Karopenmas Humas Polri Naik Pangkat Brigjen 

Foto: Istimewah

dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 16 Perwira Menengah (Pamen), dan Perwira Tinggi (Pati) Polri naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya.

Diantara 16 Perwira Polri yang naik pangkat menjadi Pati adalah Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal.

Selanjutnya berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/946/XII/2017 tertanggal 11 Desember 2017 yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto, mewakili Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Selain Brigjen Pol Muhammad Iqbal terdapat sejumlah pejabat Polri yang juga ikut naik pangkat setingkat lebih tinggi yakni Irjen Pol Sistersins Mama doa, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Irjen Bambang Purwanto, Irjen Pol Dunan Ismail, Irjen Pol Rokhmad Sunanto, Irjen Pol Firman Shantyabudi, Brigjen Pol Andjar Dewanto, Brigjen Pol Wahab Saroni, Brigjen Pol Agus Kurniadi.

Selanjutnya Brigjen Pol Suherman, Brigjen Pol Bambang Hastobroto, Brigjen Pol Yudawan Roswinarso, Brigjen Pol Imam Margono, Brigjen Pol Indro Wiyono, dan Brigjen Pol Ignatius Sigit Widiatmono. (Hdr/tim)

Kapolri kunjungan kerja ke Mabes TNI

  Foto: Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat kunker ke Mabes TNI (istimewa)

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka kunjungan kerja Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ke Markas Besar TNI Cilangkap, pada Senin (11/12/2017), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beserta Perwira Staf langsung menerima kunjungan Kapolri.

“Terima kasih karena sudah datang untuk menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya saya, dan pertemuan ini saya sangat idam-idamkan, kalau bisa dalam setiap kesempatan harus dilakukan seperti ini,” ujar Marsekal Hadi Senin (11/12).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga mengajak Kapolri bertemu sambil ngopi bisa di darat, laut, dan udara. Kita bisa katakan diplomasi kopi, untuk ngobrol-ngobrol ringan, ujarnya.

Marsekal Hadi juga mengatakan kebersamaan ini harus tetap terjaga, dalam kesempatan ini pula Panglima TNI meminta izin pada Kapolri Jenderal Pol Tito, agar setiap kunjungan kerja saya ke daerah, jika siang hari bolehlah saya belok ke polres disana untuk mampir minta minum dan melaksanakan sholat disana. karena ini akan mempererat silahturahmi diantara kita, tegas Hadi.

Sementara Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan kedatangan kami ke Mabes TNI yang utama adalah ingin mengucapkan selamat kepada bapak Panglima TNI atas kepercayaan dari pimpinan negara, sekaligus juga dari rakyat melalui proses politik di DPR, ujarnya.
Masih kata Kapolri kunjungan kerja ini sangatlah penting guna meningkatkan keeratan hubungan antara kedua instansi ini, TNI merupakan mitra terpenting bagi Polri dalam menjaga kestabilan keamanan, tutup Tito. 

Dalam kunjungan kerjanya ke Mabes TNI Cilangkap, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi pejabat Polri diantaranya, Wakapolri Irjen Pol Syafruddin, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, dan nampak Para Perwira Tinggi TNI yang juga ikut mendampingi Panglima TNI.  (Hdr/tim puspen tni)

Polisi Amankan 667 Preman Jelang Natal dan Tahun Baru 

Foto: (Istimewah)

dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya mengamankan 667 orang preman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018, selama 4 hari sejak Kamis hingga Minggu, 7-10 Desember 2017.

Dari 667 orang aksi premanisme yang dilakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terdapat kasus jambret, parkir liar, copet, dan lainnya, ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta pada awak media (11/12).

Dari 667 orang tersebut telah kami lakukan penahanan dan ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 95 orang karena terbukti melakukan tindak pidana sementara 570 orang di lakukan pembinaan dan ada dua orang dipulangkan karena tidak terbukti.

Sementara pembinaan terhadap 570 orang dilakukan kerja sama dengan pihak Dinas Sosial DKI Jakarta, tambah Nico.

Hal senada juga dikatakan Kabid Humas Polda Me tro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, setelah melaksanakan operasi cipta kondisi pihak Polda akan melanjutkan kegiatan operasi Lilin Jaya 2017 yang akan digelar 23 Desember sampai 1 Januari 2018. Kami harapkan dengan adanya kegiatan ini tidak ada gangguan kamtibmas.  (Iyl)

Ketua Mitra Jaya Kodim 0503/JB, Hadiri Apel Kebangsaan FKPPI 

Foto: Ketua Mitra Jaya Kodim 0503/JB saat menghadiri apel kebangsaan FKPPI di Monas

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka apel kebangsaan bersama Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI), yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Monas, Jakarta, pada Sabtu (9/12/2017), Ketua Mitra Jaya Kodim 0503/Jakarta Barat, turut hadir pada undangan tersebut.

” Ya kami hadir atas undangan dari FKPPI untuk menyaksikan apel kebangsaan yang dipimpin oleh Bapak Presiden,” ujar Ketua Mitra Jaya Kodim 0503/Jakarta Barat Bhakti Dewanto SH,MH pada dutainfo.com (9/12).

Kami datang mewakili Mitra Jaya Jakarta Barat, pada kegiatan apel FKPPI di Monas ini, dan menyaksikan apel yang dipimpin Presiden bersama undangan lainnya, kata Bhakti.

Masih kata Bhakti yang juga pengurus FKPPI dan Pengacara ini, mengaku sangat bangga bisa hadir di kegiatan apel kebangsaan ini, sangatlah luar biasa ribuan anggota FKPPI berbaris melaksanakan apel dan mendengarkan amanat Kepala Negara.

Terlihat kompak, solid dan gagah para anggota FKPPI yang mengenakan seragam loreng khasnya apalagi Presiden dan beberapa pejabat undangan lainnya juga mengenakan seragam FKPPI.

Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan buat kami juga, kata Bhakti yang didampingi Wakil Ketua Bidang Operasional Mitra Jaya Kodim 0503/JB Arif.

Dirinya juga berharap kedepan seluruh Mitra Jaya bisa mengikuti apel siaga seperti ini dan dipimpin Presiden.

Tentu kami berharap juga bisa seperti ini, kita semua kan anak Bangsa dan tentu mencintai Tanah Air kita Indonesia, Mitra Jaya juga siap menjadi garda terdepan membela Negara Republik Indonesia, menjaga Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika.

Bhakti juga mengatakan Mitra Jaya selalu siap kapanpun dan dimanapun jika dibutuhkan untuk Negara ini, karena kami binaan TNI juga.

Kepada Mitra Jaya, apa yang diamanatkan Presiden Joko Widodo pada apel FKPPI, bahwasanya FKPPI harus dapat mengerahkan seluruh pikiran dan tenaga untuk selalu menegakkan NKRI. Maka saya berharap kepada seluruh anggota Mitra Jaya Jakarta Barat, agar bisa turut apa yang diamanatkan Presiden, tegasnya. 

Kepada wartawan dutainfo.com Bhakti Dewanto juga mengaku senang sekaligus bangga bisa bersalaman dengan Presiden Jokowi sekaligus mewakili Mitra Jaya Kodim 0503/JB, tutupnya. (Hdr)

Presiden Jokowi: FKPPI selalu siap sedia jaga keutuhan NKRI 

Foto: Presiden Jokowi (tengah), Mantan Wapres Tri Soetrisno (kiri), dan Menhan RI Ryamizard Ryakudu (kanan), dalam apel FKPPI.

dutainfo.com-Jakarta: Presiden Joko Widodo pimpin apel dengan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan & Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI), Sabtu pagi (9/12/2017), di lapangan Monas, Jakarta.

Dalam amanat yang disampaikan Presiden didepan ribuan peserta apel, Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara majemuk yang terdiri atas suku bangsa, bahasa dan budaya. 

Kemajemukan tersebut pada akhirnya menimbulkan banyak perbedaan. Namun, hingga kini Indonesia masih tetap berdiri kokoh ditengah segala perbedaan yang ada itu. Hal itu dapat terjadi karena Pancasila yang selalu dipegang teguh oleh rakyat Indonesia.

” Kita kukuh bersatu padu karena kita punya Pancasila. Saya juga selalu menegaskan bahwa pancasila adalah rumah kita bersama yang mempersatukan dan melandasi langkah-langkah kita dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ungkap Kepala Negara.

Sebagai pewaris darah juang, saya percaya bahwa FKPPI akan melanjutkan perjuangan para pendahulu kita, ujar Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengajak keluarga besar FKPPI untuk mendukung upaya pemerintah dalam memberantas ke miskinan, meningkatkan kesejahteraan keluarga Indonesia, memperkecil ketimpangan, dan merajut kerja sama antar anak ba ngsa dari seluruh Nusantara.

Selanjutnya Presiden juga meminta FKPPI dapat memperluas dan mengoptimalkan jaringannya di seluruh Indonesia agar dapat bergerak bersama dengan pemerintah membantu masyarakat miskin dan memajukan daerah- daerah terluar.

” Jaringan FKPPI di seluruh Indonesia harus dioptimalkan guna membantu pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masyarakat, mempersiapkan masyarakat menghadapi kompetisi global yang semakin ketat, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” pintanya.

Mengakhiri sambutannya, Presiden berpesan agar FKPPI selalu siap sedia dalam menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia dan memfokuskan tenaga serta pikiran untuk menjaga Pancasila.

Sekali lagi saya titip, bahwa darah juang mengalir ditubuh FKPPI, di tubuh kita. Kita harus mengerahkan seluruh pikiran dan tenaga untuk selalu menegakkan NKRI, memperkukuh Pancasila, menjaga Bhineka Tunggal Ika, dan menjamin keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tutup Presiden. (Hdr/Tim)

Foto: Presiden Jokowi saat Pemeriksaan Pasukan Apel FKPPI, di Monas