Sepanjang Tahun 2023 Pemprov DKI Jakarta Cabut 10 KJP Pelajar Di Jakbar Terkait Tawuran

dutainfo.com-Jakarta: Pemprov DKI, Jakarta telah mencabut 10 Kartu Jakarta Pintar atau KJP milik pelajar di wilayah Jakarta Barat sepanjang tahun 2023.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Junaedi, mengatakan kurang lebih 10 KJP siswa dicabut selama tahun 2023.

“Sebagain besar kebanyak tawuran, KJP dicabut untuk anak bermasalah menjadi pelajaran penting bagi mereka agar tak terjadi bagi peserta didik lainya,” kata Junaedi, Selasa (5/12/2023).

Selain itu sambung Junaedi, pencabutan KJP juga sebagai catatan bagi sekolah lain di Jakarta agar kejadian serupa tak terulang lagi.
(Tim)

Polisi Tangkap Kurir Narkoba Transaksi 500 Gram Di Depan Masjid Jakut

Foto: (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kurir narkoba berinisial UAM ditangkap Polisi saat transaksi 500 gram narkoba di depan Masjid Al Husna, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Ya benar ungkap kasus ini berawal adanya informasi transaksi dan penyalahgunaan narkoba di depan Masjid Al Husna Tanjung Priok,” ujar Kapolsek Penjaringan Kompol M Probandono Bobby Danuardi, Selasa (5/12/2023).

Pihak kepolisian langsung menuju lokasi setelah mendapatkan informasi dan berhasil membekuk pelaku, beserta barang bukti sabu 102,35 gram dari kantong celana pelaku.

“Selanjutnya kami kembangkan dan berhasil menyita sabu lainya seberat 198,40 gram, 101,14 gram, 101,16 gram, dan 52,41 gram di rumah pelaku,” ungkapnya.

Jadi total sabu yang kami amankan dari pelaku UAM seberat 554,46 gram, sambung Kompol Probandono.

“Saat diinterogasi pelaku UAM, mengaku sudah dua kali menjadi kurir narkoba, sabu didapatkan dari pelaku lainya berinisial MI, pelaku UAM diimingi uang Rp 5 juta sebagai kurir narkoba,” paparnya.

Selanjutnya UAM ditawarkan oleh pelaku IM untuk pekerjaan ini, setelah disanggupi kemudian dia ditelepon oleh C (DPO) saat ini masih dalam pengejaran.
(Tim)

Grebeg Judi Di Muratara Palembang Sumsel, 3 Polisi Ditusuk Bandar Judi

Foto: Ilustrasi judi (ist)

dutainfo.com-Sumsel: Tiga orang anggota Polres Musi Rawas Utara (Muratara), Palembang, Sumatera Selatan, ditusuk bandar judi saat menggerebek lokasi perjudian.

Satu anggota bernama Briptu Ilham dilaporkan kritis, sementara dua rekanya luka parah.

“Ya benar, ketiganya itu memang anggota kita dari unit Pidum,” ujar Kasat Reskrim Polres Muratara AKP Sofian Hadi, seperti dikutip detik.com, Selasa (5/12/2023).

Masih kata AKP Sofian, peristiwa itu terjadi saat Tim Unit Pidum Polres Muratara melakukan penggerebekan perjudian dadu kuncang di Pasar Malam Desa Muara Tiku, Karang Jaya, Muratara pada Senin (4/12/2023).

“Saat penggerebekan, di lokasi bandar judi melawan dan menusuk 3 anggota polisi,” ungkapnya.

Bandar dadu kuncang itu berinisial EP kemudian tewas ditembak petugas lainya, sambung AKP Sofian.

Sementara Kapolres Muratara AKBP Koko Arianto, juga membenarkan kejadian tersebut.

“Anggota kami terpaksa melakukan upaya penembakan itu karena sudah ada 3 anggota yang terluka,” paparnya.

Setelah dilakukan penembakan EP langsung dilarikan ke RS dan dinyatakan meninggal dunia.

“Pelaku EP terpaksa diberikan tindakan tegas terukur di bagian kaki,” katanya.

Selanjutnya EP dan 3 anggota polisi yang terluka lanngsung dibawa ke RS Rupit dan ditangani secara medis oleh dokter jaga IGD.

“Kemudian setelah dicek kembali, tersangka telah meninggal dunia atas perdarahan luka tembak di kaki,” tutupnya.
(**)

Polres Jakbar Sosialisasikan Pencegahan Kriminalitas Kepada Karyawan Alfamart

dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya menanggulangi maraknya aksi kriminalitas terhadap pelaku usaha waralaba, khususnya di toko Alfamart, Polres Metro Jakarta Barat memberikan pengarahan intensif kepada para pegawai di wilayah cabang Cikokol.

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan perlindungan maksimal, para pegawai usaha Alfamart di wilayah cabang Cikokol mendapatkan pengarahan khusus terkait pencegahan pencurian, penggelapan, dan penyimpangan (fraud), Selasa, 5/12/2023.

Dalam sesi pengarahan tersebut, Polres Metro Jakarta Barat fokus pada peningkatan kesadaran dan kewaspadaan para pegawai Alfamart.

Melibatkan strategi pencegahan yang efektif, polisi memberikan wawasan mendalam terkait modus operandi yang umumnya digunakan oleh pelaku kejahatan di tempat-tempat seperti Alfamart.

Pentingnya kerjasama aktif antara para pegawai dan pihak kepolisian menjadi poin utama yang ditekankan.

Para pegawai diinstruksikan untuk mengadopsi protokol keamanan yang ketat, termasuk penerapan langkah-langkah preventif dan pemahaman mendalam terkait risiko yang mungkin timbul.

Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Sarly Sollu Mengatakan, bahwa kejahatan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja oleh karena itu kita harus meningkatkan kewaspadaan dimana saja berada

Oleh karena itu, langkah-langkah pencegahan harus diterapkan secara serius.

” Setiap pegawai perlu menjaga keamanan dengan meningkatkan kewaspadaan dan bekerja sama aktif dengan aparat kepolisian.” Ujar Sarly Sollu saat memberikan arahan, Selasa, 5/12/2023.

Di kesempatan yang sama Akbp P Sugiyo Pranoto selaku LPS menjelaskan terkait keamanan keamanan apa saja yang harus diperhatikan

Pengarahan tidak hanya terfokus pada aspek keamanan fisik tetapi juga membahas pentingnya mencegah potensi tindak kejahatan terkait penyimpangan (fraud) yang dapat merugikan usaha tersebut.

Upaya-upaya pencegahan seperti meningkatkan sistem keamanan CCTV, pelaporan cepat terhadap aktivitas mencurigakan, dan kerjasama dengan aparat kepolisian setempat menjadi bagian dari strategi yang dibahas dalam pengarahan tersebut.

Sementara Deputy Branch Manager M. TA’ALI MUSLIH mengatakan, sangat berterima kasih dengan adanya kolaborasi ini antara Polres Metro Jakarta Barat dengan Alfamart sehingga kegiatan edukasi yang baik ini dapat terlaksana dengan baik

Tentunya pengetahuan ini sangat baik bagi para karyawan maupun karyawati dari Alfamart

” Kegiatan edukasi ini sangat lah baik setidaknya mereka memiliki gambaran hukum dan hal apa saja yang harus di lakukan jikalau nantinya ada hal kejadian Kriminal di lingkungan pekerjaan,” ucapnya

Kasat reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Andri Kurniawan yang dalam hal ini diwakili oleh kanit krimum Akp Edy Wibowo dan Kanit Resmob Akp Boby Subasri menjelaskan, dimana beberapa tindak kriminal yang sering terjadi di tempat usaha Alfamart diantaranya tindak pidana pencurian, Penggelapan dalam jabatan dan penipuan

Selain itu kami juga memberikan tips untuk mencegah hal-hal terjadinya potensi kejahatan di Alfamart diantaranya Memahami Gelagat Orang yang Memiliki Niat
Jahat, Memajang Tulisan Peringatan & Pengaturan Tata Letak Barang, Pasang Cermin Besar di Dinding & Gunakan
Pencahayaan Terang, Barang yang Mahal di Dekat Kasir, Atur Tugas Pengawasan oleh Karyawan dan Melakukan
Stock Opname, Pasang CCTV dengan Kualitas Terbaik di Berbagai Titik dan Audit Internal Berkala

Diharapkan, dengan pengarahan ini, para pegawai Alfamart dapat lebih siap dan mampu menghadapi potensi ancaman kejahatan, menciptakan lingkungan yang lebih aman, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (Tim)

Tim Pam SDO Satgas 53 Kejagung Tangkap Jaksa Gadungan

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung melalui Tim Sumber Daya Organisasi Satgas 53 menangkap seorang pria yang mengaku sebagai jaksa yang berdinas di Direktorat D Jamintel Kejaksaan Agung RI.

“Ya benar Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi Satgas 53 Kejagung RI, berhasil mengamankan seorang oknum yang mengaku sebagai jaksa berinisial IY,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Ketut Sumedana kepada awak media, Selasa (5/1/2023).

Masih kata Ketut, IY diamankan karena adanya indikasi penyalahgunaan pemakaian seragam kejaksaaan untuk tujuan tertentu.

“IY ini mengaku kepada temanya sebagai jaksa yang pernah bertugas di Kejari Palembang, Kejari Jakarta Selatan, dan Di Direktorat D Pada Jaksa Agung Muda Intelijen,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan IY ini memiliki 3 seragam dinas kejaksaan lengkap yakni PDH, PDL, dan Seragam Direktorat D Bid Intelijen warna abu-abu.

“IY mengaku ke tiga seragam telah dibakar dirinya didepan keluarganya,” papar Ketut.

Jadi sambung Ketut, IY ini memakai seragam kejaksaan untuk gagah-gagahan demi kepentingannya dan mencari pasangan.

Namun kami tetap memastikan tidak adanya indikasi penyalahgunaan seragam kejaksaan oleh saudara IY, maka perlu dilakukan pemeriksaan digital forensik terhadap alat komunikasi milik saudara IY, tutup Ketut.
(Tim)