
dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1446 H, terlihat kebersamaan warga RW 02 Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dalam gotong royong melaksanakan penyembelihan puluhan ekor hewan kurban sapi dan kambing, sebagai simbol keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Nampak terlihat warga seuasai melaksanakan Sholat Idul Adha 1446 H, di lingkungan RW 02, berbondong-bondong serta gotong royong dengan penuh semangat melaksanakan penyembelihan hewan kurban, sapi dan kambing diantaranya di halaman Masjid Al Huda RT 03/02 Jelambar Baru.
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Panitia Kurban Idul Adha 1446 H, Bapak Ade, dan dihadiri Ketua Masjid Al Huda H Eri Alwi, Ketua RW 02 H Yayat, serta warga RW 02.
Ditemui di lokasi penyembelihan hewan kurban, Ketua RW 02 H Yayat, mengatakan pada dutainfo.com, dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1446 H yang jatuh pada Hari Jumat (6/6/2025), kami warga RW 02, bersama tokoh masyarakat serta tokoh agama, melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa 2 Ekor Sapi dan 7 ekor Kambing, dimana hewan kurban ini didapat dari para warga sekitar yang melaksanakan ibadah kurban.
“Semoga ibadah kurban ini membawa berkah dan menjadi ladang pahala bagi kita semua,” ujar H Yayat Supriyatna, Jumat (6/6/2025).

Selain di halaman Masjid Al Huda, penyembelihan hewan kurban berupa Sapi dan Kambing juga dilaksanakan warga sekitar di lingkungan RT 05 dimana penyembelihan ini dipimpin Bapak Ari dan Bapak Firman, terpantau oleh awak media, melaksanakan penyembelihan satu ekor sapi kurban.
Selanjutnya terdapat penyembelihan hewan kurban berupa 3 ekor Sapi dan 6 ekor Kambing, di halaman Masjid LDII RT010/02 yang dipimpin panitia kurban Bapak Sodiq, ada juga satu ekor Sapi kurban di RT 010/02 yang dipimpin Bapak RT 010 Adi.
Seluruh daging hewan kurban berupa Sapi dan Kambing, dibagikan oleh panitia, untuk warga lingkungan RW 02.
Kegiatan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan, berbagi dan berkurban, guna kebaikan bersama serta keberkahan.
Inilah wujud nyata dari nilai-nilai kemanusian yang harus tetap terjaga.
(Tim)




