Polsek Kalideres Tangkap 3 Pemuda Pelaku Pemerasan Modus Kencan Palsu Di Mechat

Dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kalideres berhasil mengamankan tiga pemuda yang berinisial V.N. (21), A.A. (26), dan M.A.S. (20) terkait kasus pemerasan dengan modus kencan melalui aplikasi Mechat Fiktif.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Abdul Jana didampingi Kanit reskrim Akp Aep Haryaman mengungkapkan modus operandi para pelaku dalam konferensi pers yang digelar di Mapolsek Kalideres.

“Para pelaku ini menggunakan aplikasi Mechat Fiktif untuk menipu dan memeras korban. Mereka membuat akun palsu dengan foto dan profil seorang wanita guna mengelabui dan memikat korban,” ujar Abdul Jana, Selasa, 14/5/2024.

Abdul Jana menjelaskan bahwa pelaku V.N. menggunakan foto wanita yang diambil dari Facebook dan memasangnya di aplikasi kencan Mechat dengan nama fiktif Putri Nita.

Pelaku kemudian mulai memposting foto tersebut untuk menarik perhatian korban.

Setelah mendapatkan tanggapan dari korban, pelaku menawarkan harga kencan awal sebesar Rp 500.000,- yang kemudian disepakati menjadi Rp 200.000,- setelah proses tawar-menawar.

Pada saat yang telah ditentukan, pelaku V.N. bersama pelaku A.A. berangkat dari kos mereka menuju tempat pertemuan di sebuah gang di sekitar gang sate hasan
JL peta selatan Rt 06/03 kel. Kalideres, kec. kalideres Jakarta
Barat pada Minggu, 5/5/2024.

Saat korban tiba di lokasi dengan sepeda motor, pelaku A.A. menakut-nakuti korban dengan mengatakan bahwa wanita dalam foto tersebut adalah istrinya dan mengancam akan membawa korban ke kantor polisi.

Untuk menghindari masalah, korban akhirnya setuju untuk berdamai dan memberikan uang sebesar Rp 500.000,- kepada pelaku A.A.

Selain itu, pelaku juga mengambil paksa handphone korban sebagai jaminan.

Keesokan harinya, korban tidak menemukan pelaku di tempat pertemuan dan menyadari bahwa aplikasi Shopee Paylater miliknya telah digunakan oleh pelaku untuk membeli satu unit iPhone 11 dan dua unit Vivo Y17s, dan setelah hp korban di pakai untuk belanja online lalu Hp di gadaikan di INDO GADAI sebesar Rp 400.000 dengan total kerugian mencapai sekitar Rp 15.200.000,-.

Polisi berhasil menangkap para pelaku pada Sabtu, 11 Mei 2024 sekitar pukul 03.00 WIB di kos mereka di Kampung Kosambi Baru, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

“Berdasarkan penyelidikan, diketahui bahwa para pelaku telah melakukan modus kencan melalui aplikasi Mechat palsu ini sebanyak lima kali,” Terang Abdul Jana

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHPidana tentang Pemerasan dengan ancaman pidana 9 tahun penjara .

“Kami berharap tindakan tegas ini dapat memberikan efek jera dan memperingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan semacam ini,” tegas Abdul Jana. (Tim)

Bhabinkamtibmas Polsek Kebon Jeruk Edukasi Siswa SMP LEMUEL Bahaya Bullying

dutainfo.com-Jakarta: Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukabumi Selatan Polsek Kebon Jeruk, Bripka Endi Toro, melaksanakan program Polisi Goes To School dengan mengunjungi SMP LEMUEL yang terletak di Jl. Pos Pengumben Lama RT 04 RW 05, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Selasa, 14/5/2024.

Dalam kunjungan tersebut, Bripka Endi Toro menyampaikan pesan penting kepada siswa-siswi SMP LEMUEL mengenai bahaya dan dampak negatif dari tindakan bullying.

Bripka Endi Toro, dalam arahannya, menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antar teman di lingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah.

Ia mengingatkan para siswa bahwa bullying, baik secara fisik maupun verbal, dapat menyebabkan dampak psikologis yang serius bagi korban.

“Saya menghimbau kepada seluruh siswa-siswi SMP LEMUEL untuk tidak terlibat dalam tindakan bullying terhadap teman sekolah ataupun teman main. Kita harus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua orang,” ujar Bripka Endi Toro saat dikonfirmasi Humas Polres Metro Jakarta Barat

Lebih lanjut, Bripka Endi Toro menjelaskan berbagai bentuk bullying yang sering terjadi di kalangan remaja, seperti ejekan, penyebaran rumor, pengucilan, dan kekerasan fisik.

Ia juga memberikan contoh kasus nyata yang menunjukkan betapa merugikannya tindakan bullying ini, baik bagi korban maupun pelaku.

“Bullying bukan hanya melukai fisik, tapi juga mental dan emosional. Kita semua harus saling menghormati dan menghargai satu sama lain,” tegasnya.

Tidak hanya memberikan penjelasan, Bripka Endi Toro juga mengajak siswa-siswi untuk aktif melaporkan jika mengetahui adanya tindakan bullying di sekitar mereka.

Ia menegaskan bahwa pihak sekolah dan kepolisian siap untuk menindaklanjuti laporan tersebut demi menciptakan lingkungan yang lebih aman.

“Jika kalian melihat atau mengalami bullying, jangan ragu untuk melaporkannya kepada guru atau pihak berwenang. Kami akan membantu kalian,” kata Bripka Endi Toro.

Acara tersebut berlangsung dengan interaktif, di mana siswa-siswi diberi kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman.

Bripka Endi Toro dengan sabar menjawab setiap pertanyaan dan memberikan solusi atas masalah yang dihadapi para siswa.

Antusiasme siswa-siswi SMP LEMUEL terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan diskusi yang terjadi selama acara.

Salah satu guru, mengapresiasi inisiatif dari Bripka Endi Toro dan pihak kepolisian dalam program Polisi Goes To School ini.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menjauhi perilaku negatif seperti bullying.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bripka Endi Toro dan pihak kepolisian atas kunjungan dan pesan-pesan yang disampaikan. Ini akan menjadi bekal penting bagi siswa-siswi kami untuk membentuk karakter yang lebih baik,” ucapnya

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran siswa-siswi tentang bahaya bullying semakin meningkat, dan tercipta lingkungan sekolah yang lebih harmonis dan kondusif untuk belajar.

Bripka Endi Toro berharap, apa yang disampaikan pada hari ini dapat diresapi dan diterapkan oleh seluruh siswa-siswi SMP LEMUEL dalam kehidupan sehari-hari. (Tim)

Personel Polsek Tambora Sisihkan Rezeki Berbagi Ke Anak Yatim Piatu

Dutainfo.com – Jakarta : Dalam upaya meningkatkan keterlibatan dengan masyarakat dan menunjukkan kepedulian sosial, Personel Polsek Tambora turut serta dalam kegiatan amal dengan menggelar “Celengan Anak Yatim”.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan dana yang nantinya akan disalurkan kepada anak-anak yatim di wilayah tersebut.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Donny Agung Harvida mengatakan Kegiatan kemanusian ini bersumber dari anggota Polsek Tambora sebagai bentuk komitmen dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.

” Celengan Anak Yatim menjadi sarana kreatif untuk mengajak partisipasi masyarakat dalam berbagi kebahagiaan terutama bagi yang membutuhkan,” ujar Donny Agung Harvida saat dikonfirmasi, Selasa, 14/5/2024.

Donny menjelaskan, Total dana yang terkumpul dari kegiatan Celengan Anak Yatim akan disalurkan secara langsung kepada anak-anak yatim di wilayah Tambora Jakarta Barat.

Donny berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga memberikan kebahagiaan dan semangat kepada anak-anak yatim.

Dengan adanya kegiatan positif seperti ini, diharapkan hubungan antara polisi dan masyarakat semakin erat, menciptakan lingkungan yang aman dan penuh kepedulian di wilayah Tambora.(Tim)

Sah Laksma TNI Effendy Maruapey Jabat Direktur Penindakan Jampidmil Kejagung RI

Foto: (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Jampidmil), Kejagung RI, Mayjen TNI Wahyoedho Indrajit, melantik Laksamana Pertama TNI Effendy Maruapey sebagai Direktur Penindakan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer.

Dengan dilantiknya Laksana Pertama TNI Effendy Maruapey, sudah sah jabatan Direktur Penindakan pada Jampidmil Kejagung disandangnya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Laksamana Pertama TNI Farid Ma’ruf atas pengabdian dan dedikasinya yang telah membawa kemajuan bagi organisasi Jampidmil, sekaligus kami menyambut Laksamana Pertama TNI Effendy Maruapey yang akan melanjutkan perjuangan dan pembangunan yang telah dimulai,” kata Mayjen TNI Wahyoedho Indrajit, dalam keterangan yang disampaikan Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana, Senin (13/5/2024).

Dasar pelantikan Laksamana Pertama TNI Effendy Maruapey merupakan tindak lanjut dari Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/382/IV/2024.

“Sebagai Direktur Penindakan pada Jampidmil, tugas yang saudara pikul sangatlah viral dalam upaya kita bersama memajukan keadilan dan penegakan hukum, kesuksesan dalam penanganan perkara koneksitas sangat bergantung pada kecermatan, integritas, dan dedikasi dalam mengerjakan setiap tugas,” tutup Jampidmil Kejagung RI, Mayjen TNI Wahyoedho Indrajit.
(Tim)

Respon Cepat Aduan Masyarakat Polsek Kebon Jeruk Tempatkan Personel Cegah Pelanggaran Lalin

Dutainfo.com – Jakarta : Menanggapi aduan masyarakat melalui akun Instagram resmi @polres_jakbar terkait dengan maraknya aksi pengendara sepeda motor yang nekat melawan arus di sekitar TL Kelapa Dua, Jakarta Barat, pihak kepolisian tidak tinggal diam.

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, jajaran Unit Lalu Lintas (Lantas) Kebon Jeruk, Jakarta Barat, bersama dengan personel Polsek Kebon Jeruk, melakukan respons cepat.

Mereka melakukan penempatan personel secara strategis di titik-titik rawan, terutama di sekitar lokasi yang sering menjadi tempat terjadinya pelanggaran tersebut.

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol Sutrisno mengatakan, Tindakan ini diambil sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap aksi pengendara yang nekat melawan arah, yang tidak hanya merugikan diri mereka sendiri tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Selain itu kami juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan masukan kepada kami

” Dengan adanya penempatan personel yang lebih intensif, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelanggar dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas ,” Ujar Sutrisno saat dikonfirmasi, Senin, 13/5/2024.

Selain melakukan penempatan personel, kami juga mengambil langkah-langkah lain untuk mengatur lalu lintas di sekitar lokasi tersebut.

” Hal ini dilakukan agar pengguna jalan dapat melintas dengan aman dan terhindar dari risiko kecelakaan akibat perilaku berbahaya seperti melawan arus ,” terang Sutrisno

Dalam melakukan tugasnya, personel kepolisian tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.

Kami mengedukasi para pengguna jalan akan bahaya dan konsekuensi dari pelanggaran lalu lintas, serta mengajak mereka untuk bersama-sama menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan tertib. (Tim)