Polres Jakbar Dan Polsek Tamansari Salurkan Bantuan ke Warga Korban Kebakaran

dutainfo.com-Jakarta: Peristiwa tragis kebakaran melanda Jalan Kp Jawa Malang RW 07, Keagungan Tamansari, Jakarta Barat, pada malam Selasa (2/1/2024), menyisakan duka bagi 61 jiwa yang terdampak.

Merespons kejadian ini, Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Metro Tamansari bersama dengan elemen 3 Pilar mengambil inisiatif untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terkena dampak.

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, Akbp Randi Ariana, didampingi Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Adhi Wananda, turun langsung ke lokasi penampungan di Jalan Kp Jawa Malang RW 07 pada Rabu, 3/1/2024.

Kedatangan mereka tidak hanya untuk mengecek kondisi pasca-kebakaran tetapi juga untuk memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warga yang membutuhkan.

“Kami mendistribusikan sebanyak 100 dus paket sembako, dan tidak hanya memberikan bantuan materi, kami juga menyediakan konseling untuk membantu korban kebakaran mengatasi trauma yang mereka alami,” ungkap Akbp Randi Ariana, Rabu, 3/1/2024.

Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Adhi Wananda, menjelaskan dampak tragis peristiwa ini dengan menyebutkan bahwa sebanyak 61 jiwa terdampak, terdiri dari 15 Kepala Keluarga (KK) dengan rincian 31 jiwa laki-laki dan 30 jiwa perempuan.

Peristiwa ini juga menjadi panggilan bagi seluruh komponen masyarakat untuk bersatu dan saling mendukung dalam menghadapi cobaan.

Solidaritas yang terjalin di antara instansi kepolisian, pemerintah setempat, dan masyarakat diharapkan dapat membantu proses pemulihan bagi warga yang terdampak dan menjadi cahaya di tengah gelapnya musibah kebakaran tersebut. (Tim)

Di Awal Tahun Baru Kebahagian Ari Widiyanto Terpancarkan Saat Motornya Ditemukan Polsek Kebon Jeruk

dutainfo.com-Jakarta: Di Awal tahun baru 2024, seorang karyawan swasta bernama Ari Widiyanto (24) yang merupakan warga Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, merasakan kebahagiaan yang luar biasa.

Pasalnya motor kesayangannya, sebuah Honda Beat yang sebelumnya hilang akibat dicuri oleh orang yang tak dikenal, akhirnya ditemukan dan dikembalikan oleh Polsek Kebon Jeruk.

Kejadian ini menjadi bagian dari upaya Polsek Kebon Jeruk Jakarta Barat dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Ari Widiyanto, yang sebelumnya merasa kehilangan dan resah akibat kejadian pencurian tersebut, kini dapat bernafas lega dengan penemuan kembali kendaraan bermotor yang merupakan salah satu aset berharga baginya.

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol Sutrisno, Se mengatakan, kami telah berusaha semaksimal mungkin melakukan tindakan cepat dan profesional dalam menanggapi laporan kehilangan kendaraan bermotor yang dialami masyarakat.

Melalui upaya-upaya investigatif dan kerja keras tim dilapangan dibawah pimpinan kanit reskrim akp subartoyo, motor Honda Beat yang sebelumnya hilang itu berhasil ditemukan dan membawa kebahagiaan kepada pemiliknya.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerjasama antara masyarakat dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Kami berharap, kejadian ini menjadi contoh bahwa pelaporan kehilangan kendaraan kepada kepolisian dapat memberikan solusi positif,” ungkap Sutrisno saat dikonfirmasi, Selasa, 2/1/2024.

Ari Widiyanto mengucapkan terima kasih kepada Polsek Kebon Jeruk dalam hal ini bapak kanit reskrim Akp Subartoyo atas keberhasilan mereka dalam mengembalikan motor saya yang hilang.

“Terima kasih banyak pak sudah bekerja maksimal dan menemukan sepeda motor saya yang hilang,” ucapnya

Ia berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi dan mengajak masyarakat untuk senantiasa bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dengan penemuan kembali motor Honda Beat ini, Polsek Kebon Jeruk Jakarta Barat membuktikan komitmennya untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, menjadikan awal tahun 2024 sebagai momen positif bagi warga Jakarta Barat. (Tim)

Kapolres Jakbar Pimpin Kenaikan Pangkat 108 Personel Polres Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Awal Tahun 2024, Sebanyak 108 personel Polres Metro Jakarta Barat mendapatkan kenaikan pangkat Setingkat Lebih Tinggi dari pangkat sebelumnya

Upacara kenaikan pangkat dan acara tradisi penyiraman air bunga tersebut di laksanakan di lapangan hijau Polres Metro Jakarta Barat dan dipimpin langsung oleh kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi, Selasa, 2/1/2024.

Sebanyak 108 personel yang terdiri Pamen 10 personel (Kompol ke Akbp terdapat 2 personel dan Akp kekompol sebanyak 8 personel), pama 39 personel dan bintara sebanyak 59 personel mendapatkan kenaikan pangkat Setingkat Lebih Tinggi terhitung periode 1 Januari 2024

Acara yang berlangsung di lapangan hijau Polres Metro Jakarta Barat tersebut tidak hanya menjadi ajang formalitas administratif, tetapi juga diwarnai oleh nuansa keakraban dan semangat kebersamaan.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh personel yang telah berhasil mencapai kenaikan pangkat.

“Ia menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya merupakan bentuk penghargaan, tetapi juga tanggung jawab yang semakin besar dalam menjalankan tugas kepolisian ,” Ujar Syahduddi

Syahduddi menjelaskan, Semoga momen kenaikan pangkat ini dapat meningkatkan motivasi, semangat, dan rasa kebanggaan rekan-rekan sebagai anggota Polri.

Karena setelah upacara ini, akan ada beban dan tanggung jawab baru
yang harus rekan-rekan hadapi.

”Namun dengan kemampuan, ilmu dan wawasan, serta ketulusan yang rekan-rekan miliki, saya percaya bahwa rekan-rekan mampu menjalankannya dengan baik,” ucapnya saat memberikan sambutan

Dalam upacara kenaikan pangkat ini juga terdapat pemotongan nasi tumpeng sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan juga tradisi penyiraman air bunga, sebuah simbol keberhasilan dan kebahagiaan.

Tradisi ini dianggap sebagai wujud kebersamaan dan dukungan antaranggota kepolisian.

Dengan semangat yang penuh, Polres Metro Jakarta Barat mengawali tahun 2024 dengan komitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Kenaikan pangkat ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi seluruh personel untuk terus berdedikasi dan memberikan yang terbaik dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian. (Tim)

Awal Tahun 2024, 108 Personel Polres Jakbar Naik Pangkat

dutainfo.com-Jakarta: Awal Tahun 2024, Sebanyak 108 personel Polres Metro Jakarta Barat mendapatkan kenaikan pangkat Setingkat Lebih Tinggi dari pangkat sebelumnya

Upacara kenaikan pangkat dan acara tradisi penyiraman air bunga tersebut di laksanakan di lapangan hijau Polres Metro Jakarta Barat dan dipimpin langsung oleh kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi, Selasa, 2/1/2024.

Sebanyak 108 personel yang terdiri Pamen 10 personel (Kompol ke Akbp terdapat 2 personel dan Akp kekompol sebanyak 8 personel), pama 39 personel dan bintara sebanyak 59 personel mendapatkan kenaikan pangkat Setingkat Lebih Tinggi terhitung periode 1 Januari 2024

Acara yang berlangsung di lapangan hijau Polres Metro Jakarta Barat tersebut tidak hanya menjadi ajang formalitas administratif, tetapi juga diwarnai oleh nuansa keakraban dan semangat kebersamaan.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh personel yang telah berhasil mencapai kenaikan pangkat.

“Ia menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya merupakan bentuk penghargaan, tetapi juga tanggung jawab yang semakin besar dalam menjalankan tugas kepolisian ,” Ujar Syahduddi

Syahduddi menjelaskan, Semoga momen kenaikan pangkat ini dapat meningkatkan motivasi, semangat, dan rasa kebanggaan rekan-rekan sebagai anggota Polri.

Karena setelah upacara ini, akan ada beban dan tanggung jawab baru
yang harus rekan-rekan hadapi.

”Namun dengan kemampuan, ilmu dan wawasan, serta ketulusan yang rekan-rekan miliki, saya percaya bahwa rekan-rekan mampu menjalankannya dengan baik,” ucapnya saat memberikan sambutan

Dalam upacara kenaikan pangkat ini juga terdapat pemotongan nasi tumpeng sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan juga tradisi penyiraman air bunga, sebuah simbol keberhasilan dan kebahagiaan.

Tradisi ini dianggap sebagai wujud kebersamaan dan dukungan antaranggota kepolisian.

Dengan semangat yang penuh, Polres Metro Jakarta Barat mengawali tahun 2024 dengan komitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Kenaikan pangkat ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi seluruh personel untuk terus berdedikasi dan memberikan yang terbaik dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian. (Tim)

Kinerja Kejagung Di Tahun 2023, 138 Buronan Diamankan, Hingga Perbuatan Tercela Pegawai

dutainfo.com-Jakarta: Kinerja Kejaksaan Agung memperoleh capaian tertentu sepanjang tahun 2023, diantaranya 138 buron atau DPO berhasil diamankan, hingga penindakan atas laporan pengaduan perbuatan tercela jaksa dan pegawai kejaksaan dari hukuman disiplin dan berat.

“Telah dilaksanakan kegiatan pengamanan Daftar Pencarian Orang (DPO), melalui program Tangkap Buronan (Tabur) periode Januari 2023 hingga Desember 2023, sebanyak 138 orang,” kata Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana, kepada awak media, Senin (1/1/2024).

Masih kata Ketut, dari 138 orang, 79 orang buronan dalam perkara korupsi, sedangkan 59 orang buron dalam perkara non tindak pidana korupsi.

“Jadi capaian tersebut, jumlah DPO yang diamankan selama masa kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin yakni sebanyak 634 orang,” ungkapnya.

Selain itu sambung Ketut, sepanjang Januari hingga Desember 2023, Kejaksaan telah melaksanakan kegiatan pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) terhadap 55 proyek strategis negara (PSN) senilai Rp 261.601.231.139, Instruksi Presiden terkait Jalan Daerah senilai Rp 14.649.000.000.000, 28 kegiatan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) senilai Rp 24.212.059.434.221.

Sedangkan pada bidang Pengawasan, laporan pengaduan perbuatan tercela jaksa dan pengawai sebanyak 1029 Lapdu, dari 1029 laporan itu 774 berhasil diselesaikan.

“Terbukti 38 Lapdu, dan tidak terbukti 7 Lapdu,” papar Ketut.

Adapun hukuman disiplin yang diberikan hukuman ringan 16 orang, hukuman sedang 57 orang, dan hukuman berat 48 orang.

“Selanjutnya jumlah pegawai yang telah dilakukan pemberhentian sementara sebagai Pegawai Negeri Sipil sebanyak 6 orang,” tutup Ketut.
(**)