Dipimpin Brigjen Pol Zain Satgas Saber Evaluasi 28.270 Titik Pemantauan Harga Pangan Nasional

Dutainfo.com-Jakarta: Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan (Satgas Saber Pangan) menggelar Rapat Analisis dan Evaluasi (ANEV) Minggu ke-4 Februari 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis (26/2/2026).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kasatgas Pangan Pusat, Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho, S.H., S.I.K., M.Si., tersebut diikuti oleh jajaran Satgas Pangan Polda Metro Jaya serta stakeholder terkait.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026, yakni Ramadhan, Nyepi, dan Idul Fitri.

Dalam arahannya, Brigjen Zain menegaskan bahwa kehadiran Satgas Saber merupakan simbol nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Ia meminta seluruh jajaran untuk konsisten melakukan pemantauan harga, baik di pasar tradisional maupun ritel modern, serta memastikan harga komoditas tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP).

Berdasarkan paparan Satgas Saber Pusat, selama periode 5 hingga 25 Februari 2026, telah dilakukan pemantauan terhadap 28.270 titik pelaku usaha di seluruh Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 18.864 titik merupakan pedagang atau pengecer, serta 4.413 titik ritel modern.

Sebagai tindak lanjut atas temuan di lapangan, Satgas telah menerbitkan 350 surat teguran, melakukan 898 koordinasi pengisian stok kosong, 35 pengambilan sampel uji laboratorium, 1 rekomendasi pencabutan izin usaha, 3 rekomendasi pencabutan izin edar, serta 4 upaya penegakan hukum.

Secara umum, sejumlah komoditas menunjukkan tren penurunan harga meskipun masih terdapat beberapa yang berada di atas HET/HAP, seperti Minyakita, Bawang Merah, Cabai Rawit Merah, Daging Sapi Segar, dan Daging Kerbau Beku.

DKI Jakarta sendiri masih menjadi salah satu wilayah yang disorot terkait harga Minyakita, beras medium, bawang putih, gula konsumsi, hingga daging ayam ras yang rata-rata masih berada di atas HET/HAP.

Faktor kenaikan harga di antaranya dipengaruhi oleh keterbatasan pasokan ke wilayah Indonesia Timur dan daerah 3TP, tingginya biaya transportasi, perubahan cuaca ekstrem, hingga kendala distribusi akibat kerusakan tower crane di Pelabuhan Tanjung Priok.

Untuk itu, Satgas merekomendasikan peningkatan intensitas pengawasan, optimalisasi Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, mobilisasi pasokan dari daerah surplus ke daerah defisit, serta penguatan koordinasi dengan BULOG dan kementerian/lembaga terkait. Selain itu, dukungan subsidi distribusi dan penambahan pelabuhan masuk impor juga dinilai penting guna menekan harga.

Keberadaan Hotline Pengaduan Satgas Saber juga dinilai efektif, dengan telah menerima 11 laporan masyarakat selama periode tersebut.

Amplifikasi pemberitaan terkait kinerja Satgas pun terus ditingkatkan guna memberikan rasa aman dan keyakinan kepada masyarakat bahwa pemerintah menjamin ketersediaan serta kestabilan harga pangan.

Dengan sinergi lintas sektor dan pengawasan berkelanjutan, Satgas Saber optimistis stabilitas harga dan mutu pangan dapat terjaga dengan baik dalam menghadapi momentum Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. (Tim)

Satgas Saber Pangan Ditreskrimsus PMJ Gelar Rakorda, Perketat Pengawasan Harga Dan Mutu Jelang Hari Raya

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga stabilitas harga, keamanan, serta mutu pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melalui Subdit I Indag menggelar Rapat Koordinasi Daerah Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan, Kamis (26/2/2026) di Rupatama Lt.2 Gedung Promoter Polda Metro Jaya.

Rapat dipimpin langsung oleh AKBP Dr. Muh. Ardila Amry, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Kasubdit I Indag Polda Metro Jaya, dan dihadiri oleh berbagai unsur strategis mulai dari Bapanas RI, Bulog, Perumda Pasar Jaya, dinas terkait dari DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat, hingga para Kasat Reskrim jajaran wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dalam paparannya, AKBP Ardila menyampaikan bahwa hingga saat ini Satgasda telah melakukan pengecekan di 46 titik dan berjalan lancar.

Namun, masih ditemukan kendala di lapangan, salah satunya banyak pedagang yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menertibkan pedagang yang belum memiliki legalitas usaha, termasuk kemungkinan pemberian sanksi administratif hingga pencabutan kontrak kios apabila tetap melanggar ketentuan, terutama jika menjual bahan pokok di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain itu, pengawasan komoditas strategis juga menjadi perhatian serius. Untuk jagung pipilan kering misalnya, petugas diminta memastikan pengecekan dilakukan pada komoditas yang tepat, yakni jagung untuk pakan ternak, bukan jagung konsumsi.

Begitu pula dengan kedelai, pengecekan difokuskan pada pengrajin tahu dan tempe, bukan hanya di pasar.

Dari data Bapanas, harga cabai rawit merah tercatat mengalami kenaikan hingga 45,45 persen.

Titik kritis pengawasan harga disebut berada dalam dua minggu menjelang Hari Raya.

Oleh karena itu, tindakan tegas terhadap pelanggaran HET diharapkan segera dioptimalkan.

Sementara itu, Bulog memastikan bahwa stok beras dan minyak goreng dalam kondisi mencukupi untuk intervensi pasar di wilayah DKI Jakarta.

Bulog juga membuka peluang bagi pedagang untuk menjadi penyalur Minyakita, dengan syarat telah memiliki NIB dan akun Simira.

Dinas PMPTSP pun menyatakan kesiapan untuk melakukan pembinaan dan percepatan penerbitan NIB bagi pedagang yang belum memiliki legalitas usaha. Penutupan usaha dapat dilakukan apabila pelaku usaha tidak memiliki NIB sama sekali.

Rakor ini menjadi wujud nyata komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas pangan, melindungi masyarakat dari lonjakan harga yang tidak wajar, serta memastikan distribusi bahan pokok tetap aman dan terkendali.

Dengan sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, diharapkan masyarakat dapat menjalani bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri dengan tenang, tanpa dibayangi keresahan akibat gejolak harga dan distribusi pangan. (Tim)

Polres Jakbar Gelar Buka Puasa Dan Silahturahmi Bersama 500 Ojol, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam suasana hangat penuh kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 H, Polres Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan buka puasa dan silaturahmi bersama komunitas ojek online (ojol) se-Jakarta Barat, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Jami Al-Istiqomah Polres Metro Jakarta Barat tersebut dihadiri oleh sekitar 500 pengemudi ojol.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K., Kabag SDM Kompol Leny Winarti, Kasat Binmas Kompol Agung Nugroho, Kasat Tahti Kompol Asmoro Bangun, Kaspkt Kompol Riris Supriyatna, serta Ustadz Hadi Prayitno dan Ustadz Muslihin abdulrohim yang menyampaikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum).

Dalam kesempatan itu, Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan membacakan amanat Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi yang menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum istimewa untuk meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, serta mempererat tali persaudaraan.

Momentum buka puasa bersama ini menjadi simbol nyata kebersamaan dan sinergitas antara kepolisian dan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online yang selama ini menjadi bagian penting dari denyut kehidupan Jakarta Barat.

Kapolres menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar para ojol dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Setiap hari, dari pagi hingga malam bahkan dini hari, mereka hadir melayani masyarakat dengan penuh semangat.

Dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), komunitas ojol dinilai sebagai mitra strategis Polri.

Keberadaan mereka yang hampir sepanjang waktu di lapangan menjadikan mereka bagian penting dalam mendeteksi dinamika situasi wilayah.

Polres Metro Jakarta Barat pun mengajak seluruh komunitas ojol untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang waktu berbuka puasa, pelaksanaan salat tarawih hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri, di mana mobilitas masyarakat meningkat signifikan.

Selain itu, pesan penting juga disampaikan terkait keselamatan kerja. Para pengemudi diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, serta menjaga etika dan profesionalisme dalam bekerja.

“Jangan sampai karena mengejar target, keselamatan menjadi terabaikan. Ingat, di rumah ada keluarga yang menunggu kepulangan dalam keadaan selamat. Keselamatan adalah bagian dari ibadah,” demikian pesan yang disampaikan.

Para ojol juga diajak untuk bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Sebagai bentuk kepedulian, dalam kegiatan tersebut Polres Metro Jakarta Barat turut membagikan bantuan beras kepada para pengemudi ojol yang hadir.

Kegiatan ini bukan sekadar buka puasa bersama, melainkan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, merangkul, mendengar, dan berjalan bersama menjaga Jakarta Barat tetap aman, nyaman, dan penuh keberkahan di bulan suci Ramadhan. (Tim)

Berbagi Di Bulan Penuh Berkah: Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Gelar Bagi Ta’Jil Di Aceh Utara

Dutainfo.com Dalam rangka pelaksanaan Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di wilayah Polres Aceh Utara, Mahasiswa S1 STIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/WPS melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian ta’jil kepada masyarakat pada Jumat, 27 Februari 2026, pukul 17.00 WIB, bertempat di Polres Aceh Utara.

Kegiatan yang diikuti oleh 22 mahasiswa Sindikat 8 tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya bagi pengguna jalan dan warga sekitar yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Paket makanan berbuka puasa dibagikan secara tertib dan tepat sasaran menjelang waktu berbuka.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa STIK tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas sosial.

Interaksi langsung dengan masyarakat menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Pembagian ta’jil berlangsung dalam keadaan aman dan tertib, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Perwira Pendamping, KBP Didit Bambang Wibowo S., S.I.K., M.H., yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.

Melalui aksi sederhana namun penuh makna ini, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS menunjukkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli dan responsif terhadap nilai-nilai kemanusiaan. (Tim)

Polri Mengajar Di SMKN 1 Lhoksukon: Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Hadir Pulihkan Semangat Belajar Siswa

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka pelaksanaan Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di wilayah Polres Aceh Utara, Mahasiswa S1 STIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/WPS melaksanakan kegiatan Saweu Sekolah di SMKN 1 Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, pada Jumat, 27 Februari 2026 pukul 09.00 WIB.

Kegiatan yang diikuti oleh 22 mahasiswa Sindikat 8 tersebut mengusung program Polri Mengajar, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus memberikan penguatan psikologis kepada siswa-siswi.

Melalui pendekatan komunikatif dan interaktif, mahasiswa STIK memberikan motivasi, edukasi kebangsaan, serta penguatan karakter kepada para siswa.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membantu proses belajar mengajar dengan mengimplementasikan aplikasi dan metode pembelajaran dalam program Polri Mengajar.

Interaksi yang dibangun berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat. Para siswa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan, sehingga tercipta suasana belajar yang lebih hidup, positif, dan inspiratif.

Kegiatan ini diharapkan mampu membantu mengembalikan semangat belajar siswa serta memperkuat rasa percaya diri dan motivasi mereka dalam meraih cita-cita.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan tertib, serta mendapat sambutan baik dari pihak sekolah maupun para siswa.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Perwira Pendamping, KBP Didit Bambang Wibowo S., S.I.K., M.H., yang memastikan pelaksanaan berjalan sesuai rencana.

Melalui program Polri Mengajar, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan sumber daya manusia melalui pendekatan edukatif dan humanis. (Tim)