Danramil 03/GP Pimpin Patroli Wilayah Bersama Mitra Jaya Kodim 0503/JB Dan Mitra Jaya Koramil 03/GP

Foto: Danramil 03/GP Kapten Inf Sriyanto saat pimpin apel gabungan personel Mitra Jaya Kodim 0503/JB dan Mitra Jaya Koramil 03/GP dalam rangka patroli skala besar wilayah

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka pengamanan di Bulan Suci Ramadan, terkait maraknya tawuran, dan tindak kriminalitas lainya, Danramil 03/GP Kapten Inf Sriyanto, bersama Mitra Jaya Kodim 0503/JB dan Mitra Jaya Koramil 03/GP, melaksanakan kegiatan patroli gabungan skala besar pada Jumat (7/4/2023).

Sebelum melaksanakan giat patroli, personel gabungan TNI-Mitra Jaya, melaksanakan apel gabungan yang dipimpin Danramil 03/GP Kapten Inf Sriyanto.

“Laksanakan patroli skala besar ini dengan rasa tanggungjawab, tetap perhatikan keselamatan diri, dan tetap humanis namun tegas,” ujar Kapten Inf Sriyanto, saat pimpin apel di Makoramil 03/GP, Jumat (7/4).

Adapun personel yang dilibatkan melaksanakan patroli gabungan terdiri dari personel Koramil 03/GP, Mitra Jaya Kodim 0503/JB sebanyak 15 personel, dan 40 personel Mitra Jaya Koramil 03/GP beserta jajaran.

Rute patroli dimulai dari wilayah Kecamatan Palmerah dan sekitarnya, lanjut ke wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dari pukul 21.00 WIB dan berakhir pada pukul 03.00 WIB dinihari.

Sementara Ketua Harian Mitra Jaya Kodim 0503/JB Hendrik A, mengatakan, kami Mitra Jaya Kodim 0503/JB melaksanakan patroli gabungan bersama Koramil 03/GP dan Mitra Jaya Koramil 03/GP.

“Mitra Jaya Kodim 0503/JB dengan kekuatan 15 personel mendukung kekuatan personel Mitra Jaya Koramil 03/GP dalam rangka patroli wilayah skala besar,” ungkap Hendrik.
(Elw)

Polda Bengkulu Ungkap 102 Senpi Ilegal Di Home Industri Kaur Bengkulu

dutainfo.com-Bengkulu: Polda Bengkulu melalui satgas raflesia ( Dit Reskrimum , sus, Polresta Bengkulu, Polres kaur dan Satgaswil AT 88 serta Sat Brimobda ) telah membongkar satu tempat khusus home industry senjata api illegal dan ratusan kepemilikan senpi dan amumisi illegal

Pembongkaran kasus besar ini menjadi yg pertama di polda bengkulu dan merupakan target utama satgas raflesia dlm mendeteksi peredaran senpi dan amunisi ilegal guna mengamankan kamtibmas Bengkulu dan kalendar kamtibmas nasional khususnya pemilu 2024

Sebelumnya Tim Gabungan “Satgassus Rafflesia” Polda Bengkulu berhasil mengungkap lokasi home industri pembuatan senpi rakitan dan menyita ratusan senpi ilegal tersebut.

hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Anuardi, S.Ik., M.Si., didampingi Wadir Reskrimum Polda Bengkulu AKBP Pol Andjas, Kabag Wasidik Reskrimsus AKBP Suparman, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Aris Sulistyono, S.H, serta Kasatgas Wilayah Bengkulu Densus 88 / AT saat Press Conference sore ini (04/04/23) di Lapangan Mapolda Bengkulu.

Disampaikan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Anuardi, S.Ik., M.Si., kronologi terungkapnya kasus home industri pembuatan senpi ilegal tersebut oleh Tim Gabungan “Satgassus Rafflesia” Polda Bengkulu, ternyata berawal
saat tim gabungan Polda Bengkulu yang terdiri dari Reskrimum, Reskrimsus, Polresta Bengkulu, Polres Kaur, serta kompi 3 Pelopor Sat Brimobda Polda Bengkulu mendapat informasi masyarakat, bahwa di Kabupaten Kaur terdapat home industri pembuatan senjata api (Senpi) ilegal.

Selanjutnya dari informasi tersebut polisi berhasil mengamankan satu tersangka berinisial AM (52).

Yang merupakan pemilik home industri pembuatan senjata api ilegal, di kawasan Desa Talang Jawi Kabupaten Kaur.

Diketahui AM sendiri sudah 10 (sepuluh) tahun sejak tahun 2012 hingga saat ini menggeluti profesi sebagai pembuat Senpi ilegal.

Tidak main-main bahkan dirinya bisa membuat Senpi yang sangat mirip klasifikasinya dengan senjata AK 47.

Selanjutnya dari penangkapan AM, polisi berhasil melakukan pengembangan, dengan mengamankan tersangka pembeli sekaligus pemilik Senpi.

Yaitu HA (47) warga Desa Rigangan Kecamatan Kelam Tengah Kabupaten Kaur, dan RO (38) warga Kelurahan Kandang Kota Bengkulu.

Setelah kembali dilakukan pengembangan, ternyata kembali berhasil diungkap bahwa mereka mendapatkan amunisi dari Kabupaten Bengkulu Utara

Dari sanalah polisi kemudian melakukan pengembangan dan pengumpulan informasi, dan mengamankan 2 orang tersangka.

Yaitu tersangka SU (38), warga Argamakmur dan SR (45) warga Desa Tebing Kaning Kabupaten Bengkulu Utara, yang merupakan penjual amunisi ilegal.

Dengan adanya tangkapan tersebut, selanjutnya polisi mengimbau kepada masyarakat Kaur, yang memiliki senjata api untuk segera menyerahkan kepada pihak kepolisian.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Tim gabungan yang terdiri dari Polres Kaur, Sat Brimob Polda dan Densus 88.

Dari sanalah kemudian polisi berhasil mengamankan ratusan senjata api, baik Laras panjang maupun laras pendek.

“Jadi tim memberi waktu sekitar 1 bulan kepada masyarakat, untuk menyerahkan Senpi yang mereka kuasai. Hasilnya diperoleh 91 pucuk senjata laras panjang dan 3 senjata laras pendek, ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Anuardi, Selasa (4/4/2023).

Adapun barang bukti yang berhasil disita yakni 102 (Seratus Dua) Senjata Api Illegal, Yang Terdiri 95 (Sembilan Puluh Satu) Pucuk Senjata Api panjang Iilegal , serta 7 (Tujuh) Pucuk Senjata Api Iilegal.

“Untuk lokasi home industri pembuatan Senpi ilegal yang berhasil diungkap, itu berada di Desa Talang Jawi Kabupaten Kaur.” Pungkas Kabid Humas Polda Bengkulu. (Tim)

Sahur Dan Sholat Subuh Dirbinmas Polda Metro Jaya Didampinggi Kapolsek Tambora Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya menyelenggarakan kegiatan Sahur dan Sholat Subuh keliling selama Bulan Ramadhan 1444 H. Kali ini kegiatan tersebut diadakan di Masjid Raudatul Amal bertempat di Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Kota Jakarta Barat,Kamis, 6/4/2023.

Direktur Binmas Polda Metro Jaya, Kombes Badya Wijaya tampak hadir melaksanakan Sahur bersama Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama, warga kelurahan Jembatan Besi dan beberapa tokoh masyarakat Tambora. Masjid dua lantai berukuran 10×12 meter ini terlihat penuh oleh jemaah hingga beberapa orang terpaksa melaksanakan sholat di teras masjid.

“Saat ini merupakan suatu kebutuhan bagi polisi Polda Metro Jaya untuk hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan dan upaya kami mendekatkan diri kepada masyarakat yang kami layani”. Ujar Kombes Badya dalam sambutannya.

Tambora yang merupakan wilayah dengan tingkat kepadatan pendudung yang sangat tinggi menjadikan kawasan ini merupakan kawasan yang rawan terjadi gangguan Kamtibmas. Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Putra Pratama melaporkan bahwa pada 15 hari pertama bulan Ramadhan 1444 H, Tiga Pilar Tambora (TNI, Polri dan Pemerintah Kecamatan) berhasil menjadikan Tambora zero tawuran.

“Saya mengapresiasi pengurus wilayah, RT, RW hingga Muspika Tambora yang berkolaborasi mengamankan wilayah Tambora hingga berhasil menjaga kesucian bulan puasa dengan zero tawuran hingga 15 hari pertama Bulan Ramadhan tahun ini, semoga bisa dipertahankan hingga Idul Fitri tiba.” Kata Kombes Badya dalam sambutannya.

Selain hadir memberikan pesan Kamtibmas, Kombes Badya juga membawa 100 Paket Sembako dari Kapolda Metro Jaya yang dibagikan kepada warga slum area di sekitaran Masjid.

“Paket Sembako ini dari Pak Kapolda, semoga dapat sedikit mengurangi beban warga yang membutuhkan akibat dari fluktuatifnya harga beberapa Sembako di bulan puasa ini.” Tutup Badya. (Tim)

Pemalak Sopir Truck Di Cengkareng Diamankan Polsek Cengkareng

dutainfo.com-Jakarta: Viral adanya kasus pemalakan terhadap sopir truck yang melintas di jalan ring road kayu besar Cengkareng Jakarta Barat, tim patroli perintis presisi polres metro jakarta barat bersama Polsek Cengkareng bergerak cepat menyisir pelaku disekitar lokasi, Rabu, 5/4/2023.

Dari hasil penyisiran disekitar lokasi, Polisi mengamankan sebanyak 6 orang pelaku

Kasat Samapta Polres metro jakarta barat Akbp M Hari Agung Julianto mengatakan, Setelah kami menerima adanya informasi dari akun instagram @polres_jakbar kami bersama dengan polsek Cengkareng langsung bergerak kelokasi

Setibanya dilokasi kami mengumpulkan informasi dan mencari pelaku pemalakan

“Alhasil kami berhasil mengamankan sebanyak 6 orang pelaku yang diduga sebagai pelaku pemalakan,” ujar Akbp M Hari Agung Julianto saat dikonfirmasi, Rabu, 5/4/2023.

Sementara dalam kesempatan yang sama Kapolsek Cengkareng kompol Hasoloan Situmorang membenarkan terkait penangkapan terhadap 6 pelaku yang diduga sebagai pelaku Pemalakan

“Ada 6 orang yang diduga sebagai pelaku Pemalakan, Satu diantaranya yang terbukti viral saat melakukan aksi pemalakan, ” terangnya

Hasoloan menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya

Dirinya menghimbau kepada masyarakat yang menjadi korban untuk segera melaporkan nya kepolsek Cengkareng

“Hingga saat ini belum adanya korban yang melaporkan, kami menghimbau kepada masyarakat untuk segera membuat laporan polisi kepolsek Cengkareng,” imbau nya. (Tim)

Mobil Parkir Di Jalanan Segera Lapor Dishub Akan Ditindak

dutainfo.com-Jakarta: Terkait viral cekcok mulut soal parkiran liar di Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat beberapa hari yang lalu, Dinas Perhubungan DKI, Jakarta mengingatkan agar masyarakat tak parkir kendaraan di jalan.

Dishub DKI Jakarta, meminta segera melaporkan apabila ada parkir liar kendaraan di jalan umum, akan ditindak tegas dengan cara menderek mobil-mobil yang diparkir sembarangan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perhubungan DKI, Jakarta Syafrin Liputo, parkir liar, tentu untuk jaringan arteri kolektor kita akan terus melakukan upaya penertiban.

“Untuk jalan lingkungan, jalan lokal, kami himbau masyarakat untuk tidak memanfaatkan jalan-jalan yang ada untuk parkir,” ujar Syafrin, kepada awak media, Rabu (5/4/2023).

Masih kata Syafrin, saat ini Dishub menertibkan parkir liar di jalan lingkungan atau jalan komplek berdasarkan laporan masyarakat.

“Masyarakat agar melaporkan kalau ada parkir liar melalui kanal aduan yang disediakan,” ungkapnya.

Masih sambung Syafrin, laporan bisa via CRJ di Jaki itu langsung ke kami nanti kami akan tertibkan.

Nah untuk penertiban di Jalan Raya kami melakukan secara rutin bersama personel gabungan TNI-Polri. (Tim)