dutainfo.com-Jakarta: Polisi Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya), menangkap ketua umum ormas Trinusa dan 4 orang anggotanya yang diduga melakukan pemerasan terhadap pedagang di kawasan Sentra Grosir Cikarang (SG).
Para pelaku ini ditetapkan sebagai tersangka.
“Ya benar salah satunya Ketua Umum Ormas Trinusa inisial RG alias B dan 4 orang anggotanya,” ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, kepada awak media, Jumat (23/5/2025).
Masih kata AKBP Abdul Rahim, saat ini para pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Rutan Polda Metro Jaya.
Hasil pemeriksaan sementara, mereka diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah pedagang pasar SGC, sudah dilakukan dari tahun 2020.
Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Berantas Jaya 2025. (**)
Dutainfo.com-Jakarta: Mengakhiri rangkaian Operasi Berantas Jaya tahun 2025, Polres Metro Jakarta Barat bersama 3 Pilar (TNI, Polri, dan Satpol PP) melaksanakan razia terhadap praktik juru parkir liar dan aksi premanisme di kawasan Jalan Baru Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (23/5/2025).
Kegiatan ini merupakan respons cepat terhadap keluhan masyarakat yang merasa resah akibat maraknya pungutan liar yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab di kawasan tersebut.
Dalam razia yang melibatkan sebanyak 156 personel gabungan, petugas berhasil mengamankan 34 orang yang diduga melakukan praktik juru parkir liar
Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Tri Bayu Nugroho, didampingi Kapolsek Cengkareng Kompol Abdul Jana dan unsur 3 Pilar lainnya, menyampaikan bahwa operasi ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas laporan masyarakat.
“Hari ini bertepatan dengan hari terakhir Operasi Berantas Jaya 2025. Kami menerima laporan adanya praktik pungli di kawasan Jalan Baru Cengkareng. Maka dari itu, kami terjunkan personel gabungan untuk melakukan penertiban. Hasilnya, 34 orang berhasil kami amankan,” jelas AKBP Tri Bayu Nugroho, Jumat, 23/5/2025
Dari tangan para pelaku, diamankan barang bukti berupa uang hasil pungutan liar berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 per orang.
Seluruh pelaku kini dalam proses pemeriksaan lebih lanjut dipolsek Cengkareng guna mendalami peran masing-masing.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. (Tim)
Foto: Jaksa Agung Muda Intelijen Kejagung RI, Prof, DR Reda Manthovani (kanan dengan seragam Taekwondo) (ist)
dutainfo.com-Jakarta: Prof DR Reda Manthovani, yang menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, mendapat gelar kehormatan Grand Master Taekwondo (The Honorary 6th Dan).
Gelar ini diberikan Kukkiwon, Taekwondo Dunia.
“Semoga semangat Taekwondo terus menginspirasi dan menyatukan kita semua,” kata Prof DR Reda Manthovani, dalam keterangan tertulis, Jumat (23/5/2025).
Masih kata mantan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta ini, penghargaan ini akan menjadi pemecut bagi dirinya guna terus mengembangkan Taekwondo di Indonesia.
“Saya mendapatkan penghargaan ini sehingga menjadi motivasi saya untuk mengembangkan Taekwondo di Indonesia,” ungkapnya.
Bukti nyata Reda pada komitmenya guna mengembangkan Taekwondo, belum lama ini sukses menggelar turnamen Exhibition Para Taekwondo, Kyorugi And Poomsae, dengan tajuk “Prof Reda Manthovani Cup 2025.
Sukses selalu buat Pak Jamintel Kejagung RI Prof DR, Reda Manthovani. (HDR)
Foto: Pelantikan Sesjambin dan Kajati Jateng (ist)
dutainfo.com-Jakarta: Ponco Hartanto resmi menjabat Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan, Kejaksaan Agung RI, dan Hendro Dewanto menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, hal ini dilakukan setelah Jaksa Agung RI ST Burhanuddin melantik keduanya pada Jumat (23/5/2025).
Ini pesan Jaksa Agung RI ST Burhanuddin untuk kedua pejabat tersebut.
“Jangan sekali-kali menyalahgunakan kewenangan, jika itu terjadi pasti saya tindak tegas,” tegas ST Burhanuddin.
Khusus kepada Ponco Hartanto, Jaksa Agung memberikan pesan agar Ponco, bisa memahami dan melaksanakan tugas kesekretariatan dengan baik.
“Saya juga berharap Ponco, dapat melakukan evaluasi kinerja di lingkungan kejaksaan guna mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan demi peningkatan performa organisasi,” ungkapnya.
Selanjutnya masih kata ST Burhanuddin, Hendro agar bisa beradaptasi dan mempelajari dinamika di tempat tugas barunya, dan dapat memberikan kepastian penegakan hukum yang profesional dan bermartabat.
“Senakin tinggi jabatan yang diemban, semakin besar pula tanggunjawab moral yang harus dijalankan,” tutupnya. (**)
Dutainfo.com-Jakarta: Komitmen kuat untuk menciptakan Jakarta yang aman dan beradab ditunjukkan oleh ratusan organisasi masyarakat (Ormas) dari seluruh penjuru ibu kota dalam sebuah deklarasi bersama anti-premanisme di Hotel Menara Peninsula Jakarta Barat, Kamis (22/5/2025).
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dengan mengusung tema “Bersama Lawan Premanisme untuk Jakarta yang Lebih Aman dan Beradab.”
Direktur Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Harry Muharram Firmansyah, S.I.K diwakili Oleh Wadir Binmas PMJ Akbp Gede Pasek, SIK., MAP menyatakan bahwa deklarasi ini merupakan langkah nyata dalam melawan praktik-praktik premanisme yang selama ini meresahkan warga.
“Keberadaan premanisme sangat mengganggu kenyamanan masyarakat. Melalui deklarasi ini, kita ingin Jakarta menjadi kota yang benar-benar aman dan beradab,” ujar Gede.
Sebanyak 350 peserta dari berbagai ormas turut hadir dan mendukung penuh gerakan ini.
Dalam deklarasi ini dihadiri oleh Ketua ormas Laskar Merah Putih H. Agus Salim, Ketua ormas FBR KH. Lutfi Hakim, Ketua ormas Forum Komunikasi Kaum Betawi Indonesia H. M. Ichsan, Ketua ormas Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi R. Arya Rifaldi.
Kemudian, Ketua ormas Pemuda Pancasila Ilyas Abdullah, Ketua ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara H. Fahira Fahmi Idris, Ketua ormas Keluarga Besar Putra Putri Polri Daerah Metro Jaya Adi Pratama Nurdin, Ketua ormas BPPKB Adi Kurnia, Ketua ormas Kembang Latar Supriyadi.
Ketua ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia Robinson Nanisela, Ketua ormas PPM M. Taufik, Ketua Senkom Mitra Polri Ngadiyo, Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI- Polri Bambang Dirgantoro, Ketua ormas Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 Fajar Darmawan, Ketua ormas Banten Kesti Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir Kurdi, Ketua ormas Satria Banten Jeremi Kalalo.
Ketua ormas Kaliber Indonesia Bersatu H. Arya, Ketua ormas Gerakan Nusantara Peduli Kemanusiaan Lumi, Ketua ormas Pemuda Batak Bersatu Dayan Ringgo, Kepala PS. Tari Tjimande Kolot dari Taman Warga Pusat Kota Ir. Fadilah, Ketua ormas Forkabi, Ketua Timur Indonesia Jemblo, Ketua ormas Indonesia Timur Bersatu Nelson, Ketua ormas Persaudaraan Timur Raya Salim Rethop.
Ketua ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jepri, Ketua ormas Angkatan Muda Bima, Ketua ormas Forum Komunikasi NTT : Edi dan Ketua ormas Forum Komunikasi Muslim Maluku Bersatu H. Umar Key.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh ormas menyuarakan tiga poin penting dalam deklarasi:
Menolak segala bentuk aksi premanisme.
Mendukung penuh langkah tegas Polri dalam memberantas premanisme.
Siap melaporkan setiap aksi premanisme di lingkungan masing-masing.
Gede menambahkan bahwa sinergi antara ormas dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat.
“Kami harap, jika ada aksi premanisme di wilayah masing-masing, mohon segera laporkan kepada kami,” pungkasnya. (Tim)