Polres Jakbar Dan Polda Metro Jaya Edukasi Pelajar Hindari Tawuran,Narkoba Serta Judi Online

Dutainfo.com – Jakarta : Polres Metro Jakarta Barat bersama Polda Metro Jaya telah menunjukkan komitmen dan peran aktifnya dalam mengedukasi serta mendukung kegiatan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.

Hal ini terlihat dalam sebuah upacara bendera yang digelar di SMK Candra Naya, Jl. Jembatan Besi II Rt 10/03 No. 44 Kel. Jembatan Besi Tambora, Jakarta Barat, Senin, 13/5/2024.

Dalam upacara tersebut, Kabag Bin Ops Dit Binmas PMJ, AKP Ruri Hadi, tampil sebagai inspektur upacara dan didampingi Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Metro Jakarta Barat Iptu Aris, Kanit Binmas Polsek Tambora Akp Bambang Gunaedi dan Bhabinkamtibmas Kel Jembatan Besi Aiptu Rois Rosito

Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya peran pelajar sebagai penerus bangsa di masa depan.

” Generasi muda saat ini memiliki peran krusial dalam menentukan keberhasilan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ujar AKP Ruri Hadi

Salah satu poin yang diungkapkan dalam arahan tersebut adalah pentingnya menjauhi tawuran antar pelajar.

AKP Ruri Hadi menekankan agar para pelajar tidak terlibat dalam konflik fisik yang merugikan, tetapi mengedepankan dialog dan toleransi.

Selain itu, dalam amanatnya, AKP Ruri Hadi juga mengingatkan agar pelajar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Hal ini dijelaskan sebagai upaya untuk melindungi generasi muda dari bahaya yang dapat merusak masa depan mereka.

Pentingnya menjauhi praktik judi online juga disampaikan dalam arahannya.

AKP Ruri Hadi menekankan bahwa hal ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak moral dan kesehatan mental pelajar.

Saat proses pembelajaran selesai, pelajar diingatkan untuk segera pulang ke rumah masing-masing.

Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya kegiatan yang tidak diinginkan, seperti nongkrong di warung-warung atau tempat yang potensial menyebabkan masalah.

Dengan adanya peran aktif Polres Metro Jakarta Barat dalam upacara bendera di sekolah, diharapkan dapat tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan positif generasi muda dalam membangun masa depan Indonesia yang gemilang. (Tim)

Di Rawat 2 Bulan Di RSCM Jampidum Fadil Zumhana Meninggal Dunia

Foto: Jampidum Kejagung RI Almarhum Fadil Zumhana (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung RI, Fadil Jumhana, meninggal dunia pada Sabtu 11 Mei 2024, setelah sebelumnya sempat di rawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) selama 2 bulan, karena sakit.

“Ya benar meninggal dunia sudah dua bulan almarhum di rawat di RSCM,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Ketut Sumedana, Sabtu (11/5/2024).

Masih kata Ketut, saat ini jenazah almarhum sudah berada di rumah duka Jl Cendrawasih 2 No 1A Cipete, Jakarta Selatan.

“Dan akan dimakamkan di Poncol-Bekasi,” ungkapnya.

Kami Kejaksaan Agung RI turut berduka dan kehilangan putra terbaik Adhyaksa meninggalkan kami, sambung Ketut.

Almarhum Fadil Jumhana dikenal sebagai sosok yang tegas di kalangan Kejaksaan Agung RI.

Catatan akhir tahun 2023 Jampidum Fadil Jumhana telah menyelesaikan 4.443 perkara melalui Restorative Justice atau keadilan restoratif.

Selamat Jalan Pak Fadil Jumhana, Semoga Tuhan Menerima Amal dan Kebaikan Bapak.
(**)

Aktor Pemeran Preman Pensiunan Epy Kusnandar Dan Yogi Gamblez Ditangkap Polres Jakbar Terkait Ganja

Foto: Artis Epy Kusnandar “Preman Pensiun” (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Polres Jakarta Barat, kembali menangkap artis terkait penyalahgunaan narkoba, setelah sebelumnya mengamankan artis Rio Reifan, kali ini artis pemeran Preman Pensiunan yakni Epy Kusnandar dan artis Yogi Gamblez pemeran di Srigala Terakhir, ditangkap di kasus narkoba jenis ganja.

Artis Epy Kusnandar ditangkap bersama Yogi Gamblez di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan.

“Ya penangkapan kedua nya berbarengan di Apartemen Kalibata City di Warung milik Epy Kusnandar,” ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat, AKBP Indrawienny Panjiyoga, Jumat (10/5/2024).

Masih kata AKBP Panjiyoga, penangkapan kedua artis ini berdasarkan laporan masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkoba.

“Setelah adanya laporan masyarakat kami melakukan penyelidikan ternyata kami menemukan dua orang tersebut,” ungkapnya.

Untuk keterangan lebih lanjut nanti akan di rilis oleh Bapak Kapolres Jakarta Barat, jadi rekan-rekan media sabar, karena kami sedang lakukan pendalaman, sambung AKBP Panjiyoga.

“Selain mengamankan Epy Kusnandar dan Yogi Gamblez, kami juga mengamankan barang bukti narkoba jenis ganja, dan kami telah melakukan tes urine hasinya positif narkoba,” tutupnya.
(Tim)

Polres Jakbar Kembali Tangkap Artis Terkait Narkoba

Foto: Artis Epy Kusnandar “Preman Pensiun” (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Polres Jakarta Barat, kembali menangkap artis terkait penyalahgunaan narkoba, setelah sebelumnya mengamankan artis Rio Reifan, kali ini artis pemeran Preman Pensiunan yakni Epy Kusnandar dan artis Yogi Gamblez pemeran di Srigala Terakhir, ditangkap di kasus narkoba jenis ganja.

Artis Epy Kusnandar ditangkap bersama Yogi Gamblez di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan.

“Ya penangkapan kedua nya berbarengan di Apartemen Kalibata City di Warung milik Epy Kusnandar,” ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat, AKBP Indrawienny Panjiyoga, Jumat (10/5/2024).

Masih kata AKBP Panjiyoga, penangkapan kedua artis ini berdasarkan laporan masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkoba.

“Setelah adanya laporan masyarakat kami melakukan penyelidikan ternyata kami menemukan dua orang tersebut,” ungkapnya.

Untuk keterangan lebih lanjut nanti akan di rilis oleh Bapak Kapolres Jakarta Barat, jadi rekan-rekan media sabar, karena kami sedang lakukan pendalaman, sambung AKBP Panjiyoga.

“Selain mengamankan Epy Kusnandar dan Yogi Gamblez, kami juga mengamankan barang bukti narkoba jenis ganja, dan kami telah melakukan tes urine hasinya positif narkoba,” tutupnya.
(Tim)

Di Duga Terlibat Tawuran Di Jelambar 19 Remaja Ditangkap Polres Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Tim 1 Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengamankan sebanyak 19 Remaja yang diduga terlibat dalam aksi tawuran di dua lokasi berbeda, yakni di Jl. Karya Wijaya Kusuma Grogol Petamburan dan Jl. Kemanggisan Palmerah , Jakarta Barat, pada Kamis, 9/5/2024.

Petugas tidak hanya berhasil mengamankan para remaja tersebut, namun juga beberapa barang bukti berupa 4 buah senjata tajam jenis celurit ukuran besar, 2 buah stick golf, 3 buah anak panah dan 1 buah cocor bebek.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, Akbp M Hari Agung Julianto, menjelaskan bahwa tim menerima informasi ada sekelompok remaja hendak akan melakukan aksi tawuran di wilayah Grogol Petamburan Jakarta Barat

Kemudian Tim bergegas bersama unit patko bergegas kelokasi setibanya di Jl. Karya Wijaya Kusuma Grogol Petamburan sekira pukul 01.30 wib menjumpai para remaja tersebut sedang tawuran

“Tim segera membubarkan dan berhasil mengamankan sebanyak 16 remaja berikut berbagai senjata tajam diantaranya 2 buah stick golf, 3 buah anak panah, 1 buah busur panah, 1 buah cocor bebek dan 1 buah celurit berukuran besar ,” ujar Agung saat dikonfirmasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kamis, 9/5/2024.

Lanjut Agung menjelaskan, tak hanya disitu saja saat tim patroli perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat melakukan patroli kewilayahan kembali sekira pukul 05.20 wib kembali mengamankan beberapa remaja sedang konvoi kendaraan yang diduga hendak akan melakukan aksi tawuran

Kemudian dilakukan pengejaran dan saat diamankan petugas kembali mengamankan 3 remaja berikut 3 buah sajam jenis celurit berukuran besar

” Total terdapat sebanyak 19 remaja berhasil diamankan berikut barang bukti berupa 4 buah senjata tajam jenis celurit ukuran besar, 2 buah stick golf, 3 buah anak panah dan 1 buah cocor bebek di 2 (dua) lokasi berbeda,” terangnya

Kini Para remaja tersebut dibawa kepolsek Grogol Petamburan dan Polsek Palmerah guna dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut

Lebih jauh Agung menambahkan, Polisi tidak akan mentolerir segala bentuk perilaku yang dapat meresahkan masyarakat.

” Kami akan terus gencar melakukan patroli kewilayahan guna memberikan situasi wilayah Jakarta Barat yang aman dan nyaman,” tegasnya

Pihak kepolisian juga akan memanggil orang tua dan pihak guru pelajar-pelajar tersebut untuk memberikan klarifikasi dan tindak lanjut yang diperlukan. (Tim)