanggil Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Anang Supriatna, terkait Jamuan makan siang yang diberikan kepada Irjen Pol Napoleon Bonaparte, dan Brigjen Pol Prasetijo.

“Ya benar dengan adanya pemberitaan itu, Jaksa Agung Muda Pengawasan telah merespon dengan memanggil Kajari Jakarta Selatan dan Kasi Pidsus Kejari Jakarta Selatan, guna memberikan klarifikasi,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Hari Setiyono, Senin (19/10/2020).

Masih kata Hari, dalam pengawasan ada mekanisme yang harus dilakukan, untuk itu pihaknya menyerahkan hal ini kepada Inspektur Wilayah DKI, Jakarta.

Sebelumnya diberitakan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan memberikan jamuan makan siang kepada dua jenderal polisi yakni Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo yang telah dijadikan tersangka oleh penyidik Bareskrim Polri terkait red notice Djoko Tjandra.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Anang supriatna, memberikan klarifikasi, pemberian jamuan makan terhadap dua jenderal dan tersangka kasus penghapusan red notice lainya, yakni Tommy Sumardi.

“Jadi begini, itu kan para terdakwa semua baik JPU dari pukul 9.00 WIB hingga 14.00 WIB, kami selaku tuan rumah itu biasa standar, menyiapkan makan siang,” ujar Anang, pada Minggu (18/10).

Pemberian makan siang itu salah satunya atas pertimbangan keamanan bahkan menurut Anang, tim jaksa juga diberi makan siang.
(Tim)