Bikin Satgas Jaga Jakarta, Ini Ide Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Foto: Gubernur DKI, Jakarta Pramono Anung (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Gubernur DKI, Jakarta Promono Anung membuat Satuan Tugas (Satgas), Jaga Jakarta, guna menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta.

“Jakarta sedang bertransformasi menuju kota global, namun menjadi kota global bukan tentang pembangunan fisik, kesadaran kolektif masyarakat juga penting, Satgas Jaga Jakarta lahir dari kesadaran itu,” kata Pramono Anung, Jumat (21/11/2025).

Masih kata Pramono Anung, Satgas Jaga Jakarta akan menangani terkait tawuran, tindak kriminalitas, konflik sosial, disinformasi, potensi radikalisme, hingga ancaman banjir.

Pramono Anung, menyampaikan apresiasi kepada TNI-Polri hingga masyarakat yang berperan aktif guna menjaga Jakarta.

“Bahwa ini merupakan penanganan tawuran di Jakarta kini mengedepankan pendekatan humanis, salah satu mengatasi tawuran adalah dengan memberikan lapangan pekerjaan,” ujarnya.
(**)

Direktorat Reserse Krimsus Polda Metro Jaya Bongkar Perdagangan Pakain Bekas

dutainfo.com-Jakarta: Bongkar praktik perdagangan pakain bekas (Balpres), impor ilegal, total 439 bal senilai Rp 4 miliar disita Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

“Ini kurang lebih Rp 4 miliar,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Jumat (21/11/2025).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Edy Suranta Sitepu menambahkan kasus tersebut terungkap dari dua lokasi berbeda. Pertama di Kawasan Duren Sawit, Jaktim dan kedua di Km 19 Tol Jakarta Cikampek (Japek) Kabupaten Bekasi.

“Adapun pakaian ini berasal dari Jepang, Korea Selatan, Dan China,” ungkapnya.

Kami akan tetap mengedepankan koordinasi dengan stakeholder terkait termasuk dengan Bea Cukai.
(Tim)

Terekam CCTV, Jambret Bersenjata Tajam Ditangkap Polisi Di Tambora

Dutainfo.com-Jakarta: Tim Gabungan meringkus pelaku penjambretan bersenjata tajam yang sempat viral di kawasan Tambora, Jakarta Barat.

Pelaku berinisial ST ditangkap Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat bersama dengan Unit Reskrim Polsek Tambora dalam sebuah penggerebekan di rumah orang tuanya di Tanah Sereal pada Rabu malam (19/11/2025).

Penangkapan berlangsung cepat.

Saat petugas tiba sekitar pukul 19.00 WIB, ST diketahui sedang tertidur di dalam kamarnya.

Ia kemudian digelandang ke mobil polisi dengan mengenakan kaos hitam, sementara tato jaring laba-laba tampak jelas di lengan kirinya.

Kanit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudrajat Djumantara, membenarkan bahwa ST adalah sosok yang terekam kamera CCTV ketika melakukan aksi penjambretan di Jalan Songsi Dalam pada Sabtu (15/11/2025).

Dalam rekaman yang viral itu, ST terlihat menodongkan senjata tajam diduga celurit ke arah korban yang saat itu sedang dibonceng suaminya.

Aksi itu menyebabkan korban perempuan terjatuh ke jalan saat mempertahankan barang miliknya.

Pelaku kemudian berhasil membawa kabur tas dan ponsel milik korban sebelum melarikan diri bersama rekannya.

“Hari ini kami menangkap pelaku yang viral melakukan penjambretan di kawasan Tambora dengan modus menggunakan senjata tajam,” ujar Sudrajat di lokasi penangkapan, Rabu, 19/11/2025

Sudrajat menambahkan, pelaku melakukan aksinya bersama satu rekan lainnya yang kini masih dalam pengejaran.

Polisi akan melakukan pendalaman untuk segera menangkap pelaku kedua, tambahnya. (Tim)

Respons Cepat Anggota Satlantas Atasi Motor Terbakar Di Lokasi Banjir Daan Mogot

Dutainfo.com-Jakarta: Pada Selasa sore (18/11/2025), sebuah momen heroik terekam dan menjadi perhatian warga.

Anggota Satlantas Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat yang saat itu tengah membantu pengendara motor mogok akibat banjir, mendadak harus berhadapan dengan situasi yang lebih berbahaya.

Sebuah sepeda motor Honda Supra Fit milik warga bernama Hendi tiba-tiba terbakar saat dicoba untuk dihidupkan kembali oleh seorang montir dadakan.

Api yang muncul dari bagian mesin membuat keduanya panik dan menjauh demi menyelamatkan diri.

KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat Akp Sudarmo menjelaskan, Melihat api yang terus membesar, Aiptu Edi Priyanto, anggota Satlantas Polsek Cengkareng, bergerak cepat.

” Tanpa ragu memikirkan risiko, ia segera mendirikan motor tersebut dan mendorongnya ke arah genangan banjir usai hujan deras yang melanda Jakarta,” ujar Sudarmo saat dikonfirmasi, Rabu, 19/11/2025

Hanya dalam hitungan detik, api padam setelah motor dicelupkan ke dalam air.

Tindakan cepat dan berani ini tidak hanya mencegah kebakaran yang lebih besar, tetapi juga menyelamatkan warga dari kemungkinan cedera.

Di tengah kondisi banjir dan kemacetan panjang akibat luapan Kali Mookevart, aksi Aiptu Edi menjadi bukti nyata bahwa peran polisi tidak hanya menjaga kelancaran lalu lintas, tetapi juga hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam situasi apa pun.

Aksi sederhana namun penuh keberanian ini meninggalkan kesan mendalam bagi warga yang menyaksikan sebuah pengingat bahwa kemanusiaan selalu menemukan ruangnya, bahkan di tengah banjir dan kemacetan. (Tim)

Banjir Di Jakarta Meluas 42 RT Masih Terendam

Foto: Banjir (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 42 RT di Jakarta masih kebanjiran, ini akibat curah hujan tinggi sejak siang tadi.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 42 RT yang tergenang,” ujar Kapusdatin BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan, Selasa (18/11/2025).

Masih kata Yohan, banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi serta luapan Kali Krukut dan Sunter Banjir per pukul 18.00 WIB terjadi di kawasan Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.

Sementara BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk monitor kondisi genangan di setiap wilayah dan menggordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat, guna menyedot genangan air.

Berikut rincian titik banjir per hari ini pukul 18.00 WIB.

Jakarta Barat terdapat 9 RT yang terdiri:
-Kel Kedaung Kali Angke 8 RT
Ketinggian: 70 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi.

-Kel Joglo 1 RT
Ketinggian: 50 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi.

Jakarta Selatan terdapat 18 RT yang terdiri:
-Kel Kuningan Barat 7 RT
Ketinggian: 85 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi.

-Kel Pela Mampang 9 RT.
Ketinggian: 40 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan luapan kali Krukut.

Jakarta Timur terdapat 15 RT yang terdiri:
-Kel Lubang Buaya 4 RT
Ketinggian: 90 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi

-Kel Cipinang Muara 2 RT
Ketinggian: 70 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Sunter.

-Kel Tengah 1 RT
Ketinggian: 40 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi.

-Kel Cipinang Melayu 8 RT
Ketinggian: 50 cm.
Penyebab: Luapan Kali Sunter.
(**)