dutainfo.com-Jakarta: Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-77 untuk Polri.
Selain itu Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono berharap TNI-Polri tetap solid bersinergi untuk bangsa.
“Mewakili seluruh prajurit TNI saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-77, semoga Polri tetap jaya, Polri presisi untuk negeri,” ujar Yudo, saat acara doa lintas agama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77 di lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2023).
Selain itu lanjut Laksamana Yudo, dirinya mendoakan agar Polri dan TNI senantiasa bersinergi untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Dan semoga TNI bersama Polri tetap bersinergi solid untuk NKRI dan NKRI harga mati,” ungkap Yudo.
Hari Bhayangkara diperingati setiap tanggal 1 Juli. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, menegaskan tak akan segan-segan menindak oknum jaksa nakal yang melakukan pelanggaran, selain itu Burhanuddin, meminta jajaran terus menjaga marwah Kejaksaan dan menjaga kepercayaan publik.
“Saya selalu tegaskan dan menekankan bagaimana kita merespon secara cepat, tepat dan akurat berbagai pengaduan/pelaporan masyarakat yang ditujukan kepada kejaksaan juga terkait pelaporan mengenai oknum Jaksa yang melakukan perbuatan tercela,” kata Jaksa Agung RI ST Burhanuddin yang disampaikan Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana, Rabu (28/6/2023).
Masih kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, kepercayaan publik tak bisa hanya diraih dengan berbagai publikasi kinerja yang selama ini hanya menyoroti penangan perkara pidana umum, pidana khusus, perdata, tata usaha negara, dan pidana militer, namun kepercayaan publik juga sangat dipengaruhi dengan mendisiplinkan/menindak oknum jaksa dan pegawai TU yang melakukan perbuatan tercela, menyalahgunakan kewenangan, arogan dan sewenang-wenang yang dapat mencederai kepercayaan publik.
“Saya akan tindak tegas dan tak segan mempidanakan apabila terbukti kesalahan berat, karena ini semata- mata guna menjaga marwah Kejaksaan,” tegas Burhanuddin.
Ada sejumlah kasus yang dilanjutkan ke proses pidana karena dianggap mencederai rasa keadilan, pihak Kejagung mencatat untuk pelanggan berat yang diproses secara pidana 7 orang Jaksa.
Adapun ketujuh Jaksa yakni, 3 orang jaksa di wilayah Kejati Lampung, 1 orang di wilayah Kejati NTB, 1 orang jaksa di Kejari Palu, 1 orang di Kejati Sumsel, dan 1 orang jaksa di Kejari Pangkep.
Ada juga di wilayah Kejati Sulteng, dilakukan penonaktifan merupakan mantan Kajati dan Jaksa yang menjadi Tata Usaha terkait kasus itu.
Selanjutnya 2 orang pejabat eselon III Aspidsus dan 1 orang koordinator juga diberikan sanksi yang sama.
Jaksa Agung ST Burhanuddin juga akan menerapkan zero tolerance terhadap oknum jaksa yang melakukan pelanggan berat, dirinya meminta jajaran merespon cepat pemberitaan di media massa, media online, dan media sosial guna direspon secara cepat, hal ini dilakukan karena tak inggin persoalan yang mencederai rasa keadilan di masyarakat dan marwah institusi Kejaksaan.
“Jajaran untuk merespon cepat pemberitaan di berbagai media massa, media online, dan media sosial, guna merespon secara cepat,” ungkap Burhanuddin. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, menegaskan tak akan segan-segan menindak oknum jaksa nakal yang melakukan pelanggaran, selain itu Burhanuddin, meminta jajaran terus menjaga marwah Kejaksaan dan menjaga kepercayaan publik.
“Saya selalu tegaskan dan menekankan bagaimana kita merespon secara cepat, tepat dan akurat berbagai pengaduan/pelaporan masyarakat yang ditujukan kepada kejaksaan juga terkait pelaporan mengenai oknum Jaksa yang melakukan perbuatan tercela,” kata Jaksa Agung RI ST Burhanuddin yang disampaikan Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana, Rabu (28/6/2023).
Masih kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, kepercayaan publik tak bisa hanya diraih dengan berbagai publikasi kinerja yang selama ini hanya menyoroti penangan perkara pidana umum, pidana khusus, perdata, tata usaha negara, dan pidana militer, namun kepercayaan publik juga sangat dipengaruhi dengan mendisiplinkan/menindak oknum jaksa dan pegawai TU yang melakukan perbuatan tercela, menyalahgunakan kewenangan, arogan dan sewenang-wenang yang dapat mencederai kepercayaan publik.
“Saya akan tindak tegas dan tak segan mempidanakan apabila terbukti kesalahan berat, karena ini semata- mata guna menjaga marwah Kejaksaan,” tegas Burhanuddin.
Ada sejumlah kasus yang dilanjutkan ke proses pidana karena dianggap mencederai rasa keadilan, pihak Kejagung mencatat untuk pelanggan berat yang diproses secara pidana 7 orang Jaksa.
Adapun ketujuh Jaksa yakni, 3 orang jaksa di wilayah Kejati Lampung, 1 orang di wilayah Kejati NTB, 1 orang jaksa di Kejari Palu, 1 orang di Kejati Sumsel, dan 1 orang jaksa di Kejari Pangkep.
Ada juga di wilayah Kejati Sulteng, dilakukan penonaktifan merupakan mantan Kajati dan Jaksa yang menjadi Tata Usaha terkait kasus itu.
Selanjutnya 2 orang pejabat eselon III Aspidsus dan 1 orang koordinator juga diberikan sanksi yang sama.
Jaksa Agung ST Burhanuddin juga akan menerapkan zero tolerance terhadap oknum jaksa yang melakukan pelanggan berat, dirinya meminta jajaran merespon cepat pemberitaan di media massa, media online, dan media sosial guna direspon secara cepat, hal ini dilakukan karena tak inggin persoalan yang mencederai rasa keadilan di masyarakat dan marwah institusi Kejaksaan.
“Jajaran untuk merespon cepat pemberitaan di berbagai media massa, media online, dan media sosial, guna merespon secara cepat,” ungkap Burhanuddin. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Pelaksanaan Shalat Idul adha ditaman sari Jakarta Barat ada pemandangan berbeda
Terlihat puluhan umat beragama non Muslim binaan Polsek Metro Tamansari yang tergabung dalam Organisasi FKPM Kecamatan Tamansari dan Citra Bhayangkara ikut menjaga jalannya pelaksanaan shalat Idul Adha 1444 H/2023.
Tidak hanya mengamankan di lokasi salat, warga non muslim juga menjaga kendaran umat muslim yang beribadah dan juga membantu menyebrangi umat muslim yang akan shalat
Pengamanan ini dilakukan di wilayah hukum Polsek Metro Tamansari untuk menjaga toleransi beragama.
Ditempat berbeda Kapolsek Metro Tamansari Kompol Adhi Wananda SIK. MSi mengatakan “Diharapkan dengan adanya kegiatan ini mampu menjadi simbol kerukunan umat beragama khususnya di Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Kamis (29/6/2023)
Kami juga mengimbau agar semua pemeluk agama saling mendukung dan mencegah adanya kasus-kasus intoleransi, “ucap Kapolsek Metro Tamansari Kompol Adhi Wananda SIk. MSi. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Memperingati hari raya Idul Adha yang ke 1444H, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi Berserta anggota Polres Metro Jakarta barat melaksanakan sholat Idul Adha berjama’ah bertempat di Halaman Mako Polres Metro Jakarta Barat Jalan Daan Mogot Raya, Kamis (29/06/2023).
Pelaksanaan sholat idul Adha tersebut diikuti juga dari warga masyarakat sekitar mako Polres metro jakarta barat
Pelaksanaan sholat Idul Adha tersebut bertindak selaku Imam Ulama ustad Sulaiman, S.Ag dan selaku khotib ustadz Muhammad Ihwandi, Adapun tema adalah menanamkan nilai nilai pengorbanan dan keikhlasan pengabdian personil, guna mewujudkan polri yang Presisi
Dalam sambutannya Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, pelaksanaan salat idul adha bertujuan untuk mempererat silaturahmi sesama anggota Polres dan masyarakat sekitar, karena tanpa kerjasama warga tugas Polisi tidak bisa berjalan dengan baik.
“Selain itu, Idul Adha juga untuk meningkatkan nilai-nilai kepatuhan dan moralitas, guna mewujudkan Polri Presisi,” imbuhnya
Kapolres metro Jakarta barat mengatakan Polri persisi tidak bekerja dengan sendiri harus bekerja sama dengan masyarakat.
“Polri yang presisi tidak bisa bekerja dengan sendiri, Polri harus bekerjasama atau bersinergi dengan masyarakat agar tercipta Kamtibmas yang baik”. Ucapnya Kapolres
khotib ustadz Muhammad Ihwandi mengatakan, yang dalam khutbahnya mengajak umat Islam Jakarta Barat untuk meneladani Nabi Ibrahim AS bersama putranya Nabi Ismail AS yang telah melakukan pengurbanan yang sangat besar atas nama dan perintah dari Allah SWT.
“Kurban bukan hanya kita mengurbankan harta benda berupa hewan yang disembelih, namun dibalik itu yang perlu diteladani adalah keihklasan hati dalam berkurban, dengan perintah Allah SWT hendaknya kita dengan rela mengurbankan segala hawa nafsu dan keinginan duniawi dari dalam diri kita, dengan demikian kita dapat menselaraskan sebagai hamba yang sholeh dan taqwa kepada Allah SWT,“ ucap Khotib dalam khutbahnya.
Dalam kesempatan tersebut usai melaksanakan shalat idul adha terlihat kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi juga menyerahkan hewan qurban berupa sapi secara simbolis untuk dibagikan kepada masyarakat
Diketahui Polres Metro jakarta barat sebanyak 39 ekor sapi dan 13 ekor kambing menyalurkan hewan qurban untuk dibagikan kepada masyarakat. (Tim)