dutainfo.com-Jakarta: Hakim konstitusi Suhartoyo resmi menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), setelah disepakati mengantikan Anwar Usman.
Wakil Ketua MK Saldi Isra dalam jumpa pers di Gedung Mahkamah Konstitusi Jl Medan Merdeka Barat, pada Kamis (9/11/2023), mengatakan yang disepakati dari hasil kami tadi untuk menjadi Ketua MK adalah bapak Suhartoyo.
Masih kata Saldi Isra, keputusan ini diambil dalam rapat permusyawaratan hakim (RPH), yang digelar secara tertutup.
Sementara Saldi Isra pun tetap menjabat Wakil Ketua MK.
Pemilihan Ketua MK ini merupakan tindak lanjut putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) pada Selasa (7/11/2023).
Dimana MKMK telah memberhentikan Anwar Usman dari jabatan Ketua MK, karena terbukti melakukan pelanggaran etik berat. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Prestasi membanggakan datang dari dua kakak beradik, Aisha Kintan Katiluna dan Neby Raihana Zahra, yang berhasil meraih total 11 medali dalam Final Turnamen Akademik Pelajar Kelas Dunia, World Scholar’s Cup (WSC) Tournament of Champions (TOC) yang diadakan di Yale University, USA pada tanggal 8 November 2023.
Kedua duta Indonesia ini, yang berasal dari Sekolah BINUS SCHOOL SIMPRUG Jakarta, telah berkompetisi di Amerika sejak tanggal 2 hingga 8 November 2023.
Aisha Kintan Katiluna, yang lahir di Bandung pada 18 Juli 2010, merupakan seorang siswi kelas 8 SMP BINUS SCHOOL Simprug. Ia berhasil meraih Medali Emas untuk kategori penulisan esai (writing essay) dan Medali Emas untuk kategori team bowl.
Selain itu, Aisha juga meraih Medali Perak untuk kategori Science, Sastra (Literature), mata pelajaran khusus (Special subject), team countdown, dan scholars challenge.
Sementara itu, Neby Raihana Zahra, yang lahir di Jakarta pada 14 Desember 2011, adalah seorang pelajar kelas 6 SD. Ia berhasil meraih empat Medali Perak untuk Cria Award, team debate, penulisan esai (writing essay), dan scholars bowl.
Aisha dan Neby merasa sangat terharu dan bangga karena telah memiliki kesempatan untuk berkompetisi di salah satu universitas bergengsi di dunia. Mereka juga merasa bangga dapat bersaing dengan pelajar dari seluruh dunia dalam babak final.
“Kami terharu campur bangga, bisa gabung di kancah internasional,” kata Aisha, yang didampingi oleh Neby dan ibunya, Hj Intan, melalui telepon pada Rabu, 8 November 2023.
Aisha berharap ilmu dan pengalaman berharga yang mereka dapatkan dapat bermanfaat di masa depan dan dapat mereka bagikan dengan teman-teman di tanah air. “Semoga nanti kami dapat pulang ke tanah air dan menginspirasi teman-teman Indonesia. Kami bangga menjadi bagian dari generasi yang siap membawa Indonesia ke prestasi emas,” kata Aisha.
Prestasi Aisha dan Neby adalah suatu kebanggaan bagi Indonesia, menunjukkan bahwa negara ini memiliki generasi muda yang bersemangat dan berprestasi dalam berbagai bidang. Keduanya adalah delegasi yang mewakili Indonesia dalam turnamen tersebut, berasal dari SMP dan SD Binus School, dan berhasil meraih total 11 medali, termasuk dua medali emas dan sembilan medali perak.
World Scholar’s Cup (WSC) Tournament of Champions (TOC) yang diikuti oleh lebih dari 45 negara dan melibatkan lebih dari 1600 pelajar SMP/SMA dari seluruh dunia berlangsung di Yale University, USA pada tanggal 2 hingga 8 November 2023.
Selamat kepada Aisha dan Neby atas prestasi luar biasa ini, yang menjadi kebanggaan bagi orang tua mereka, Binus School, dan juga bagi seluruh Indonesia.
“Semua ini banyak dipengaruhi oleh motivasi anak-anak, karena keikutsertaan dalam kompetisi pelajar dunia ini merupakan inisiatif dari mereka sendiri,” kata Ny Hj Intan, ibu dari Aisha dan Neby.
“Bagi kami, sebagai orang tua, sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam membimbing anak-anak, dan semangat anak-anak juga sangat besar,” tambahnya.
Sebelum berkompetisi di Yale University di Amerika Serikat, Aisha dan Neby telah mengikuti lomba di Korea Selatan. Dari ajang di Korea, mereka berhasil melanjutkan ke babak final di Amerika Serikat.
“Perjalanan Aisha dan Neby hingga tahap akhir dan meraih medali World Scholar’s Cup Tournament of Champions merupakan sebuah perjalanan yang penuh dengan kisah sukses. Keduanya berhasil mencapai tahap ini setelah melalui Regional Round di Jakarta dan Global Round di Korea Selatan,” ungkap Hj Intan.
Totalnya, ada lebih dari 1600 pelajar dari 45 negara yang berpartisipasi dalam turnamen ini, yang melibatkan berbagai kompetisi seperti team debate, collaborative writing, challenge, dan scholar’s bowl.
Selain kompetisi akademik, ada juga kegiatan non-akademik seperti scavenger hunt dan pameran budaya (culture fair).
Kedua kakak beradik ini adalah putri dari pasangan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Hengki Haryadi dan Duma Intan Karenina. Mereka menjadi contoh inspiratif bagi generasi muda Indonesia yang bersemangat untuk berkembang dan meraih prestasi di tingkat internasional. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, memvonis 15 tahun penjara dalam kasus korupsi BTS 4G Bakti Kominfo, terhadap mantan Menkominfo Johnny G Plate.
Johnny G Plate langsung menyatakan banding.
“Banding Yang Mulia,” ujar Pengacara Johnny G Plate dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023).
Selain mantan Menkominfo Johnny G Plate, mantan Dirut Bakti Kominfo Anang Achmad Latif di vonis 18 tahun penjara, Anang pun mengajukan banding.
Sementara tenaga Hudev UI Yohan Suryanto di vonis 5 tahun penjara, Yohan menyatakan pikir-pikir.
“Mengadili menyatakan terdakwa Johnny Gerard Plate terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ujar Hakim Ketua Fahzal Hendri saat membacakan amar putusan dalam persidangan di PN Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (8/11).
“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Johnny G Plate berupa pidana 15 tahun penjara,” ungkapnya.
Selain vonis 15 tahun penjara, hakim juga menghukum Johnny, membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan, Johnny juga divonis bayar uang pengganti Rp 15,5 miliar.
Menurut Hakim yang memberatkan Johnny G Plate, tidak mengakui perbuatanya dan terbukti minta uang ke mantan Dirut Bakti Kominfo Anang Achmad Latif.
Dan yang meringankan Johnny, bersikap sopan dan uang yang diterima untuk bansos. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Polsek Cengkareng, Jakarta Barat, mengambil langkah proaktif dengan mengadakan acara silaturahmi dengan berbagai organisasi masyarakat (ormas) se-Kecamatan Cengkareng dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah tersebut, terutama menjelang Pemilu 2024.
Acara silaturahmi ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai ormas, termasuk warga, pemuda, dan tokoh masyarakat di jalan pakis raya Rt 002/04 rawabuaya Cengkareng Jakarta Barat, Selasa, 7/11/2023.
Kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara pihak kepolisian dan para ormas serta masyarakat untuk bersinergi menjaga kondusifitas wilayah
Polsek Cengkareng ingin memastikan bahwa wilayahnya tetap aman dan damai, khususnya dalam menghadapi proses pesta demokrasi yang semakin mendekat.
Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol Hasoloan Situmorang, mengatakan, pentingnya kerjasama dan bersinergi antara aparat kepolisian dan warga masyarakat serta ormas dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Cengkareng.
“Beliau juga menekankan pentingnya menghindari konflik dan menjaga perdamaian dalam situasi apapun, termasuk dalam menjalani proses pemilu,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu, 8/11/2023.
Dirinya juga berpesan agar para ormas untuk membantu masyarakat dalam kegiatan Siskamling, Bakti Sosial maupun kegiatan lainnya
Dalam kesempatan tersebut, hasoloan juga mengingatkan bahwa dengan masuknya tahun politik, masyarakat perlu mengantisipasi isu-isu sensitif terkait SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), ujaran kebencian provokatif, serta penyebaran berita palsu (HOAX) yang dapat memecah belah warga.
“Ia menekankan agar masyarakat tidak terpolarisasi meskipun memiliki perbedaan pilihan politik,” terangnya.
Para perwakilan ormas juga menyampaikan komitmen mereka untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah Cengkareng.
Mereka mengakui pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam menjaga kondusifitas wilayah, terutama menjelang Pemilu 2024.
Acara silaturahmi ini juga menjadi forum dialog yang positif antara pihak kepolisian dan ormas dalam rangka mendengarkan permasalahan serta aspirasi masyarakat setempat.
Semua pihak berharap bahwa kerjasama ini akan membawa dampak positif dalam menjaga kondusifitas dan keamanan wilayah Cengkareng menjelang, saat dan pasca-Pemilu 2024. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Aksi Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Arif Purnama Oktora, menjadi sorotan saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa buruh di depan Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa, 7/11/2023.
Pasalnya aksi unjuk rasa buruh tersebut menjadi momen tegang ketika sejumlah peserta aksi menutup jalan, mengganggu lalu lintas, dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengendara lainnya.
Dalam momen yang terekam dalam sebuah video, Kompol Arif Purnama Oktora terlihat naik ke atas mobil pengeras suara yang dibawa oleh peserta demo.
Ia bahkan mencium tangan ibu-ibu peserta aksi, menunjukkan sikap kepemimpinan yang humanis.
Arif juga terlihat memberikan salam dan pelukan kepada para peserta demo satu per satu.
“Ketemu lagi nanti kita ngopi bareng. Ini Pak Arif luar biasa sudah negosiasi dengan tim organisasi kami,” kata seorang orator melalui pengeras suara.
Salah satu tuntutan dari massa buruh dalam orasinya di depan Kemnaker adalah kenaikan upah sebesar 15 persen. Mereka menyampaikan aspirasinya dengan harapan bisa bertemu dengan Menteri Ketenagakerjaan.
Untuk mengamankan demo tersebut, Polres Metro Jakarta Selatan mengerahkan 60 personel dari Samapta dan dibantu oleh 100 personel Brimob Polda Metro Jaya.
Setelah sejumlah perundingan dan pendekatan persuasif yang dilakukan oleh Kompol Arif Purnama Oktora, para peserta aksi mengerti dan berjalan lancar dengan aman dan tertib.
“Sudah membubarkan diri barusan, massa sudah bubar. Sekarang lalin sudah normal,” kata Kapolsek Setiabudi Kompol Arif Purnama Oktora.
Dirinya menjelaskan bahwa upaya persuasif dan pendekatan yang dilakukan berhasil meyakinkan para peserta aksi.
Arif juga menekankan bahwa mereka semua adalah bagian dari keluarga yang sedang berjuang untuk menyuarakan aspirasinya.
Ia mengakhiri dengan ungkapan syukur, “Alhamdulillah bisa berjalan kondusif,” ucap Arif. (Tim)