Penyidik Kejari Muara Enim Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Pengelolaan Dana Desa

Foto: (ist)

dutainfo.com-Sumsel: Penyidik pada Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Muara Enim, Sumatera Selatan, telah menetapkan tersangka baru dugaan korupsi pengelolaan APBDes tahun 2019-2023, adapun tersangka yakni Bendahara Desa Petanang berinisial RO.

“Ya penetapan tersangka ini berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim Nomor: B-337/L.6.15/Fd.1/02/2025 tanggal 24 Februari 2025,” ujar Kasi Intelijen Kejari Muara Enim, Anjasra Karya, pada awak media, Selasa (25/2/2025).

Masih kata Anjasra, kita melakukan pengembangan dugaan korupsi pada pengelolaan APBDes Desa Tahun 2019-2023 setelah dilakukan pemeriksaan sebagai saksi penyidik menemukan dua alat bukti yang kuat terhadap tersangka RO yang terlibat bersama oknum Kades.

“Modus RO ini membantu oknum Kades inisial S yang sudah terlebih dahulu dilakukan penahanan dalam dugaan korupsi adanya belanja barang fiktif dan kekurangan volume pekerjaan fisik serta pajak kegiatan yang tidak disetorkan,” ungkapnya.

Jadi sambung Anjasra, penggunaan kas Desa Petanang tidak terdapat bukti pertanggungjawaban sebesar Rp 606.040.580, sisa penggunaan APBDes yang tak ada di kas desa baik tunai maupun rekening kas Desa Rp 538.171.048 lalu adanya belanja barang fiktif Rp 56.500.000, pajak kegiatan yang tak disetorkan Rp 26.285.000.

Selanjutnya kekurangan volume pekerjaan fisik Rp 2.915.109 dengan total kerugian negara Rp 1.229.911.737, sambung Anjasra.

“Saat ini tersangka RO ditahan di Lapas Wanita Kelas II B Muara Enim selama 20 hari kedepan mulai tanggal 25 Februari hingga 15 Maret 2025,” tutupnya. (Tim)

Polres Jakbar Akhirnya Tangkap Sopir Truk Nakal Gelapkan 15 Ton Beras Premium

Dutainfo.com-Jakarta: Unit Resmob Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengamankan seorang pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan 15 ton beras premium milik seorang pengusaha asal Palembang.

Wakasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, AKP Dimitri Mahendra, mengonfirmasi penangkapan tersebut pada Selasa (24/2/2025).

“Hari ini kami berhasil mengamankan satu orang pelaku yang terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan beras premium sebanyak 15 ton. Pelaku diamankan di wilayah Balaraja, Tangerang, Banten,” ujar AKP Dimitri Mahendra saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2025).

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik guna mengungkap lebih lanjut jaringan serta modus operandi kejahatan tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait kasus ini agar peristiwa ini dapat terang dan akan kami sampaikan lebih detail dalam waktu dekat,” tambah dimitri

Kasus ini bermula ketika korban, seorang pengusaha bernama Bambang Irawan, melaporkan kehilangan beras premium senilai ratusan juta rupiah yang seharusnya dikirim ke Cipondoh, Tangerang.

Namun, barang tersebut justru dibawa ke tempat lain tanpa sepengetahuan pemiliknya. (Tim)

Ini Kata Kasdim 0503/JB Saat Rapat Koordinasi Jelang Ramadhan 1446 H

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur 3 Pilar menggelar rapat koordinasi di Aula Wira Pratama, lantai 6 Polres Metro Jakarta Barat, Senin (24/2/2025).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam menciptakan suasana yang kondusif selama bulan Ramadhan.

“Kami ingin memastikan seluruh elemen masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami meminta masukan dari berbagai instansi terkait mengenai langkah-langkah yang perlu diambil,” ujar Twedi, Selasa, 25/2/2025.

Salah satu pembahasan utama dalam rapat ini adalah terkait pengaturan aktivitas masyarakat, termasuk operasional tempat usaha dan hiburan malam.

Pihak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, melalui Aspem Firmanudin, menyatakan dukungannya dalam menjaga ketertiban selama bulan Ramadhan.

“Kami akan berkoordinasi dengan para pengusaha untuk memastikan aturan-aturan terkait bulan Ramadhan dipatuhi,” ujarnya.

Selain itu, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Tri Bayu Nugroho, menyampaikan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, seperti tawuran antar kelompok, balap liar, penjualan minuman keras, hingga aksi kriminalitas seperti pencurian dan penjambretan.

“Kami akan mengadakan operasi pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok serta patroli keamanan di titik-titik rawan kejahatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasdim 0503/JB Letkol Inf Hari Ismail, mewakili Dandim Jakarta Barat, menegaskan bahwa jajaran Koramil di Jakarta Barat siap berkolaborasi dalam menjaga ketertiban.

Di sisi lain, Ketua Pendidikan MUI Jakarta Barat, Firdaus, menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan aparat dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menciptakan suasana yang damai dan penuh toleransi selama bulan suci.

Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan Ramadhan yang aman, damai, dan penuh keberkahan di Jakarta Barat. (Tim)

Sinergitas Jelang Ramadhan 1446 H, Polres Jakbar Dan Kodim 0503/JB Gelar Rakor

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur 3 Pilar menggelar rapat koordinasi di Aula Wira Pratama, lantai 6 Polres Metro Jakarta Barat, Senin (24/2/2025).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam menciptakan suasana yang kondusif selama bulan Ramadhan.

“Kami ingin memastikan seluruh elemen masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami meminta masukan dari berbagai instansi terkait mengenai langkah-langkah yang perlu diambil,” ujar Twedi, Selasa, 25/2/2025.

Salah satu pembahasan utama dalam rapat ini adalah terkait pengaturan aktivitas masyarakat, termasuk operasional tempat usaha dan hiburan malam.

Pihak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, melalui Aspem Firmanudin, menyatakan dukungannya dalam menjaga ketertiban selama bulan Ramadhan.

“Kami akan berkoordinasi dengan para pengusaha untuk memastikan aturan-aturan terkait bulan Ramadhan dipatuhi,” ujarnya.

Selain itu, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Tri Bayu Nugroho, menyampaikan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, seperti tawuran antar kelompok, balap liar, penjualan minuman keras, hingga aksi kriminalitas seperti pencurian dan penjambretan.

“Kami akan mengadakan operasi pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok serta patroli keamanan di titik-titik rawan kejahatan,” jelasnya.

Sementara itu, Letkol Hari Ismail, mewakili Dandim Jakarta Barat, menegaskan bahwa jajaran Koramil di Jakarta Barat siap berkolaborasi dalam menjaga ketertiban.

Di sisi lain, Ketua Pendidikan MUI Jakarta Barat, Firdaus, menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan aparat dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menciptakan suasana yang damai dan penuh toleransi selama bulan suci.

Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan Ramadhan yang aman, damai, dan penuh keberkahan di Jakarta Barat. (Tim)

Ini Kata Pangdam VI/Mulawarman Terkait Anggota TNI Rusak Markas Polres Tarakan

Foto: Markas Polres Tarakan rusak pecah kaca (ist)

dutainfo.com-Kaltara: Terjadi insiden penyerangan, perusakan dan aksi pemukulan, terhadap markas Polres Tarakan pada Senin (24/2/2025), yang melibatkan sejumlah anggota TNI yang tergabung dalam Bantuan Penugasan (BP) Satuan Tugas Batalyon Infanteri 614/RJP.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, nampak terlihat aksi penyerangan, pemukulan dan perusakan di dalam kantor polisi, termasuk ruang kerja Kapolres Tarakan AKBP Adi Saptia Sudirna yang nampak berantakan, seperti dikutip Kompas.com.

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, angkat bicara terkait peristiwa perusakan Mapolres Tarakan.

“Ini bukanlah konflik antara institusi TNI dengan Polri, melainkan kesalahpahaman individu,” ujar Mayjen TNI Rudy Racmat, kepada awa media, seperti dilansir Kompas.com, Selasa (25/2/2025).

Masih kata Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, kejadian ini melibatkan beberapa anggota Bantuan Penugasan (BP) Satgas Yonif 614/RJP di Tarakan, pada Pukul 23.30 Wita.

“Jadi sekali lagi ini kesalahpahaman semata ya,” ungkapnya.

Guna mencegah situasi yang tidak kondusif, Kodam VI/Mulawarman, Korem 092/MRL serta Brigif 24/BC, segera melakukan koordinasi dengan pihak Polisi Resort (Polres) Tarakan dan pejabat tinggi TNI-Polri di Kalimantan Utara.

Sementara Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman Kolonel Kav Kristiyanto, mengatakan, semua pihak termasuk jajaran Polres Tarakan telah berkoordinasi dan melaksanakan mediasi untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.

“Jadi semua pihak telah sepakat guna menyelesaikan insiden secara profesional dan menghindari eskalasi lebih lanjut,” kata Kolonel Kav Kristiyanto.

Masih kata Kolonel Kav Kristiyanto, insiden ini bukanlah perintah insititusi, melainkan kesalahpahaman individu.

” Murni kesalahpahaman antar individu bukan masalah antar institusi, TNI dan Polri tetap solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Utara,” tegasnya.

Adapun anggota TNI yang diduga terlibat dalam insiden ini akan menjalani pemeriksaan sesuai prosedur militer.

Selain itu Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Kav Kristiyanto, juga menghimbau masyarakat agar tak terpancing oleh informasi yang tak akurat dan tetap menjaga suasana kondusif di Kaltara.
(**)